Anda di halaman 1dari 7

Nama : Siska Aprilia Rahmawati

Kelas : XII IPS 2

Uji Kompetensi Bab 2


1. Apa yang dimaksud dengan perlindungan dan penegakan hukum ?
2. Mengapa perlindungan hukum tidak akan terwujud apabila penegakan hukum
tidak dilaksanakan ?
3. Mengapa perlindungan dengan penegakan hukum mutlak harus dilakukan
dalam sebuah negara demokrasi ?
4. Bedakan peran polisi, jaksa, hakim, dan advokat serta kpk dalam proses
penegakan hukum di Indonesia !
5. Mengapa terjadi pelanggaran hukum ?
6. Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukan ketidak patuhan
terhadap hukum dilingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan sekolah !

Jawaban
1. Perlindungan hukum merupakan daya upaya yang dilakukan secara sadar oleh setiap
orang maupun lembaga pemerintah dan swasta yang bertujuan mengusahakan
pengamanan, penguasaan dan pemenuhan kesejahteraan hidup sesuai dengan hak-hak
asasi yang ada. Perlindungan hukum dapat terwujud apabila proses penegakan hukum
dilaksanakan. Proses penegakan hukum merupakan salah satu upaya untuk
menjadikan hukum sebagai pedoman dalam setiap perilaku masyarakat maupun
aparat atau lembaga penegak hukum. Upaya penegakan hukum berupa tindakan yang
berisi sistem penegakkan norma-norma hukum yang dilakukan oleh aparatur negara
dan terorganisir) untuk melindungi masyarakat dari perbuatan sewenang-wenang.
Penegakan hukum merupakan syarat terwujudnya perlindungan hukum.

Pembahasan:
Sebagai negara hukum, Indonesia wajib melaksanakan proses perlindungan dan
penegakan hukum. Negara wajib melindungi warga negaranya dari berbagai macam
ketidakadilan, ketidaknyamanan dan penyimpangan hukum lainnya. Selain itu, negara
mempunyai kekuasaan untuk seluruh warga negaranya agar melaksanakan semua
ketentuan-ketentuan yang berlaku sehingga tujuan perlindungan hukum tercapai,
yakni terwujudnya ketertiban dan ketentraman. Dalam proses penegakan hukum tak
hanya penegak hukum yang berlaku sebagai subjek pelaksana, tetapi juga seluruh
lapisan masyarakat ikut serta dalam menaati dan melaksanakan aturan yang telah
ditetapkan. Misalnya, seluruh perangkat sekolah yang terdiri dari kepala sekolah,
pegawai administrasi sekolah, para guru, dan para siswa mematuhi tata tertib sekolah.
Dengan demikian penegakan hukum adalah proses pelaksanaan aturan yang telah
ditetapkan. Agar penegakan hukum berjalan adil dalam hidup bermasyarakat, terdapat
beberapa lembaga penegak hukum, diantaranya Kepolisian Republik Indonesia
(Polri), Kejaksaan RI, Advokat, Hakim, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

2. Terjadinya pembagian antara hak dan kewajiban secara adil. Apabila perlindungan
hukum tidak di berikan maka penegakan hukum tidak akan berjalan karena mereka
adalah satu kesatuan yang saling terkait.

3. karena negara demokrasi membutuhkan hukum mutlak yang membebaskan rakyatnya


bersuara dan mendapatkan hak yang sama satu sama lain. Perlindungan dan
penegakan hukum mutlak harus berlaku kepada siapa saja mulai dari Presiden hingga
rakyat biasa sehingga tercipta keadilan dan rasa aman bagi semua orang. Perlindungan
dan penegakan hukum mutlak harus dilakukan untuk membatasi kekuasaan yang
dimiliki oleh para pemimpin dan membatasi kebebasan dari rakyat.

4. Perbedaan peran polisi, jaksa, hakim, advokat dan KPK dalam proses
penegakan hukum di Indonesia adalah:
➢ Peran polisi adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,
menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan
kepada masyarakat serta penangkapan terhadap pelanggar hukum.
➢ Peran jaksa adalah memberikan penuntutan hukum kepada pelanggar peraturan
atau tersangka.
➢ Peran hakim adalah memberi keputusan dalam persidangan, apakah pelaku
pelanggaran hukum dinyatakan bersalah dan diberikan hukuman atau dinyatakan
tidak bersalah dan dibebaskan.
➢ Peran advokat atau nama lainnya pengacara, adalah memberikan pendampingan
atau bantuan hukum kepada pelaku pelanggaran hukum.
➢ Peran KPK adalah melakukan, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan dalam
kasus pidana korupsi.

Pembahasan
Indonesia adalah negara hukum. Sudah pasti Indonesia memiliki lembaga - lembaga
yang berwenang dalam penegakan dan peradilan hukum. Hukum di Indonesia bersifat
universal, harus ditaati oleh semua orang yang berada di negara Indonesaia.
Jika terjadi pelanggaran hukum, maka negara akan menugaskan lembaganya untuk
memeriksa, menyelidiki dan menghukum pelanggar hukum. Semua komponen negara
memiliki kewajiban untuk menegakkan hukum di Indonesia Agar Indonesia menjadi
negara yang kondusif untuk ditempati.

