Anda di halaman 1dari 2

Sebelum berdiskusi silahkan anda pelajari terlebih dahulu pertama tentang pengertian barang publik

dan barang privat, kedua prinsip-prinsip Good Governance dan reinventing government:

 Kemudian silahkan diskusikan berikut ini:

1.  Mengapa pemerintah tidak memberikan pelayanan barang dan jasa privat!

2. Mengapa pemerintah daerah memberikan layanan yang bersifat economic growth?

3. Good governance dan pelayanan prima dapat diwujudkan jika Pemerintah Daerah menerapkan
prinsip-prinsip reinventing government (Osborne dan Gaebler, 1992). Jelaskan pendapat anda!

Bagaimanakah praktek jual beli tanah di daerah pedesaan di Indonesia, khususnya bagi tanah yang
belum bersertifikat?

Dengan menggunakan Peran Kepala Desa dalam jual beli tanah khusunya yang belum bersertifikat,
bertanggung jawab bahwa penjual benar-benar berwenang menjual tanah yang dijual dan sekaligus
bertindak sebagai saksi dengan seorang anggota perangkat pemerintah Desa yang bersangkutan. Kepala
Desa dan Perangkat Desa/Kelurahan dianggap paling tahu tentang pemilikan tanah yang ada di wilayah
desanya dan kejadian-kejadian yang berhubungan dengan tanah serta dipandang menguasai medan dari
obyek tanah tersebut. Kepala Desa atau Pamong Desa harus hadir dalam transaksi jual beli dan
bertindak sebagai saksi serta menanggung kebenaran bahwa penjual tanah tersebut adalah orang yang
berwenang atau mempunyai hak atasa tanah tersebut adan bisa menjual tanah kepada pihak lain.
Transaksi jual beli tersebut akan selalu merugikan pembeli apabila terjadi sengketa tentang tanah
tersebut. Pembeli juga sering dikalahkan bila ada gugatan di Pengadilan karena dia tidak memiliki tanda
bukti jual beli tanah yang otentik. Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merasa tertarik untuk
melakukan penelitian dengan judul “Praktik Jual Beli Tanah Yang Belum Bersertifikat dan
Pendaftarannya Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997”

http://eprints.ums.ac.id/36920/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

urgensitas pembagian antara keuangan Pusat dan Daerah di Indonesia!


1. Sifat kekuasaan itu bisa sangat konstrukti tetapi juga bisa sangat destruktif tergantung pada
manusia yang menggunakannya. Oleh karena itu, jenis kekuasaan apa yang memungkinkan
seorang pemimpin menjadi efektif?

(Untuk menjawan pertanyaan ini Anda harus ingat bahwa efektivitas kepemimpinan tergantung pada
sifat organisasi, tugas dan para pengikut. Dalam kaitan dengan kekuasaan, keberhasilan seorang
pemimpin sangat tergantung pada cara bagaimana kekuasaan itu digunakan).

1. Taktik mempengaruhi yang mana yang paling memungkinkan menghasilkan komitmen pada
tugas?

(Anda harus memahami hasil-hasil dari suatu usaha mempengaruhi terutama penngertian komitmen.
Kemudian, anda harus ingat berbagai taktik mempengaruhi yang telah dibahas di modul ini.)

Anda mungkin juga menyukai