Anda di halaman 1dari 3

PENGUMUMAN

Nomor : 810/4036-BKPSDM/2021

TENTANG
JADWAL PELAKSANAAN SELEKSI KOMPETENSI DASAR (SKD) CPNS
PENERIMAAN APARATUR SIPIL NEGARA PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI
TAHUN ANGGARAN 2021

Sesuai dengan Pengumuman Bupati Bekasi Nomor : 810/3469-BKPSDM/2021


tanggal 2 Agustus 2021 tentang Pelamar Yang Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi Calon
Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2021,
dan Nomor : 810/3707-BKPSDM/2021 tanggal 13 Agustus 2021 tentang Hasil Sanggahan
Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun
Anggaran 2021, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Pelamar CPNS yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berhak mengikuti SKD dengan
menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
2. Pelaksanaan SKD CPNS akan dilaksanakan pada tanggal 2 September s.d. 19 Oktober
2021 dengan lokasi pelaksanaan SKD sesuai dengan pilihan yang telah dilakukan oleh
masing-masing peserta sebelumnya pada aplikasi sscasn.
3. Panitia Seleksi Pengadaan CASN Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun 2021 akan
memfasilitasi registrasi peserta ujian SKD CPNS dengan pilihan lokasi Telkom University
Convention Hall Kab. Bandung, Jl. Telekomunikasi Jl. Terusan Buah Batu, Sukapura,
Kec. Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
4. Untuk peserta ujian SKD CPNS Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun 2021 dengan
pilihan lokasi diluar dari Telkom University Convention Hall Kab. Bandung (BKN Pusat,
Kantor Regional BKN, dan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN ), peserta diharapkan
mengikuti dan mematuhi tata tertib yang diberlakukan oleh panitia registrasi tersebut.
5. Detail nama peserta, jadwal, lokasi, dan sesi ujian terdapat pada lampiran sebagai
berikut:
a. Lampiran I : lokasi dan waktu pelaksanaan SKD CPNS.
b. Lampiran II : daftar jadwal dan alamat lokasi SKD CPNS.
c. Lampiran III : rincian nama peserta, sesi dan ruang per lokasi SKD CPNS.
6. Ketentuan bagi peserta sebelum melaksanakan ujian SKD CPNS adalah sebagai berikut:
a. Peserta seleksi dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri mulai 14 hari kalender
sebelum pelaksanaan seleksi.
b. Peserta seleksi tidak diperkenankan singgah di tempat lain selama perjalanan menuju
ke tempat seleksi.
c. Mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama bagi peserta seleksi yang berada di
wilayah Jawa, Madura, dan Bali, kecuali peserta yang memiliki kondisi sedang hamil,
penyintas Covid-19 kurang dari 3 (tiga) bulan, dan penderita komorbid mendapatkan
surat keterangan dari dokter Pemerintah yang menyatakan tidak dapat diberikan
vaksin karena sedang mengalami salah satu dari 3 (tiga) kondisi tersebut.
d. Peserta melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid
test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif yang
pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti seleksi CASN Tahun 2021.
e. Peserta seleksi wajib mengisi formulir Deklarasi Sehat yang terdapat di website
https://sscasn.bkn.go.id/ dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum
mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian.
7. Ketentuan bagi peserta saat melaksanakan ujian SKD CPNS adalah sebagai berikut:
a. Peserta wajib hadir 90 menit sebelum pelaksanaan SKD sesuai dengan sesi ujian.
b. Peserta wajib memakai pakaian dengan ketentuan adalah sebagai berikut:
1) Baju kemeja berwarna putih polos tanpa corak.
