Anda di halaman 1dari 17

9/16/2018

Peranan
PMIK
Dalam Penerapan RME
Guna Mendukung Akreditasi Saryankes

PENDIDIKAN FORMAL:
1.D3. Rekam Medis TEDY H CV
2.D4. Informatika Rekam Medis
Rumah :
3.S2. Manajemen Rumah Sakit Jl. Cipedes Tengah No.71
Bandung
HP. 085624143999
WA. 081220286333
Email : tedy_hdyt@yahoo.com

PEKERJAAN dan ORGANISASI :


• Kepala Instalasi Rekam Medis
DIKLAT: RS Paru Rotinsulu Bandung
1. Asesor Kompetensi – BNSP • Tim Penguji Uji Kompetensi
2. Asesor Kredensial – PORMIKI JabFung PMIK Prov. Jawa barat
3. Tenaga Pelatih Program Kesehatan • Anggota MTKP Prov Jawa Barat
(Kemenkes) • Ketua Umum DPP PORMIKI

1
9/16/2018

Tujuan UMUM

Peserta mampu :

Memahami PERANAN PMIK


dalam Penerapan RME guna
mendukung AKREDITASI

Tujuan KHUSUS

Peserta mampu :

Mengetahui PERAN
PMIK dalam
Penerapan RME Sesuai
Kompetensi PMIK
Memahami Penerapan
RME dalam Mendukung
AKREDITASI

2
9/16/2018

Pokok
BAHASAN
1. Kompetensi PMIK
2. Pengertian Rekam Medis
Elektronik
3. Penerapan RME dalam
Mendukung AKREDITASI

Why?

3
9/16/2018

Seorang yang telah


lulus pendidikan
rekam medis dan
informasi kesehatan
sesuai ketentuan
peraturan perundang
undangan
(Permenkes No.55 Tahun 2013)

Kemampuan yang
dimiliki seorang tenaga
kesehatan berdasarkan
ilmu pengetahuan,
keterampilan dan sikap
profesional untuk
menjalankan praktek
ataupun pekerjaan
keprofesiannya

4
9/16/2018

Kompetensi PMIK
Profesionalisme yang luhur

Mawas diri dan pengembangan diri

Komunikasi efektif

Manajemen data kesehatan


Pemanfaatan ilmu statistik kesehatan untuk riset biomedis
dan manajemen kualitas
Manajemen organisasi dan kepemimpinan
Pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan rekam medis
dan informasi kesehatan.

5
9/16/2018

Kompetensi

1. Profesionalisme yang luhur


Berke-Tuhanan Yang Maha Esa/Yang Maha Kuasa
Bermoral, beretika dan disiplin
Sadar dan taat hukum
Berwawasan sosial dan budaya
Berperilaku profesional
2. Mawas diri dan pengembangan diri
Menerapkan mawas diri
Mempraktekan belajar sepanjang hayat
Mengembangkan pengetahuan

….Kompetensi

3. Komunikasi yang efektif


Mampu berkomunikasi dengan pengguna jasa
pelayanan kesehatan
Mampu berkomunikasi dengan mitra kerja
Mampu berkomunikasi dengan masyarakat
Menjaga tutur bahasa dan sikap santun dalam
berkomunikasi

6
9/16/2018

….Kompetensi

4. Manajemen data kesehatan


Mengelola struktur, isi dan standar data kesehatan
Menyusun standar dan persyaratan informasi pelayanan
kesehatan
Merancang sistem klasifikasi klinis
Merancang metodologi pembayaran pelayanan kesehatan
5. Pemanfaatan ilmu statistik kesehatan untuk
riset biomedis & manajemen kualitas
Membuat statistik asuhan kesehatan
Mengelola kualitas dan peningkatan kinerja
Memanfaatkan ilmu statistik kesehatan untuk riset

….Kompetensi

6. Manajemen organisasi dan kepemimpinan


Menyelenggarakan sistem asuhan pelayanan
kesehatan
Menjaga privasi, konfidensialitas, hukum dan isu etik
Menyusun perencanaan strategis dan
pengorganisasian
Mengelola sumber daya manusia
Mengelola keuangan
Mengatasi masalah dan kepemimpinan

7
9/16/2018

….Kompetensi

7. Pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan


rekam medis dan informasi kesehatan
Menyelenggarakan pelayanan teknologi informasi
dan komunikasi
Menyusun data, informasi dan struktur penjajaran
(file)
Melakukan penyimpanan dan pengeluaran
Melaksanakan sekuritas data

Kompetensi Perekam Medis dan


Informasi Kesehatan
(rancangan revisi Standar Kompetensi PMIK)

• Profesionalisme yang luhur;


• Mawas diri dan pengembangan diri;
• Komunikasi efektif;
• Manajemen data dan informasi kesehatan
• Keterampilan klasifikasi klinis, kodifikasi penyakit
dan masalah kesehatan lainnya, dan prosedur
klinis
• Aplikasi ilmu statistik, epidemiologi, biomedik,
dan komunikasi
• Manajemen pelayanan rekam medis dan
informasi kesehatan

8
9/16/2018

Kompetensi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan

PENGERTIAN

REKAM
MEDIS
ELEKTRONIK

9
9/16/2018

DARI REKAM MEDIS KERTAS KE REKAM-MEDIS


ELEKTRONIK
Kertas Elektronik

Rekam Medis

Rekam medis yang tersimpan secara elektronik


yang meliputi data demografis, sosial, klinis dan
berbagai event klinis selama proses pelayanan
dari berbagai sumber data (multimedia) dan
memiliki fungsi secara aktif memberikan
dukungan bagi pengambilan keputusan medis.

