Anda di halaman 1dari 9

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU)

UAS TAKE HOME EXAM (THE)


SEMESTER 2020/21.1 (2020.2)

Nama Mahasiswa : ANDHI ARISTYANTO………………………………………………………..

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 857449271……….……………………………………………………………..

Tanggal Lahir : 24Oktober 1988.……………………………………………………………..

Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK4306.245420.A24000673..……………………………………..

Kode/Nama Program Studi : 118/PGSD.……………………………………………………………………..

Kode/Nama UPBJJ : UPBJJ 24-BANDUNG…………………….………………………………..

Hari/Tanggal UAS THE : Minggu, 13 Desember 2020……………………………………………

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
Surat Pernyataan
Mahasiswa
Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di


bawah ini:

Nama Mahasiswa : Andhi Aristyanto…………………………………………………

NIM : 857449271………….………………………………………………

Kode/Nama Mata Kuliah : PDGK4306.245420.A24000673……………………………

Fakultas : FKIP..……………………………………………………………………

Program Studi : PGSD……………………………………………………………………

UPBJJ-UT : UPBJJ 24-Bandung…….…………………………………………

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada
laman https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal
ujian UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai
pekerjaan saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan
aturan akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan
tidak melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media
apapun, serta tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik
Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat
pelanggaran atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik
yang ditetapkan oleh Universitas Terbuka.

Bandung, 13 Desember 2020


Yang Membuat Pernyataan

Andhi Aristyanto
SOAL NO 1
Pak agus adalah seorang guru, pada suatu hari beliau mengajarkan materi tentang pertanian.
Beliau mengajak siswanya pergi ke sebuah lahan pertanian. Di lahan tersebut terdapat alat
pertanian dan bibit pertanian. Pak agus membagi siswanya ke dalam beberapa kelompok.
Kemudian pak agus memberi tugas kepada masing-masing kelompok tersebut untuk mengamati
dan mempraktikkan cara penggunaan alat pertanian di lahan tersebut. Setelah selesai pak agus
meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasilnya.

 Analisislah kasus diatas dan tentukan pemikiran tokoh pembelajaran siapakah


dalam kasus tersebut? serta memberikan alasannya!

Siswa Pak Agus lah dalam kasus ini yang menjadi tokoh pembelajaran central,
mengapa demikian ? hal ini dikarenakan Pak Agus menggunakan metode
pembelajaran pengalaman lapangan dimana siswa dihadapkan pada adaptasi
penggunaan alat pertanian dan praktik langsung dilapangan dan membuat
pengalaman belajar menjadi lebih berharga, karena siswa mengeksplorasi langsung
masalah dan pembelajaran yang didapat.

 Analisislah kasus diatas dan tentukan terdapat unsur kebudayaan apakah pada
kasus tersebut?, kemudian diminta menjelaskan alasannya!

Pada kasus pembelajaran diatas banyak ditemukan unsur kebudayaan meliputi;


Sistem Bahasa, memungkinkan para siswa belajar cara berkomunikasi dan mengenal
nama alat dan istilah dalam pertanian disuatu wilayah.
Sistem organisasi kemasyarakatan , dimana siswa belajar secara langsung cara
berorganisasi dalam masyarakat. Mereka belajar bagaimana petani menjalankan
proses Bertani yang sesuai dengan adat istiadat dan budaya setempat.
Sistem ekonomi siswa akan mempelajari bagaimana kegiatan ekonomi disuatu
wilayah bekerja yang mana disetiap daerah tentunya memiliki adat istiadat dan
budaya kegiatan ekonomi tersendiri.
SOAL NO. 2
Bu Tia mempunyai siswa dari berbagai macam golongan. Siswa dari golongan atas, sering
menghina siswa yang ada digolongan bawah. Untuk mengatasi hal ini, bu Tia melibatkan setiap
siswa untuk membuat perencanaan program pembelajaran. Hal ini dilakukan bu Tia agar muncul
kerjasama antar siswa yang bisa menumbuhkan sikap saling menghargai. Kemudian pada pada
pelaksanaan program pembelajaran, bu tia menasehati siswanya untuk toleransi, menghargai
dan menghormati tiap suku yang ada. Setiap siswa mendengarkan nasihat dari bu Tia. Setelah
mendengarkan nasihat bu Tia, sikap setiap siswa berubah menjadi penuh perhatian dengan
temannya dan mereka mau bekerja sama dengan siswa yang lainnya meskipun berbeda suku.
Pada akhir kegiatan pembelajaran, bu Tia meminta siswanya untuk mengisi soal evaluasi, soal
tersebut menilai apakah sikap setiap siswanya sudah mengarah ke toleransi, menghargai dan
menghormati.

