Anda di halaman 1dari 14

BUKU JAWABAN UJIAN (BJU) UAS TAKE

HOME EXAM (THE) SEMESTER 2020/21.2


(2021.1)

Nama Mahasiswa : Adi putra

Nomor Induk Mahasiswa/NIM : 030886416

Tanggal Lahir : 13 – 06 - 1999

Kode/Nama Mata Kuliah : Manajemen Perubahan EKMA4565

Kode/Nama Program Studi : MANAJEMEN

Kode/Nama UPBJJ : Bengkulu

Hari/Tanggal UAS THE : 07 -07-2021

Tanda Tangan Peserta Ujian

Petunjuk

1. Anda wajib mengisi secara lengkap dan benar identitas pada cover BJU pada halaman ini.
2. Anda wajib mengisi dan menandatangani surat pernyataan kejujuran akademik.
3. Jawaban bisa dikerjakan dengan diketik atau tulis tangan.
4. Jawaban diunggah disertai dengan cover BJU dan surat pernyataan kejujuran akademik.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI


UNIVERSITAS TERBUKA
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS
TERBUKA

Surat Pernyataan Mahasiswa


Kejujuran Akademik

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Mahasiswa : Adi putra


NIM : 030886416
Kode/Nama Mata Kuliah : Manajemen Perubahan EKMA4565
Fakultas : EKONOMI
Program Studi : MANAJEMEN
UPBJJ-UT : BENGKULU

1. Saya tidak menerima naskah UAS THE dari siapapun selain mengunduh dari aplikasi THE pada laman
https://the.ut.ac.id.
2. Saya tidak memberikan naskah UAS THE kepada siapapun.
3. Saya tidak menerima dan atau memberikan bantuan dalam bentuk apapun dalam pengerjaan soal ujian
UAS THE.
4. Saya tidak melakukan plagiasi atas pekerjaan orang lain (menyalin dan mengakuinya sebagai pekerjaan
saya).
5. Saya memahami bahwa segala tindakan kecurangan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan
akademik yang berlaku di Universitas Terbuka.
6. Saya bersedia menjunjung tinggi ketertiban, kedisiplinan, dan integritas akademik dengan tidak
melakukan kecurangan, joki, menyebarluaskan soal dan jawaban UAS THE melalui media apapun, serta
tindakan tidak terpuji lainnya yang bertentangan dengan peraturan akademik Universitas Terbuka.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari terdapat pelanggaran
atas pernyataan di atas, saya bersedia bertanggung jawab dan menanggung sanksi akademik yang ditetapkan oleh
Universitas Terbuka.
07 JULI 2021

Yang Membuat Pernyataan

ADI PUTRA
1.a setuju,karena perusahaan tersebut melakukan perubahan mendasar yang bersifat transformasional,
radikal dan fundamental sehingga mengubah tatanan inti organisasi. Dan karakteristik perubahaan tersebut sesuai
dengan ketentuan second order change yaitu:
Perubahan bersifat multidimensi, multikomponen atau multiaspek

Perubahan terjadi pada beberapa level organisasi secara bersamaan (individu, kelompok dan keseluruhan
organisasi) Perubahan terhadap semua aspek prilaku (sikap, norma, nifai-nilai persepsi, keyakinan cara pandang dan
prilaku)

Perubahan bersifat kualitatif

Perubahan bersifat diskontinyu, mengambil orientasi baru

Perubahan bersifat revolusioner Perubahan tidak berulang (irreservable) Perubahan bersifat tidak rasional
menggunakan logika berbeda Perubahan menyebabkan terciptanya cara pandang atau paradigma baru Perubahan
menghasilkan cara berpikir dan cara bertindak baru.

1.b. elemen perubahan


- kondisi internal (1) tersedianya sumber daya, (2) kesediaan dan kemauan manajer dan anggota
organisasi untuk melakukan perubahan, dan (3) kepemimpinan transformasional.

- Kondisi eksternal yang memungkinkan terjadinya perubahan transformasional. Di antaranya adalah: (1)
tingkat ancaman terhadap keberlangsungan hidup organisasi, (2) tingkat toleransi yang memungkinkan
terjadinya transformasi perubahan dan (3) tingkat perubahan radikal yang kemungkinan bakal terjadi.

- Kondisi yang belum terpikirkan sebelumnya (precipitating conditions) seperti (1) tendensi organisasi terus
tumbuh, (2) tendensi organisasi mengalami penurunan, (3) adanya perasaan tidak puas terhadap hasil
yang dicapai (4) adanya tekanan dari pemangku kepentingan, (5) organisasi mengalami krisis baik dalam
arti sesungguhnya maupun hanya persepsi dan (6) terjadinya peningkatan atau penurunan kinerja yang
tidak diharapkan.