Berikut ini adalah lembaga - lembaga negara yang berperan dalam penegakan
hukum di Indonesia yaitu:
1. Kepolisian Negara repubrik Indonesia
2. Kejaksaan Republik Indonesia
3. Hakim, sebgai pelaksana kehakiman di Indonesia
4. Advokat atau pengacara
5. Mahkamah Konstitusi
6. Mahkamah Agung
7. Peradilan militer untuk dilingkungan militer saja
8. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK

5. Alasan mengapa terjadi pelanggaran hukum adalah karena perangkat hukum yang
tidak tegas dan jelas sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum yang memberikan
celah hukum untuk para pelanggar. Selain itu, struktur sosial dan politik yang timpang
menyebabkan seseorang dengan mudahnya melanggar hukum.

6. Soal menghendaki penjawab untuk menyebutkan contoh perilaku yang adalah


menunjukkan ketidakpatuhan atas hukum di lingkungan keluarga, sekolah juga
masyarakat. Adapun jawaban untuk soal ini bisa dijumpai pada bagian berikut.

Berikut ini adalah contoh perilaku yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap hukum
di lingkungan keluarga:
➢ Orangtua menganiaya anaknya, ini termasuk melanggar hukum perlindungan
anak.
➢ Anak menganiaya ayah atau ibunya, ini termasuk tindak kriminal.
➢ Ayah atau ibu yang adalah wajib pajak namun tidak membayar pajak
➢ Ayah atau ibu mengizinkan anaknya yang di bawah umur mengendari kendaraan
Berikut ini adalah contoh perilaku yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap hukum
di lingkungan sekolah:
➢ Siswa melakukan perundungan dan persekusi pada siswa lainnya
➢ Siswa atau guru melakukan pencurian atau penipuan
➢ Siswa ikut aksi tawuran
➢ Oknum guru atau pegawai sekolah menyelewengkan dana dari pemerintah
➢ Siswa datang ke sekolah dengan mengendari kendaraan
➢ Siswa menggunakan narkoba

Berikut ini adalah contoh perilaku yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap hukum
di lingkungan masyarakat:
➢ Merusak dengan sengaja properti milik orang lain
➢ Merusak dengan sengaja fasilitas umum yang disediakan pemerintah
➢ Membangun bangunan tanpa adanya IMB
➢ Memalsukan dokumen kependudukan
Uji Kompetensi Bab 3
1. Jelaskan pengaruh negatif kemajuan iptek yang paling berbahaya bagi
bangsa Indonesia !
2. Bagaimana perwujudan nilai˗nilai keterbukaan sebagai wujud dampak
kemajuan iptek dalam proses penyelenggaraan negara ?
3. Pada saat ini hampir semua orang sudah memanfaatkan jaringan media
sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan sebagainya untuk berbagai
kepentingan. Akan ada pula orang yang memanfaatkan media sosial untuk
melakukan kejahatan. Tidak jarang saat ini, sering terdengar kasus
penipuan, penculikan dan sebagainya yang berawal dari interaksi di media
sosial. Berkaitan dengan uraian tersebut analisislah penyebab dan solusi
untuk mengatasi persoalan itu.
4. Bagaimana perwujudan sikap tanggung jawab dalam pengembangan iptek ?
5. Dalam hidupmu selama ini tentu persoalanyang memerlukan kewaspadaan
agar dirimu dan orang lain selaras. Perhatikan situasi yang berkaitan dengan
kewaspadaan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Apa yang akan anda
lakukan apabila sebagai seorang warga negara ketika menghadapi tawuran
yang terjadi disekolah atau kampung anda.

Jawaban
1. Pengaruh negatif kemajuan IPTEK yg paling berbahaya bagi bangsa
Indonesia:
• Munculnya pengangguran karena kualifikasi syarat pencari kerja yang tinggi
• Kurangnya rasa untuk bersosialisasi karena penggunaan teknologi yang
membuat orang menjadi invidiual
• Hilangnya budaya yang membuat banyak orang menjadi menyukai budaya luar
• Berkembangnya sikap konsumtif karena semua barang yang mau dibeli
disediakan secara online
• Kemerosotan moral khususnya bagi remaja karena lebih fokus dengan
perangkat teknologinya seperti gadget

