Anda di halaman 1dari 5

NAMA: FERA HARDIYANTI

NIM: 041497757
UPBJJ : UT JAKARTA

DISKUSI 3

1. Jelaskan model siklus sistem informasi berikut!


2. Jelaskan peranan end-user computing dalam suatu manajemen!
3. Jelakan peranan dan manajer informasi specialist dalam pengembangan sistem informasi
berbasis komputer!
4. Sebutkan dan jelaskan dua faktor yang dapat digunakan untuk melihat kinerja
pengembang sistem informasi! Berikan contohnya!
5. Jelaskan tahapan pengembangan Sistem Informasi Berbasis Computer (SIBC)!
Jawab :

1. MODEL SIKLUS SISTEM INFORMASI


Siklus informasi menurut John Burch adalah gambaran secara umum mengenai proses
terhadap data sehingga menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna. Informasi yang
menghasilkan informasi berikutnya. Demikian seterusnya proses pengolahan data menjadi
informasi.

Data merupakan bentuk mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah
lebih lanjut. Data ditangkap sebagai input, diproses melalui suatu model membentuk output
berupa informasi. Pemakai kemudian menerima informasi tersebut sebagai landasan untuk
membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan operasional yang akan membuat sejumlah
data baru. Data baru tersebut selanjutnya menjadi input pada proses berikutnya, begitu
seterusnya sehingga membentuk suatu siklus informasi/Information Cycle.
Berikut gambaran siklus sistem informasi :
Sumber : https://m4ryadi.wordpress.com/2013/05/15/siklus-informasi/#:~:text=Siklus
%20informasi%20menurut%20John%20Burch,Informasi%20yang%20menghasilkan
%20informasi%20berikutnya.&text=Data%20ditangkap%20sebagai%20input%2C
%20diproses,model%20membentuk%20output%20berupa%20informasi.

2. PERANAN END-USER COMPUTING DALAM SUATU MANAJEMEN


End User Computing (EUC) adalah sistem informasi yang berbasis komputer yang secara langsung
mendukung aplikasi operasional, manajerial dan end-user itu sendiri.
Peranan End User Computing  dalam suatu manajemen adalah sebagai pendukung aplikasi
operasional dan manajerial memberikan keuntungan baik kepada perusahaan maupun
pemakai. 
Peranan End-user Computing adalah pemindahan beban kerja pengembangan sistem ke area
pemakai membebaskan para spesialis untuk berkonsentrasi pada sistem yang kompleks dan dengan
membiarkan pemakai mengembangkan aplikasi mereka sendiri, tidak ada kesenjangan komunikasi
karena tidak diperlukan komunikasi. Demikian pula, saat pemakai mengembangkan sebagian sistem
mereka, kesenjangan ini berkurang.
Peranan EUC atau End User Computing didasarkan sebagai User yang dapat mengembangkan aplikasi
komputer yang digunakan.
EUC berkembang karena empat pengaruh :
 Meningkatkan pengetahuan tentang komputer (Berbagai tingkatan dalam management,
terutama tingkat bawah, mulai diisi oleh orang-orang yang menguasai komputer).
 Antrian Jasa Informasi
 Perangkat keras yang murah (Pemakai dapat memperoleh perangkat keras mereka sendiri
dengan memesan pada toko komputer local melalui telepon dan membayarnya dengan harga
yang murah).
 Perangkat Lunak Jadi (Menawarkan dukungan peningkatan dan kemudahan penggunaan dan
memampukan perusahaan dan user individu dengan sedikit atau tanpa keahlian komputer
untuk menerapkan sistem berbasis komputer).
Akibat hal diatas EUC sangat penting demi kemajuan dan efektifitas Pengoperasional Management.

Sumber :
 http://dichosblog.blogspot.com/2010/11/peranan-end-user-computing-dalam-suatu.html
 https://deonopisar.wordpress.com/2010/11/21/jelaskan-peranan-end-user-computing-dalam-suatu-
menagemen/#:~:text=Peranan%20End%20User%20Computing%20yaitu,pelayanan%20informasi
%20kepada%20end%2Duser.

3. JELAKAN PERANAN DAN MANAJER INFORMASI SPECIALIST DALAM


PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER!
o Analisis sistem (system analyst)
Analisis sistem berkerjasama dengan user mengembangkan sistem baru dan memperbaiki
sistem yang sekarang ada. Analisis sistem adalah pakar dalam mendefinisikan masalah dan
menyiapkan dokumentasi tertulis mengenai cara komputer membantu masalah.
o Pengelola database (database administrator)
Pengelola database bekerjasama dengan user dan analisis sistem menciptakan database yang
berisi data yang diperlukan untuk menghasilkan informasi bagi user.

o Spesialis jaringan (network specialist)


Bekerjasama dengan analis sistem dan pemakai membentuk jaringan komunikasi data yang
menyatukan berbagai sumber daya komputer yang tersebar. Spesialis jaringan
menggabungkan keahlian bidang komputer dan telekomunikasi.

o Programmer
Menggunakan dokumentasi yand disiapkan oleh analisis sistem untuk membuat kode
instruksi-instruksi yang menyebabkan komputer mengubah data menjadi informasi yang
diperlukan user.

o Operator
Operator memantau layar komputer, mengganti ukuran-ukuran kertas di printer, mengelola
perpustakaan tape dan disk storage, serta melakukan tugas-tugas serupa lainnya.
Para spesialis informasi tidak selalu berperan serta dalam pengembangan sistem berbasis
komputer seperti yang digambarkan di atas itu adalah pendekatan tradisional, cara semua
sistem dikembangkan selama tahun 1950-an, 60-an dan awal 70-an.

