Anda di halaman 1dari 34

EVALUASI REVITALISASI

KUA DI. YOGYAKARTA


OL E H H. NA DHIF S .A g MS I
K epala B idang Urais

04 NOVEMBER 2021
MENGAPA REVITALISASI
KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) ?

2
REALITA
1 Ekspektasi Layanan Publik
2.Fokus layanan
3.KUA sebagai Etalase Kementerian Agama
4.Keterbatasan SDM
5.Problem digitalisasi layanan
PARADIGMA KUA

PMA No. 34/ 2016 TENTANG ORGANISASI DAN


TATA KERJA KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN VISI MENTERI AGAMA TENTANG KUA PUSAKA
Pasal 2
KUA Kecamatan mempunyai tugas melaksanakan layanan dan Terwujudnya KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang
bimbingan masyarakat Islam di wilayah kerjanya. prima, kredibel dan moderat dalam rangka meningkatkan
Pasal 3; 10 tugas dan fungsi dari KUA kualitas kehidupan umat beragama
1. Pelaksanaan Pelayanan, Pengawasan, Pencatatan dan
Pelaporan Nikah dan Rujuk.
2. Penyusunan Statistik layanan dan bimbingan KMA 758 /2021 TENTANG REVITALISASI KUA KECAMATAN
masyarakat Islam. Setidaknya dua tujuan strategis Revitalisasi KUA,yaitu
3. Pengelolaan Dokumentasi dan Sistem Informasi 1. Meningkatkan layanan keagamaan pada masyarakat;
Manajemen KUA Kecamatan. 2. Meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama
4. Pelayanan bimbingan keluarga sakinah.
5. Pelayanan bimbingan kemasjidan.
6. Pelayanan bimbingan hisab rukyat dan pembinaan
syariah.
7. Pelayanan bimbingan dan penerangan agama Islam.
8. Pelayanan bimbingan zakat dan wakaf.
9. Pelayanan ketatausahaan dan kerumahtanggaan KUA
Kecamatan.
10. Melaksanakan fungsi layanan bimbingan manasik haji
PERMASALAHAN
KANTOR
Dari 5000an URUSAN AGAMA
KUA di Indonesia, KECAMATAN
hanya 8,0% yang
dalam kondisi baik
KEKUATAN •

KUA adalah UPT Kementerian Agama
KUA di beberapa •
KUA bagian dari instansi vertical
KUA memiliki fungsi pelayanan public
wilayah secara fisik • KUA 5945 unit, 50 ribu penyuluh dan 9 ribu penghulu
dinilai kurang
memadai dr GAP •

Layanan KUA belum optimal
Sebaran SDM KUA tidak merata dan tidak seimbang KELEMAHAN
fasilitas & • Sarana dan prasarana sebagian KUA blm memadai

kenyamanan
Tingkat kepuasan
public cukup baik, PELU •

Dukungan program dan regulasi
KUA sebagai kantor pelayanan langsung ke masyarakat

namun bbrpindikator ANG • Semangat keagamaan masyarakat menguat dan


membutuhkan perhatian dan pelayanan pemerintah
masih rendah • Tuntunan masyarakat semakin tinggi
• Peran KUA dituntut sebagai Pusat layanan keagamaa


masyarakat
Sensitifitas terhadap isu agama meningkat
TANTA
• Berkembang paham keagamaan dengan kekerasan NGAN
• Ormas membahayakan NKRI atas nama agama

REVITALISASI KUA
STRATEGI VISI MISI: Mewujudkan layanan keagamaan yang prima, kredibel, dan moderat
TUJUAN: • Meningkatkan kualitas layanan keagamaan

REVITALISASI • Meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama

KUA •
PENGUATAN DAN INTEGRASI DATA

Interkoneksi KUA
PENINGKATAN KAPASITAS
SUMBERDAYA MANUSIA • KUA sumber data
PENYEMPURNAAN STANDAR • Deteksi cepat potensi permasalahan
• Penyusunan modul yg enabling degn di masyarakat
PELAYANAN
perspektif moderasi beragama
Pelayanan yang memenuhi indikator • Bimtek SDM agar terampil,
utama pelayanan yaitu kehandalan, terpercaya, andal, empati, tanggap,
kepercayaan, tampilan, empati, dan rapi dan pantas
ketanggapan
• Front office
• Back office
ORIENTASI HASIL
• KUA menjadi rujukan masyarakat dalam meminta
bimbingan keagamaan
• ASN KUA berperan mewakili kehadiran negara
untuk melayani dan bersikap moderat.
• KUA memiliki banyak jenis layanan yang
dibutuhkan masyarakat, adil dan toleran,
termasuk bimbingan moderasi beragama untuk
meningkatkan indeks kerukunan umat beragama,
meredam intoleransi dan kekerasan berbasis
PENINGKATAN KAPASITAS agama.
TRANSFORMASI DIGITAL PENGUATAN REGULASI
KELEMBAGAAN
• KUA memiliki early warning and respons system,
• Perbaikan sarpras • Digitalisasi pelayanan • Penyusunan pedoman revitalisasi menjadi “mata-telinga” pemerintah dalam
• Pengembangan jenis layanan • Pengembangan system informasi • Penyusunan juknis revitalisasi mencegah konflik horisontal berbasis agama dan
• Koordinasi dan kerja sama • Penguatan database • Analisis jabatan pada KUA
• Penguatan kuantitas SDM • Penyediaan media display interaktif • Analisis beban kerja KUA
pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas
kehidupan umat beragama
KILAS BALIK REVITALISASI
KANTOR URUSAN AGAMA (KUA)

