Anda di halaman 1dari 3

Diskusi 2 ini, rekan-rekan mahasiswa diminta untuk membuat pesan bisnis yang efektif

melalui media cetak maupun media elektronik. Apa yang Apa harus diperhatikan dalam
menyusun pesan bisnis ?

Jawab :

Perencanaan pesan merupakan suatu langkah strategis bagi pencapaian tujuan


organisasi secara menyeluruh dan merupakan salah satu factor penentu keberhasilan
komunikasi. Pesan–pesan bisnis yang terencana dengan baik akan mempermudah
pencapaian tujuan komunikasi.

Tujuan dalam perencanaan bisnis harus dievaluasi apakah tujuan realistis, waktu tepat,
dan dapat diterima. Tujuan juga harus diuji apakah sesuai dengan kemampuan,
ketepatan waktu dan orang, dan selaras dengan tujuan organisasi.Untuk membuat
perencanaan bisnis yang baik komunikator perlu melakukan analisis audiens. Caranya
adalah dengan mengembangkan profil audiens dan menganalisa pemuasan konsumen.
Komunikator mengantisipasi rekasi audiens, memperkirakan jumlah, mengetahui
hubungan komunikator dengan audiens apakah kenal atau tidak. Untuk pemuasan
audiens komunikator perlu mengetahui kebutuhan informasi audiens. Pemuasan juga
bisa dilakukan dengan motivasional dengan pendekatan argumentasi, rasional, dan
emosi audiens. Pemuasan emosional digunakan untuk mengubah perilaku audiens.
Akan tetapi ada hambatan yaitu audiens cederung tidak mau berubah untuk hal
baru.Penentuan ide pokok untuk menemukan cara mencapai tujuan tertentu bisa
dilakukan dengan brainstorming.

Penyusunan pesan-pesan bisnis meliputi tiga tahap, yaitu :

a) Pencanaan
Dalam fase perencanaan (planning phase), dipikirkan hal-hal cukup mendasar,
seperti yang akan menerima pesan, ide pokok (main idea) pesan-pesan yang
akan disampaikan dan saluran atau media yang digunakan untuk menyampaikan
pesan.
b) Komposisi
Komposisi erat kaitannya dengan penyusunan atau pengaturan kata-kata,
kalimat dan paragraph. Hal ini mengunakan kata-kata yang sederhana, mudah
dipahami, dimengerti dan dilaksanakan oleh si penerima.
c) Revisi
Setelah ide dituangkan dalam kata-kata, kalimat, dan paragraph, perhatikan
apakah kata-kata tersebut telah diekspresikan dengan benar. Seluruh maksud
dan isi pesan harus ditelah kembali, apakah sesuai dengan apa yang
direncanakan sebelumnya atau tidak.
Menurut Lesly (1991: 51-51) terdapat beberapa hal yang menjadi cirri pesan yang
efektif, yaitu :

 Kesederhanaan. Karena yang paling efektif itu hampir semuanya dinyataka


secara sederhana. Pesan yang baik itu adalah pesan bernas pkirannya yang
disajikan bahasan yang sederhana.
 Jernih. Mengingat penerima pesan kita bukan semuanya orang yang
berpendidikan tinggi . pesan yang baik itu adalah pesan yang bias dipahami oleh
mereka yang tidak tamat SMP sekalipun.
 Bobot. In bukan berarti bobot itu ditentukan oleh panjang pesan, melankan oleh
pesan yang disampaikan.
 Presisi. Berarti kita cermat menggunakan kata-kata. Ada baiknya kita Tanya diri
kta sendiri mengena makna dari kata-kata yang dipergunakan.
 Substansi. Berarti pesan yang disampaikan harus bermakna dan menarik
perhatian.
 Bertujuan. Maksudnya, pesan yang disampaikan dimaksudkan untuk mendukung
tujuan komunikas, bukan untuk menunjukkan kepandaian berkata-kata.
 Organisasi. Ini membuat kta harus pandai menempatkan bagian pesan pada
posisinya yang tepat sehingga bisa menarik perhatian komunikan.
 Keterkaitan. Kejelasan, konsistensi, dan kesatuan tampak sejak awal hingga
bagian akhr pesan.
 Efektivitas. Memilih kata-kata yang tepat dan berdampak sehingga bias
mencapai tujuan komunikasi.
 Kredibilitas. Penyampa pesan adalah pihak yang dianggap memiliki kredibilatas.
 Motivasi. Ini berarti penerima pesan terdorong untuk melakukan tindakan. Ini
merupakan titik puncak dari penyampaian pesan.

Satu hal penting yang perlu diperhatikan, sejalan dengan makin seringnya kontak
antarbudaya komunikasi di antara orang yang berbeda budaya maka penting sekali
bagi kita untuk melakukan pertimbangan budaya dalam penyusunan pesan.

Kembali diingatkan bahwasannya pesan yang diorganisasikan dengan baik akan


mempermudah lawan komunikasi kita untuk memahami pesan yang disampaikan.
Karena itulah, maka penting bagi kita untuk memiliki kemampuan
mengorganisasikan pesan dengan baik. Tanpa kemampuan mengorganisasikan
pesan dengan baik, sepenting apa pun pesan yang disampaikan mungkin akan tidak
berarti bagi khalayak komunikasi kita.

Sumber referensi :

- Materi Inisiasi 2
- BMP EKMA4159/MODUL 2 KB 2

Anda mungkin juga menyukai