Anda di halaman 1dari 14

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Sekolah : SMAN 1 SAWAHLUNTO


Matapelajaran : PKWU
Kelas/Semester : XII / Satu
Tahunpelajaran : 2021/2022
AlokasiWaktu : 4 x 45 menit (2 kali pertemuan)
Kompetensi Dasar :

3.3 Mengevaluasi kegiatan usaha pengolahan makanan khas daerah yang


dimodifikasi dari bahan pangan nabati dan hewani.

4.3. Menyusun rencana pengembangan usaha pengolahan makanan khas daerah


yang dimodifikasi dari bahan pangan nabati dan hewani.

Tujuan
Langkah Langkah Pembelajaran Asesmen
Pembelajaran
1.Pendahuluan Sikap
Melalui kegiatan
 Mengkondisikan suasana belajar yang (kerjasama,
Pembelajaran disiplin, mandiri
menyenangkan.
dengan dan kreatif)
 Mendiskusikan kompetensi yang telah
pendekatan
dipelajari dan dikembangkan sebelum nya
saintifik Pengetahuan
terkait dengan kompetensi yang akan
menggunakan Tes tertulis
dipelajari.
model dalam bentuk
pembelajaran  Menyampaikan kompetensi yang akan
dicapai dan manfaatnya bagi kehidupan. essay dan tes
Discoveri lisan
Learning melalui  Menyampaikan garis besar cakupan materi
studi literature dan kegiatan yang akan dilakukan.
 Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian Ketrampilan
peserta didik Penilaian
mampu yang akan digunakan.
kelompok
2.Kegiatan Inti dalam praktek
peserta didik Pertemuan 1 membuat
dapat menjelaskan makanan khas
produksi dan  Peserta didik duduk berkelompok yang terdiridaerah yang
proses produksi dari 6 orang (kerjasama) atau 5 kelompok telah
pangan khas dimodifikasi
 Setiap kelompok diberikan tugas untuk
daerah yang membahas produksi dan proses produksi
dimodifikasi.,Melalu Unsur kebahas
 Guru memimpin diskusi untuk membahas
i diskusi kelompok secara umum mengenai produksi
peserta didik dapat  Setelah menjelaskan bagaimana membuat
mengidentifikasi perencanaan yang baik maka setiap
proses produksi kelompok mulai mendiskusikan mengenai
pangan khas dari produksi dan proses produksi
suatu daerah.  Setiap kelompok diminta untuk
Melalui diskusi menyimpulkan apa yang mereka ketahui
kelompok peserta tentang produksi dan proses produksi
didik dapat kemudian menceritakannya di depan kelas.
mengidentifikasi (teliti dan komunikatif)
produksi  Guru mengarahkan peserta didik untuk
pengolahan menyimpulkan produksi dan proses produksi
pangan khas
daerah yang  Peserta didik bersama guru menyimpulkan
dimodifikasi, apa itu produksi dan proses produksi
Melalui diskusi
kelompok peserta  Peserta didik mencari informasi mengenai
didik dapat produksi dan prosess produksi untuk
membuat suatu menanbah pengetahuan dan pemahaman
kesimpulan proses peserta didik terhadap materi pembelajaran
produksi dari suatu (mandiri dan tanggungjawab)
pengolahan
makanan khas
daerah yang Pertemuan 2
dimodifikasi dari  Peserta didik membentuk kelompok (6) orang
bahan nabati dan tiap kelompok)
hewani.  Peserta didik diminta untuk mendiskusikan
tentang proses produksi makanan khas
daerah yang dimodifikasi yang sumbernya
berasal dari internet dan media lainnya yang
diberikan guru. (kreatif)
 Setiap kelompok mulai membahas maten
mulai membacakan hasil dari diskusi
kelompoknya (teliti dan menghargai
pendapat orang lain)
 Guru meminta setiap peserta didik untuk
mencari menu makanan khas daerah
diberbagai daerah di indonesia (kreatif)

