Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP

Satuan Pendidikan : SMKS KORPRI


Program Keahlian : Keuangan
Mata Pelajaran : Administrasi Pajak
Kelas/Semester : XI/ 1
Materi Pokok : 3.4. Memahami bentuk-bentuk SPT, SSP, SKP,
AKPKB, SKLPB, SKPN
4.4. Mengelompokkan bentuk-bentuk SPT, SSP,
SKP, SKPKB, SKLPB, SKPN
Alokasi Waktu : 4 pertemuan (16 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan Lembaga
pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks
pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia
kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Menampilkan kinerja
di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan,
gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

B. Kompetensi Dasar
1.1 Mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa, atas pemberian amanah
untuk memahami administrasi perpajakan
1.2 Mengamalkan ajaran agama dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk menghasilkan informasi admisistrasi perpajakan yang
mudah dipahami, relevan, andal, dan dapat diperbandingkan.
2.1 Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu dalam
menemukan dan memahami pengetahuan dasar tentang ekonomi bisnis.
2.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, responsif
dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif dalam lingkungan sosial
sesuai dengan prinsip etika profesi bidang Admisistrasi pajak
2.3 Menghargai kerja individu dan kelompok serta mempunyai kepedulian
yang tinggi dalam menjaga keselarasan lingkungan sosial, lingkungan
kerja dan alam.
3.4.Memahami bentuk-bentuk SPT, SSP, SKP, AKPKB, SKLPB, SKPN
4.4.Mengelompokkan bentuk-bentuk SPT, SSP, SKP, SKPKB, SKLPB,
SKPN

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB, SKPN
2. Tata cara penyelesaian surat pemberitahuan pajak
3. Batas waktu penyampaian surat pemberitahuan pajak
4. Pembetulan surat pemberitahuan pajak
5. Wajib pajak yang dikecualikan dari kewajiban penyampian SPT
6. Pengertian dan fungsi Surat Setoran Pajak
7. Pengisian Surat Setoran Pajak
8. Mekanisme pembayaran pajak
9. Penerbitan SKPKB, SKPLB dan SKPN.

D. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan
saintifik, model Problem Based Learning peserta didik mampu:
 Memahami Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB,
SKPN
 Mengamati untuk mengetahui Tata cara penyelesaian surat pemberitahuan
pajak
 Mengamati untuk mengidentifikasi Batas waktu penyampaian surat
pemberitahuan pajak
 Memahami Pembetulan surat pemberitahuan pajak
 Memahami untuk mengidentifikasi Wajib pajak yang dikecualikan dari
kewajiban penyampian SPT
 Menjelaskan Pengertian dan fungsi Surat Setoran Pajak
 Melaksanakanan Pengisian Surat Setoran Pajak
 Memahami dan melaksanakan Mekanisme pembayaran pajak
 Memahami penerbitan SKPKB, SKPLB dan SKPN

E. Materi Pembelajaran

Surat Pemberitahuan Tahunan


Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) adalah surat yang oleh Wajib
pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau
pembayaran pajak, objek pajak dan atau bukan objek pajak dan atau harta dan
kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Adapun Setiap Wajib Pajak harus mengambil sendiri formulir SPT di Kantor
Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi
Perpajakan (KP4),Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi
Perpajakan (KP2KP), Kantor Wilayah DJP,Kantor Pusat DJP, atau melalui
website DJP : http://www.pajak.go.id untuk mencetak/ menggandakan/ fotokopi
dengan bentuk dan isi yang sama dengan aslinya.

v  Jenis-Jenis SPT
Jenis-jenis SPT diantaranya yaitu :

1. SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 21 dan Pasal 26;


2. SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 22;
3. SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 23 dan Pasal 26;
4. SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 25;
5. SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2);
6. SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 15;
7. SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai;
8. SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai bagi Pemungut;
9. SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai bagi Pengusaha Kena Pajak
Pedagang Eceran yang menggunakan nilai lain sebagai Dasar Pengenaan
Pajak;
10. SPT Masa Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

