Anda di halaman 1dari 2

TUGAS EKONOMI MONETER

1. Berikut ini teori kuantitas uang menurut David Ricardo. Jika di ketahui M = 10; k = ¼.
Bagaimana hubungan antara jumlah uang beredar dengan inflasi menurut Teori kuantitas uang
David Ricardo?
2. Kebijakan apa yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi inflasi?.

Jawaban

1. Diketahui kondisi awal ;


M = 10
K=¼
Dimana P = M/K
P = 10/(¼) = 40
Jika M naik menjadi 2 x 10 maka;
P = (2x10)/( ¼) = 80
Jadi ketika M naik dua kali, maka P naik dua kali juga.
Dari persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa, jika nilai M turun, maka P akan turun. Dan
juga sebaliknya, jika M naik maka P juga akan naik. Jika kenaikan harga P merupakan
kenaikan harga-harga umum yang terjadi secara terus menerus selama periode tertentu, maka
kenaikan harga P ini adalah inflasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah
uang beredar akan menyebabkan inflasi.

2. Pemerintah dapat mengatasi inflasi dengan mengambil kebijakan moneter dan atau kebijakan
fiskal.
a. Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah melalui Bank Sentral sebagai pemegang
otoritas moneter yang berkaitan dengan jumlah uang beredar dan pengaturan tingkat suku
bunga dan kredit. Instrument-instrumen yang biasa digunakan dalam kebijakan moneter
melalui Bank Sentral untuk menanggulangi dan mengatasi inflasi adalah sebagai berikut ;
 Operasi Pasar Terbuka atau Open Market Operation
 Kebijakan Tingkat Suku Bunga Diskonto atau Discount Rate Policy
 Kebijakan Cadangan Wajib atau Reserve Requirement Policy
 Kebijakan Kredit Selektif
b. Kebijakan Fiskal adalah adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan
kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan
pengeluaran negara. Instrumen penting dalam kebijakan fiskal untuk menanggulangi dan
mengatasi inflasi adalah sebagai berikut;
 Meningkatkan Penerimaan Pajak, dengan memberlakukan tingkat pajak yang tinggi
bagi unit usaha yang tidak memproduksi kebutuhan pokok masyarakat atau dengan
mengenakan jenis-jenis pajak baru.
 Mengurangi Pengeluaran Pemerintah, dengan jalan menunda atau menghapuskan
pengeluaran yang bukan prioritas.
 Mengadakan Pinjaman Pemerintah, yaitu mengurangi pembayaran yang dilakukan pada
masyarakat dan mengembalikannya dikemudian hari, misalnya dalam bentuk pension.