Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN NSTEMI

Disusun untuk memenuhi tugas stase Keperawatan Medikal Bedah (Non Bedah)

Oleh:
Kelompok 14
Lia Anis Syafaah G3A020069

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2021
A. PENGKAJIAN
1. IDENTITAS
Nama : Ny. D
Jenis Kelamin : Perempuan
Diagnosa Medik : Vomitus dehidrasi, NSTEMI
2. KELUHAN UTAMA
Mual, muntah disertai demam dan batuk, sesak nafas sudah 3 bulan dan nyeri ulu
hati.
3. PEMERIKSAAN FISIK
a. PENGKAJIAN SIRKULASI
1) Tekanan Darah (TD) : 130/61 mmHg
2) Nadi : 58 x/menit, reguler, kekuatan lemah
3) Bunyi jantung: ireguler, kuat
4) Ekstremitas : Teraba dingin, Suhu: 35,4°C, Tanda Homan: tidak ada
5) Pengisian Kapiler : > 3 detik, Varises : tidak ada, Plebitis : tidak ada
6) Konjungtiva : Tidak anemis

b. PENGKAJIAN PERNAPASAN
1) Dispnea : Ada, jelaskan : klien mengatakn sesak nafas sudah 3 bulan
2) Yang mengurangi sesak : istirahat/tidur
3) Penggunaan alat bantu: ada, nasal kanul 3 liter
4) RR : 22 x / menit, Kedalaman : normal, Simetris : simetris
5) Penggunaan otot bantu nafas : tidak ada, Nafas cuping hidung : tidak ada
6) Fremitus : tidak seimbang, kiri lebih lemah
7) Auskultasi bunyi nafas : normal
8) Egofoni : tidak ada, sianosis : tidak ada

c. PENGKAJIAN NYERI
P = Saat duduk/aktivitas
Q = Seperti tertekan
R = Ulu hati menjalar ke dada
S=4
T = Hilang timbul
B. DATA PENUNJANG
1. Laboratorium
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Normal
KIMIA KLINIK
HDL / LDL CHOLESTROL
HDL L 37.0 Mg/dL >45
LDL 99 Mg/dL < 130
GDS 94 Mg/dL 70 – 110
HbA1C 5.8 % 4.5 – 6.3
Ureum 22.4 Mg/dL 17.0 – 43.0
Creatinine 0.7 Mg/dL 0.5 – 0.8
Asam urat H 6.8 Mg/dL 1.4 – 5.8
Kolestrol Total 173 Mg/dL < 200
Normal
Trigliserida H 186 Mg/dL < = 150
Borderline High
SGOT 33 U/L 0 – 35
SGPT 28 U/L 0 – 35
Natrium 139.0 mmol/L 135.0 -147.0
Kalium 4.50 mmol/L 3.50 – 5.0
Calcium H 1.19 mmol/L 1.00 – 1.15

IMUNOLOGI
HBsAg Kualitatif Negative Negative

2. EKG
Hasil EKG : Acute Miokard Infark
3. Pemeriksaan X Foto Thorax AP (Insp. Kurang)
Cor : Batas jantung kiri bergeser ke lateral.
Apek jantung tertanam, pinggang jantung menghilang
KESAN :
Cor : curiga kardiomegali (LV ET LA)
4. Therapy
Ranitidin 1 Amp
Ketorolac 1 Amp
Ondansentron 1 Amp
Resusitasi 500 cc
Infus PL
C. ANALISA DATA
DATA FOKUS MASALAH ETIOLOGI
DS : Nyeri akut Agen pencedera fisiologis
- Pasien mengatakan merasa
nyeri
DO :
- Pasien tampak menahan sakit
- P = Saat aktivitas
Q = Seperti tertekan
R = Ulu hati menjalar ke dada
S=4
T = Hilang timbul
- Tanda – tanda vital :
TD : 130/61 mmHg
N : 58 x/menit, lemah
S : 35,4°C
RR : 22 x/menit
DS : Penurunan curah Perubahan irama jantung
- Pasien mengatakan jantung jantung
berdebar (palpitasi)
- Pasien mengatakan sesak
nafas
- Pasien mengatakan lelah
DO :
- Pasien tampak pucat
- CRT > 3 detik
- Tanda – tanda vital :
TD : 130/61 mmHg
N : 58 x/menit, lemah
S : 35,4°C
RR : 22 x/menit
SpO2 94%

D. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri akut b.d agen pencedera fisiologis (D.0077)
2. Penurunan curah jantung b.d perubahan irama jantung (D.0008)

E. INTEVENSI KEPERAWATAN
Diagnosa Tujuan & Kriteria Hasil Intervensi Keperawatan
Keperawatan
Dx. Nyeri Kontrol nyeri Manajemen Nyeri (I.08238)
Akut meningkat (L.08063) Observasi:
(D.0077) Dengan kriteria hasil : - Identifikasi skala nyeri
- Melaporkan nyeri - Identifikasi lokasi,
karakteristik, durasi, frekuensi,
terkontrol kualitas, intensitas nyeri.
meningkat - Identifikasi nyeri non ferbal
- Kemampuan Terapeutik :
menggunakan
Teknik non - Berikan teknik non
farmakologgis farmakologis untuk
meningkat mengurangi rasa nyeri
- Keluhan nyeri ( misal, aromaterapi, terapi
menurun pijat, kompres hangat atau
dingin, terapi bermain)
- Fasilitasi istirahat dan tidur
Edukasi :
- Jelaskan penyebab, periode,
dan pemicu nyeri.
- Anjurkan memonitor nyeri
secara mandiri.
Kolaborasi :
- Pemberian analgetik jika perlu.

Dx. Penurunan Curah jantung meningkat Perawatan jantung (I.02075)


curah jantung (L.02008) Observasi
(D.0008) Dengan kriteria hasil : - Identifikasi tanda/gejala
- Kekuatan nadi primer penurunan curah
perifer meningkat jantung (meliputi dispnea,
- Takikardi menurun kelelahan, edema, ortopnea,
- Gambaran EKG paroxysmal nocturnal
aritmia menurun dyspnea, peningkatan CVP)
- Lelah menurun - Identifikasi tanda/gejala
- Pucat menurun sekunder penurunan curah
- Dispnea menurun jantung (meliputi peningkatan
- Palpitasi menurun BB, hepatomegaly, distensi
- Tekanan darah vena jugularis, palpitasi,
membaik ronkhi basah, oliguria, batuk,
- CRT membaik kulit pucat)
- Monitor tekanan darah
- Monitor keluhan nyeri dada
- Monitor EKG
- Monitor aritmia
- Monitor intake dan output
cairan
- Monitor saturasi oksigen
Terapeutik
- Posisikan pasien semi fowler
atau fowler dengan kaki
kebawah atau posisi nyaman
- Berikan terapi relaksasi untuk
mengurangi ansietas dan
stress
- Beikan oksigen untuk
mempertahankan saturasi
oksigen > 94%
Edukasi
- Anjurkan beraktifitas fisik
sesuai toleransi
- Anjurkan beraktifitas fisik
secara bertahap
- Ajarkan pasiaen dankeluarga
mengukur jntake dan output
cairan harian
Kolaborasi
- Kolaborasi antiaritmia, jika
perlu
- Rujuk ke program
rehabilitasi jantung