v  Biaya Keterlambatan SPT


Biaya keterlambatan SPT sesuai dengan keterlambatan pelaporan untuk
masa SPT tersebut, diantaranya yaitu, Keterlambatan pelaporan untuk SPT Masa
PPN dikenakan denda sebesar Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah), sedangkan
keterlambatan pelaporan SPT Masa lainnya dikenakan denda sebesar
Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). Selanjutnya untuk keterlambatan pelaporan
SPT Tahunan PPh WP OP khususnya mulai Tahun Pajak 2008 dikenakan denda
sebesar Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah), dan keterlambatan pelaporan SPT
Tahunan PPh WP Badan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta
rupiah)
v  Pengertian Surat Setoran Pajak (SSP)
Surat Setoran Pajak (SSP) adalah bukti pembayaran atau penyetoran pajak
yang telah dilakukan dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan dengan
cara lain ke kas negara melalui tempat pembayaran yang ditunjuk oleh menteri
keuangan. Adapun pengertian ini dapat kita temukan pada UU no 28 tahun 2007
ketentuan umum dan tata caraperpajakan. UU ini merupakan perubahan kesekian
dari uu nomor 6 tahun 1983 pasal 1 poin 14. Contoh surat setoran pajak :

v  Pengertian Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar SKPKB


Adapun penegrtian SKPKB adalah surat ketetapan pajak yang menentukan
besarnya jumlah pokok pajak, jumlah kredit pajak, jumlah kekurangan
pembayaran pokok pajak, besarnya sanksi administrasi, dan jumlah pajak yang
masih harus dibayar. Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) timbul
sebagai akibat pemeriksaan pajak oleh kantor pajak. Hak Wajib Pajak atas Surat
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) yang diterimanya adalah : Mengajukan
Keberatan Mengajukan Pengurangan Sanksi Administrasi. Mengajukan
Penundaan Pembayaran . Mengajukan Angsuran Pembayaran. Contoh
Perhitungan SKPKB : Pokok Pajak : 100.000.000 Kredit Pajak : 20.000.000 -
Kurang Bayar : 80.000.000 Sanksi Administrasi : 16.000.000 + Pajak Yang Harus
Dibayar : 64.000.000

v  Pengertian Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT)


Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT) adalah surat
ketetapan pajak yang menentukan tambahan atas jumlah pajak yang telah
ditetapkan.
Untuk menampung kemungkinan terjadinya suatu SKPKB yang ternyata telah
ditetapkan lebih rendah atau pajak yang terutang dalam suatu Surat Ketetapan
Pajak Nihil (SKPN) ditetapkan lebih rendah atau telah dilakukan pengembalian
kelebihan pembayaran pajak yang tidak seharusnya yang ditetapkan dalam suatu
Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB), Direktur Jenderal Pajak berwenang
untuk menerbitkan SKPKBT dalam jangka waktu lima tahun setelah berakhirnya
Masa Pajak, Bagian Tahun Pajak atau Tahun Pajak

v  Pengertian Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB)


Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar adalah surat ketetapan pajak yang
menentukan jumlah kelebihan pembayaran pajak karena jumlah kredit pajak lebih
besar dari pada pajak yang terutang atau tidak seharusnya terutang. Adapun fungsi
dari SKPLB adalah Sebagai sarana atau alat untuk mengembalikan kelebihan
pembayaran pajak yang telah dilakukan oleh Wajib Pajak.

v  Pengertian Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN)


Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN)adalah surat ketetapan pajak yang
menentukan jumlah pokok pajak sama besarnya dengan jumlah kredit pajak atau
pajak tidak terutang dan tidak ada kredit pajak.
v  Pengertian Surat Tagihan Pajak (STP)
adalah Surat untuk melakukan tagihan pajak dan/atau sanksi administrasi
berupa bunga dan/atau denda. Berdasarkan pengertian STP sebagaiman diatur
pada Pasal 14, Dirjen pajak dapat menerbitkan STP dalam hal-hal sebagai
berikut :

