Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH

PEMBELAJARAN PKn di SD

Modul 7
“ Konsep dan Praktik Demokrasi serta Pendidikan Demokrasi”

Disusun Oleh :
KELOMPOK 5

1. Nur Aliza Tanjung


2. Sri Wahyuni
3. Tri lestari
4. Ullya Aprilia M

UNIVERSITAS TERBUKA – JAMBI


2021.2
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Demokrasi merupakan sistem politik dan ideologi dari barat menyiratkan arti
kekuasaan politik atau pemerintahan yang dijalankan oleh rakyat, dari rakyat, dan
untuk rakyat ditandai denganadanya partisipasi warga yang sudah dewasa dalam berbagai
kegiatan bernegara.

Demokrasi ini kemudian dibangun dan dikembangkan sebagai suatu rangkaian


institusi dan praktek berpolitik yang telah sejak lama dilaksanakan untuk
merespon perkembangan budaya, dan berbagai tantangan sosial dan lingkungan
di masing-masing negara. Ketika demokrasi Barat mulaiditransplantasikan ke dalam
negara-negara non-Barat dan beberapa negara bekas jajahan yangmemiliki sejarah dan
budaya yang sangat berbeda, demokrasi tersebut memerlukan waktu untukmenyesuaikan
diri dengan keadaan, dan mengalami berbagai perubahan dalam penerapannya
sesuaidengan lingkungan barunya yang berbeda.

Ada hal yang sering muncul yang menjadi permasalahan dalam praktek
demokrasi, yaitumasalah bagaimana pemerintahan oleh rakyat, dari rakyat dan untuk
rakyat itu diimplementasikandan direalisasikan, sehingga efektif dalam praktek dan dalam
kenyataan.Tulisan ini hendak menyajikan pemaparan konsep sebagai bahan pemikiran
yang berkaitandengan konsep demokrasi, praktik demokrasi, serta sejauh mana sekolah
telah berfungsi sebagailaboratorium demokrasi.Oleh karenanya dalam pembahasan
makalah ini, kami akan membahas tentang konsepdemokrasi, pendidikan demokrasi, dan
sekolah sebagai laboratorium demokrasi. Sistem demokrasiyang merupakan suatu bentuk
tindakan menghargai perbedaan prinsip , keberagaman nilai- nilai dan budaya dalam
suatu masyarakat, bangsa, dan negara dapat memberikan kebebasan bertindaksesuai
dengan pola hidup bebas dalam batasan normatif tertentu.

Saat ini, budaya demokrasi yang terbentuk dan berkembang di negara kita turut
ditentukanoleh penerapan sistem pendidikan yang berlaku , sehingga pendidikan akan
memberikan implikasi pada peningkatan taraf kepedulian masyarakat terhadap hak dan
kewajibannya dalam menggunakan
pikiran , tenaga , dan suaranya , dengan begitu masyarakat khususnya di kalangan pendidi
kmempunyai pola pikir yang kreatif serta daya inovasi yang tinggi dalam menerapkan
demokrasi bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dengan sitem demokrasi yang
dianutnya.

Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis mengajukan makalah yang


berjudul “Konsep dan Praktik Demokrasi serta Pendidikan Demokrasi dan Hubungan
Konsep, Nilai dengan Tuntutan Perilaku Warga Negara ” yang nantinya dapat
memperjelas pengertian dan tujuan adanya Demokrasi.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana Konsep Demokrasi?
2. Bagaimana Penerapan Demokrasi sebagai Esensi PKn?
3. Bagaimana Sebenarnya Sekolah sebagai Laboratorium Demokrasi?
4. Bagaimana Konsep, Nilai, Moral. Dan Norma (KNMN) dalam Hubungan Warga
Nengara dengan Negara?
5. Bagaimana Konsep, Nilai, Moral. Dan Norma (KNMN) dalam Hubungannya dengan
sesame Warga Negara?
6. Bagaimana Konsep, Nilai, Moral. Dan Norma (KNMN) dalam Pengembangan
Kominmen Bela Negara?

