Anda di halaman 1dari 4

EKMA4478

NASKAH UAS-THE
UJIAN AKHIR SEMESTER-TAKE HOME EXAM (THE)
UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020/21.2 (2021.1)

Analisis Kasus Bisnis


EKMA4478
No. Soal Skor
1 PT. Surya Kencana merupakan sebuah pengembang perumahan dan konstruksi di 25
Yogyakarta berskala menengah yang telah berhasil mengembangkan beberapa perumahan yang
diminati oleh masyarakat, karena konsep perumahan yang dikembangkan selalu mengutamakan
kenyamanan yaitu dengan konsep 30% area hijau. Keberhasilan PT. Surya Kencana ini tak lepas
dari kepiawaian manajemen dalam membidik sektor properti bergaya “Rumah Jepang” yang
tentunya memiliki keunikan tersendiri. Setelah image yang baik terbentuk di kalangan
masyarakat, kini pengembang ingin memperluas pembangunan perumahannya di luar Yogya,
pengembang terlebih dahulu melakukan survey lokasi lahan yang strategis untuk
mengembangkan proyek di lokasi baru dengan target seluas 45 hektar. Pengembang memiliki
empat pilihan lokasi yang menjadi fokus pengembangan yaitu Bekasi, Bogor, Tangerang dan
Depok, Pihak manajemen harus menentukan kota manakah yang harus dipilih yang dapat
menghemat pengeluaran perusahaan. Untuk menghitung biaya di tiap-tiap lokasi, maka pihak
manajemen menentukan biaya tetap dan biaya variabel di tiap kota sebagai berikut:

Nama Kota Biayatetap/ tahun Biaya variabel/ unit Persentase


(%)
Bekasi Rp70.000.000.000,- Rp330.000.000,- 100

Bogor Rp86.000.000.000,- Rp320.000.000,- 75

Tangerang Rp60.000.000.000,- Rp210.000.000,- 80

Depok Rp75.000.000.000,- Rp200.000.000,- 100

PT. Surya Kencana akan menambah jumlah karyawan untuk membantu proses kelancaran baik
di bagian pemasaran, operasi, SDM dan keuangan. Untuk mendapatkan proses rekrutmen
karyawan yang baik sesuai dengan kompetensinya, pengembang telah menyiapkan sistem
kompensasi yang baik berupa gaji dan bonus apabila target tercapai. Tercapainya tujuan
perusahaan sangat diharapkan yaitu dengan melakukan langkah-langkah perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian.

a. Hitunglah biaya untuk masing-masing lokasi?


Bekasi: Rp. 70.330.000.000.-
Bogor: Rp. 86.240.000.000.-
Tangerang: Rp 60.168.000.000.-
Depok: Rp 75.200.000.000,-

b. Lokasi manakah yang memberikan efisiensi biaya?

Tangerang: Rp 60.168.000.000.-

2 a. Apakah teknik peramalan permintaan SDM dengan menggunakan Pendekatan bawah-atas 25


(bottom-up approach) dapat dilakukan oleh PT. Surya Kencana? Jelaskan!

1 dari 2
EKMA4478

Jawab :
Pada pendekatan ini peramalan kebutuhan dimulai dari level paling bawah dan dilakukan pada
setiap level dalam organisasi secara berturut-turut sehingga akhirnya menghasilkan peramalan
kebutuhan karyawan secara keseluruhan. Pendekatan ini didasarkan pada alasan bahwa manajer
di masing-masing
unit yang paling banyak mengetahui tentang tuntutan pekerjaannya. Dimulai
dengan unit kerja level terbawah, yaitu masing-masing manajer unit membuat suatu estimasi
kebutuhan personel untuk periode waktu tertentu yang dicakup melalui siklus perencanaan.
Kemudian masing-masing level manajer yang lebih tinggi membuat estimasi kebutuhannya dengan
menyatukan masukan dari masing-masing level di bawahnya. Hasil akhirnya merupakan peramalan
kebutuhan total organisasi secara keseluruhan. Dalam proses menuju ke level yang lebih tinggi,
sering kali terjadi interaksi yang sangat intens tentang perkiraan kebutuhan yang telah dihasilkan
oleh level sebelumnya, yaitu didiskusikan atau dinegosiasikan, bahkan diestimasi ulang bersama-
sama dengan level manajer yang lebih tinggi. Aspek interaktif ini merupakan salah satu keunggulan
dari pendekatan ini karena memaksa para manajer untuk melakukan justifikasi terhadap perkiraan
kebutuhan stafnya.

b. Langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan oleh PT. Surya Kencana untuk
mendapatkan karyawan yang baik?
Jawab :
Perekrutan secara Kreatif Menurut Mondy (2008), kondisi kekurangan personel sering kali
mengindikasikan bahwa perusahaan perlu menerapkan pendekatan baru dalam menarik karyawan.
Artinya, perusahaan mungkin perlu merekrut calon karyawan dari wilayah geografi yang berbeda
dari sebelumnya; atau perusahaan perlu mengeksplorasi metode perekrutan baru; atau perusahaan
perlu mencari tipe calon karyawan yang berbeda.

