Anda di halaman 1dari 2

RSUD

KAB.BANGKA SELATAN PENGKAJIAN NYERI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


440/006.12/RSUD/ 0 1/2
2016

STANDAR PROSEDUR Tanggal terbit Ditetapkan


OPERASIONAL 06 April 2016 Direktur RSUD
(SPO) Kabupaten Bangka Selatan

dr. Annisa Nur Intan


NIP. 19810831 200804 2 001
PENGERTIAN Suatu proses menemukan adanya pengalaman sensorik dan
emosional yang diakibatkan adanya kerusakan jaringan yang
sedang atau akan terjadi,

TUJUAN Sebagai acuan untuk mendapatkan informasi adanya


gangguan kenyamanan pada pasien.

KEBIJAKAN Keputusan Direktur RSUD Kabupaten Bangka Selatan Noor :


188.4/151.7/RSUD/2016 Tentang Kebijakan Penerapan Hak
Pasien dan Keluarga Dalam Pelayanan Di Rumah sakit
Umum Daerah Kabupaten Bangka Selatan

PROSEDUR Tahap Pelaksanaan


1. Ucapkan Salam.
2. Pastikan indentitas pasien dengan benar..
3. Ciptakan suasana yang nyaman dan hindari tampak lelah.
4. Petugas kesehatan memperkenalkan diri dan
menjelaskan tugas dan peran nya
5. Petugas kesehatan melakukan pengkajian nyeri pada
pasien mulai dari penyebab, perjalanan sifat lama dan
tingkat nyeri
RSUD
KAB.BANGKA SELATAN PENGKAJIAN NYERI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


440/006.12/RSUD/ 0 2/2
2016

6. Pada pasien dewasa ≥ 6 tahun tingkat nyeri diukur


dengan skala wong baker face:
1 : Tidak sakit
1-3 : Nyeri ringan (sedikit sakit)
4-6 : Nyeri sedang (menggangu aktifitas)
7-10 : Nyeri Berat (tak tertahankan)
7. Pada pasien dewasa dan anak > 9 tahun tingkat nyeri
diukur dengan skala motorik sebagai berikut :
 0 = tidak nyeri.
 1 – 3 = nyeri ringan ( sedikit tergsnggu aktivitas
sehari-hari)
 4 – 6 = nyeri sedang ( gangguan nyata terhadap
aktivitas sehari-hari )
 7 10 = nyeri berat ( tidak dapat melakukan aktivitas
sehari-hari )
8. Pada pasien dewasa dan anak < 6 tahun menggunakan
skala flacc
 0 : Nyaman
 1-3 : kurang nyaman
 4-6 : Nyeri sedang
 7-10 : Nyeri Berat
UNIT TERKAIT
1. Rawat Inap
2. IGD