Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

PENGGUNAAN EKONOMI DERET

Dosen Pengampu : Cut Izza Farahiya, M.Pd

DI SUSUN OLEH :

KELOMPOK 4

NAMA ANGGOTA : MAULANA FAHMI (4022020045)

RAHMAT BAHAGIA (4022020056)

MATA KULIAH : MATEMATIKA EKONOMI DAN KEUANGAN

PROGRAM STUDI : HUKUM EKONOMI SYARIAH

IAIN LANGSA

TAHUN AKADEMIK 2021/2022

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur diucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya

sehingga makalah ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami

mengucapkan terimakasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi

dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya.

Penulis sangat berharap semoga makalah ini dapat menambah

pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Bahkan kami berharap lebih jauh

lagi agar makalah ini bisa pembaca praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi kami sebagai penyusun merasa bahwa masih banyak kekurangan

dalam penyusunan makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman

Kami. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun

dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Langsa, 27 Oktober 2021

Penulis

2
                                                        DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................2

DAFTAR ISI............................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN........................................................................................4

A. Latar belakang..............................................................................................4

B. Rumusan Masalah........................................................................................4

C. Tujuan..........................................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................5

A. Membuat Kasus Ekonomi yang Berpola Seperti Deret...............................5

B. Model Bunga Majemuk...............................................................................5

C. Model Pertumbuhan Ekonomi.....................................................................6

D. Aplikasi Deret dalam Bidang Ekonomi Keuangan......................................8

BAB III PENUTUP...............................................................................................11

KESIMPULAN.........................................................................................11

DAFTAR PUSTAKA................................................................................12

3
BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang


Matematika adalah salah satu ilmu dasar, yang semakin dirasakan
retinteraksinya dengan bidang-bidang lainnya seperti Ekonomi dan Bisnis. Peran
matematika dalam interaksi ini terletak pada struktur ilmu dan peralatan yang
digunakan dalam berbagai bidang seperti indutri, asuransi, ekonomi, peralatan,
dan banyak bidang sosial maupun teknik.
Oleh karena itu pembuatan makalah yang berjudul “Penerapan Ekonomi
Deret” ini dilatar belakangi untuk mempermudah proses belajar mengajar mata
kuliah Matematika Ekonomi dan Keuangan. Prinsip deret banyak diterapkan
untuk menelaah perilaku bisnis dan ekonomi, baik secara langsung maupun tidak
langsung. Prinsip deret hitung banyak diterapkan dalam menganalisis perilaku
perkembangan. Sedangkan prinsip deret ukur, bersama-sama dengan konsep
logaritma, serta digunakan untuk menganalisis perilaku pertumbuhan.

B.  Rumusan Masalah


Berdasarkan Latar belakang permasalahan yang dipaparkan di atas,
Rumusan masalah dalam makalah ini adalah.
1.      Bagaimana membuat kasus ekonomi yang berpola seperti deret?
2.      Bagaimana cara menghitung bunga majemuk?
3.      Bagaimana cara mengembangkan pertumbuhan ekonomi?
4. Bagaimana aplikasi deret dalam bidang ekonomi keuangan?

C.  Tujuan
Berdasarkan Rumusan Masalah yang telah dipaparkan diatas, Tujuan
penulisan dalam makalah ini adalah.
1.      Untuk mengetahui kasus ekonomi yang berpola seperti deret?
2.      Untuk mengetahui cara menghitung bunga majemuk?
3.      Untuk mengetahui cara mengembangkan pertumbuhan ekonomi?
4. Untuk mengetahui aplikasi deret dalam bidang ekonomi keuangan?

4
BAB II
PEMBAHASAN

A. Membuat Kasus Ekonomi yang Berpola Seperti Deret


Deret adalah rangkaian bilangan yang tersusun secara teratur dan
memenuhi kaidah-kaidah tertentu. Bilangan-bilangan yang merupakan
unsur dan pembentuk sebuah deretdinamakan suku. Keteraturan
rangkaian bilangan yang membentuk sebuah deret terlihat pada “pola
perubahan” bilangan-bilangan tersebut dari satu suku ke suku berikutnya.
Dilihat dari jumlahnya suku yang membentuk, deret digolongkan atau deret
terhingga dan takberhingga. Deret berhingga adalah deret yang jumlah
suku-suku tertentu, sedangkan deret berhingga adalah deret yang jumlah
suku-sukunya tidak terbatas. Sedangkan dilihat dari segi pola perubahan
bilangan ada suku-sukunya, deret bisa dibeda-bedakan menjadi deret hitung,
deret ukur dan deret harmoni.1

Dibidang bisnis dan ekonomi, teori atau prinsip-prinsip deret sering


diterapkan dalam kasus-kasus yang menyangkut perkembangan dan
pertumbuhan. Apabila perkembangan dan pertumbuhan suatu gejala tertentu
berpola seperti perubahan nilai-nilai suku sebuah deret, baik deret hitung
ataupun deret ukur, maka teori deret yang bersangkutan penad ( relevant)
diterapkan untuk menganalisisnya.

