Anda di halaman 1dari 3

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 2

Nama Mahasiswa : Binar Ariamukti

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 042405679

Kode/Nama Mata Kuliah : EKSI4203/Teori Portofolio & Analisis Investasi

Kode/Nama UPBJJ : 16-Pekanbaru

Masa Ujian : 2020/21.1 (2020.2)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
EKSI4203

NASKAH TUGAS MATA KULIAH


UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2020/21.1

Fakultas : FE/Fakultas Ekonomi


Program Studi : Akuntansi - S1
Kode/Nama MK : EKSI4203/Teori Portofolio & Analisis Investasi
Tugas 2

No. Soal
1. Pada 19 Maret 2020, Ari membeli saham PT ADES dengan harga Rp 570 perlembar sebanyak
2.000 lembar. Pada 29 Mei 2020, Ari menjual kembali saham PT ADES sebanyak 2.000 lembar
pada harga jual yakni Rp 960 perlembar. Berapa return realisasi yang diperoleh dalam
persentase dan rupiah? Berapa modal yang diperlukan Ari untuk membeli saham di atas dan
berapa keuntungan yang diperoleh dari modal yang dia keluarkan? Kemudian jika dengan
kondisi harga perlembar saham seperti di atas, bagaimana jika Ari membeli dan menjual
sebanyak 200.000 lembar saham. Berapa Rupiah keuntungan/rugi yang diperoleh Ari?
Berapa modal yang diperlukan Ari untuk membeli saham di atas dan berapa keuntungan yang
diperoleh dari modal yang dia keluarkan?

Modal (19 Maret 2020), Rp 570 x 2.000 = Rp 1.140.000


Jual (29 Mei 2020), Rp 960 X 2.000 = Rp 1.920.000
Realisasi keuntungan, Rp 1.920.000 – Rp 1.140.000 = Rp 780.000
(Rp 1.920.000 – Rp 1.140.000) : Rp 1.140.000 = 68,42%

Jika 200.000 lembar saham


Modal (19 Maret 2020), Rp 570 x 200.000 = Rp 114.000.000
Jual (29 Mei 2020), Rp 960 X 200.000 = Rp 192.000.000
Realisasi keuntungan, Rp 192.000.000 – Rp 114.000.000 = Rp 78.000.000
(Rp 192.000.000 – Rp 114.000.000) : Rp 114.000.000 = 68,42%

2. Jika diketahui harga perlembar saham PT ADES pada akhir tahun 2019 sebesar Rp 870
sedangkan laba perlembar saham adalah Rp 142,2,- jika laba bersih perlembar saham
diperkirakan Rp 400 berapa nilai intrinsik saham PT ADES dengan menggunakan metode
relatif? Dan kapan saham tersebut mengalami undervalue dan overvalue? Apa makna
undervalue dan overvalue pada kasus ini? Apa keputusan investor pada kondisi itu.

Harga perlembar saham = Rp 870


Laba perlembar saham = Rp 142,2
Laba bersih perlembar saham = Rp 400

Harga perlembar saham – Laba perlembar saham = Laba bersih = fairvalue


Harga perlembar saham – Laba perlembar saham > Laba bersih = overvalue
Harga perlembar saham – Laba perlembar saham < Laba bersih = undervalue

Rp 870 – Rp 142,2 = Rp 727,8. Lebih dari laba bersih, sehingga overvalue. Dalam keadaan
overvalue, sebaiknya saham dijual oleh investor.
1 dari 1

Anda mungkin juga menyukai