1. Pajak penghasilan dalam satu tahun berjalan tidak/kurang bayar,


dikenakan denda bunga 2% sebulan maksimal 24 bulan
2. Dari hasil penelitian Surat Pemberitahuan terdapat kekurangan
pembayaran pajak sebagaimana salah tulis dan atau salah hitung, dikenakan
sanksi bunga 2% sebulan maksimal 24 bulan.
3. Denda administrasi berupa denda atau bunga
4. Pengusaha yang dikenakan pajak berdasarkan Undang-undang Pajak
Pertambahan Nilai tidak melaporkan kegiatan usahanya untuk dikukuhkan
sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP), 2% x Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
5. Pengusaha yang tidak dikukuhkan sebagai PKP, tetapi membuat faktur
pajak, denda 2% x DPP
6. Pengusaha yang dikukuhkan sebagai PKP tidak membuat atau
membuat faktur pajak tetapi tepat waktu atau tidak mengisi lengkap faktru
pajak, denda 2% x DPP

v  Pengertian Surat Paksa (SP)


Surat Paksa adalah surat perintah pembayaran utang pajak dan biaya
penagihan pajak (pasal 1 ayat 9 UU PPSP)

v  Kejahatan Perpajakan
Kejahatan di bidang perpajakan dapat berupa melakukan perbuatan atau
tidak melakukan perbuatan yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan perpajakan.Pada hakikatnya, ketentuan peraturan perundang-undangan
perpajakan dikategorikan sebagai kaidah hukum pajak yang menjadi koridor
untuk berbuat atau tidak berbuat. Dengan demikian, melakukan perbuatan atau
tidak melakukan perbuatan dibidang perpajakan tergolong sebagai kejahatan
dibidang perpajakan ketika memenuhi kaidah rumusan hukum pajak

v  Kejahatan Perpajakan Karena Kealpaannya


tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) atau menyampaikan
SPT, tetapi isinya tidak benar atau tidak lengkap, atau melampirkan keterangan
yang isinya tidak benar, sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan
negara dan perbuatan tersebut merupakan perbuatan setelah perbuatan yang
pertama kali, didenda paling sedikit 1 (satu) kali jumlah pajak terutang yang tidak
atau kurang dibayar dan paling banyak 2 (dua) kali jumlah pajak terutang yang
tidak atau kurang dibayar, atau dipidana kurungan paling singkat 3 (tiga) bulan
atau paling lama 1 (satu) tahun.
v  Kejahatan Perpajakan Karena Kesengajaan
a.      tidak mendaftarkan diri untuk diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak atau tidak
melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak;
b.      menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak Nomor Pokok Wajib Pajak atau
Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.
c.       tidak menyampaikan SPT;
d.      d. menyampaikan SPT dan atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak
lengkap;
e.       menolak untuk dilakukan pemeriksaan; atau - memperlihatkan pembukuan,
pencatatan, atau dokumen lain yang palsu atau dipalsukan seolah-olah benar, atau
tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya;
f.        tidak menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan, tidak memperlihatkan
atau tidak meminjamkan buku, catatan, atau dokumen lainnya.
g.      tidak menyimpan buku, catatan, atau dokumen yang menjadi dasar pembukuan
atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari
pembukuan yang dikelola secara elektronik atau diselenggarakan secara program
aplikasi on-line di Indonesia ;
h.      tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut, sehingga dapat
menimbulkan kerugian pada pendapatan negara dipidana dengan pidana penjara
paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling
sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan
paling banyak 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang
dibayar.
Apabila seseorang melakukan lagi tindak pidana di bidang perpajakan sebelum
lewat 1 (satu) tahun, terhitung sejak selesainya menjalani pidana penjara yang
dijatuhkan, dikenakan pidana 2 (dua) kali lipat dari ancaman pidana yang diatur
sebagaimana butir 2.
v  Kejahatan Perpajakan karena percobaan
Setiap orang yang melakukan percobaan untuk melakukan tindak pidana
menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP,
atau menyampaikan Surat Pemberitahuan dan/atau keterangan yang isinya tidak
benar atau tidak lengkap dalam rangka mengajukan permohonan restitusi atau
melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak, dipidana dengan pidana
penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 2 (dua) tahun dan denda
paling sedikit 2 (dua) kali jumlah restitusi yang dimohonkan dan/atau kompensasi
atau pengkreditan yang dilakukan dan paling banyak 4 (empat) kali jumlah
restitusi yang dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yang dilakukan

v  Kejahatan Perpajakan karena Pengulangan


Menurut pasal 39 ayat (2), ancaan pidana sebagaimana dimaksud di pasl
39 ayat (1) dilipatkan dua, dengan syarat belum lewat satu tahun selesai
menjalanai pidana, melakukan lagi tindakan pidana.

