Anda di halaman 1dari 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BIOLOGI

Uji Kandungan Glukosa dan Protein Pada Urin

Disusun oleh:
FARID YULIYADI, S.Pd.,M.Pd

Nama Kelompok :Hari/tanggal :


Anggota :Nilai:
…………………………..
…………………………..
…………………………..
…………………………..
…………………………..
…………………………..
…………………………..

SMA ISLAM AZ-ZAHRA PALEMBANG


TAHUN 2021
Kompetensi Dasar

3.9. Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi
dan mengaitkannya dengan proses ekskresi sehingga dapat menjelaskan mekanisme
serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem ekskresi manusia melalui
studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi
4.9.Menyajikan hasil analisis tentang kelainan pada struktur dan fungsi organ yang
menyebabkan gangguan sistem ekskresi manusia melalui berbagi bentuk media
presentasi

Tujuan Pembelajaran

1. Melalui praktikum uji kandungan karbohidrat dan protein pada urin, peserta didik dapat
menentukan urin normal dan yang terindikasi penyakit
2. Melalui praktikum uji kandungan pada urin dengan ditetesi larutan benedict dan biuret,
peserta didik dapat menentukan kandungan urin normal dan mengindikasi penyakit.

Petunjuk Belajar

1. Baca informasi mengenai sistem ekskresi pada manusia pada informasi pendukung yang
terdapat pada poin D, dari modul dan berbagai sumber belajar lain.
2. Pahami langkah kegiatan yang terdapat pada poin F untuk melakukan kegiatan praktikum
mengenai uji kandungan glukosa dan protein urin.
3. LKPD dikerjakan secara berkelompok sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Informasi Pendukung

Manusia memiliki empat organ ekskresi yang berfungsi sebagai tempat pengeluaran
zat-zat sisa yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Organ-organ ekskresi tersebut terdiri dari
ginjal, paru-paru, kulit, dan hati.
Ginjal adalah organ ekskresi yang berbentuk seperti kacang merah berfungsi untuk
menyaring darah. Manusia memiliki satu pasang ginjal yang terletak di bagian dorsal dinding
tubuh sebelah kiri dan kanan tulang belakang.

Gambar 1. Struktur Ginjal dan nefron pada Manusia


(http://gagal-ginjal.com/)

SMA ISLAM AZ-ZAHRA PALEMBANG


TAHUN 2021
Ginjal berperan sebagai alat ekskresi dengan cara menyaring darah hingga zat-
zat sisa yang terdapat di dalam darah dapat dikeluarkan dalam bentuk urin. Zat-zat
yang tidak dibutuhkan oleh tubuh tidak boleh disisakan di dalam darah karena akan
menyebabkan gangguan bahkan terjadi keracunan pada tubuh. Urin adalah zat sisa
berbentuk cairan yang mengandung bermacam-macam zat diantaranya :
 Air 96%
 Bahan Padat 4%, terdiri atas : limbah dari hasil metabolisme protein - asam urat,
kreatinin, bahan purin urat. Garam - yaitu radikal dari garam natrium, kalium dan
kalsium ( sebagai klorida, sulfat, fosfat, dan oksalat ).
 Pigmen - urobilinogen, urokroma, uretrin.
 Amonia - uretrin
 Bahan-bahan yang telah tercampur kedalam urine, misalnya jaringan epitel dan
bahan-bahan yang tidak berharga.
Sedangkan bahan-bahan khusus yang mungkin terdapat dalam urine pada keadaan
patologis atau penyakit tertentu, dapat dilihat sebagai berikut.
 Albumin – terdapat pada urine jika tubuh mengidap penyakit ginjal atau penyakit
jantung.
 Darah – terdapat pada urine jika ada luka pada saluran atau sistem urinaria.
 Glukosa – terdapat pada urine jika tubuh mengidap penyakit diabetes (kencing
manis).
 Aseton dan asam diasetat – terdapat pada urine jika tubuh mengidap diabetes
mellitus dan menderita kelaparan.
 Pigmen empedu – terdapat pada urine jika tubuh mengidap penyakit jaundice
(Abdullah,2014).
Bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah larutan benedict yang
digunakan untuk mengetahui adanya kandungan glukosa yang ditunjukan setelah
dicampur dengan urin akan berwarna merah bata, sedangkan yang kedua adalah
larutan biuret yang digunakan untuk mengetahui adanya kandungan protein yang
ditunjukkan setelah dicampur dengan urin akan berwarna ungu. Jika terkandung
glukosa dan protein di dalam urin maka terindikasi terdapat penyakit atau kerusakan
pada ginjal.