 Apakah dalam kasus tersebut telah menerapkan strategi pengelolaan pembelajaran


multikultural? Kemudian diminta menjelaskan alasannya!

Strategi yang digunakan Ibu Tia adalah merupakan pengelolaan pembelajaran


multikultural mengapa?? Karena salah satu ciri-ciri pembelajaran multikultural adalah
berupa nilai-nilai luhur kemanusiaan yang mencakup nilai kebangsaan dan nilai-nilai
kelompok etnis. Dan diajarkan secara demokratis, menghargai aspek-aspek perbedaan
kelompok.

 Apakah dalam kasus tersebut telah menerapkan kecakapan sosial? Kemudian diminta
menjelaskan alasannya!

Dalam kasus diatas Ibu Tia telah menerapkan kecakapan sosial terlihat dari sikap setiap
siswa berubah menjadi penuh perhatian dengan temannya dan mereka mau bekerja
sama dengan siswa yang lainnya meskipun berbeda suku setelah kegiatan tersebut
dilakukan, itu berrarti mereka berkomunikasi dengan efektif dan memahami adanya
perbedaan dan perlunya sikap saling toleransi.

 Apakah dalam kasus tersebut telah menerapkan konsep pembelajaran partisipatif?


Kemudian diminta menjelaskan alasannya!

Pada kasus diatas Bu Tia telah menerapkan konsep pembelajaran partisipatif, mengapa?
Hal ini dikarenakan siswa ikut serta sediri dari mulai perencanaan, pelaksanaan hingga
proses evaluasi pembelajaran.
SOAL NO 3

 Setelah membaca kasus diatas, analisislah perbedaan dari kursus, pelatihan, kelompok
belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, dan pesantren! Tulis hasil analisis
kamu dengan singkat dan jelas!

Dari kasus diatas dapat kita simpulkan bahwa perbedaan ke empat Pendidikan non
formal diatas yaitu terletak pada metode dan fungsi dari kelompok pedidikan tersebut.
Dimana praktik-praktik ini hadir ditengah kebutuhan masyarakat akan Pendidikan Non
formal dan ke empatnya memiliki metode pengajaran yang berbeda. Untuk memenuhi
kriteria minimal dari keterampilan yang didapat

SOAL NO 4

 Apakah pada kasus hengki telah menerapkan konsep kebermaknaan dan kebersamaan
dalam kegiatannya?, dan jelaskan alasannya!

Hengki telah menerapkan konsep kebermaknaan dalam kebersamaan dalam kegiatan


kemasyarakatanya. Hengki membuat anggota karangtaruna dapat melaksanakan
kegiatan padat karya dan berhasil menumbuhkan potensi desa tersebut dan meberi
manfaat bagi desa dan para pemuda karangtaruna.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pemuda merupakan salah satu modal dasar pembangunan suatu wilayah


yang perlu digali dan dibina agar dapat mengambl peran aktif dalam pembangunan
di daerahnya. Anak muda cenderung rentan secara ekonomi dan hidup lebih dekat
dengan garis kemiskian daripada kelompok umurlainya. Untuk itu menjadi sangatlah
penting kita dapat membangun dan membina potensi dari generasi muda ini untuk
keberlangsungan generasi muda.

Sebagai mahasiswa universitas terbuka (UT) dalam rangka memberikan


peran aktif pada keberlangsungan dan potensi dari generasi muda ini. Kami
terdorong untk melaksanakan kegiatan pembinaan kepemudaan di kampung
Cikaraos RT 07 RW 15. Kelurahan Cigending Kecamatan Rancaekek Kabupaten
Bandung.

Melalui pelatihan ini diharapkan para pemuda memiliki bekal untuk


berwirausaha mandiri dan dapat memajukan potensi daerah asal dan dapat
meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat.