B. Model Pertumbuhan Ekonomi

Jika perkembangan variable-variable tertentu dalam kegiatan usaha.


Misalnya produksi, biaya, pendapatan, penggunaan tenaga kerja, atau
penanaman modal. Berpola seperti deret hitung, maka prinsip-prinsip deret
hitung dapat digunakan untuk menganalisis perkembangan variable tersebut.

1
APLIKASI DERET UKUR PADA ILMU EKONOMI. EvanRamdan - PDF Free Download
(docplayer.info) di akses pada tanggal 02 November 2021 pukul 00.06 Wib.

5
Berpola seperti deret hitung maksudnya disini ialah bahwa variable yang
bersangkutan bertambah secara konstan dari satu periode ke periode
berikutnya.

Contoh :

Perusahaan genteng “Sokajaya” menghasilkan 3.000 buah genteng pada


bulan pertama produksinya. Dengan penambahan tenaga kerja dan
peningkatan produktivitasnya, perusahaan mampu menambah produksinya
sebanyaj 500 buah setiap bulan. Jika perkembangan produksinya konstan,
berapa buah yang dihasilkan pada bulan kelima? Berapa buah yang telah
dihasilkan sampai bulan tersebut?

Diketahui : a = 3.000
b = 500
c=5
jawab:
S 5 = 3.000 + (5 – 1) 500 = 5.000
J6 = (3.000 + 5.000) = 20.000

C. Model Bunga Majemuk


Model deret untuk bunga majemuk (bunga berbunga) yaitu deret ukur
khususnya bagi hutang piutang. Hal ini berlaku bagi dunia perbankan atau
siapa saja yang melakukan transaksi hutang piutang dengan model ini dan
transaksi ini biasa disebut kredit. 2

Sacara sistematis dirumuskan :


Fn = P (1 – i) n

Rumus ini untuk kredit dengan system pembayaran suku bunga yang
dibayarkan setahun sekali. Sebaliknya jika suku bunnga dibayarkan lebih
dari satu kali dalam setahun, rumusnya menjadi :
2
Gujarati, Damodar N dan Dawn C. Porter. 2015. Dasar-Dasar Ekonometrika
Edisi 5 Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.

6
Fn = P (1+( )) nm
Keterangan:
Fn = total nilai kredit dengan n periode
P = total nilai lredit awal periode
m = frekuensi pembayaran suku bunga dalam setahun
i = suku bunga kredit
n = banyak tahun

Contoh soal:
Tn. A kredit mobil dengan uang muka Rp10.000.000 sisanya kredit yaitu
Rp30.000.000 dengan suku bunga kredit 2% perbulan dalam jangka waktu
2 tahun.
a. Berapakah total kredit setelah jatuh tempo pelunasan?
b. Berapakah total harga perolehan mobil Tn. A?
Jawab:
a. Total kredit setelah jatuh tempo pelunasan
     F2 = 30.000.000 (1+0,02) (2)(12)
= 30.000.000 (1,02) (24)
= 48.233.117,48
b. Total harga perolehan mobil Tn. A
     THP : 10.000.000 + 48.253.117,48 = 58.253.117,48
    Penerapan yang lain pada tabungan nasabah suatu bank,
  
Contoh soal:
Tn. B ingin total tabungan pada lima tahun yang akan datang sebesar
Rp20.000.000, asumsi suku bunga pertahun konstan sebesar 6%.
Berapakah Tn. B besarnya saat mulai menabung di awal tahun?
Jawab:
F5 = P (1 + i) n
20.000.000 = P (1 + 0,06) 5
20.000.000 = P(1,06) 5

7
20.000.000 = 1,338P
P=
P = 14.947.683,11

D. Aplikasi Deret dalam Bidang Ekonomi Keuangan


1. Penggunaan deret hitung dalam ekonomi
Deret hitung dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah
perkembangan perusahaan atau pertambahan produksi bahan makanan3

Contoh :

Pada tahun pertama sesuatu perusahaan memproduksi 1.500 unit barang.


