Anda di halaman 1dari 6

REKAYASA IDE

“Modernisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Didaerah Minoritas Muslim


berbasis Ilmu Comunikasi and Teknologi” (ICT)”

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Rekayasa Ide


Pada Mata Kuliah Isu-Isu Dalam Pendidikan
Dosen Pengampu: Dr. Ahmad Darlis, M.Pd.I
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:
AQWAL SABILLAH PURBA ( 0301181003 )
PAI-5/ Semester VII

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
MEDAN
T.A. 2021-2022

1
“Modernisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Didaerah Minoritas Muslim
berbasis Ilmu Comunikasi dan Teknologi” (ICT)”

A. Latar Belakang Ide


Tantangan demi tantangan dihadapi para pelajar dan dunia pendidikan. Dinamika
lingkungan bergerak dengan lebih cepat dibandingkan dengan masa sebelumnya. Bahkan
setiap saat ditemukan inovasi teknologi yang lebih baik. Keadaan ini memberikan peluang
bagi setiap aspek kehidupan untuk mengikuti ritme yang ada atau ditinggalkan. Dengan
kondisi seperti ini, maka pelaku pendidikan harus berusaha secara berkelanjutan untuk
menyiapkan peserta didik dalam beradaptasi dengan dinamika yang ada. Tuntutan yang
dihadapi adalah pendidikan harus meningkatkan kepekaan dalam merancang dan
menerapkan inovasi.
Dengan demikian, pendidikan tidak hanya sekedar menjadi rutinitas belaka yang
kehilangan makna. Tetapi sebaliknya pendidikan menjadi dinamisator bagi kehidupan.
Kecenderungan gelombang ketiga pendidikan dalam skala antara bangsa menunjukkan
kondisi yang kompleks. Lembaga-lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi untuk sekedar
mendidik tetapi juga harus memastikan kompetensi keilmuan lulusan yang dicetak.Diera
modern saat ini teknologi seperti mesin komputer, internet, multimedia, proyektor, telepon,
speaker dll, dapat digunakan dalam pembelajaran PAI sebagai media pembelajaran berbasis
ICT.
Dengan pemanfaatan media ICT seorang guru dapat lebih optimal dalam pembelajran.
Seorang guru pula harus bersikap cermat dalam mengunakan media pembelajaran berbasis
ICT. Dalam suatu proses pembelajaran, pendidik harus memahami hakikat materi pelajaran
yang diajarkannya dan memahami berbagai model pembelajaran yang dapat merangsang
kemampuan peserta didik untuk menyerap materi yang disampaikan pendidik. Karena tentu
hal tersebut akan memberikan pengaruh terhadap proses pembelajaran dan pemahaman siswa
dalam menyerap informasi yang diberikannya.

2
B. Hasil Gagasan/Ide

Pembelajaran PAI berbasis ICT maksudnya adalah proses pembelajaran agama Islam
yang berusaha memecahkan masalah pendidikan dengan mendayagunakan segala sumber
yang ada dengan se efektif mungkin. Namun lebih ditekankan kepada pendayagunaan ICT
khususnya internet sebagai media pembelajaran pendidikan agama Islam. Pembelajaran
berbasis Information And Communication Technology ICT adalah proses pembelajaran yang
mempergunakan media ICT sebagai alat untuk menyampaikan suatu informasi/mataeri
pelajaran kepada peserta didik. Sehingga dalam proses pembelajaran siswa lebih aktif untuk
mencari segala informasi yang diajarkan oleh seorang guru. Serta mampu menghidupkan
suasana pembelajaran yang efektif melalui teknologi pembelajaran.
Dalam dunia pendidikan khususnya yang berada di daerah terpencil tentunya akan
mengalami berbagai rintangan dan tantangan atau lebih spesifiknya disebut dengan
keterbatasan. Hal ini sudah menjadi kebiasaan yang dialami oleh masyarakat yang berada di
daerah terpencil. Berbeda dengan masyarakat yang berada di daerah yang sangat mudah
dijangkau oleh apapun. Dengan demikian, daerah terpencil merupakan daerah atau kawasan
yang jauh dari pusat perkembangan atau pertumbuhan suatu daerah lain akibat kekurangan
atau bahkan tidak memiliki sarana dan prasarana sebagai penghubung dan akan menghambat
perkembangan dan pertumbuhan di suatu daerah. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2003, bahwa daerah terpencil adalah daerah yang
sangat sulit untuk dijangkau oleh berbagai macam sebab, seperti kondisi geografi (baik itu
kepulauan, pegunungan, daratan, hutan, dan rawa), transportasi, sosial, dan ekonomi.
Pemanfaatan berbagai platform seperti google document menjadi media dalam
melakukan forum diskusi online, melakukaan submit ujian melalui google form, pengadaan
kuis melalui website ataupun aplikasi. Teknologi juga membantu peserta didik dalam
memperoleh materi-materi pelajaran PAI yang kemungkinan tidak di peroleh selama
pembelajaran jarak jauh berlangsung dengan akses website serta aplikasi seperti: al-Qur’an
digital, Hadits digital, e-book, games edutafsi.com, wolframalpha.com, slide share, dan
masih banyak lagi. Selain itu teknologi juga berperan dalam meningkatkan kreativitas

3
pendidik maupun peserta didik. Semua mampu berinovasi dalam penyampaian materi
pembelajaran PAI dengan memanfaatkan berbagai situs media sosial seperti Facebook,
Instagram, YouTube, dan lain sebagainya.