3. Penutup
 Membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
 Refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan.
 Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam
bentuk tugas kelompok/perseorangan
(jikadiperlukan) menyampaikan rencana
pembelajaran pada pertemuan berikutnya

Sawahlunto,juli 2021
Kepala SMAN 1 Sawahlunto Guru Mata Pelajaran

Revamailita Hutaria,S,S Yenni Refiyenti,S.Pd


Nip.1975 0524200604 2 008 Nip. 19690609200501 2 005

Lampiran
Ringkasan materi

KEWIRAUSAHAAN PRODUK PANGAN KHAS DAERAH

Potensi daerah yang kaya dan dukungan serta peluang pasar membuat pangan
khas daerah menjadi pilihan potensial untuk wirausaha.pengembangan pangan khas
daerah selain dapat membuka peluang usaha yang cukup besar,juga otomatis dapat
memperluas lapangan pekerjaan, peningkatan penghasilan dan kesempatan
berusaha masyarakat. Khususnya didaerah,sehingga akan mendorong dan
menumbuhkan perekonomian masyarakat daerah.pangan khas daerah atau pangan
tradisional sangat potensial dikembangkan,karena berbasis pada bahan baku yang
tersedia disekitarnya.pangan tradisonal ini dapat mencakup:
1.segala jenis makanan olahan
Termasuk makanan utama,kudapan,maupun minuman yang dikenal dan
lazim dikonsumsi didaerah tersebut.
2. kekhasan bahan baku
3. cara memasak dan filosofi dari pangan khas daerah selalu menjadi daya
tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional.
Untuk meningkatkan potensi wirausaha didalam pengolahan pangan khas daerah
yang dimodifikasi maka diperlukan beberapa hal yaitu:
1. Cita rasa yang lebih bervariasi
2. Penampilan produk yang lebih menarik
3. Produk lebih awet
4. Promosi dan sosialisasi lebih ditingkatkan
Kewirausahaan bidang pangan olahan dapat menjadi ide alternatif yang
sangat menjanjikan.
Mengapa wirausaha produk pangan lebih menjanjikan karena:
1.produknya sangat bervariasi
2.bahan baku mudah didapat
3.teknologi pengolahan cukup sederhana dan mudah dipelajari
4.investasi alat dan mesin dapat disesuaikan dengan dana yang tersedia
5.pilihan kemasan sangat beragam dan mudah didapat
6. pasar sangat terbuka lebar
Sebagai seorang wirausahawan pemula sangat dianjurkan unuk lebih kreatif dan
inovatif dengan wirausaha yang dijalankannya,artinya selalu melakukan diversifikasi
produk atau produk agar memiliki varian lebih dan mempunyai kelebihan dibanding
pesaingannya.inovsi juga dilakukan agar konsumen tidak jenuh dengan produk yang
sudah ada.walaupun produk khas daerah,inovasi tetap bisa dilakukan,baik inovasi
dari sisi rasa,bentuk atau kemasan.
PRODUK PANGAN KHAS DAERAH
Produk pangan khas daerah terdiri atas makanan dan minuman khas
daerah.makanan dapat dibagi menjadi makanan kering dan makanan basah.produk
makanan dapat juga dikelompokan menjadi makanan jadi dan makanan setengah