F. Media, Alat dan Sumber Belajar


1. Media
 Powerpoint
 Peta Konsep
2. Alat
 LCD Proyektor dan Komputer
 Papan Tulis
 Alat tulis misalkan spidol
2. Sumber Belajar
a. Buku modul Administrasi Pajak penerbit Erlangga
b. Buku Administrasi Pajak referensi lain
c. Media massa cetak dan elektronik
d. Internet
e. Lingkungan Sekitar

G. Metode Pembelajaran
a. Pendekatan pembelajaran ilmiah/scientific
b. Model pembelajaran Problem Based Learning
c. Metode Diskusi

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: (4 x 45 menit)
No Kegiatan
1 Pembukaan (15 Menit)
a. Guru melakukan apersepsi tentang materi Memahami
Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB,
SKPN
b. Guru menyampaikan kompetensi dasar, tujuan dan manfaat
mempelajaran materi Memahami Pengertian dan fungsi
SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB, SKPN
c. Guru menyampaikan garis besar materi Memahami
Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB,
SKPN dan menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan
peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas
tentang Memahami Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP,
SKPKB,SKPLB, SKPN

2 Kegiatan Inti (60 Menit)


Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang
beranggotakan 4-5 orang.
Mengamati
a) Guru memilih bahan bacaan yang sesuai kemudian dibagikan
kepada siswa.
b) Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan secara
mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
No Kegiatan
c) Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda pada bagian
bacaan yang tidak dipahami, kemudian guru menganjurkan
kepada peserta didik untuk memberi tanda sebanyak mungkin.

Menanya
a) Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada teman satu
kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi tentang Memahami
Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB, SKPN
b) Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa dipahami
kepada guru

Mengeksplorasi/Mengumpulkan Informasi
a) Guru membimbing siswa untuk memberi tanda pada bagian
bacaan yang tidak dipahami sebanyak mungkin.
b) Peserta didik melalui diskusi mengumpulkan data dan informasi
tentang materi Memahami Pengertian dan fungsi SPT, SSP,
SKP, SKPKB,SKPLB, SKPN
c) Guru membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau solusi
atas permasalahan materi pembelajaran yang belum dipahami
oleh peserta didik

Mencoba/Menalar
a) Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis atas hasil
diskusi kelompok
b) Peserta didik mencoba mempraktikkankonsep dasar perpajakan

Mengomunikasikan/Menyimpulkan
a) Perseta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selama proses diskusi.
b) Menjelaskan/ mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang Memahami
Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB, SKPN
c) Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil praktek
membuat Tulisan tentang Memahami Pengertian dan fungsi
SPT, SSP, SKP, SKPKB,SKPLB, SKPN
d) Kelompok yang tidak presentasi memberikan tanggapan atas
solusi permasalahan
e) Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan
tentang permasalahan yang terkait dengan materi pembelajaran
dan memberikan revisi serta penguatan dari hasil diskusi
3. Penutup (15 Menit)
1) Kesimpulan
Guru bersama peserta didik mencoba untuk membuat
kesimpulan dari materi yang telah dipelajari
No Kegiatan
2) Refleksi
Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses belajar
yang dilakukan (merefleksi kegiatan)
Peserta didik diberi tugas untuk mencari dan mempelajari materi
Memahami Pengertian dan fungsi SPT, SSP, SKP,
SKPKB,SKPLB, SKPN ( materi berikutnya ) di rumah.
3) Menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.

2. Pertemuan Kedua: (4 x 45 menit)


No Kegiatan
1 Pembukaan (15 Menit)
1. Guru melakukan apersepsi tentang materi tata cara surat
pemberitahuan pajak
2. Guru menyampaikan kompetensi dasar, tujuan dan manfaat
mempelajaran materi tata cara surat pemberitahuan pajak
3. Guru menyampaikan garis besar materi tata cara surat
pemberitahuan pajak dan menjelaskan kegiatan yang akan
dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan
atau tugas tentang tata cara surat pemberitahuan pajak
2 Kegiatan Inti (60 Menit)
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang
beranggotakan 4-5 orang.

