Anda di halaman 1dari 5

TUGAS TUTORIAL KE-1

MANAJEMEN OPERASI/EKMA4215

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Skor
No Tugas Tutorial
Maksimal
Manajer operasional memiliki wewenang dalam mengambil keputusan. Coba
1 sebutkan dan jelaskan tahap-tahap dalam pengambilan keputusan jangka 30
panjang!

Jawab : 30
Manajer operasional berwenang melakukan pengambilan keputusan,
baik keputusan jangka panjang, jangka menengah, maupun jangka pendek.
Pengambilan keputusan jangka pendek pada umumnya tidak terlalu
mempertimbangkan berbagai faktor karena merupakan kewenangan yang 30
dimiliki setiap hari atau setiap minggunya. Pengambilan keputusan jangka
panjang merupakan proses yang panjang dan memerlukan berbagai faktor
penting sebagai pertimbangan. Keputusan yang baik adalah keputusan yang
menggunakan analisis yang didasarkan pada ketersediaan data dan pilihan
antara berbagai alternatif yang mungkin dilakukan. Ada beberapa tahap
dalam pengambilan keputusan jangka panjang sebagai berikut.
1. Mendefinisikan permasalahan dan faktor yang memengaruhinya.
2. Mengembangkan sasaran yang khusus dan dapat diukur.
3. Mengembangkan model, yaitu hubungan antara sasaran dan variabel
yang memengaruhi keputusan tersebut.
4. Mengevaluasi berbagai alternatif solusi berdasarkan manfaat dan
kelemahannya.
5. Memilih alternatif yang terbaik.
6. Menerapkan keputusan yang diambil dan menyusun waktu atau jadwalp
elaksanaannya.

Sumber : EKMA4215/MODUL 1 1.21

2 Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat, sehingga berdampak


terhadap segala aspek, satu diantaranya aspek ekonomi. Coba jelaskan teknologi
proses modern yang mendukung proses produksi!

Teknologi modern memungkinkan manajer operasi memperluas ruang


lingkup prosesnya. Salah satu atribut penting untuk memilih peralatan dan 10
proses baru adalah fleksibilitas peralatan atau teknologi tersebut. Fleksibilitas
merupakan kernampuan untuk menanggapi perubahan waktu, biaya, dan
keinginan pelanggan. Fleksibilitas juga berarti pengembangan peralatan
elektronik yang dapat mengikuti perubahan yang cepat ke arah permintaan
kustomisasi massal. Beberapa teknologi proses yang ,nodern tersebut sebagai
berikut.
I. Teknologi mesin (machine technology), yaitu berbagai peralatan atau
teknologi yang dioperasikan dengan menggunakan komputer. Teknologi
ini dikenal dengan computer numerical control (CNC), yaitu mesinmesin
yang rnerniliki komputer dan rnemori sendiri.
2. Sistern identifikasi otomatis (automatic identification systems atau
A!Ss), yaitu sistem untuk mentransformasi data ke dalam bentukelektronik,
misalnya bar code. AISs sering kali didukung dengan sistern
yang disebut identifikasi frekuensi radio (radio frequency identification
atau RFIDs). RFIDs merupakan sistem wireless yang terintegtasi dengan
antena untuk mengirimkan gelombang radio.
3. Pengendalian proses iprocess control), yaitu penggunaan teknologi
informasi untuk memonitor dan mengendalikan proses fisik, misalnya
mengendalikan ketebalan kertas yang dihasilkan. Pengendalian proses
juga dapat digunakan untuk menentukan serta mengendalikan suhu dan
tekanan udara, reaktor nuklir, dan sebagainya.
4. Sistern visi (vision systems) merupakan kombinasi kamera video dan
teknologi komputer yang digunakan untuk peran inspeksi. Inspeksi
visual ini banyak digunakan dalam pemrosesan makanan ataupun
perusahaan rnanufaktur. lnspeksi menggunakan sistem ini lebih konstan
dan tidak ada kebosanan seperti dalam inspensi manual yang dikerjakan
oleh karyawan.
5. Robot, yaitu mesin-rnesin fleksibel dengan kemampuan menangani,
memindahkan, atau mengambil berbagai material, komponen, atau
produk. Robot akan dapat dimanfaatkan secara efektif untuk
menggantikan tenaga rnanusia, terutama untuk pekerjaan yang cukup
sulit dan berbahaya.
6. Sistem penyimpanan dan pengambilan secara otomatis (a11to1nated
storage and retrieval systems atau ASRSs), yaitu sistem pengendalian
gudang menggunakan komputer untuk menempatkan produk atau bahan
di gudang ataupun mengambil dari gudang untuk diproses. Sistem ini
telah digunakan dalam perusahaan retail, seperti Wal-Mart.
7. Sistem pengendali yang dipandu secara otomatis (automated guided
vehicles atau AGYs), yaitu pernandu secara elektronik dan pengendalian
material yang digunakan dalam pemanufakturan atau proses produksi
untuk memindahkan bahan atau komponen dan peralatan. Di kantor atau
perusahaan layanan, AGYs ini digunakan untuk menyampaikan surat
atau bahan-bahan makanan.
8. Sistem pemanufakturan fleksibel (flexible manufacturing systems atau
FMS), yaitu sistem yang menggunakan sel kerja secara otomatis yang
dikendalikan dengan tanda-tanda elektronik dari fasilitas komputer yang
tersentralisasi. FMS ini bersifat fleksibel karena rnengendalikan
penanganan bahan atau material dan rnesin-rnesinnya dikendalikan
secara mudah berubah dengan program komputer. Komputer pernanufakturan
terintegrasi tcomputer-integrated manufacturing
atau CIM), yaitu sistem pemanufakturan yang mengunakan CAD,
FMS, pengendalian persediaan, penggudangan, dan pengiriman secara
renntegrasi.
I 0. Teknologi dalam perusahaan jasa atau layanan sebagian besar
menggunakan teknologi komputer. Layanan keuangan, misalnya,
menggunakan kartu kredit, ATM, online banking, dan sebagainya. Untuk
layanan pendidikan, misalnya, menggunakan jurnal online, penugasan
interaktif, smart phones, dan sebagainya. Masih banyak lagi jenis
peralatan elektronik lainnya yang digunakan dalam perusahaan jasa,
seperti penerbangan, restoran, rumah sakit, transportasi, hotel, dan masih
banyak lagi.