10
9/16/2018

Pengertian

RME merupakan kegiatan mengkomputerisasikan


isi rekam kesehatan dan proses yang berhubungan
dengannya
RME bukanlah sistem informasi yang dapat dibeli
dan diinstall seperti paket word-processing atau
sistem informasi pembayaran dan laboratorium
yang secara langsung dapat dihubungkan dengan
sistem informasi lain dan alat yang sesuai dalam
lingkungan tertentu

Karakteristik

 Akses simultan dari berbagai tempat


 Tampilan data dapat dilihat dari berbagai
pendekatan
 Data entry lebih terstruktur
 Sistem pendukung keputusan
 Mempermudah analisis data
 Mendukung pertukaran data secara elektronik
dan pemanfaatan data secara bersama-sama
(data sharing)
 Dapat bersifat multimedia

11
9/16/2018

Aktifitas

 Perekaman data (capture),


 Penyimpanan data (storage),
 Pengolahan data (processing),
 Komunikasi data (communication),
 Keamanan data (security),
 Penyajian informasi kesehatan
(presentation of health information).

Aktifitas Lainnya

 Penyediaan data pasien yang lengkap dan


akurat (complete and accurate patient data),
 Sistem peringatan dan pengingat klinis (clinical
reminders and alerts system),
 Sistem penunjang pengambilan keputusan
(decision support system),
 Serta hubungan keterkaitan dengan sistem
penyedia basis data pengetahuan atau data
yang terkait (related data and knowledge bases
links).

12
9/16/2018

Penerapan RME dalam


mendukung AKREDITASI RS
versi SNARS ed.1

Standar MIRM 1
Penyelenggaraan sistem informasi manajemen rumah sakit
(SIM RS) harus mengacu peraturan perundang-undangan.

Elemen Penilaian MIRM 1


1. Terdapat unit kerja yang mengelola SIMRS. (R)
2. RS memiliki proses pendaftaran rawat jalan berbasis SIM-RS.
(O,W) (lihat juga ARK.2)
3. RS memiliki proses pendaftaran rawat inap berbasis SIM-RS
sehingga publik dapat mengetahui tempat / fasilitas yang
masih tersedia. (O,W) (lihat juga ARK.2)
4. Sumber daya manusia dalam unit kerja SIMRS yang memiliki
kompetensi dan sudah terlatih. (D,W)

13
9/16/2018

Penerapan RME dalam


mendukung AKREDITASI
Puskesmas

Standar akreditasi terkait Pendaftaran


pasien dan Rekam Medis
Bab 7:
– 7.1. Proses Pendaftaran Pasien.
Proses pendaftaran pasien memenuhi kebutuhan pelanggan dan
didukung oleh sarana dan lingkungan yang memadai.
– 7.1.1. Prosedur pendaftaran dilaksanakan dengan efektif dan efisien dengan memperhatikan kebutuhan
pelanggan.
– 7.1.2. Informasi tentang pendaftaran tersedia dan terdokumentasi pada waktu pendaftaran
– 7.1.3. Hak dan kewajiban pasien, keluarga, dan petugas dipertimbangkan dan diinformasikan pada saat
pendaftaran.
– 7.1.4. Tahapan pelayanan klinis diinformasikan kepada pasien untuk menjamin kesinambungan
pelayanan.
– 7.1.5. Kendala fisik, bahasa, budaya dan penghalang lain dalam memberikan pelayanan diusahakan
dikurangi

14
9/16/2018

• 7.2.2. Hasil kajian dicatat dalam catatan medis dan mudah diakses oleh petugas
yang bertanggungjawab terhadap pelayanan pasien
• 7.4.3. Rencana layanan terpadu disusun secara komprehensif oleh tim kesehatan
antar profesi dengan kejelasan tanggung jawab dari masing-masing anggotanya.
• 7.6.1. Pedoman pelayanan dipakai sebagai dasar untuk melaksanakan layanan
klinis
• 7.7.1. Pelayanan anestesi lokal dan sedasi di Puskesmas dilaksanakan memenuhi
standar di Puskesmas, standar nasional, undang-undang, dan peraturan serta
standar profesi sesuai dengan kebutuhan pasien
• 7.7.2. Pelayanan bedah di Puskesmas direncanakan dan dilaksanakan memenuhi
standar di Puskesmas, standar nasional, undang-undang, dan peraturan serta
standar profesi sesuai dengan kebutuhan pasien
• 7.9.3. Pasien yang berisiko nutrisi mendapat terapi gizi.

Bab 8:
Manajemen informasi – rekam medis
– 8.4. Kebutuhan Data dan Informasi Asuhan bagi Petugas Kesehatan,
Pengelola Sarana, dan Pihak Terkait di Luar Organisasi Dapat
Dipenuhi Melalui Proses yang Baku.
– 8.4.1. Ada pembakuan kode klasifikasi diagnosis, kode prosedur,
simbol, dan istilah yang dipakai
– 8.4.2. Petugas memiliki akses informasi sesuai dengan kebutuhan dan
tanggung jawab pekerjaan
– 8.4.3. Adanya sistem yang memandu penyimpanan dan pemrosesan
rekam medis
– 8.4.4. Rekam medis berisi informasi yang memadai dan dijaga
kerahasiaannya tentang identifikasi pasien, dokumentasi prosedur
kajian, masalah, kemajuan pasien dan hasil asuhan.

15
9/16/2018

KESIMPULAN
Peran PMIK yang
mempunyai
KOMPETENSI akan
mendukung Penerapan
REKAM MEDIS
ELEKTONIK dalam
Mendukung AKREDITASI

16
9/16/2018

HATUR NUHUN

Email : tedy_hdyt@yahoo.com
HP : 085624143999
Wa : 081220286333

17