Mengamati
1. Guru memilih bahan bacaan yang sesuai kemudian dibagikan
kepada siswa.
2. Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan secara
mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
3. Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda pada
bagian bacaan yang tidak dipahami, kemudian guru
menganjurkan kepada peserta didik untuk memberi tanda
sebanyak mungkin.

Menanya
1. Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada teman
satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi tentang tata
cara surat pemberitahuan pajak
2. Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa dipahami
kepada guru

Mengeksplorasi/Mengumpulkan Informasi
No Kegiatan
1. Guru membimbing siswa untuk memberi tanda pada bagian
bacaan yang tidak dipahami sebanyak mungkin.
2. Peserta didik melalui diskusi mengumpulkan data dan
informasi tentang tata cara penyelesaian surat pemberitahuan
pajak
3. Guru membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau
solusi atas permasalahan materi pembelajaran yang belum
dipahami oleh peserta didik

Mencoba/Menalar
1. Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis atas
hasil diskusi kelompok
2. Peserta didik mencoba membuat tulisan tentang tata cara
penyelesaian surat pemberitahuan pajak

Mengomunikasikan/Menyimpulkan
1. Perseta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selama proses diskusi.
2. Menjelaskan/ mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang tata cara
penyelesaian surat pemberitahuan pajak
3. Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil praktek
membuat tulisan tentang tata cara penyelesaian surat
pemberitauan pajak
4. Kelompok yang tidak presentasi memberikan tanggapan atas
solusi permasalahan
5. Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan
tentang permasalahan yang terkait dengan materi
pembelajaran dan memberikan revisi serta penguatan dari
hasil diskusi

3. Penutup (15 Menit)


1. Kesimpulan
Guru bersama peserta didik mencoba untuk membuat
kesimpulan dari materi yang telah dipelajari
2. Refleksi
Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses
belajar yang dilakukan (merefleksi kegiatan)
3. Peserta didik diberi tugas untuk mencari dan mempelajari
materi batas waktu penyampaian SPT ( materi berikutnya ) di
rumah.
4. Menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.
3. Pertemuan Ketiga: (4 x 45 menit)
No Kegiatan
1 Pembukaan (15 Menit)
1) Guru melakukan apersepsi tentang materi syarat mempe
1) Guru menyampaikan kompetensi oledasar, tujuan dan
manfaat mempelajaran materi Batas waktu Penyampaian
SPT
2) Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan peserta
didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas
tentang baras waktu penyampaian SPT
2 Kegiatan Inti (60 Menit)
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang
beranggotakan 4-5 orang.

Mengamati
1) Guru memilih bahan bacaan yang sesuai kemudian dibagikan
kepada siswa.
2) Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan secara
mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
3) Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda pada
bagian bacaan yang tidak dipahami, kemudian guru
menganjurkan kepada peserta didik untuk memberi tanda
sebanyak mungkin.

Menanya
(1)Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada teman
satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi tentang batas
waktu penyampaian SPT
(2)Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa dipahami
kepada guru

Mengeksplorasi/Mengumpulkan Informasi
1) Guru membimbing siswa untuk memberi tanda pada bagian
bacaan yang tidak dipahami sebanyak mungkin.
3) Peserta didik melalui diskusi mengumpulkan data dan
informasi tentang materi Batas waktu penyampaian SPT
2) Guru membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau
solusi atas permasalahan materi pembelajaran yang belum
dipahami oleh peserta didik

Mencoba/Menalar
1) Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis atas
hasil diskusi kelompok
No Kegiatan
2) Peserta didik mencoba mempraktikkan membuat tulisan
yang mengulas tentang batas waktu penyampaian SPT

Mengomunikasikan/Menyimpulkan
1. Perseta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selama proses diskusi.
2. Menjelaskan/ mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang Batas waktu
penyampaian SPT
4) Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil praktek
syarat memperoleh NPPKp
3. Kelompok yang tidak presentasi memberikan tanggapan
atas solusi permasalahan
4. Guru membimbing peserta didik untuk membuat
kesimpulan tentang permasalahan yang terkait dengan materi
pembelajaran dan memberikan revisi serta penguatan dari
hasil diskusi

3. Penutup (15 Menit)


1) Kesimpulan
Guru bersama peserta didik mencoba untuk membuat
kesimpulan dari materi yang telah dipelajari
2) Refleksi
Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses
belajar yang dilakukan (merefleksi kegiatan)
3) Guru memberikan informasi kepada peserta didik bahwa guru
akan mengadakan tes penilaian
4) Menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.