Pemberian Kompensasi
Perusahaan-perusahaan yang bersaing untuk mendapatkan karyawan dalam situasi permintaan
tenaga kerja yang tinggi mungkin perlu bergantung pada pemberian insentif kompensasi.
Pemberian hadiah adalah salah satu metode yang paling jelas, namun metode ini akan memicu
perang hadiah sehingga pada akhirnya perusahaan tidak dapat bertahan dalam jangka lama. Untuk
itu, dibutuhkan bentuk penghargaan yang lebih cerdas agar dapat menarik calon karyawan ke
perusahaan, seperti empat hari kerja seminggu

Penyesuaian Standar Seleksi


Pendekatan lain untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja adalah penurunan standar pekerjaan.
Kriteria seleksi yang digunakan untuk memilih karyawan tertentu mungkin harus dibedakan untuk
menjamin bahwa jumlah orang telah cukup tersedia untuk mengisi jabatan. Daripada menunggu
seseorang harus berpengalaman luas lebih dahulu, lebih baik perusahaan mengangkat tenaga
kerja yang telah berpengalaman dan melatihnya
mengerjakan pekerjaan.

Sumber : EKMA4478/MODUL 5 5.11


3 a. Apakah PT. Surya Kencana perlu menerapkan fungsi manajemen sumber daya manusia 25
khususnya pengembangan karir bagi karyawannya? Alasannya!

Jawab : harus dilakukan karena Karier adalah arah umum yang dipilih oleh seseorang dalam
mengejar keseluruhan kehidupan kerjanya, sedangkan perencanaan karier adalah suatu proses di
mana dalam proses tersebut seseorang merancang sasaran kariernya dan mengidentifikasi alat
2 dari 2
EKMA4478

dan cara-cara untuk mencapai sasaran tersebut (Mondy, Noe, dan Premeaux, 1996). Fokus utama
perencanaan karier adalah
pada proses mengakurkan/mencocokkan antara sasaran individu dengan peluang yang nyata-
nyata tersedia. Kata “peluang yang nyata-nyata tersedia” ini harus digaris bawahi karena dalam
kenyataannya sering kali banyak perubahan yang terjadi pada struktur jabatan dalam organisasi
pada saat ini. Banyak jabatan-jabatan yang dahulu ada sekarang telah dikurangi atau diganti
dengan jabatan lain sehingga tidak membuka peluang untuk kenaikan jabatan seperti yang
diharapkan. Di sisi lain, dapat dinyatakan bahwa hampir tidak pernah ada posisi pada level atas
yang cukup jumlahnya untuk menampung setiap mobilitas ke atas bagi setiap individu dalam
organisasi. Atas dasar itu maka perencanaan karier harus dimaknai sebagai pencapaian
keberhasilan secara psikologis yang tidak “selalu” harus memerlukan kenaikan jabatan.

b. Jelaskan jenis jalur karir keahlian lateral yang dapat digunakan oleh PT. Surya Kencana!
Jawab : secara lateral (bergerak ke samping) yang memungkinkan karyawan untuk direvitalisasi
dan diberi tantangan baru. Artinya, di sini tidak melibatkan perubahan gaji dan promosi, tetapi
karyawan dapat meningkatkan nilai dirinya bagi organisasi, juga dapat merevitalisasi dirinya sendiri

Sumber : EKMA4478/MODUL 6 6.33

3 dari 2
4 Setelah mendapatkan lokasi proyek yang efisien, PT. Surya Kencana akan melakukan beberapa 25
kegiatan untuk mendukung keberhasilan proyek salah satunya adalah membuat nama
perumahan yang mudah diingat oleh masyarakat (brand image).
a. Faktor-faktor apa saja yang diperlukan ketika menentukan sebuah merek khususnya
sektor properti? Apa keuntungan pemberian nama perumahan yang mudah diingat oleh
masyarakat?
Jawab:
Dalam hal ini, pemasar memilih sejumlah segmen yang masing-masing dianggap signifikan secara
objektif berdasarkan tujuan atau misi dari pemasar tersebut contoh Seperti PT. Surya Kencana
menyasar ke propert, pelanggan menginkan sensasi kenyamanan itu sendiri

b. Apakah Anda setuju PT. Surya Kencana hanya menyediakan perumahan yang secara
spesifik diperuntukkan bagi kalangan elit? Alasannya!
Jawab:
Dalam hal ini, pemasar berkonsentrasi pada produk tertentu yang disediakan untuk beberapa
segmen. Misalnya produsen PT. Surya Kencana segmen untuk karlangan elit, agar mempunyai
pandangan kelas pada merek nya

c. Aspek-aspek apa saja dalam melakukan marketing mix?

Jawab: memastikan agar produk atau jasa yang dibuat oleh perusahaan dikenal masyarakat
sehingga nantinya perusahaan dapat mendapatkan laba dari penjualannya.
Maka tidak aneh saat sebuah perusahaan rela mengeluarkan banyak biaya untuk membuat strategi
pemasaran. Strategi pemasaran sebenarnya tidak hanya untuk perusahaan besar, perusahaan
kecil  juga harus memilikinya, contohnya seperti bauran pemasaran 4P.
Istilah strategi pemasaran 4P (Marketing Mix 4P dalam pemasaran) merupakan dasar yang harus
dijadikan patokan awal, saat Anda hendak menjalankan bisnis.
Khususnya bagi para pelaku usaha kecil menengah atau UKM yang semakin hari semakin
merangkak naik jumlahnya di Indonesia.

Sumber: EKMA4478/MODUL 7 7.25

Skor Total 100