Anda di halaman 1dari 3

KEKUATAN EKONOMI DAN SOSIOEKONOMI

Analisis Ekonomi suatu Negara

Tujuan analisis ekonomi suatu Negara adalah untuk menilai wujud secara menyeluruh dari
perekonomian dan mengakses masa depan dan dampak perubahan ekonomi atas perusahaan

Poin – poin utama tujuan analisa ekonomi:

a. merencanakan dan pengendalian kebijakan serta mengikuti perkembangan ekonomi


terkini.

b. mencari peluang pasar

c. melihat daya beli dari tiap golongan

d. menelaah GNP serta persentase pengeluaran

e. menentukan pendapat rumah tangga untuk segmen golongan tertentu

f. mengestimasi pendapatan perkapita

g. memperhatikan pasar regional yang akan memberikan dampak pada bisnis

Dimensi Ekonomi

a.GDP:Gross Domestic Product

 Nilai total seluruh barang dan jasa yang diproduksi secara domestik tidak termasuk
pendapatan bersih dari LuarNegri.

catatan:

- Gross National Income :untuk melihat daya beli

- Semakin tinggi GNI,semakin maju negara tsb.Namun perlu diperhatikan pula


rata/tidaknya distribusi pendapatan tsb

 Pengusaha biasanya lebih suka yg GDP-nya rendah dan pertumbuhan ekonominya tinggi

b.Distribusi pendapatan:

 ukuran bagaimana pendapatan suatu bangsa terbagi diantara rakyatnya.

catatan
-Biasanya distribusi pendapatan lebih merata di negara maju

-Perbandingan dari waktu ke waktu, redistribusi pendapatan berjalan lambat.

-Ketidakadilan pemerataan :Pendapatan banyak terjadi di awal pertumbuhan. Namun


akan terjadi kecenderungan sebaliknya pada tahap kemudian.

c.Pengeluaran konsumsi individu :

 bagaimana konsumen mengalokasikan pendapatan disposable(pendapatan dikurangi


pajak) dan discretionary (jumlah penghasilan tersisa setelah membayar pajak dan
membeli kebutuhan pokok).

- jumlah discretionary income tersebut adalah uang yg dikeluarkan untuk produk


perusahaan; selain itu PPP juga dipakai untuk memahami bagaimana sebenarnya daya
beli suatu negara.misalnya makanan, pakaian serta pengeluaran untuk transportasi dan
komunikasi; barang konsumen tahan lama; perawatan kesehatan dan konsumsi lainnya di
neg maju vs berkembang

d.biaya buruh perunit :

total biaya tenaga kerja langsung dibagi dengan unit yang diproduksi.

Bila unit labor cost lebih rendah dari yang sudah ada, akan menarik karena neg tsb merupakan
prospek investasi bagi perusahaan yg ingin biaya produksi rendah; dan mungkin menjadi sumber
persaingan baru di pasar dunia apabila telah ada perusahaan lain dengan lokasi sama.

Alasan perubahan relatif tingkat upah tenaga kerja:

1. kompensasi;

2. produktivitas;

3. perubahan kurs

Dimensi Sosioekonomi

A.Populasi total

-Kepadatan penduduk :jumlah penduduk per km2

- Persentase daratan,jumlah penduduk(untuk melihat penduduk mata pencaharian tertentu)

-Distribusi populasi

B. Pemilikan pribadi atas barang, konsumsi bahan dasar ,misal


- energi untuk kepemilikan memakai listrik dan bukan barang primer misalnya

- pemilikan telpon

- pemilikan computer

- pemilikan HP

-pemilikan mobil

C. Distribusi umur untuk melihat segmen pasar

misal di Negara maju, penduduk usia tua meningkat sedangkan di Negara berkembang, bayi dan
anak banyak.

D. Tingkat harapan hidup

E. Tingkat melek huruf/buta huruf

F. Kecenderungan ukuran dan pertumbuhan industri.

G. Tingkat emisi karbondioxida

H. lain-lain: kenaikan jumlah pekerja wanita (berarti pendapatan meningkat, bauran promosi
perlu diubah); jumlah perceraian; etnis tertentu

Menurunnya tingkat kelahiran: karena pemerintah menyediakan program KB; wanita


melanjutkan pendidikan dan menikah lebih lambat.

Tingkat urbanisasi yang lebih besar memungkinkan wanita menjadi pekerja dan memenuhi
kebutuhan sendiri, yang berpengaruh pada penundaan perkawinan.

Untuk Pelaku Bisnis

A. Memahami rencana ekonomi nas (rencana tahunan dan lima tahunan) dan biasanya
diwujudkan dalam pernyataan anggaran.

B.Memahami rencana indikatif untuk memahami harapan pemerintah Negara tersebut, dimana
berisi target dasar dan pernyataan kebijakan umum bagaimana mencapai tujuan tsb. Disamping
itu pemerintah mengeluarkan kebijakan moneter dan fiscal untuk untuk menciptakan kondisi
yang menguntungkan dunia usaha shg target tsb dpt dipenuhi.(mis konsesi pajak khusus bagi
investor, alokasi devisa- untuk pembelian brg impor.)