4. Pertemuan Keempat: (4 x 45 menit)

No Kegiatan
1 Pembukaan (15 Menit)
1. Guru melakukan apersepsi tentang materi
memahami pembetulan SPT
2. Guru menyampaikan kompetensi dasar, tujuan
dan manfaat mempelajaran materi memahami pembetulan
SPT
3. Guru menyampaikan garis besar materi
memahami pembetulan SPT dan menjelaskan kegiatan
yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan
permasalahan atau tugas tentang pembetulan SPT
2 Kegiatan Inti (60 Menit)
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok yang
beranggotakan 4-5 orang.

Mengamati
1. Guru memilih bahan bacaan yang sesuai kemudian
dibagikan kepada siswa.
2. Guru meminta kepada siswa untuk mempelajari bacaan
secara mandiri ataupun dengan teman satu kelompok
3. Guru meminta kepada siswa untuk memberi tanda pada
bagian bacaan yang tidak dipahami, kemudian guru
menganjurkan kepada peserta didik untuk memberi tanda
sebanyak mungkin.

Menanya
1. Peserta didik berdiskusi dan saling bertanya kepada teman
satu kelompok untuk mendapatkan klasrifikasi tentang
memahami pembetulan SPT
2. Peserta didik menanyakan materi yang belum bisa
dipahami kepada guru

Mengeksplorasi/Mengumpulkan Informasi
1. Guru membimbing siswa untuk memberi tanda pada bagian
bacaan yang tidak dipahami sebanyak mungkin.
2. Peserta didik melalui diskusi mengumpulkan data dan
informasi tentang materi memahami pembetulan SPT
3. Guru membimbing siswa untuk menemukan jawaban atau
solusi atas permasalahan materi pembelajaran yang belum
dipahami oleh peserta didik

Mencoba/Menalar
1) Peserta didik melalui diskusi membuat laporan tertulis atas
hasil diskusi kelompok
2) Peserta didik mencoba mempraktikkan memahami
Pembetulan SPT

Mengomunikasikan/Menyimpulkan
1) Perseta didik memberikan pendapat dan masukan serta
melakukan tanya jawab selama proses diskusi.
2) Menjelaskan/ mempresentasikan hasil diskusi dengan
berkelompok dalam bentuk laporan tentang memahami
pembetulan SPT
3) Masing-masing kelompok mempersentasikan hasil praktek
memahami Pembetulan SPT
4) Kelompok yang tidak presentasi memberikan tanggapan
atas solusi permasalahan
5) Guru membimbing peserta didik untuk membuat
kesimpulan tentang permasalahan yang terkait dengan
materi pembelajaran dan memberikan revisi serta
penguatan dari hasil diskusi
3. Penutup (15 Menit)
1) Kesimpulan
Guru bersama peserta didik mencoba untuk membuat
kesimpulan dari materi yang telah dipelajari
2. Refleksi
Guru menanyakan pendapat peserta didik tentang proses
belajar yang dilakukan (merefleksi kegiatan)
3) Guru memberikan informasi kepada peserta didik bahwa
guru akan mengadakan tes penilaian
4) Menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa.

I. Penilaian (Instrument terlampir)


1. Pengetahuan
a. TeknikPenilaian : Tes tertulis
b. Bentuk instrument : Soal tes tertulis
c. Kisi-kisi Pengetahuan soal : lihat Lampiran1

2. Ketrampilan
a. Teknik Penilaian : Penilaian Unjuk kerja dengan melakukan Praktikum
b. Bentuk instrument : Soal Praktek
c. Kisi-kisi
No. Indikator Butir Instrumen
1. Definisi dan fungsi SPT, SSp, SKP, SKPKB,
1
SKPLB, SKPN
2 Tata cara penyelesaian SPT 1
3 Menguraikan batas Waktu penyampaian SPT 1
4 Menguraikan pelaporan pembetulan SPT 1
5 Mekanisme pembayaran pajak 1
Instrumen: lihat Lampiran2