2) Celana panjang / rok berwarna hitam polos tanpa corak (bukan jeans).
3) Jilbab berwarna hitam (bagi yang menggunakan jilbab).
4) Sepatu pantofel tertutup berwarna hitam.
5) Tidak memakai ikat pinggang berkepala logam.
c. Peserta seleksi wajib menggunakan masker 3 lapis (3 ply/masker medis) dan
ditambah masker kain di bagian luar (double masker) yang menutupi hidung dan
mulut hingga dagu. Penggunaan pelindung wajah (faceshield) bersama masker
direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.
d. Peserta seleksi tetap menjaga jarak minimal 1 (satu) meter dengan orang lain.
e. Peserta seleksi mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dan/atau
menggunakan handsanitizer.
f. Peserta seleksi wajib diukur suhu tubuhnya.
g. Peserta seleksi yang suhu tubuhnya > 37,3°C dilakukan pemeriksaan ulang paling
banyak 2 (dua) kali dengan jarak waktu pemeriksaan 5 (lima) menit dan ditempatkan
pada tempat yang ditentukan.
h. Peserta seleksi yang suhu tubuhnya < 37,3°C langsung menuju ke bagian registrasi
untuk melakukan absensi kehadiran dan pemeriksaan kelengkapan yang
dipersyaratkan.
i. Peserta seleksi membawa kelengkapan yang dipersyaratkan yaitu:
1) Kartu Peserta Ujian yang dicetak warna melalui laman https://sscasn.bkn.go.id/.
2) Kartu Tanda Penduduk elektronik (eKTP) asli atau Surat Keterangan asli telah
melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan
Catatan Sipil (Dukcapil) bagi yang belum memiliki eKTP.
3) Hasil swab test RT PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen
kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif/non reaktif.
4) membawa sertifikat vaksin minimal dosis pertama bagi peserta seleksi yang
berada di wilayah Jawa, Madura, dan Bali, kecuali peserta yang memiliki kondisi
sedang hamil, penyintas Covid-19 kurang dari 3 (tiga) bulan, dan penderita
komorbid namun wajib membawa surat keterangan dari dokter Pemerintah yang
menyatakan tidak dapat diberikan vaksin karena sedang mengalami salah satu
dari 3 (tiga) kondisi tersebut.
5) Formulir Deklarasi Sehat terdapat di website https://sscasn.bkn.go.id/ dan telah
diisi.
j. Peserta seleksi didalam ruangan test dilarang membawa:
1) Buku atau catatan lainnya.
2) Kalkulator, Handphone/HP, kamera dalam bentuk apapun, jam tangan,
perhiasan, barang berbahan logam dan alat tulis kecuali pensil kayu.
3) Senjata api/tajam atau sejenisnya.
4) Menggunakan komputer selain untuk aplikasi CAT.
k. Peserta seleksi melakukan penitipan barang secara mandiri di tempat yang
ditentukan dengan tetap menjaga jarak minimal 1 (satu) meter.
l. Peserta seleksi duduk pada tempat yang telah ditentukan panitia.
m. Dalam pemeriksaan kelengkapan yang dipersyaratkan, peserta seleksi membuka
masker untuk memastikan bahwa peserta seleksi yang datang adalah peserta seleksi
yang terdaftar.
n. Peserta seleksi melakukan scan barcode untuk mendapatkan PIN Registrasi.
o. Pemberian PIN Registrasi ditutup 5 (lima) menit sebelum jadwal seleksi dimulai.
p. Peserta seleksi mengisi daftar hadir yang disiapkan panitia.
q. Peserta seleksi menunggu di ruang tunggu steril dengan tetap menjaga jarak minimal
1 (satu) meter.
r. Peserta seleksi selama mengikuti seleksi dengan CAT BKN, wajib melapor apabila ada
keluhan kesehatan.
s. Peserta dilarang:
1) Bertanya/berbicara dengan sesama peserta tes selama seleksi berlangsung.
2) Menerima/memberikan sesuatu dari/kepada peserta lain tanpa seizin panitia
selama seleksi berlangsung.
3) Membawa makanan dan minuman dalam ruang seleksi.
4) Merokok dalam ruangan seleksi.