Sumber : EKMA42 l 5/MODUL 2 2.37

Perusahaan Tekstil berencana memperluas usahanya ke kota lain di Indonesia,


3 terdapat tiga pilihan lokasi, yaitu lokasi X, lokasi Y dan lokasi Z. Pihak manajemen
sebelumnya telah melakukan analisis terhadap faktor-faktor yang berpengaruh
pada setiap lokasi, bobot faktor, dan skor masing-masing lokasi sebagai berikut.

No. Faktor Bobot Skor


Faktor Lokasi X Lokasi Y Lokasi Z
1. Sumber Bahan Baku 0,5 100 80 90
2. Ketersediaan Tenaga 0,5 90 100 90
Kerja
3. Sarana dan Prasarana 0,4 90 100 100
4. Kedekatan dengan Pasar 0,4 100 90 90
5. Pajak Daerah 0,4 100 90 100
Berdasarkan kasus di atas, dengan menggunakan factor rating method, lokasi
manakah yang paling baik untuk dipilih? Serta berikan penjelasannya

Jawab :
Berdasarkan penghitungan pada tabel tersebut, perusahaan sebaiknya
memilih lokasi x karena mempunyai total skor tertinggi.

Metode Penilaian Faktor


Metode penilaian faktor (factor rating method) merupakan salah satu
dari beberapa ,netode kualitatif dalam pemilihan lokasi. Metode tersebut
digunakan untuk memilih dan menentukan lokasi berdasarkan berbagai faktor
yang menjadi pertimbangan. Faktor-faktor tersebut diberi bobot kepentingan,
sedangkan masing-masing lokasi dinilai berdasarkan pengamatan tim
peneliti. Hasil penilaian masing-masing lokasi beserta bobot kepentingannya
merupakan faktor yang memengaruhi nilai masing-masing lokasi. Lokasi
yang dipilih tentu saja yang mempunyai nilai tertinggi. Adapun langkahlangkah
dalarn metode pertimbangan atau penilaian faktor tersebut sebagai
berikut.

Sumber : EKMA42 l 5/MODUL 3 3.9

Manajemen kualiats atau dikenal dengan problem solving, terdapat beberapa


4 teknik perbaikan, satu diantaranya metode Taguchi, yaitu metode sebagai teknik
pengendalian kualitas bersifat offline. Coba jelaskan 2 konsep ide dasar dari
metode Taguchi!

Metode Taguchi yang dikembangkan oleh Dr. Genichi Taguchi tersebut


merupakan teknik perancangan kualitas yang memasukkan statistical process
control dan kualitas baru yang berhubungan dengan tcknik-teknik
manajemen. Menurut anonim (1994), konsep Taguchi meliputi dua ide dasar
berikut.
1. Kualitas harus diukur melalui penyimpangan dari target nilai, bukan
hanya melalui kesesuaian dengan batas-batas toleransi.
2. Kualitas tidak dapat terjamin hanya melalui inspeksi dan pengerjaan
ulang, tetapi harus dibangun melalui desain produk dan proses yang
tepat.

Sumber : EKMA42 l 5/MODUL 4 4.23

Total 100

Anda mungkin juga menyukai