B. Rumusan Masalah

Meningkatnya kebutuhan dimasa sekarang ini ditambah kemajuan tekhnologi


dan ekonomi global membuat generasi muda dituntut untuk lebih mandiri dan
terampil dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya, namun dari hasil
observasi di wilayah kampung cigending didapatkan fakta bahwa banyak dari
generasi muda kampung yang merantau dan tidak kembali kedesanya untuk
membangun kampung halamannya. Jika dibiarkan demikian maka bukan tidak
mungkin seluruh generasi muda dikampung tersebut akan berbondong-bondong
memilih untuk merantau mencari mata pencaharian dikota kota besar sehingga
kampung tersebut kehilangan potensi yang sangat besar.

C. Metode

Dari data tersebut sebanyak 90% anggota karang taruna berminat untuk
memajukan desa dan meningkatkan pendapatan warga desa. Dan susu sapi
merupakan potensi desa paling menonjol. Oleh karena itu metode yang digunakan
dalam pembangunan kegiatan kepemudaan ini yaitu memajukan potensi wisata
daerah pedesaan dengan membuat desa wisata pemerahan susu sapi alami yang
melibatkan seluruh warga desa dan generasi muda dari mulai perawatan sapi,
pemerahan hingga pembibita sapi perah.

1. Kegiatan ini dibagi kedalam beberapa divisi antara lain; divisi ternak dan divisi
marketing. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari dengan membuat jadwal dan
deskjob dari masing masing divisi.
2. Agar peserta tertarik dengan kegiatan ini tentunya beberapa ketua divisi diajak
untuk melakukan kegiatan studi banding ke tempat pemerahan susu sapi yang
ada di kampung pangalengan.

D. Temuan dan Hasil kegiatan

Selama proses pelaksanaan kegiatan minat para peserta sangatlah tinggi dan
setiap harinya para peserta bisa lebih saling mengerti dan mamahami perannya
dalam masyarakat Setelah minggu ke 4 kami melakukan pemaparan materi tentang
kewirausahaan. Setelah itu, pada minggu ke 5 kita dapat mendirikan sebuah tempat
wisata minum susu sapi segar. dibantu oleh dana desa. dan Pada minggu ke 7
tempat wisata tersebut dibuka untuk umum.

E. Kesimpulan
Pada hakekatnya pemuda memliki potensi yang luar biasa jika mendapat
kesempatan dan motivasi serta pembinaan yang tepat. Peran serta masyarakat luas
pada umumnya merupakan fasilitator dan moderator yang bisa menjembatani
kebutuhan para pemuda.

Berdasarkan hasil perencanaan pelaksanaan kegiatan kepemudaan di kampung


Cikaraos RT 07 RW 15. Kelurahan Cigending Kecamatan Rancaekek Kabupaten
Bandung, dapat disimpulkan bahwa anggota kegiatan kepemudaan desa wisata
pemerahan susu sapi mempunyai antusias dengan baik.

Dengan kegiatan ini diharapkan memacu kreatifitas dan semangat bagi para
pemuda agar maju terus berusaha dan berjuang. Agar tidak ada lagi pengangguran
di Desa. Pemuda yang mampu bisa menciptakan wirausaha sesuai dengan potensi
apa yang mereka miliki

DAFTAR PUSTAKA

 https://www.merdeka.com/uang/menhub-ajak-generasi-muda-ciptakan-inovasi-di-
tengah-pandemi.html
 https://newsmaker.tribunnews.com/2020/11/22/menhub-ajak-generasi-muda-
berinovasi-di-tengah-pandemi-demi-mendukung-pemulihan-ekonomi-nasional
 https://bandung.kompas.com/read/2018/09/01/05020081/peternak-sapi-perah-di-
bandung-bangun-desa-susu?page=all
 https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-sukses-mita-kopiyah-jadi-peternak-sapi-
perah.html
 https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=3662
 https://www.youtube.com/watch?v=5oIGtK2JNf0
 https://www.youtube.com/watch?v=_pWwxzIKlUM
 https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20201202190350-25-206435/dokter-
hewan-binaan-pertamina-juarai-local-hero-award
 https://akurat.co/ekonomi/id-1243769-read-inisiasi-sentra-susu-sapi-terbesar-dokter-
hewan-binaan-pertamina-juara-1-local-hero-award

Anda mungkin juga menyukai