C. TUJUAN
1. Untuk mengetahui Konsep Demokrasi
2. Untuk mengetahui Penerapan Demokrasi sebagai Esensi PKn
3. Untuk mengetahui Sekolah sebagai Laboratorium Demokrasi
BAB II

PEMBAHASAN

MODUL 7 : KONSEP DAN PRAKTIK DEMOKRATIS SERTA PENDIDIKAN


DEMOKRATIS

Kegiatan belajar 1 : Konsep Demokrasi

Konsep demokratis Demokratis berasal dari kata democracy yang di serap dari
bahasa yunani demos dan kratos atau kratein yang berarti rakyat yang berkuasa. Demokratis
adalah negara dengan prinsip pemerintahannya yang di tandai oleh adanya partisipasi warga
negara yang sudah dewasa ikut berpartisipasi dalam pemerintahan dalam wakilnya yang di
pilih negara dengan pemerintahannya menjamin kemerdekaan berbicara, berpendapat,
berserikat dan menegakkan rule of law (hukum ). Atau bisa di artikan juga sebagai
pemerinthan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Demokrasi sebagai dasar hidup bernegara memberi pengertian bahwa pada tingkat
terakhir rakyat memberikan ketentuan dalam masalah-masalah pokok mengenai
kehidupannya, termasuk dalam menilai kebijksanaan Negara, karena kebijaksanaan tersebut
menentukan kehidupan rakyat. Dengan demikian negara yang menganut sistem demokrasi
adalah negara yang diselenggarakan berdasarkan kehendak dan kemauan rakyat. Dan dari
sudut organisasi, demokrasi berarti pengorganisasian negara yang dilakukan oleh rakyat
sendiri atau atas persetujuan rakyat karena kedaulatan berada ditangan rakyat.
Dengan demikian, dapatlah di ambil sebuah kesimpulan bahwa hakikat demokrasi
sebagai suatu sistem bermayarakat dan bernegara serta pemerintahan memberikan penekanan
pada keberadaan kekuasaan ditangan rakyat baik dalam penyelenggaraan negara maupun
pemerintahan. Kekuasaan pemerintahan berada di tangan rakyat menurut Moh. Mahfud MD
mengandung pengertian tiga hal penting: pertama, pemerintah dari rakyat (government of the
poeple); kedua pemerintahan oleh rakyat (government by poeple); ketiga, pemerintahan
untuk rakyat (government for poeple). Jadi, bila ketiga hal diatas dapat dijalankan dan
ditegakkan dengan baik dalam suat tata pemerintahan, maka akan tercapailah suatu
masyarakat yang demokratis, yang aman, tentran dan damai sesuai cita-cita rakyat bersama.

Dinamika perkembangan demokrasi di indonesia sejak proklamasi kemerdekaan


indonesia 17 agustus 1945 dengan merujuk kepada konstitusi yang pernah dan berlaku, yaitu
UUD 1945, konstitusi RIS 1949, dan UUDS 1950. Tumbuh kembangnya demokrasi di
indonesia yang pernah pula berlaku adalah demokrasi terpimpin (orde lama), dan demokrasi
pancasila (orde baru). kemudian muncul era reformasi yang di tandai dengan keterbukaan
dalam kehidupan berdemokrasi seolah olah bebas segala-galanya . Demokrasi di samping
sebagai sistim pemerintahan, juga di perlukan proses demokrasi yang meliputi 4 hal , yaitu :

1) Mengutamakan kepentingan khalayak ( pasar)


2) Manusia sebagai makhluk memiliki potensi untuk mengembangkan kekuasaan
dan kemampuan.
3) Memperhatikan keseimbangan antara partisipasi dan apatisme (tidak
memandang apapun)
4) Untuk mencapai partisipasi perlu ada perubahan terlebih dahulu

Kegiatan belajar 2 : Pendidikan Demokrasi Sebagai Esensi PKn

Suatu negara yang menerapkan sistem demokrasi di manapun berada, pada


dasarnya untuk melindungi hak–hak warga negaranya, dan secara tidak langsung
menginginkan warga negaranya memiliki wawasan, menyadari akan keharusannya serta
menampakkan partisipasinya sesuai dengan status dan perannya dalam masyarakat.
Sebaliknya jika sistem praktika sisem politik dalam dalam negara demokrasi mengabaikan
nilai nilai demokrasi maka terjadilah konflik, krisis dan lemahnya pemahaman politik. Salah
satu solusi strategis secara konseptual adalah dengan cara memperkuat demokrasi dalam
berbagai bidang dan aspek kehidupan.