- Kejadian pemicu yang bersifat luar biasa (extra ordinary) seperti (1) bencana lingkungan termasuk
bencana alam, resesi ekonomi, dan inovasi besar besaran dari kompetitor, (2) peluang yang muncul tiba
tiba, misal karena inovasi teknologi, (3) konflik atau krisis manajemen, (4) pergantian tim manajemen
dengan visi dan misi baru, (5) kudeta atau gerakan masal di dalam organisasi, (6) perubahan politik dan
(7) terjadinya merger, akuisisi atau pengambilalihan organisasi.

Dimensi perubahan
- Paradigma organisasi. Paradigma organisasi sering juga disebut sebagai world view atau cara pandang,
atau asumsi dasar adalah landasan filosofis atau “metarules" yang melatarbelakangi mengapa sebuah
organisasi eksis. Sering kali tidak semua anggota organisasi memahami landasan ini filosofis ini sehingga
paradigma organisasi bersifat unnoticed tidak terdeteksi dan abstrak. Meski demikian dimensi ini bias
mempengaruhi persepsi dan prilaku serta semua aspek kehidupan organisasi.

- Misi dan tujuan organisasi. Misi dan tujuan organisasi merupakan scbuah pernyataan yang lebih eksplisit,
bias diketahui anggota organisasi meski tidak semua memahaminya yang menegaskan kemana organisasi
mau diarahkan. Pernyataan seperti “what busincss are we in bisnis apa yang sedang kita jalani”, strategi
apa yang kita gunakan untuk mencapai misi dan tujuan organisasi, dan apa kebijakan yang kita terapkan
termasuk dalam dimensi ini.

- Budaya organisasi. Termasuk di dalam dimensi ini adalah keyakinan, nilai-nilai dan norma organisasi. Di
samping itu dimensi ini juga meliputi tindakan tindakan yang bersifat simbolik, dan elemen elemen lain
seperti mitos, ritual, upacara, aransemen fisik dan gaya manajemen. Semua elemen ini meski bersifat
kasatmata namun agak abstrak sehingga tidak mudah dipahami oleh sebagian besar anggota organisasi.

- Proses inti organisasi. Dimensi ini meliputi semua aspek kegiatan organisasi yang bersifat kasatmata dan
konkret sehingga mudah dideteksi, diobservasi dan dipahami oleh anggota organisasi. Bahkan orang luar
organisasi sekalipun bisa dengan mudah mengetahui dimensi ini. Termasuk di dalam dimensi proses inti
organisasi adalah struktur organisasi, praktik manajemen, proses pengambilan keputusan, sistem
penghargaan dan hukuman dan pola komunikasi organisasi.

2. Learning organization,karena dalam learning organization berperan membekali organisasi dengan basis
pengetahuan dalam rangka memenangkan persaingan. Learning Organization sangat diperlukan organisasi
terutama dalam menghadapi perubahan lingkungan yang sangat cepat. Bagi para eksekutif dan manajer yang
menyadari pentingnya learning organization pasti membutuhkan pedoman yang jelas dan langkah-langkah
yang praktis untuk merealisasikan learning organization dalam proses manajemen. Dalam pengembangan
organisasi dan peningkatan kinerja, Miarso (2002) mengemukakan mengapa learning organization
diperlukan?, pertama, dalam rangka pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, kita tidak lagi dapat
mengandalkan pada tersedianya tenaga kerja yang banyak dan murah, melainkan tenaga terdidik dan terlatih
dan menguasai teknologi informasi. Perubahan organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan
lingkungan merupakan asas dari learning organization.Kedua, Pengembangan organisasi yang lebih
berorientasi pada lingkungan internal dianggap tidak tepat lagi. Tetapi perlu menguasai lingkungan secara
komprehensif. Organisasi dituntut untuk lebih banyak pengetahuan.

3.a knowledge management ini berfungsi untuk:


pertama, Intermediation, yaitu peran perantara transfer pengetahuan antara penyedia dan pencari
pengetahuan. Peran tersebut untuk mencocokkan (to match) kebutuhan pencari pengetahuan dengan
sumber pengetahuan secara optimal. Dengan demikian, intermediation menjamin transfer pengetahuan
berjalan lebih efisien.

Kedua, Externalization, yaitu transfer pengetahuan dari pikiran pemiliknya ke tempat penyimpanan
(repository) eksternal, dengan cara seefisien mungkin. Jadi, berfungsi untuk sharing pengetahuan.

Fungsi ketiga, Internalization, yaitu pengambilan (extraction) pengetahuan dari tempat penyimpanan
eksternal, dan penyaringan pengetahuan tersebut untuk disediakan bagi pencari yang relevan. Pengetahuan
harus disajikan bagi pengguna dalam bentuk yang lebih cocok dengan pemahamannya. Jadi, fungsi ini
mencakup interpretasi format ulang penyajian pengetahuan. Keempat, Cognition, yaitu fungsi suatu sistem
untuk membuat keputusan yang didasarkan atas ketersediaan pengetahuan. Cognition merupakan
penerapan pengetahuan yang telah berubah melalui tiga fungsi terdahulu. Dan, kelima, Measurement, yaitu
kegiatan knowledge management untuk mengukur, memetakan dan mengkuantifikasi pengetahuan korporat
dan performance dari solusi knowledge management. Fungsi ini mendukung empat fungsi lainnya, untuk
mengelola pengetahuan itu sendiri.