jadi.
Makanan jadi adalah makanan yang dapat langsung disajikan dan
dimakan.makanan setengah jadi membutuhkan proses untuk mematangkan
sebelum siap untuk disajikan dimakan.
Contoh
1.keripik balado dari sumatera barat
2.kerupuk udang dari sidoarjo
3.dendeng sapi dari aceh
Makanan basah dapat berupa masakan dan kue.setiap daerah pada umumnya
memiliki masakan dan kue khas.
1.kue khas banjarmasin yaitu kue bingka
2.sulawesi selatan dikenal dengan sop konro yaitu sup iga yang kaya akan
rempah dan es pisang ijo yaitu pisang kukus berbalut adonan tepung beras,terigu
dan sagu.disajikan dengan es dan sirup.
3.maluku dikenal dengan papeda dengan ikan kuah kuning
4.dipapua ada aunuve habre yaitu ikan cikalang dikukus dalam balutan daun
talas.
Pangan khas daerah adalah makanan atau minuman yang diproduksi disuatu
daerah,yang merupakan identitad daerah tersebut dan menjadi pembeda dengan
daerah lainnya.pangan khas daerah juga dapat dibagi berdasarkan bahan
utamanya.bahan utama pangan adalah bahan nabati dan hewani. Di indonesia
dengan keragaman olahan pangan yang kaya, produk pangan berbahan nabati
lebih banyak dari pada yang berbahan hewani.
Produk pangan khas daerah Hewani
1. Telur asin merupakan telur itik yang diberi penggaraman dan awet selama 30
hari berasal dari daerah brebes jawa tengah.
2. Dadih adalah hasil fermentasi secara alamiah air susu kerbau dalam tabung
bambu,dan berasal dari sumatera barat.
3. Ikan Asin adalah ikan laut yang diawetkan dengan penambahan garam dan
penjemuran untuk mengurangi kadar airnya,makanan khas terutama di daerah
pantai.
4. Rendang adalah makanan berbahan dasar daging sapi,mempunyai cita rasa
pedas,yang dalam pembuatannya diperkaya dengan campuran dari berbagai
bumbu dan rempah-remapah terutama cabe dan kelapa.rendang semula adalah
makanan khas sumatera barat,tetapi saat ini sangat mudah ditemui diberbagai
daerah.
Produk Pangan Khas Daerah Nabati
1. Asinan merupakan jenis makanan yang terbuat dari buah-buahan atau sayuran
segar yang diberi kuah dengan paduan berbagai jenis bumbu terutama
cabe,gula, dan pengasam ( asam jawa atau cuka makan ) ciri khas daerah kota
Bogor Jawa Barat.
2. Fruit Leather adalah jenis makanan dari buah-buahan yang sudah diproses
dengan cara penghacuran buah,pencetakan,yang kemudian dikeringkan.banyak
ditemui di daerah Jawa Barat dan JawaTimur.
3. Keripik Buah adalah keripik yang terbuat dari berbagai jenis buah-buahan yang
diproduksi dengan menggunakan teknologi vacuum frying.banyak
dikembangkan didaerah Malang –JawaTimur.
4. Mochi adalah makanan yang terbuat dari ketan yang ditumbuk sehingga lembut
dan lengket,kemudian dibentuk sesuai selera,makanan ini banyak ditemukan
didaerah Sukabumi-Jawa Barat.

