Anda di halaman 1dari 4

Jelaskan apa pengertian psikologi, dan apa yang di teliti, dalam aliran-aliran :

Psikologi Psikoanalisis : psikoanalisis adalah gerakan unik dalam psikologi. Psikoanalisis


mengembangkan pandangannya langsung dari kebutuhan-kebutuhan para penderita
penyakit mental. Ini merupakan perkembangan klinis, bukan akademis. Karena alasan
tersebut, psikoanalisis, terutama yang dikemukakan oleh para penulis pasca-Freund,
memberikan kesan sebagai gerakan tidak tetap yang berkembang seiring munculnya
masalah-masalah tertentu, bukan merupakan sistem logis.

1. Harry Stack Sullivan


Biografi : Harry Stack Sullivan lahir pada tahun 1892 di wilayah pedesaan negara bagian New York, ia
meraih gelar dokter medisnya pada tahun 1917 dari sekolah tinggi kedokteran dan bedah chicago.
Sejak tahun 1922 ia bekerja di beberapa rumah sakit dan melakukan penelitian tentang skizofrenia.
Tahun 1933, ia menjadi direktur sebuah Yayasan psikiatrik. Ia menerbitkan satu buku, yang bejudul
Conceptions of Modern Psychiatry tahun 1947

Pemikran : Sullivia memandang kepribadian, atau diri, sebagai suatu sistem yang terbuka yang
berinteraksi dengan lingkungan, sehingga setiap saat individu diartikan sebagai gabungan dari
pengalaman-pengalaman interaksi tersebut.

Ketegangan muncul dari kebutuhan dan kecemasan dan menghendaki reduksi. Dalam pandangan-
pandangannya tentang perkembangan, Sullivan menetapkan beberapa tahapan yang di tandai oleh
karakteristik interaksi sosial. Ia mengemukakan beragam “dinamisme”, atau hubungan sosial yang
menjadi penggerak, yang digunakan seiring kematangan individu menuju sosialisasi yang sesuai di
masa dewasa dan mengembangkan harga diri.

2. Erich Fromm
Biografi : erich fromm lahir di Frankfurt am main dan meraih gelar Ph.D. (Doctor of Philosophy) dari
Universitas Heidelberg pada tahun 1922, dan setelah itu belajar di Institut Psikoanalitik di Berlin.
Tahun 1934, ia pergi ke amerika dan mengajar di beberapa universitas di amarika serikat dan
Mexico.

Pemikiran : Fromm secara konsisten menekankan pandangan


eksistensial tentang manusia modern sebagai manusia yang kesepian
dan asing dengan dirinya sendiri dan lingkungan. Fromm
memandang dunia modern menyebabkan individu berada dalam
kondisi kesepian dan ketidakberdayaan. Untuk mengatasi kondisi
tersebut, seseorang dapat berupaya untuk melarikan diri. Fromm
meyikini bahwa kebebasan manusiawi individu yang esensial adalah
kunci untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pribadi. Fromm
berpendapat bahwa kemajuan manusiawi menghasilkan lima
kebutuhan dasar yang melampaui kebutuhan biologis berupa rasa
lapar, seks, dan rasa haus.
1. Kita memiliki kebutuhan untuk berhubungan, untuk membangun
hubungan interpersonal melalui cinta dan pemahaman.
2. Kita memiliki kebutuhan untuk bertransendensi, untuk
mengembangkan kapasitas manusiawi yang unik berupa pemikiran
rasional dan kreatif.
3. Kita memiliki kebutuhan untuk mengakar, untuk memiliki dan
menjadi bagian lingkungan.
4. Kita memiliki kebutuhan akan identitas pribadi, untuk
membedakin diri kita dari sekeliling kita,
5. Kita memiliki kebutuhan akan suatu orientasi konsisten vung
memungkinkan kita memahami diri sendiri dan lingkungan kita.
Fromm berpendapat bahwa kapitalisme maupun komunisme tidik
berhasil menyediakan struktur sosial yang sesuai bagi perkembangan
yang benar-benar manusiawi. Ia mengemukakan pemikiran-
pemikirannya sendiri tentang suatu utopia yang dapat memfasilitasi
pertumbuhan individu untuk memenuhi kelima kebutuhan tersebut.