Anda di halaman 1dari 8

MANAJEMEN FASILITAS

DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 1/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

a. Pendahuluan
Puskesmas sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari
sumber daya kesehatan yang sangat diperlukan dalam mendukung penyelenggaraan
upaya kesehatan. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas mempunyai
karakteristik dan organisasi yang sangat kompleks. Berbagai jenis tenaga kesehatan
dengan perangkat keilmuannya masing-masing berinteraksi dan bersinergi satu sama
lain. Ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang berkembang sangat pesat yang
harus diikuti oleh tenaga kesehatan dalam rangka pemberian pelayanan yang
bermutu, membuat semakin kompleksnya permasalahan dalam Puskesmas.
Puskesmas harus mampu memberikan pelayanan pasien yang lebih aman. Termasuk
di dalamnya asesmen risiko, identifikasi, dan manajemen risiko terhadap terhadap
pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan untuk belajar dan menindaklanjuti
insiden, dan menerapkan solusi untuk mengurangi serta meminimalisir timbulnya risiko

b. Latar Belakang
Fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu alat dan/atau tempat yang digunakan
untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif
maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau
masyarakat ( UU No. 36 Tahun Tentang Kesehatan 2009, psl 1 angka 7 ). Salah satu
tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan adalah
Puskesmas.
Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat maka keberadaan fasilitas
pelayanan kesehatan harus mencukupi. Di samping ketersediaan fasilitas pelayanan
kesehatan yang cukup, kualitas lingkungan juga merupakan hal yang penting dalam
pencapaian derajat kesehatan. Puskesmas sebagai tempat kerja harus
mengupayakan kesehatan dan keselamatan kerja pegawainya. Di sisi lain Puskesmas
harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, sumber daya manusia,
kefarmasian, dan peralatan ( PMK No.43 Tahun 2019)
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 2/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) sebagai salah satu standar yang turut
dinilai dalam Akreditasi Puskesmas mempunyai kontribusi yang cukup mentukan
status akreditasi. Oleh karena itu Standar Manajeman Fasilitas dan Keselamatan
(MFK) harus diupayakan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.

c. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus


Tujuan Umum
Tersedianya fasilitas yang aman, berfungsi dan mendukung bagi pasien, keluarga, staf
dan pengunjung.
Tujuan Khusus
Mengelola resiko lingkungan di mana pasien dirawat dan staf bekerja.

d. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


Kegiatan pokok dan rincian kegiatan MFK tersedia pada table berikut::

MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 3/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


1 Keselamatan dan 1. mengidentifikasi bangunan, ruangan / area, peralatan,
Keamanan perabotan & fasilitas lainnya yang berpotensi
menimbulkan cedera.
2. Melakukan pemeriksaan fasilitas secara berkala &
terdokumentasi
3. Menyediakan anggaran untuk melakukan perbaikan
4. Merencanakan dan menyediakan fasilitas pendukung
yang aman, untuk mencegah terjadi kecelakaan dan
cedera, mengurangi bahaya dan risiko serta
mempertahankan kondisi aman bagi pasien, keluarga,
staf, pengunjung
5. Penggunaan kartu identitas seluruh staf RS dan semua
individu yang bekerja di RS, pada pasien RI, penunggu
pasien, pengunjung (termasuk tamu) yang memasuki
area terbatas (restricted area) sehingga menciptakan
lingkungan yang aman
6. Melindungi dari kejahatan perorangan, kehilangan,
kerusakan atau pengrusakan barang milik pribadi
7. Menyediakan fasilitas yang aman sesuai dengan
PerUU, mis: Setiap tangga ada pegangannya, lantai
tidak licin, Ruang perawatan pasien jiwa : pintu kamar
menghadap keluar, shower di kamar mandi tidak boleh
menggunakan selang, dll
8. Melakukan monitoring pada daerah yang berisiko
keselamatan dan keamanan seperti ruang bayi, OK,
ruang anak, lanjut usia, pasien rentan yang tidak dapat
melindungi diri sendiri atau memberi tanda minta
bantuan bila terjadi bahaya.
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 4/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


2 Managemen B3 dan 1. Program Pengelolaan B3 dan Limbah B3 meliputi:
Limbah B3 a. Pengelolaan, penyimpanan dan penggunaan B3
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
b. Sistem pelabelan B3 sesuai ketentuan peraturan
perundang – undangan
c. Sistem pendokumentasian dan perizinan B3 sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan
d. Penanganan tumpahan dan paparan B3 sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan
e. Sistem pelaporan dan investigasi jika terjadi
tumpahan dan atau paparan sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan
f. Pembuangan limbah B3 yang memadai sesuai
peraturan perundang-undangan
g. Penggunaan APD sesuai ketentuan peraturan
perundangan
2. Program pengendalian B3 dan Limbah B3 meliputi:
a. Inventarisasi (lokasi, jenis, dan jumlah B3 serta
limbahnya yang disimpan)
b. Pengelolaan (penggunaan dan pemilahan,
pewadahan dan penyimpanan/TPS B3 serta
pengolahan akhir)
c. Penyimpanan
d. Penggunaan
e. Pengendalian
3. Tersedia IPAL sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 5/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