t. Peserta seleksi dapat keluar dari ruangan seleksi, apabila sudah menyelesaikan soal
seleksi dan sudah mencatat hasil skornya dengan tetap menjaga jarak minimal 1
(satu) meter serta meminta izin kepada Tim Pelaksana CAT BKN.
u. Peserta seleksi setelah mengambil barang yang dititipkan di tempat penitipan secara
tertib, segera meninggalkan lokasi seleksi.
v. Hasil seleksi CAT secara live scoring dapat dilihat melalui media online streaming dan
link dibagikan sebelum penyelenggaraan seleksi.
w. Bagi Peserta seleksi yang hasil pemeriksaan ulang kedua tetap memiliki suhu tubuh
> 37,3°C sebagaimana dimaksud pada huruf g berlaku ketentuan sebagai berikut:
1) Peserta seleksi diperiksa oleh tim kesehatan, apabila tim kesehatan
merekomendasikan peserta tetap dapat mengikuti seleksi maka peserta seleksi
mengikuti seleksi dengan ditangani petugas khusus dan ruang seleksi terpisah.
2) Apabila tim kesehatan merekomendasikan peserta seleksi tidak dapat mengikuti
seleksi, maka peserta seleksi diberikan kesempatan mengikuti seleksi pada sesi
cadangan sesuai rekomendasi tim kesehatan dengan jadwal yang ditetapkan BKN.
3) Apabila peserta seleksi sebagaimana dimaksud pada huruf w.2) tidak mengikuti
seleksi pada sesi cadangan, maka peserta seleksi tersebut dianggap gugur.
8. Ketentuan bagi pengantar peserta seleksi adalah sebagai berikut:
a. Pengantar peserta seleksi berhenti di drop zone yang sudah ditentukan.
b. Pengantar peserta seleksi dilarang menunggu dan/atau berkumpul di sekitar lokasi
seleksi.
9. Ketentuan bagi peserta seleksi yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah sebagai
berikut:
a. Bagi peserta seleksi yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani
isolasi diwajibkan melaporkan kepada panitia melalui Whatsapp 0821 2502 3443
disertai bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab test RT PCR dan
keterangan menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang, paling lambat H-1 sebelum
ujian seleksi.
b. BKN akan mengatur kembali jadwal peserta seleksi CPNS yang telah terkonfirmasi
positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi.
10. Panitia akan membatalkan keikutsertaan peserta seleksi dan menyatakan gugur bagi
peserta yang dengan alasan apapun dengan kondisi salah satu antara lain:
a. terlambat hadir.
b. tidak hadir.
c. tidak membawa dan tidak dapat menunjukkan Kartu Peserta Ujian.
d. tidak membawa dan tidak dapat menunjukkan eKTP asli atau Surat Keterangan asli
telah melakukan rekaman kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan
dan Catatan Sipil (Dukcapil) bagi yang belum memiliki eKTP.
e. tidak membawa dan tidak dapat menunjukkan hasil swab test RT PCR kurun waktu
maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan
hasil negatif/non reaktif.
f. tidak membawa dan tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis
pertama bagi peserta seleksi yang berada di wilayah Jawa, Madura, dan Bali, atau
surat keterangan dari dokter Pemerintah yang menyatakan tidak dapat diberikan
vaksin karena sedang mengalami salah satu dari 3 (tiga) kondisi yaitu sedang hamil,
penyintas Covid-19 kurang dari 3 (tiga) bulan, dan penderita komorbid.
g. tidak membawa dan tidak dapat menunjukkan formulir Deklarasi Sehat.
h. tidak memakai pakaian sesuai dengan ketentuan.
i. tidak menggunakan masker sesuai ketentuan.
11. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab
peserta.
Demikian Pengumuman ini kami sampaikan untuk diketahui.

Cikarang Pusat, 31 Agustus 2021

Pj. BUPATI BEKASI,

Dr. H. DANI RAMDAN, MT