Pembahasan
Teknologi adalah hal yang lumrah digeluti bahkan ditekuni oleh setiap orang di masa
kini. Teknologi adalah sesuatu yang bisa melahirkan kreativitas dan inovasi yang
bermanfaat bagi manusia. Teknologi harus diiringi dengan ilmu pengetahuan yang
sesuai. IPTEK(Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) menjadi prioritas orang dalam
mengembangkan kemampuannya karena kita bisa belajar dengan waktu yang cepat
dan relatif mudah. Perkembangan IPTEK membuat orang menjadi trampil dan sigap
dalam melakukan pekerjaan. IPTEK juga membuat orang menjadi efektif dan efisien
dalam melakukan pekerjaan dan tidak harus lagi melakukan cara - cara yang
memakan waktu yang lama. Dibalik perkembangan IPTEK yang pesat terdapat
berbagai masalah atau dampak negatifnya yang membuat sebagian orang merasa
dirugikan. IPTEK melahirkan inovasi tetapi IPTEK juga membuat jarak atau bahkan
pembatas bagi orang - orang tertentu yang belum bisa menyesuaikan dengan
perkembangan IPTEK itu sendiri. Jika kita tidak menyikapi secara baik maka IPTEK
bakal menjadi mala petaka bagi kita dan menimbulkan kerugian.
Sebagai pribadi yang selektif sudah seharusnya kita menyaring dan memilah - milah
mana IPTEK yang tepat untuk bangsa ini dan mana yang perlu ditinggalkan. Itu
semua dilakukan demi kemajuan bangsa dan untuk menghindari masalah - masalah
baru. IPTEK yang bermanfaat perlu dihasilkan tanpa harus mengorbankan banyak
pihak yang menjadi korban IPTEK itu sendiri.

2. Dalam era reformasi, pemerintahan dituntut untuk melakukan good governance,


atau tata kelola pemerintahan yang baik, yang ditandai dengan pemerintahan yang
responsif, tranparan, akuntabel, efektif dan efisien. Untuk mewujudkan hal
tersebut, sikap terbuka sangat penting. Salah satu wujud sifat terbuka adalah
menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pemerintahan. Salah satu
teknologi yang banyak digunakan dalam pemerintahan adalah teknologi informasi
atau TI. Teknologi ini memungkinkan pemerintah dan rakyat untuk berkomunikasi
secara langsung sehingga memudahkan pelayanan, pelaporan dan pengawasan.

Contoh dari penerapan teknologi informasi ini adalah Tes Kemampuan Dasar
(TKD) sebagai bagian dari tes Calon Pegawai Negeri Sipil (Tes CPNS). Dengan
melakukan TKD menggunakan soal komputer, penyelenggaraan tes ini bisa
dijauhkan dari potensi kecurangan, karena nilai tes langsung keluar dan sesuai
dengan jawaban, sehingga tidak bisa dilakukan korpsi, kolusi atau nepotisme
dalam tes CPNS yang membuat penyelenggaraan pemerintahan yang lebih adil dan
akuntabel.

3. Penyalahgunaan media sosial

➢ Jenis kejahatan :
• Penipuan
• Penculikkan
• Pembunuhan
• Pemerkosaan
• Penganiayaan

➢ Penyebab kejahatan
• Kurangnya kewaspadaan terhadap penyakit Masyarakat
• Penyalahgunaan media informasi
• Minimnya pengawasan pihak2 terkait
• Minimnya pemahanan agama
• Minimnya rasa empati
➢ Solusi
• Meningkatkan kewaspadaan
• Meningkatkan pengawasan berlapis
• Memasang cctv sebagai bentuk pengawasan
• Membekali ilmu agama
• Membekali pemahaman benar dan salah
• Membekali rasa empati, simpati, kasih sayang, sikap baik, tutur kata baik, dll
• Memperkenalkan berbagai macam ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan
dari media internet saat ini.
• Memberikan contoh figure yang baik, role model yang baik.

4. Berikut ini merupakan perwujudan sikap tanggung jawab dalam menghadapi


perkembangan iptek
Dalam menghadapi perkembangan teknologi, ada beberapa hal yang harus kita
perhatikan yaitu :
➢ Pengembangan IPTEK harus memperhatikan etika
➢ Pengembangan IPTEK harus memperhatikan aspek aspek yang ada di
lingkungan sekitar
➢ Pengembangan IPTEK harus memperhatikan nilai guna dari pengembangan
yang dilakukan.
➢ Dari beberapa hal diatas, perwujudan sikap tanggung jawab yang dapat
dilakukan adalah para pengembang IPTEK harus memperhatikan etika, dan
aspek aspek yang berlaku dengan lingkungan sekitar serta nilai guna dari Ilmu
Pengetahuan dan teknologi yang akan dikembangkan.

Pembahasan
Dalam era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini, kita sebagai
pengguna internet yang baik dan bijak haruslah memiliki sikap tanggung jawab atas
apa yang kita lakukan sebagai perwujudan dalam menghadapi perkembangan
IPTEK, Perkembangan IPTEK memiliki dampak positif dan negatif namun kita
harus dengan bijak memilih dampak tersebut sehingga dalam proses
perkembangannya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kecerdasan dan
kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sekitar sehingga dapat menciptakan
lingkungan yang lebih baik.

5. Sebagai masyarakat Indonesia pastinya mengenal akan hukum dan mengenal


adanya lembaga hukum. Jika kejadian tawuran itu sudah sering terjadi di sekolah
maupun di masyarakat,sebaiknya menghubungi kejadian kepada Polisi setempat
untuk mencegah kejadian seperti itu terjadi.

Anda mungkin juga menyukai