3 Kewaspadaan Program penanggulangan bencana internal & eksternal:
menghadapi bencana 1. Identifikasi risiko bencana internal & eksternal eperti
keadaan darurat masyarakat, wabah, bencana alam
dan bencana lain
2. Dilaksanakannya program manajemen bencana
meliputi:
a. identifikasi jenis, kemungkinan, dan akibat dari
bencana yang mungkin terjadi
b. menentukan peran Puskesmas jika terjadi bencana
dgn tetap memperhatikan keberlangsungan layanan
dan tindak lanjut terhadap bencana
c. strategi komunikasi jika terjadi bencana
d. manajemen sumber daya
e. penyediaan pelayanan dan alternatifnya
f. identifikasi peran dan tanggung jawab tiap karyawan
g. manajemen konflik yang mungkin terjadi pada saat
bencana
3. Dilakukan simulasi dan evaluasi tahunan
4. Dilakukan perbaikan terhadap program kesiapan
menghadapi bencana sesuai hasil simulai dan evaluasi
tahunan
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 6/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


4 Manajemen 1. Dilakukan program pencegahan dan penanggulangan
Penanganan kebakaran
kebakaran 2. Dilakukan inspeksi, pengujian dan pemeliharaan
terhadap alat deteksi dini, alarm, jalur evakuasi, serta
keberfungsian alat pemadam api. Menguji dan
memelihara sistim proteksi secara periodic
3. Dilakukan simulasi dan evaluasi tahunan terhadap
program pengamanan kebakaran.
4. Ditetapkan kebijakan larangan merokok bagi petugas,
pengguna layanan, dan pengunjung di area Puskesmas

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


5 Manajemen 1. Dilakukan inventarisasi alat kesehatan sesuai dengan
ketersediaan alat ASPAK.
kesehatan 2. Dilakukan inspeksi dan pengujian terhadap alat
kesehatan secara periodic
3. Dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi terhadap alat
kesehatan secara periodik

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


6 Manajemen Sistem 1. Dilaksanakan program pengelolaan sistem utilitas dan
Utilitas sistem penunjang lainnya meliputi:
a. Identifikasi area berisiko kegagalan listrik, air
b. Sumber air, listrik dan gas medik tersedia selama 7
hari 24 jam untuk pelayanan di Puskesmas.
c. Pemeriksaan kualitas air
d. Pemeliharaan system utilitas
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 7/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

No KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN


7 Pendidikan / diklat 1. Ada rencana program pendidikan Manajemen Fasilitas
MFK dan Keselamatan bagi petugas.
2. Dilaksanakan program pendidikan Manajemen
Fasilitas dan Keselamatan bagi petugas sesuai
rencana.
3. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut perbaikan dalam
pelaksanaan program Manajemen Fasilitas dan
Keselamatan bagi petugas.

e. Cara Melaksanakan Kegiatan


1. Pengusulan dan pembentuk kepanitiaan Manajemen Fasilitas dan
Keselamatan Puskesmas Jogoloyo
2. Pelatihan internal dan eksternal tim MFK untuk peningkatkan kompetensi
dan komitmen personal (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
3. Mengadakan rapat rutin bulanan tim MFK atau koordinasi dengan pihak
lain.
4. Pemilihan dan pembuatan program MFK.
5. Sosialisasi pelaksanaan program MFK Puskesmas Jogoloyo
6. Laporan Tahunan kegiatan MF

f. Sasaran
SDM Puskesmas Jogoloyo
MANAJEMEN FASILITAS
DAN KEAMANAN
No.
Dokumen :
KA No.Revisi :
Tgl Terbit :
Halaman : 8/8
RIZKIE KOERNIAWATI
BLUD
PUSKESMAS SKM. MKP
JOGOLOYO Pembina
NIP. 196807301989031003

g. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


No Program MFK PJ Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Manajemen Tim MFK           v v v v      
keselamatan dan
keamanan
2 Manajemen B3 dan kesling           v     v      
limbah B3
3 Manajemen kapus           v     v      
kegawatdaruratan /
bencana
4 Manajemen K3           v     v      
Penanganan
kebakaran
5 Manajemen Pengurus           v     v     v
ketersediaan alat barang
kesehatan
6 Manajemen system Pengurus             v          
utilisasi barang
7 Pendidikan / diklat Ketua         v v     v      
MFK Tim MFK

h. Evaluasi Pelaksanaan kegiatan dan pelaporan


1. Membuat analisa hasil pelaksanaan evaluasi kegiatan dan dilaporkan kepada
Kepala Puskesmas Jogoloyo pada akhir.
2. Membuat evaluasi pelayanan dilakukan setiap bulan dan tahunan
3. Cacatan perbaikan dan perencanaan terus menerus dilaksanakan

Anda mungkin juga menyukai