SMA ISLAM AZ-ZAHRA PALEMBANG


TAHUN 2021
Kegiatan Praktikum

Alat dan Bahan

Nama Alat beserta gambar


Tabung reaksi dan rak Pembakar spiritus Penjepit tabung reaksi

Gelas Ukur Pipet tetes Kertas label

Nama Bahan beserta gambar


Larutan benedict Larutan biuret Urin

Langkah Kegiatan

1. Lakukakalah kegiatan di bawah ini untuk mengetahui kandungan glukosa.

SMA ISLAM AZ-ZAHRA PALEMBANG


TAHUN 2021
a.
Masukkan larutan urin ke dalam gelas ukur sebanyak 2 ml.
b.
Pindahkan 2 ml larutan urin tersebut dalam sebuah tabung reaksi.
c.
Berikan 15 tetes larutan benedict.
d.
Panaskan dengan pembakar spiritus sambil digoyang perlahan. Awas! Hati-hati saat
memanaskan dengan pembakar spiritus jangan berada di depan mulut tabung reaksi,
karena dapat terkena percikannya.
e. Jika warna larutan urin menjadi merah bata maka berikan tanda (+) dan jika warna
larutan urin tidak berubah menjadi merah bata maka berikan tanda (-) pada tabel hasil
pengamatan.
2. Lakukanlah kegiatan di bawah ini untuk mengetahui kandungan protein.
a. Masukkan urin ke dalam gelas ukur sebanyak 2 ml.
b. Pindahkan 2 ml urin tersebut ke dal am sebuah tabung reaksi yang lain.
c. Berikan 15 tetes larutan biuret.
d. Jika warna urin menjadi ungu maka berikan tanda (√) pada tabel (+) dan jika warna
larutan urin tidak berubah menjadi ungu maka berikan tanda (√) pada tabel (-) pada
tabel hasil pengamatan.

Hasil Pengamatan

Uji Kandungan Uji Kandungan


Kelompok Nama siswa Glukosa (Benedict) Protein (Biuret)
+ - + -

Pembahasan

1. Berdasarkan hasil pengamatan, berapa persen siswa yang termasuk kategori normal?
Mengapa!

…………………………………………………………………………………............
…………………………………………………………………………………............
…………………………………………………………………………………............
…………………………………………………………………………………............
…………………………………………………………………………………............
…………………………………………………………………………………............
....
2. Jika urin berwarna merah bata setelah ditetesi larutan benedict, prediksilah penyakit
apa yang dapat terjadi pada sistem ekskresi? Jelaskan alasanmu!

SMA ISLAM AZ-ZAHRA PALEMBANG


TAHUN 2021
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
…………………………………………………………………………………..............

3. Jika urin bewarna ungu setelah ditetesi larutan biuret, prediksilah penyakit apa yang
dapat terjadi pada sistem ekskresi? Jelaskan alasanmu!

………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
………………………………………………………………………………….............
…………………………………………………………………………………..............

I. Kesimpulan
Buatlah kesimpulan mengenai kegiatan Praktikum yang telah dilakukan.

…………………………………………………………………………………....................
…………………………………………………………………………………....................
…………………………………………………………………………………....................
…………………………………………………………………………………....................
…………………………………………………………………………………....................
…………………………………………………………………………………....................
…………………………………………………………………………………....................

Daftar Pustaka

Abdullah, Basri (2014). Kenali Ciri Urine Normal dan yang Tidak Normal.
http://berandasehat.com/kenali-ciri-urine-normal-dan-yang-tidak-normal/ (diakses
Rabu, 16 Desember 2015)

SMA ISLAM AZ-ZAHRA PALEMBANG


TAHUN 2021

Anda mungkin juga menyukai