I. TEKNIK PENILAIAN
A.
1. Penilaian Sikap
a. Aspek yang diamati : disiplin, kerjasama, dan bertanggung
jawab
b. Instrument : observasi atau jurnal dengan intrumen

2. Penilaian Pengetahuan
a. Aspek yang dinilai : (berdasarkan IPK pada KD 3.3)
b. Teknik Penilaian : tes tertulis
c. Instrumen : essay / pilihanGanda / penugasan

3. Penilaian Keterampilan
a. Aspek yang dinilai : (berdasarkan IPK pada KD 4.3)
b. Teknik penilaian : unjuk kerja, fortofolio,LKPD
c. Instrumen : lembar pengamatan

II. Sumberbelajar

1.Buku prakarya dan kewirausahaan

Karangan :MARDIYATMA

2.Buku prakarya dan kewirausahaan. Kelas XII

Karangan:.Kementrian pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

3.Buku mulok yaitu kar.guru guru sma sawahlunto yg berhubungan dengan


kuliner di sawahlunto.

4. bersumber dari internet

III. IntrumenPenilaianSikap
a. Penilaian Kompetensi Sikap
Sikap yang menjadi focus penilaian adalah sikap jujur, disiplin, tanggungjawab,
kerjasama dan proaktif

Untuk sikap akan dilihat peserta didik yang memiliki sikap yang sangat positif
terhadap kelima sikap diatas dan hasilnya akan dicatat dalam jurnal sebagai
berikut:

Hari/tanggal No Nama Catatan penting siswa Ket


( bisa positif atau
negative )

1
2

dst

Hasil penilaian sikap dalam jurnal akan direkap dalam satu semester dan
diserahkan ke wali kelas, untuk dipertimbangkan dalam penilain sikap dalam
rapor (menunjang penilaian sikap dari guru PAI dan guru PPKN )

IV. Instrumen Penilaian Pengetahuan


A. PILIHAN GANDA
1. Makanan atau minuman yang di produks di suatu daerah yang merupakan
identitas daerah tersebut dan menjadi pembeda dengan daerah lainnya
merupakan definisi dari...

A. Minuman khas daerah


B. Kerainan khas daerah
C. Makanan modifikasi
D. Pangan khas daerah
E. Makanan khas daerah

2..Makanan yang terbuat dari ketan yang ditumbuk sehingga lembut dan
lengket yang berasal dari daerah sukabumi disebut...

A. Ketan tumbuk
B. Wajik
C. Mochi
D. Bakpao
E. Cilok

3. Asinan merupakan salah jenis makanan khas daerah yang terbuat dari
buah – buahan yang berasal dari daerah….
a. Jawa Timur
b. Jawa Tengah
c. Jawa Barat
d. Sumatera Utara
e. Sumatera Selatan

4.. Keripik buah adalah keripik yang terbuat berbagai jenis buah-buahan.dan
merupakan makanan khas daerah yang berasal dari daerah….
a. Surabaya
b. Jogjakarta
c. Malang
d. Jakarta
e. Bali

5. yang termasuk produk pangan khas daerah nabati adalah….


a. Telur asin
b. Ikan asin
c. Dadih
d. Mochi
e. Rendang

B. Essay

N HOTS/
Soal Jawaban Skor
o LOTS

1 Jelaskanla LO Pangan khas daerah adalah makanan 35


h TS atau minuman yang diproduksi disuatu
Pengertia daerah,yang merupakan identitad daerah
n pangan tersebut dan menjadi pembeda dengan
khas daerah lainnya.
daerah Mengapa wirausaha produk pangan lebih
dan menjanjikan karena:
mengapa 1.produknya sangat bervariasi
produk 2.bahan baku mudah didapat
pangan 3.teknologi pengolahan cukup sederhana
sangat dan mudah dipelajari
mudah 4.investasi alat dan mesin dapat
untuk disesuaikan dengan dana yang tersedia
didirikan 5.pilihan kemasan sangat beragam dan
mudah didapat
6. pasar sangat terbuka lebar
2 Setiap LOTS       Makanan basah dapat berupa masakan 25
daerah dan kue.setiap daerah pada umumnya
mempuny memiliki masakan dan kue khas.
ai ciri khas 1.kue khas banjarmasin yaitu kue
makanan bingka
sebutkan 2.sulawesi selatan dikenal dengan
4 daerah sop konro yaitu sup iga yang kaya akan
asal dari rempah dan es pisang ijo yaitu pisang
makanan kukus berbalut adonan tepung beras,terigu
tersebut. dan sagu.disajikan dengan es dan sirup.
3.maluku dikenal dengan papeda
dengan ikan kuah kuning
4.dipapua ada aunuve habre yaitu
ikan cikalang dikukus dalam balutan daun
talas.

3 Jelaskan LOT
1.         Produk pangan khas daerah Hewani 20
Makanan S 1. Telur asin merupakan telur itik yang
khas diberi penggaraman dan awet selama
daerah 30 hari berasal dari daerah brebes
yang jawa tengah.
berasal 2. Dadih adalah hasil fermentasi secara
dari alamiah air susu kerbau dalam tabung
hewani bambu,dan berasal dari sumatera
barat.
3. Ikan Asin adalah ikan laut yang
diawetkan dengan penambahan garam
dan penjemuran untuk mengurangi
kadar airnya,makanan khas terutama
di daerah pantai.
4. Rendang adalah makanan berbahan
dasar daging sapi,mempunyai cita rasa
pedas,yang dalam pembuatannya
diperkaya dengan campuran dari
berbagai bumbu dan rempah-remapah
terutama cabe dan kelapa.rendang
semula adalah makanan khas
sumatera barat,tetapi saat ini sangat
mudah ditemui diberbagai daerah.