Kenaikan produksi setiap tahun direncanakan sebanyak 400 unit.

Hitunglah besarnya produksi pada tahun ke 10 dan jumlah barang yang di


produksi selama 10 tahun tersebut.

Jawab :

a)      Sn = a + (n-1)b
Dimana : a = 1500 , b = 400 dan n = 10
S
10 = 1500 + (10-1)400
S
10 = 1500 + (9x400) = 1500 + 3600
S
10 = 5100
Jadi besarannya produksi pada tahun ke 10 adalah 5100 unit

b)      Dn = ½ n ( a + sn)
s
Dimana : a = 1500 , n = 10 dan 10 = 5100
D10 = ½ , 10 (1500 + 5100)
D10 = 5 x 6600 = 33000

3
Jamaludin, Adon Nasrullah. 2015. Sosiologi Perkotaan Memahami Masyarakat
Kota dan Problematikanya. Bandung: CV. Pustaka Setia.

8
Jadi jumlah barang yang diproduksi selama 10 tahun pertama tersebut
adalah 33000 unit.

2. Penggunaan deret ukur dalam ekonomi


Deret ukur dapat digunakan dalam menyelesaian masalah pertumbuhan
penduduk dan bunga majemuk4

pn      = Jualan penduduk pada tahun ke n


p1      = Jumlah penduduk pada tahun pertama
R       = Ratio jumlah penduduk pada dua tahun yang berurutan
n       = Banyaknya tahun yang di amati

Contoh :

Jika diketahui jumlah penduduk pada tahun 1981 adalah 100.000.000


orang dan tingkat pertumbuhan per tahun sebesar 2%, maka berapakah
jumlah penduduk pada tahun 1991 ?

Jawab :

Kita anggap bahwa tahun 1981 sebagai tahun ke 1 maka tahun 1991
adalah tahun ke (1991-1980) tahun ke 11 R = 100% + 2% = 102% =
1,02

Sehingga:

p R
                  P11 = 1 (11-1)

                  P11 = 100 (1,02)10


Penyelesaian selanjutnya harus dengan “logaritma” yang akan dibahas
dalam paragraph tersendiri.

4
Juanda, Bambang dan Junaidi. 2012. Ekonomi Deret Waktu. Bogor: PT
Penerbit IPB Press. Kuncoro,

9
Mn  = Jumlah modal pada tahun ke n
Mo  = Jumlah modal pada awal tahun
I       = Tingkat bunga setiap
n      = banyaknya tahun pengamatan

BAB III

PENUTUP

10
A.      Kesimpulan
Dari makalah ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa   Deret dapat
diterapkan dalam Penerapan ekonomi meliputi Model pertumbuhan ekonomi,
Model Bunga Majemuk, Aplikasi deret dalam bidang ekonomi keuangan. Dan
terdapat pila rumus rumus penggunaan deret dalam ekonomi seperti rumus
mencari model majemuk, cara menghitung dan pengembangan usaha dalam
ekonomi

A. SARAN
Dengan disusunnya makalah ini, maka pembaca atau mahasiswa dapat
mengerti dan memahami pentingnya arti komunikasi dalam organisasi, didalam
kehidupan berorganisasi atau dikehidupan sehri-hari yang membutuhkan
komunikasi.

DAFTAR ISI

11
Gujarati, Damodar N dan Dawn C. Porter. 2015. Dasar-Dasar Ekonometrika Edisi
5 Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.
Jamaludin, Adon Nasrullah. 2015. Sosiologi Perkotaan Memahami Masyarakat
Kota dan Problematikanya. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Juanda, Bambang dan Junaidi. 2012. Ekonomi Deret Waktu. Bogor: PT Penerbit
IPB Press. Kuncoro,
Mudrajad. 2001. Metode Kuantitatif Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan
Ekonomi. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
________________.2013. Mudah Memahami dan Menganalisis Indikator
Ekonomi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Yogyakarta. Mankiw, N.
Gregory. 2000. Teori Makro Ekonomi Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga.
__________________. 2006. Makro Ekonomi Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.
__________________. 2012. Makroekonomi. Jakarta:
Erlangghttp://syahidunnajibsp.blogspot.com/2018/07/deret-dalam-
penerapan-ekonomi.html
http://ikachan22.blogspot.com/2017/05/makalah-deret-dan-terapannya-
dalam.html
APLIKASI DERET UKUR PADA ILMU EKONOMI. EvanRamdan - PDF Free
Download (docplayer.info)

12