Anda di halaman 1dari 5

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Menulis

Menurut Djuharie (2005: 120), menulis merupakan suatu keterampilan yang

dapat di bina dan di latihkan. Hal ini senada dengan apa yang di ungkapkan Ebo

(2005: 1), bahwa setiap orang bisa menulis. Artinya, kegiatan menulis itu dapat

dilakukan oleh setiap orang dengan cara dibina dan dilatihkan.

Mengenai Pengertian menulis, Pranoto (2004: 9) berpendapat,

bahwamenulis berarti menuangkan buah pikiran kedalam bentuk tulisan atau

menceritakan sesuatu kepada orang lain melalui tulisan. Menulis juga dapat di

artikan sebagai ungkapan atau ekspresi perasaan yang dituangkan dalam bentuk

tulisan. Dengan kata lain, melalui proses menulis kita dapat berkomunikasi secara

tidak langsung.

Batasan menulis menurut Tarigan (1994: 21), yaitu menurunkan atau

melukiskan lambang-lambang grafik, menggambarkan suatu bahasa yang

dipahami oleh seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang

grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambar grafik itu. Gambar

atau lukisan mungkin dapat menyampaikan makna-makna, tetapi tidak

menggambarkan kesatuan-kesatuan bahasa. Menulis merupakan suatu representasi

bagian dari kesatuan-kesatuan ekspresi bahasa. Hal ini merupakan perbedaan

utama antara lukisan dan tulisan, antara melukis dan menulis.

6
Berdasarkan uraian diatas, maka dapat diketahui hasil kegiatan menulis

adalah sebuah tulisan. Hasil sebuah tulisan pada dasarnya adalah untuk

menyampaikan pikiran, pendapat, atau gagasan yang muncul. Mengingat fungsi

utama kegiatan menulis merupakan sarana berkomunikasi secara tidak langsung,

maka penting bagi peserta didik untuk mempelajari keterampilan menulis. Selain

dapat meningkatkan kecakapan berpendapat, menulis juga dapat melatih peserta

didik menuangkan ide pikiran dengan lebih mudah. Dapat disimpulkan menulis

adalah kegiatan yang produktif dan ekspresif dengan cara mengungkapkan

gagasan yang ada dalam pikiran kita kedalam bentuk tulisan.

B. Teks Information Report

Teks Information Report adalah suatu jenis teks yang mengupas suatu hasil

pengamatan, penelitian, observasi, atau studi tentang benda, binatang, orang, atau

suatu tempat. Adapaun fungsi atau tujuan dari Teks Information Reportitu sendiri

adalah untuk menggambarkan objek apa adanya.

1) Struktur teks (generic structure).

Teks Information Report pada umumnya memiliki struktur teks sebagai

berikut:

 Geeneral classification: berisi pernyataan umum yang menerangkan objek

laporan, keterangan, dan klasifikasinya. Contohnya, sharks are predators in

the oceans.

7
 Description: berisi informasi atau gambaran dari objek yang dijabarkan

secara ilmiah.

2) Unsur kebahasaan.

Unsur kebahasaan Teks Information Report sebagai berikut:

 General noun: kata yang merujuk pada sesuatu secara umum. Contohnya,

lions are wild. Dalam kalimat tersebut, singa yang dimaksud merupakan

singa mana saja secara umum, tidak spesifik pada satu ekor singa tertentu.

 Verbs : menggunakan kata kerja yang dapat menggambarkan keadaan

objek, dan atau mengisyaratkan kepemilikan. Contohnya, birds have wings

(menggambarkan kepemilikan) atau an elephant is a big animal

(menggambarkan keadaan).

 Simple present tense: untuk menyatakan suatu kebenaran atau fakta ilmiah.

Contohnya, a baby of the blue whale generally weighs more than 500

kilograms.

C. 3M

3M merupakan suatu singkatan yang dibuat oleh penulis agar mudah diingat

dan lebih unik. 3M adalah Melihat, Membaca, dan Mendengar.

Melihat adalah cara yang terbaik membuat peserta didik bersemangat

mengikuti kegiatan pembelajaran. Melihat sebagai trik yang digunakan agar

peserta didik lebih mudah mengembanhkan atau menemukan ide untuk menulis.

8
Dengan menampilkan gambar dan cotoh Teks Information Reportyang menarik

dan mudah dipahami oleh peserta didik. Melihat secara rinci memebuat peserta

didik mempunyai gambaran, memunculkan banyak ide untuk menulis yang baik.

Membaca sebagai pintu gerbang pembuka jalan untuk dapat belajar menulis

dengan baik. Membaca bisa dilakukan di manapun, kapan pun dan apa pun.

Peserta didik bisa membaca apa saja di manapun mereka suka dan berada. Belajar

bahasa Inggris itu mudah. Apalagi sekarang pada era digital smartphone atau

tablet merupakan media paling praktis. Melalui media kamus online dan internet

yang bisa diakses segala macam informasi melalui smartphone. Jika peserta didik

rasa ingin taunya tinggi dengan membaca, maka setiap harinya mereka akan

mempunyai banyak ide untuk menulis.

3M yang ketiga adalah Mendengar. Peserta didik mendengarkan macam-

macam Teks Information Reportmelalui media internet. Mendengarkan presentasi

tentang teks information report dari sini argument orang lain bisa membantu

peserta didik untuk mengembangkan tulisan nya. Bertukar pendapat dengan

peserta didik yang lain.

D. Pembelajaran Jarak Jauh

Pendidikan jarak jauh (bahasa Inggris: distance education) adalah

pendidikan formal berbasis lembaga yang peserta didik dan instrukturnya berada

di lokasi terpisah sehingga memerlukan sistem telekomunikasi interaktif untuk

menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di

dalamnya. Pembelajaran elektronik (e-learning) atau pembelajaran daring (online)

9
merupakan bagian dari pendidikan jarak jauh yang secara khusus menggabungkan

teknologi elektronika dan teknologi berbasis internet. (Wikipedia)

10

Anda mungkin juga menyukai