Dari berbagai pandangan seperti gandal dan finn(1992), thomas jefferson,


winataputra, memberikan implikasi bahwa pendidikan demokrasi sangat di perlukan, agar
warga negaranya mengerti, menghargai kesempatan, dan tanggung jawab sebagai warga
negara yang demokratis.

Kegiatan belajar 3 :Sekolah Sebagai Labatorium Demokrasi


Sekolah merupakan sebuah komunitas sebagai bagian dari integral dari
masyarakat. Sekolah dalam Undang – undang RI No 20 tahun 2003 di sebut satuan
pendidikan sekolah dasar ( SD) sebagai satuan pendidikan merupakan suatu entity ( sauan
utuh ) wahana pendidikan nasional yang mencapai tujuan pendidikan nasional. Untuk itu
maka proses pendidikan di sekolah perlu di wujudkan dalam dan oleh satuan pendidikan
dalam bentuk proses pembelajaran yang di kembangkan kemampuan dan membentuk watak
peserta didik dalam lingkungan belajar yang demokratis.

Dalam konteks pendidikan formal khususnya pada jenjang pendidikan dasar,


sekolah seyogianya di kembangkan sebagai tatanan sosial pedagogis yang kondusif atau
memberi suasana bagi tumbuh kembangnya berbagai kualitas pribadi peserta didik. Oleh
karena itu, sekolah sebagai sebagian integral dari masyarakat perlu di kembangkan sebagai
bagian integral dari masyarakat perlu di kembangkan sebagai pusat pembudayaan dan
pemberdayaan peserta didik sepanjang hayat, yang mampu memberikan keteladanan,
membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses
pembelajaran demokratis.
BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Demokratisasi adalah suatu perubahan baik itu perlahan maupaun secara cepat
kearah demokrasi. Demokratisasi ini menjadi tuntutan global yang tidak bisa dihentikan.
Jika demokratisasi tidak dilakukan, maka bayaran yang harus diterima adalah balkanisasi,
perang saudara yang menumpahkan darah, dan kemunduran ekonomi dengan sangat
parah (BJ Habibie 2005).
Demokratisai disuatu system pemerintahan memerlukan proses yang tidaklah
mudah. Pada saat perubahan terjadi, selalu ada orang yang tidak ingin melakukan
perubahan terus menerus, atau ada manusia yang tidak mampu menyesuaikan diri.Dalam
kontes demokratisasi, peran individu yang mampu menerima perubahan itu sangat
penting. Untuk itulah, individu harus punya tanggung jawab. Apalagi globalisasi yang
terus mendorong perubahan yang tidak bisa ditahan oleh Negara manapun.
Demokratisasi biasanya terjadi ketika ekspektasi terhadap demokrasi muncul dari
dalam Negara sendiri, karna warga negaranya melihat system politik yang lebih baik,
seperti yang berjalan dinegara demokrasi lain yang telah mapan, akan bisa juga dicapai
oleh Negara tersebut. Dengan kata lain, pengaruh internasional dating sebagai sebuah
inpirasi yang kuat bagi warga Negara didalam Negara itu.

B. SARAN
Dari Pemamaran materi diatas, Saran yang bisa penulis berikan adalah sebagai
berikut :
1. Sebagai pendidik hendaknya kita Menetahui Konsep dan Praktik Demokrasi
serta Pendidikan Demokrasi dan menanamkan sikap Demokrasi kepada
peserta didik.
2. Menerapkan hubungan Konsep, Nilai, Moral dan Norma dengan Tuntutan
Perilaku sebagai Warga Negara.
DAFTAR PUSTAKA

http://didietpratama.blogspot.co.id/2011/02/pengertian-demokratisasi-dan.html

Winataputra, Udin S. dkk. 2020. Pembelajaran PKn di SD. Tanggerang Selatan. Universitas
Terbuka

https://pdfcoffee.com/modul-7-konsep-dan-praktik-demokrasi-serta-pendidikan-demokrasi-
kb-1-konsep-demokrasi-pdf-free.html

Anda mungkin juga menyukai