Sumber : https://elearning-masasep.blogspot.com/2014/11/spesialis-informasi-dan-
pekerjaannya.html

4. FAKTOR YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MELIHAT KINERJA


PENGEMBANG SISTEM INFORMASI
a) Kualitas dan Pengalaman Pengembang dalam Mengembangkan Sistem Informasi
Faktor ini sangat mendukung dan mempengaruhi keberhasilan sistem yang dibangun.
Semakin banyak pengalaman pengembang, maka persentase keberhasilan sistem yang
dikembangkan akan tinggi dan sebaliknya jika pengalaman pengembang terbatas, maka
persentase keberhasilan dari sistem yang dikembangkan pun ikut rendah.
Contoh : PT Abdi adalah sebuah konsultan teknologi informasi yang melayani jasa
pengembangan sistem informasi. Selama perjalanannya, perusahaan ini sudah
mengembangkan 471 sistem informasi diberbagai perusahaan skala kecil, menengah
ataupun besar baik swasta maupun pemerintah. Dari 471 sistem yang dikembangkan
tersebut 91% mencapai tingkat keberhasilan dan kualitas sistem yang baik sedangkan 9%
terdapat kekurangan dan bug-bug program yang diakibatkan adanya perubahan sistem
secara mendesak oleh pemilik atau pengguna sistem informasi.
Dari contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa jika suatu perusahaan mengembangkan
sistem informasi menggunakan jasa dari perusahaan yang berpengalaman, maka persentase
kelancaran dan keberhasilan sistem sangat tinggi.

b) Tanggung Jawab Pengembang dalam Melakukan Pengembanagan Sistem Informasi


Tanggung jawab pengembang digambarkan dengan adanya response (tanggapan) yang
baik oleh pengembang ketika terjadinya kesalahan sistem atau program aplikasi (error),
misalnya dengan memberikan garansi atau SDM yang menangani kesalahan sistem ketika
terjadinya kesalahan sistem, sehingga dapat diperbaiki dengan cepat.
Contoh : perusahaan PAB adalah sebuah perusahaan penyedia jasa hosting yang melayani
jasa web maintenance, web mail, dan data server, perusahaan ini menyediakan customer
service yang online selama 24 jam, sehingga salah satu konsumen mengalami kerusakan
pada data servernya, konsumen dapat dengan cepat memberikan pengaduan sehingga pihak
PAB dapat dengan cepat pula menangani kerusakan tersebut.

Sumber : BMP EKSI4312/Modul 3, Hal : 3.10-3.11

5. TAHAPAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS COMPUTER


(SIBC)!
1. Fokus awal pada data(electronic data processing – EDP)
Awalnya, penggunaan komputer terfokus pada data, kemudian muncul penekanan pada informasi
dan pendukung keputusan. Perusahaan-perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuhan
informasi para manajernya.
Sehingga dulu komputer generasi pertama digunakan untuk hal yang terbatas pada aplikasi
akuntansi. Nama yang diberikan untuk aplikasi awal ini adalah Electronic Data Processing (EDP)/
Sistem Informasi Akuntansi (SIA).

2. Fokus baru pada informasi (SIM)


Konsep penggunaan komputer sebagai SIM mulai dipromosikan oleh pembuat komputer untuk
mendukung peralatan yang ada. Namum ada beberapa penyebab kurangnya hasil yang aktual
dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang komputer diantara para pemakai, kurangnya
pengertian bisnis dan keawaman spesialis informasi mengenai peran manajer.

3. Fokus revisi pada pendukung keputusanb(DSS)


Mulai diterapkannya sistem pendukung keputusan/ decision support systems/DSS yaitu sistem
penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh
manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer.

4. Fokus sekarang pada komunikasi(AO)


Pada saat DSS berkembang, perhatian juga difokuskan pada aplikasi komputer yang lain:
otomatisasi kantor (office automation/OA. OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan
produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaaan alat-alat elektronik.
OA dimulai tahun 1964 saat IBM mengumumkan produknya, Magnetic tape/Selectric
typewriter(MT/ST) yaitu mesin tik yang dapat mengetik katakata yang telah terekam dalam pita
magnetik. Operasi pengetikan otomatis ini mengarah pada aplikasi AO yang disebut pengolahan
data (word processing).

5. Fokus potensial pada konsultasi/sistem pakar (AI/ES)


Ditandai dengan berkembangnya salah satu sistem komputer yang merupakan adaptasi dari
penalaran logis manusia yakni AI (Artificial Intelligence). Yang kini tengah mendapat perhatian
dari banyak kalangan yang merupakan bagian khusus dari AI yakni Sistem Pakar (Expert
System)yaitu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu bidang Dengan demikian
secara garis besar evolusi dan model CBIS dapat disimpulkan:
Komputer mula–mula digunakan sebagai sistem informasi akuntansi (SIA) tapi kemudian disadari
memiliki nilai potensial sebagai suatu sistem informasi Manajemen (SIM). Selanjutnya perhatian
meluas pada area seperti sistem pendukung keputusan (decision support systems/DSS), otomatisasi
kantor (office automation/OA) dan sistem pakar (expert systems/ ES). Kelima area aplikasi ini
membentuk sistem informasi berbasis komputer/CBIS.

Sumber : https://aldiyansahblog.wordpress.com/2017/10/11/sistem-informasi-berbasis-komputer-cbis/