Anda di halaman 1dari 2

Membuat materi presentasi orisinil itu gampang-gampang susah.

Banyak pembicara publik yang


memberikan materi memukau, namun ternyata sedikit diantara mereka yang memiliki materi
presentasi orisinil alias karya mereka sendiri. Umumnya, sebagian besar presenter merangkum
materi dari berbagai sumber referensi baik seminar, artikel maupun buku, lalu menjadikannya
sebagai materi presentasinya. Guru inspirasi saya mengatakan tipe orang seperti ini
menggunakan ilmu gathok-logi, atau mengkait-kaitkan satu poin dengan poin lain sehingga
menjadi satu rangkaian materi.

Yang lebih parah adalah presenter yang sekedar mengkopi paste materi pembicara lain, lalu
mengatasnamakan materi tersebut dengan namanya sendiri. Memang boleh? Boleh atau
tidaknya, menurut saya terserah yang memberi materi. Namun jika nama pembuat materi diubah
menjadi nama presenter, bagi saya hal ini tidak ber-etika. Orang yang mengganti nama tersebut
tidak menghargai sebuah ide yang lahir dari proses berpikir. Saya yakin, presenter itu ingin
dirinya sukses dengan instan. Padahal tak satupun yang instan itu baik dan menyehatkan.

Nah, lalu masalahnya bagaimana cara membuat konten yang orisinil? Berikut tips presentasi dari
saya:

1. Cobalah merenung untuk menentukan konten orisinil milik Anda. Pilihlah satu dari 3,
yaitu yang pertama, terbaik atau berbeda. Bagi saya, yang paling mudah adalah menjadi
yang berbeda. Sebagai contoh, Anda merasa sebagai pakar marketing. Sedangkan Anda
tahu, di Indonesia lebih dari 100 orang yang ahli di bidang ini. Maka Anda cukup
menjadi yang berbeda. Misal, Pakar Marketing Koran atau Pakar Marketing Jalanan dan
sebagainya. Ikon yang berbeda akan mempercepat branding Anda. Saya memilih pakar
slide presentasi sebagai ikon saya. Dari yang berbeda, menjadi yang pertama dan terbaik.
Aamiin.
2. Tips presentasi berikutnya, konten orisinil bisa Anda miliki dengan menghasilkan sebuah
karya, entah itu buku, cd audio, video presentasi dan sebagainya. Saya sendiri sudah
menulis 3 buah buku. Dan ketiga materi dalam buku saya tersebut adalah konten orisinil
saya. Dengan menerbitkan buku, hak cipta Anda terhadap materi presentasi lebih terjaga.
Selain itu, buku juga merupakan passive income yang cukup menjanjikan.
3. Tips presentasi ketiga, pilih materi Anda, mendalam atau meluas. Usul saya buatlah
materi yang mendalam, karena setiap orang expert pasti menguasai materinya dengan
dalam, walaupun hanya satu atau dua item ilmu saja. Saya pun demikian. Desain slide
saya dalami hingga karakter font, warna hingga karakter slide. Materi mendalam adalah
bukti, bahwa Anda tidak main-main dengan materi tersebut.
4. Buat materi peningkatan skill, bukan sekedar inspirasi atau motivasi. Perlu Anda tahu,
dunia inspirasi akan segera ditinggalkan, dan terganti dengan konsep “how to“. Artinya
buatlah orang lain lebih dari sekedar sadar, tapi mau berbuat. Sebagai contoh, jika Anda
ingin menjadi pemateri tentang wira usaha, janganlah sekedar membawakan materi
“Motivasi menjadi Pengusaha”, namun lebih ke arah praktik, semisal “Menjadi Milyarder
dengan Optimasi Website”. Dengan materi yang memberi peningkatan keahlian, Anda
pun harus belajar skill tersebut jauh melebihi audiens Anda. Anda wajib bisa, bukan
sekedar berbicara. Ini artinya, Anda ikut mencerdaskan negeri ini dengan karya nyata
sebenarnya.
Nah, itulah empat tips presentasi dari saya untuk membuat konten materi presentasi orisinil.
Silakan Anda praktikkan dan rasakan bedanya. Nah, bagi Anda yang ingin berlatih membuat
konten orisinil, produk pelatihan kami Design Your Presentation, cocok sebagai pilihan terbaik.