7
1 - 14 Februari 2021 15 Februari - 20 Maret 2021 21 Maret 2021 - Maret 2021
Penetapan Penetapan
Penyusunan
Regulasi dan Prototype Kick Piloting
Cetak Biru
Kebijakan Off Revitalisasi Revitalisasi KUA
Layanan KUA
KUA Th 2021

 Meninjau regulasi  Penunjukan pihak  Kep Dirjen No 276 Tahun  Surat Dirjen Bimas
dan Kelembagaan ketiga/Konsultan 2021 Tentang Penetapan Islam
KUA pelayanan publik Prototype KUA Kick Off B.844/DT.III.II.4/HM.0
 Penyusunan Konsep  Pelaksanaan Revitalisasi Layanan KUA 0/03/2021
Revitalisasi KUA penyusunan cetak  KUA Sewon, KUA  DIY sebanyak 8 KUA;
 Penyusunan Tim biru layanan KUA Sidoarjo, KUA KUA Pundong,
Perumus Revitalisasi  Perbaikan fasilitas banjarnegara, KUA Bantul, Sewon,
KUA dan lay-out layanan Ciawi Gebang, KUA Wonosari,
 Penyiapan Anggaran KUA Gunung Sugih (lampung Umbulharjo,
 Penentuan lokasi tengah), KUA Kotagede,
KUA yang akan jadi Biringkanaya (Makassar) Nanggulan, Depok
prototype

8
29 Mei 2021 22 Juli 2021

KICK OFF Revitalisasi


KMA Revitalisasi KUA
KUA

 Kick Off Revitalisasi  KMA No 758 Tahun  Penetapan 6 strategi  Tugas dan
KUA di Banjarnegra 2021 tentang revitalisasi KUA: 1) tanggungjawab
Revitalisasi KUA Peningkatan program.
Kecamatan kapasitas lembaga, 2)  Kanwil dan Kemenag
 Penetapan Penyempurnaan dapat membentuk
Revitalisasi sbg standar pelayanan, 3) tim, dan melakukan
program Prioritas th transformasi digital pemantauan dan
2021-2024 layanan, 4) evaluasi
 Tujuan: peningkatan Peningkatan kualitas  Cakupan revitalisasi:
layanan keagamaan SDM, 5) penguatan 106 (2021), 1.000
dan kualitas regulasi, 6) (2022-2024)
kehidupan umat Penguatan dan  Dirjen Bimas islam
beragama integrasi data menetapkan juknis
9
REVITALISASI KUA
DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

10
1 Pembentukan dan Koordinasi
1
1 Tim Revitalisasi KUA
PEMBENTUKAN TIM REVITALISASI KUA DIY

 Tim terdiri dari unsur :


 Bidang Urais
 Sekretariat
 Bidang Penais
 Bidang PHU

12
KOORDINASI TIM REVITALISASI KUA DIY

 Tujuan koordinasi :
 Penyamaan persepsi tentang
Program Revitalisasi KUA
 Sinkronisasi peran dan dukungan
dari stakeholder terkait
 Perumusan langkah-langkah
strategis untuk mengawal
pelaksanaan revitalisasi KUA,
termasuk di tingkat Kab/Kota

13
2 Peningkatan Kapasitas SDM KUA
2
2
MENGIRIMKAN SDM KUA REVITALISASI DALAM PROGRAM
PENINGKATAN KAPASITAS
Daftar kegiatan
peningkatan Kapasitas SDM KUA revitalisasi yang sudah dilaksanakan oleh Kemenag RI:

Bimtek Pengelolaan Bimtek Administrasi Bimtek Fasilitator Bimtek Fasilitator Bimtek Bimbingan
jejaring Lokal KUA dan Pengamanan Aset Membangun Relasi Berkah Keuangan Remaja Usia Sekolah,
Kecamatan, 23-26 Wakaf, 6-9 April 2021 Harmonis, 8-11 Juni keluarga, 20-23 Juni 31 Agst-3 Sept 2021
Maret 2021 2021 2021

15
PENINGKATAN KAPASITAS SDM KUA REVITALISASI

Daftar kegiatan
peningkatan Kapasitas SDM KUA revitalisasi yang sudah dilaksanakan oleh Kemenag RI:

Bimtek Fasilitator Bimtek Jejaring Lokal, Wornskhop Moderasi Penguatan program


Bimbingan 6-9 Okt 2021 Beragama, 25-26 Revitalisasi KUA kec,
Perkawinan, 14 – 17 Oktober 2021 28-29 Oktober 2021
Sept 2021

16
3 Penyusunan Roadmap
3
3 Pelaksanaan Revitalisasi KUA
MERUMUSKAN ROADMAP
REVITALISASI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) DI DIY
 Rumusan ini sambil menunggu juknis dari
Dirjen Bimas Islam
 Rumusan berbasis pada penjabaran 10 Tusi
KUA ke dalam indikator yang terukur
 Cakupan Rumusan:
• Latar Belakang
• Dasar Hukum
• Tujuan
• Pengertian Umum
• Pencanangan Program Revitalisasi KUA
• Cakupan Komponen Revitalisasi KUA
• Indikator Fungsi Utama KUA
• Penanggungjawab Revitalisasi
• Strategi Implementasi
• Evaluasi Program Revitalisasi KUA
• Tindak Lanjut Hasil Evaluasi
• Penutup
18
INDIKATOR 10 TUSI KUA
(Berdasar PMA 34 tahun 2016)
• Fungsi 1 12 indikator • Fungsi 6 7 indikator
• Fungsi 2 11 indikator • Fungsi 7 10 indikator
• Fungsi 3 7 indikator • Fungsi 8 18 indikator
• Fungsi 4 8 indikator • Fungsi 9 46 indikator
• Fungsi 5 8 indikator • Fungsi 10 15 indikator
5 Mendorong KUA Terus
5
5 melakukan Inovasi Program
KUA SEWON DALAM GAMBAR
DESA SADAR KERUKUNAN
KUA SEWON DALAM GAMBAR
OPTIMALISASI PERAN UPZ SEWON
KUA SEWON DALAM GAMBAR
POJOK WAKAF UANG DIGITAL
KUA SEWON DALAM GAMBAR
KONSULTASI KELUARGA
KUA SEWON DALAM GAMBAR
PEMBERDAYAAN SATGAS PUSAKA SAKINAH
KUA SEWON DALAM GAMBAR
PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA
EVALUASI

27
Program revitalisasi memberikan
dampak positif bagi pelayanan
Publik KUA Kec. Sewon
1. Layanan Cepat dan akuntabel
2. Kondisi fasilitasi layanan memadai
Secara Umum 3. Kompetensi SDM meningkat
seiring dengan program fasilitasi
penguatan
4. Fungsi layanan menjadi lebih
optimal sesuai kebutuhan
masyarakat, dengan munculnya
program inovasi layanan
1. Kebutuhan anggaran menjadi
bertambah karena adanya
penambahan fasilitas pendukung
sementara dukungan anggaran
Problem saat ini masih belum ada
penambaahan alokasi khusus
Anggaran bagi KUA Revitalisasi
2. Penganggaran HR Pramubakti
minimal UMR di KUA Revitalisasi
dimungkinkan memicu dinamika
bagi pramubakti lainnya
1. Pola Penataan pintu keluar
Masuk, tidak relevan bagi KUA
yang ketersediaan lahan
parkirnya terbatas
2. Ruang Pemeriksaan Nikah
idelnya tetap tersedia di lantai
satu dengan menempatkan
penghulu sesuai tupoksinya.
3. Pemanfaatan lantai 1 untuk
Problem Desain layanan langsung menjadi berat
bagi KUA SBSN yang didesain
layanan akad nikahnya di lantai
2
4. Desain Backdrop layanan
terkesan kaku dan kurang artsitik
5. Meja layanan PTSP kecil
berakibat kurang leluasa
melayani.
6. Lantai Vinyl terkesan elegan, tapi
butuh perawatan khusus
1. Regulasi yang ada belum cukup
memadahi untuk mengeksekusi
program , terbitnya Juknis dan
Problem juklak menjadi sangat penting
dan relevan
Regulasi 2. Perlu Buku Pedoman yang
dijadikan sebagai rujukan bagi
seluruh KUA piloting Program
Revitalisasi agar terarah sesuai visi
Kementerian agama
1. Kebutuhan anggaran menjadi
bertambah karena adanya
penambahan fasilitas pendukung
sementara dukungan anggaran
Problem saat ini masih belum ada
penambaahan alokasi khusus
Anggaran bagi KUA Revitalisasi
2. Penganggaran HR Pramubakti
minimal UMR di KUA Revitalisasi
dimungkinkan memicu dinamika
bagi pramubakti lainnya
Pola Pelayanan satu pintu sangat
memudahkan costumer, tapi petugas
Problem FO harus naik turun tangga, mestinya
hal ini dibarengi dengan sarana
layanan pendukung lainnya yang bisa
memudahkan
Selesai
TERIMA KASIH

Free Powerpoint Templates

Anda mungkin juga menyukai