4 Jelaskan HO         Produk Pangan Khas Daerah Nabati 20


makanan TS 1. Asinan merupakan jenis makanan
khas yang terbuat dari buah-buahan atau
daerah sayuran segar yang diberi kuah
yang dengan paduan berbagai jenis bumbu
berasal terutama cabe,gula, dan pengasam
dari nabati ( asam jawa atau cuka makan ) ciri
khas daerah kota Bogor Jawa Barat.
2. Fruit Leather adalah jenis makanan
dari buah-buahan yang sudah
diproses dengan cara penghacuran
buah,pencetakan,yang kemudian
dikeringkan.banyak ditemui di daerah
Jawa Barat dan JawaTimur.
3. Keripik Buah adalah keripik yang
terbuat dari berbagai jenis buah-
buahan yang diproduksi dengan
menggunakan teknologi vacuum
frying.banyak dikembangkan didaerah
Malang –JawaTimur.
4. Mochi adalah makanan yang terbuat
dari ketan yang ditumbuk sehingga
lembut dan lengket,kemudian
dibentuk sesuai selera,makanan ini
banyak ditemukan didaerah
Sukabumi-Jawa Barat.
Jumlah Skor 100
Jumlah Skor
Nilai= ×100
Jumlah Skor Total

V. IntrumenPenilaian Keterampilan
Tes Praktik ( Unjuk Kerja )

No Nama Peserta Kriteria Penilaian Jumlah


didik Skor

1 2 3 4 5

Dst

Keterangan Skor

1. Kemampuan menjawab : 0 – 20 : sangat kurang baik


2. Kemampuan bertanya : 21 - 40 : kurang baik
3. Ketertiban : 41 – 6 : cukup
4. Keberanian tampil ke depan : 61 - 80 : baik
5. Menghargai pendapat orang lain : 81 – 100 : sangat baik

LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK


(LKPD)

Nama Siswa :
Kelas :
Hari/tanggal :

Kompetensi Dasar : 3.2. Mengaalisis sistem pengolahan makanan khas daerah


yang dimodifikasi dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung
yang dimiliki oleh daerah setempat

indikator

1. Menjelaskan pengertian makanan khas daerah.

.2. Mengidentifikasi macam-macam makanan khas daerah sumatera barat


khususnya sawahlunto.

3 Mengientifkasi langkah-langkah pengolahan makanan daerah.berikan salah satu


jenis makanan suatu daerah

materi pokok : pangankhas daerah yang dimodifikasi dari bahan nabati dan
hewani menurut daerah setempat.

tujuan pembelajaran
1. Setelah membaca bahan ajar peserta didik dapat menjelaskan pengertian
pangan khas daerah yang dimodifikasi.
2. Melalui diskusi peserta didik dapat menganalisis bermacam-macam
pengolahan makanan khas daerah yang dimodifikasi.
3.macam-macam makanan khas daerah sumatera barat khususnya
disawahlunto.langkah-langkah pengolahan makanan daerah
4. pemasaran
5.menyusun perencanaan usaha
6.mencari ide dan peluang usaha

Melalui diskusi kelompok peserta didik dapat membuat suatu pengolahan makanan
khas daerah yang dimodifikasi dari bahan nabati dan hewani

TugasKelompok

1. Kelompok dibagi menjadi 6 kelompok dan setiap anggota kelompok terdiri


dari lima orang.
2. Setiap kelompok mencari menu pembuka dan menu penutup untuk
dipraktekan dipertemuan berikutnya.
3. Setiap kelompok membuat laporan hasil praktek lengkap dengan laporan
keuangan.