Knowledge management ini memiliki tiga komponen utama yang saling terikat satu sama lain, yaitu people,
process, dan technology. Ketiga komponen dapat menghasilkan suatu pembelajaran bagi perusahaan. People adalah
orang yang memiliki knowledge, mengelola sistem dan proses, dan berkomitmen terhadap proses strategik
knowledge untuk keseluruhan organisasi. Budaya sharing mendorong penyebaran knowledge dapat dibangun melalui
hubungan knowledge efektif, networks, CoPs dan strategi komunitas sosial lainnya. Process adalah pengaturan dan
penyelarasan dari strategi, prinsip, proses, praktek untuk memastikan bahwa knowledge management berjalan
dengan baik ketika diimplementasikan. Sedangkan Technology adalah peran atau media pendukung yang penting
dalam knowledge management, dimana dibutuhkan individu yang memiliki kompeten ketika menggunakannya.
b. pentingnya penerapan knowledge management untuk menjalankan kapatibilitas digital banking, yaitu:

a) Digital Branding and Proposition. Mengembangkan layanan berbasis personal costumer disertai
dengan pemberian informasi dan produk sesuai dengan kebutuhan nasabah serta dilakukan design thinking
untuk memvalidasi kebutuhan tersebut lebih dalam.
b) New Digital Channel  Mengembangkan D-Brach sebagai physical channel dengan memanfaatkan
penggunaan smart kiosk;
 Mengembangkan aplikasi digital banking berbasis Mobile Platform, seperti Yap! (fitur pembayaran
berbasis QR dengan jaringan global);
 Mengembangkan Chat Bot (Artificial Intelligent/AI yang dapat melayani informasi perbankan
berbasis messaging.
c) Digital Bussines and Ecosytem
 Meningkatkan program penetrasi solusi bisnis digital pada beberapa ekositem prioritas
 Melakukan pengembangan proses otomasi pada rangkaian proses opersional BNI. d) Agile IT
 Mengembangkan Two Speed IT Development (pengembangan kapatibilitas percepatan dan
kelincahan dalam proses pengembangan solusi;
 Mengembangkan API Management (Application Programming Interface) yang merupakan
pengembangan kapatibilitas connecting ke potensial ekosistem digital, seperti marketplace, smart city dan
lainnya;
 Menyediakan Big Data yang merupakan pengembangan kapabilitas behavioural analytic untuk
penyampaian solusi yang konsektual ke kosumen.
e) Digital Culture & Innovation
 Membangun Innovation Center dengan kapabilitas untuk menginkubasi ide bisnis digital yang
potensial;  Menyelenggarakan BNI Business Innovation Award (Binnova) sebagai kompetisi penjaringan ide
dan inovasi bisnis dari internal pegawai BNI untuk memicu semangat berinovasi.

4. A.Kreativitas Kreativitas adalah hasil daya pikir yang dituangkan ke dalam bentuk produk, dari produk yang sudah
ada menjadi produk yang bentuknya berbeda tetapi fungsinya sama.
Ciri-ciri:

-Produk sudah ada

-Bentuk berbeda

-Fungsi sama

Contoh:

Sepeda onthel besar, kemudian dibuat sepeda onthel kecil.

.Inovasi

Inivasi adalah hasil daya pikir yang dituangkan ke dalam bentuk produk, dari produk yang sudah ada menjadi produk
yang bentuknya berbeda atau sama tetapi fungsinya berbeda.

Ciri-ciri:

-Produk sudah ada


-Bentuk berbeda atau sama

-Fungsi berbeda

Contoh:

Kanopi/atap motor yang atapnya tidak bisa dilebarkan kemudian diciptakan kanopi motor dengan fungsi baru yaitu
atapnya bisa dilebarkan.

.Invensi

Invensi adalah hasil daya pikir yang dituangkan ke dalam bentuk produk, dari produk yang sama sekali belum ada
menjadi produk yang sama sekali baru dengan bentuk dan fungsi yang baru.

Ciri-ciri:

-Produk samasekali belum ada

-Gabungan fungsi yang sudah ada atau fungsi yang samasekali baru

-Bentuk baru dan fungsi baru (multifungsi)

Jadi saya setuju karena setuju, contoh-contoh produk/alat tersebut menunjukkan adanya unsur kreativitas dan
invensi.

b. Proses inovasi merupakan gabungan dari usaha kreatif individu, fungsi operasional, dan aktivitas
organisasi, Misalnya, pasta gigi dua tutup. Dengan menghadirkan dua tutup di sisi kanan dan kiri, memudahkan
mengambil isi pasta gigi bahkan jika sampai sisa yang paling sedikit.
BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS
TERBUKA

BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA


BUKU JAWABAN UJIAN UNIVERSITAS
TERBUKA

Anda mungkin juga menyukai