Anda di halaman 1dari 3

1. Menurut Bernard T.

Adenay teknologi mempunyai sisi negatif disamping positif,


sebut dan jelaskan sisi negatif tersebut !(sebutkan 4 saja).
 Hoax

- Hoax merupakan berita atau Informasi Palsu. Hoax sudah banyak


terjadi didalam Teknologi, mulai dari Twitter,Facebook, dan Whatsapp
yang dimana sering terjadi pemberian Informasi yang tidak jelas dan
Palsu yang menimbulkan adu domba antara sesama Manusia

 Banyaknya akun palsu

- Di era Media Sosial ini banyak sekali akun palsu yang biasa digunakan
untuk menipu seseorang demi mendapatkan suatu keuntungan pelaku.

 Kecanduan Game

- Game merupakan salah satu teknologi yang di jaman Era Teknologi


saat ini, Namun dampak Negatifnya banyak orang kecanduan Game
sehingga tidak dapat mengontrol diri, dan tidak dapat terlepas dari
Game

 Kriminalitas di Dunia Maya

- Kasus kriminalitas di dunia maya yang paling banyak terjadi adalah


penipuan. Yang paling terkenal adalah penipuan mama minta pulsa.
Selain itu, beberapa penipuan lain juga sering terjadi jika kita
berbelanja online. Tips untuk tidak tertipu pada saat berbelanja online
adalah dengan menggunakan situs yang sudah kredibel.

2. Jelaskan tentang iman Kristen dengan tanggungjawab politis !


 Dalam pemahaman Iman Kristen, Politik adalah upaya manusia untuk
mengusahakan kehidupan dan kesejahteraan bersama. Politik adalah bagian
integral dari tugas yang telah diamanatkan Allah kepada manusia baik secara
perorangan maupun secara bersama-sama. Politik tidaklah netral dan juga
tidak terlarang! (bdk. Kej. 1:26, 2:15).
 Dalam rangka merealisasikan kehidupan bersama yang penuh dengan keadilan
dan kesejahteraan, gereja di Indonesia harus melakukan tindakan politik yaitu
dengan jalan bersolidaritas terhadap yang lemah, miskin, dan menderita (Luk.
4:18-21, Mt 25:31-46)
 Menghadapi situasi bangsa dan negara yang pluralistik dan masalah lain yang
menyangkut politik, hukum, ekonomi, moral dan HAM, gereja harus dapat
memperlengkapi warganya dengan nilai-nilai moral, etik dan spiritual untuk
mengambil bagian dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, khususnya di
bidang politik (I Ptr. 2:11-17, Mt 22:21).
 Dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk berpartisipasi dalam bidang
politik, gereja harus memperlengkapi dan membina warganya dengan
pendidikan politik, dengan demikian gereja harus dapat menjadi wadah yang
mempersiapkan warganya untuk masuk dalam wahana politik praktis dengan
penekanan pada aktualisasi iman, sesuai dengan tuntutan moral, etis dan
spiritua (Ef. 4:11-16).

3. Jelaskan tentang menjadi pelaku ekonomi Kristen !


 Pelaku Ekonomi adalah individu, kelompok, atau lembaga yang melakukan
kegiatan perekonomian baik produksi, distribusi, dan konsumsi. Umumnya,
Pelaku ekonomi terbagi atas lima macam kelompok besar yaitu Rumah
Tangga Keluarga, Masyarakat, Perusahaan, Pemerintah dan Negara. Dari
keempat macam tersebut memiliki peran tersendiri dalam kegiatan produksi,
konsumsi, dan distribusi.

4. Jelaskan sikap radikal: Kristus menentang kebudayaan !


 Sikap Radikal: Agama menentang Kebudayaan. Ini merupakan sikap radikal
dan ekslusif, menekankan pertantangan antara Agama dan Kebudayaan.
Menurut pandangan ini, semua sikon masyarakat berlawanan dengan
keinginan dan kehendak Agama. Oleh sebab itu, manusia harus memilih
Agama  atau Kebudayaan, karena seseorang tidak dapat mengabdi kepada dua
tuan. Dengan demikian, semua praktek dalam unsur-unsur kebudayaan harus
ditolak ketika menjadi umat beragama.

5. Jelaskan sikap transformatif : Kristus membaharui kebudayaan !


 Agama Memperbaharui Kebudayaan. Sikap ini menunjukkan bahwa Agama
harus memperbaharui masyarakat dan segala sesuatu yang bertalian di
dalamnya. Hal itu bukan bermakna memperbaiki dan membuat pengertian
kebudayaan yang baru; melainkan memperbaharui hasil kebudayaan. Oleh
sebab itu, jika umat beragama mau mempraktekkan unsur-unsur budaya, maka
perlu memperbaikinya agar tidak bertantangan ajaran-ajaran Agama. Karena
perkembangan dan kemajuan masyarakat, maka setiap saat muncul hasil-hasil
kebudayaan yang baru. Oleh sebab itu, upaya pembaharuan kebudayaan harus
terus menerus. Dalam arti, jika masyarakat lokal mendapat pengaruh hasil
kebudayaan dari luar komunitasnya, maka mereka wajib melakukan
pembaharuan agar dapat diterima, cocok, dan tepat ketika mengfungsikan atau
menggunakannya.

Anda mungkin juga menyukai