C. Langkah-Langkah Mengimplementasikan Ide

Berikut langkah-langkah modernisasi pembelajaran PAI berbasis ICT (Information And


Communication Technology) yang dapat diterapkan pada Masyarakat minoritas muslim, sebagai
berikut :
1. Pertama, narasumber menyampaikan dasar dasar apa yang menjadi landasan agama
islam, yang mana dari pemahaman dasar itu dapat mempermudah masyarakat dalam
pemahaman lebih lanjut.
2. Kemudian selanjutnya narasumber menunjuk salah satu masyarakat untuk membaca Al-
Quran secara individu dan lainnya mendengarkan. Setelah pembacaan Al-Quran selesai,
narasumber menyampaikan cara penggunaan media dalam mempelajari agama islam,
baik melalui al quran digital sampai bagaimana melihat jadwal shalat memlalui media hp.
3. Kemudian setelah diberikan arahan kepada masyarakat, narasumber memberikan
pertanyaan mencari surat al quran pada media smartphone, secara bergiliran hingga
masing masing dari masyarakat setempat dapat mengetahui cara dan metodenya.
4. Kemudian, bagi masyarakat yang sudah menyelesaikan tugasnya untuk memindahkan file
dokumen tersebut kedalam flasdisk yang sudah disediakan oleh guru dan dikumpulkan.
Adapun siswa yang belum sesuai tugas yang diberikan masyarakat menyuruh siswa
kembali untuk memperbaiki hingga sempurna.

5. Kemudian selanjutnya adalah dimana seorang narasumber mengkonfirmasi atas


pembelajaran yang telah dilakukan. Kegiatan terakhir adalah seorang guru meminta maaf
atas kesalahan-kesalahannya dan memberikan salam kepada peserta didik.

Dalam pembelajaran PAI berbasis media ICT, seorang guru bukan hanya menyuruh siswa
untuk mengerjakan tugasnya sendiri tetapi seorang guru pula mengamati siswa dan membantu
siswa dalam kesulitan-kesulitan yang ia jumpai dalam pembelajaran.

4
D. Kelebihan Ide
Kelebihan pemanfaatan ICT (Information And Communication Technology) dalam rangka
peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam, diantaranya yaitu :
1. Membantu dan mempermudah seorang pendidik maupun lembaga pendidikan. Begitu
juga bagi peserta didik dapat memanfaatkan berbagai situs media sosial dalam memenuhi
tugas yang diberikan. Maka kehadiran dan pemanfatan teknologi mampu memberikan
manfaat dalam menunjang keberhasilan pembelajaran daring di tengah serba sulit
pandemi seperti saat ini dirasakan oleh semua orang.

2. Penggunaan media ICT dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI dapat
mengubah pembelajran menjadi lebih inovatif. Yakni pembelajaran yang akan membuat
peserta didik atau siswa lebih tertarik dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan
pembelajaran. Proses pembelajaran yang inovatif tentu akan berpengaruh pula pada hasil
belajar siswa yang telah dilakukan.

3. Siswa lebih aktif untuk mencari informasi mengenai pelajaran yang sedang diajarkan.
Lebih dari itu siswa akan lebih banyak mengetahui materi yang sedang diajarkan melalui
internet. Sehingga ia memiliki pemahaman yang mendalam dibandingkan pembelajarn
yang tidak memanfaatkan media ICT.

4. Siswa lebih fokus untuk memperhatikan proses pembelajaran pembelajaran berbasis


media ICT memberikan kemampuan siswa untuk lebih fokus dan konsentrasi dalam
proses pembelajaran. Penggunaan komputer dalam pelaksanaan tugas dari seorang guru
mendorong siswa untuk selalu fokus dan memperatikan langakah-langkah atau panduan
yang diberikan oleh guru dalam mencari suatu informasi-informasi atau data yang
dibutuhkan.

E. Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa belajar ilmu-ilmu
keislaman (Islamic Studies) seperti al-Qur’an, sejarah kebudayaan islam, Akidah akhlak, Bahasa

5
Arab, dan sebagainya tidak lagi sekedar dipresentasikan secara manual-tradisional, akan tetapi
secara modern-interaktif menggunakan multimedia dalam berbagai bentuk dan tersedia di
berbagai tempat di dunia global, disediakan oleh berbagai sumber dan dapat diakses dengan
mudah, cepat, dan murah, dapat digunakan dalam kelas tradisional maupun dalam kelas maya
atau virtual. Kondisi ini akan kian terus berkembang mengikuti kemajuan berpikir para pakar dan
pelaku pendidikan profesional. Teknologi tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan
apabila SDM yang unggul sebagai faktor penting dari faktor pendidikan yang menjalankan
ritmenya tanpa didasari dengan pengetahuan serta keterampilan yang baik dalam penggunaan
dan pengelolaan teknologi.