3. Sikap ( Spritual )
a. Teknik: Observasi
b. Bentuk Instrumen: Check List
c. Kisi-kisi:
No. Aspek Pengamatan Butir
Instrumen
1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu 1
2. Mengucapkan rasa syukur atas karunia tuhan 2
3. Memberi salam sebelum dan sesudah 3
menyampaikan pendapat/presentasi
4. Mengungkapkan kekaguman secara lisan 4
maupun tulisan terhadap Tuhan saat melihat
kebesaran Tuhan
Instrumen: lihat Lampiran3

4. Sikap ( Sosial)
a. Teknik: Observasi
b. Bentuk Instrumen: Check List
c. Kisi-kisi:
No. Aspek Pengamatan Butir Instrumen
1. Motivasi 1
2. Rasa Ingin Tahu 2
3. Tanggung Jawab 3
4. Jujur 4
5, Peduli 5
6 Santun 6
7 Percaya Diri 7
8 Disiplin 8

Duri, 16 Juli 2018


Guru Mata Pelajaran

Herliana Artati, SE
NIY. 20140904003
LAMPIRAN : Instrumen Penilaian
SOAL EVALUASI (60 MENIT)

Lampiran 1
Soal Pengetahuan (30 MENIT )

1. Surat yang oleh wajib pajak untuk melaporkan perhitungan / pembayaran


pajak, objek pajak dan bukan objek pajak dan hak dan kewajiban sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pajak disebut…
a. SSP d. SKPN
b. SPT e. STP
c. SPT
2. Yang dimaksud dengan wajib pajak kriteria tertentu bagi wajib pajak
usaha kecil orang pribadi yang menjalankan usahanya harus memenuhi
kriteria sebagai berikut…
a. Modal wajib pajak 100 % dimiliki oleh WNA
b. Wajib pajak yang tempat tinggal , tempat usaha dan tempat kedudukan
berlokasi di daerah tertentu
c. Menerima peredaran usaha dari tahun pajak sebelumnya lebih dari 9 M
d. Menerima peredaran usaha dari tahun pajak sebelumnya kurang dari 9
M
e. Wajib pajak yang peredaran usaha dari kegiatan usaha dari pekerjaan
bebas dalam tahun pajak sebelumnya lebih dari 6 M dan WP orang
pribadi dalam negeri
3. Batas waktu penyampaian SPT masa adalah…
a. 20 hari d. 60 bulan
b. 30 hari e. 90
c. 40 hari
4. Untuk SPT tahunan pajak penghasilan, Wajib pajak orang pribadi paling
lama penyampaian SPT adalah…
a. 1 bulan d. 4 bulan
b. 2 bulan e. 5 bulan
c. 3 bulan
5. Untuk SPT tahunan pajak penghasilan, wajib pajak Badan paling lama
penyampaian SPT adalah…
a. 1 bulan d. 4 bulan
b. 2 bulan e. 5 bulan
c. 3 bulan
Kunci Jawaban
1.
2.
3.
4.
5.
Penskoran
No 1 jika benar 10
No 2 Jika benar 10
No 3 Jika benar 10
No 4 Jika benar 10
No 5 jika benar 10

Lampiran 2
Soal Praktek ( Keterampilan) (30 MENIT)
1. Jelaskan 2 jenis surat SSP?
2. Uraikan fungsi SPT bagi Wajib Paajak?
3. Bagaimanakah prosedur perpanjangan waktu Penyampaian Surat
Pemberitahuan Pajak?

Skor
No 1 jika benar 10
No 2 Jika benar 10
No 3 jika benar 10

Lampiran 3 (penilaian sikap spritual)


Aspek Yang Diamati
NO Nama Siswa Berdoa sebelum Mengucap Beribadah
Bersyukur
aktivitas Salam dengan baik
1
2
3
Disi dengan skor 1 – 4
1. Kurang 2. Cukup 3. Baik 4. Sangat Baik
Lampiran 4 (penilaian sikap sosial)
SIKAP
N Rasa
NAMA SISWA Tanggung Kerja Percaya
O Motivasi ingin Jujur Peduli Santun Disiplin
jawab sama diri
tahu
1
2
3
Disi dengan skor 1 – 4
1. Kurang 2. Cukup 3. Baik 4. Sangat Baik