Anda di halaman 1dari 42

LAPORAN KEGIATAN ADIWIYATA PLUS

SD NEGERI SEKARPURO
Jalan Raya Sekarpuro No. 08, Sekarpuro Kec. Pakis
Email : sdnsekarpuro@gmail.com
2019
ABSTRAK

Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan


Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah
dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
Menumbuhkan pembiasaan peduli pada lingkungan pada semua warga sekolah.
Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan. Peran guru sebagai motivator penumbuh
semangat peduli lingkungan yang terintegrasi pada rencana pelaksana pembelajaran sangat
diperlukan

Kata kunci : Adiwiyata,sikap perilaku peduli lingkungan dan tanggap bencana, pengetahuan,
tindakan.
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Program Adiwiyata adalah merupakan Pendidikan Lingkungan untuk
memberitahukan pengetahuan lingkungan di kalangan pelajar,yang ada di bangku
sekolah, hal ini ditunjukkan dengan asumsi jika Pendidikan pengetahuan tentang
lingkugan baik dan meningkat, maka perilaku Peduli Lingkungan dan tanggap
bencana juga akan lebih baik meningkat, tentunya akan mengurangi kerusakan
lingkungan di masa mendatang.
program adiwiyata dapat dilaksanakan secara optimal sejak usia dini dengan
adanya kerjasama dan singkronisasi kebijakan antar lintas sektoral bersama – sama
untuk mewujutkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan serta tanggap
bencana yang berdasarkan prinsip edukatip,partisipatip yang berkelanjutan, karna
program adiwiyata merupakan program yang komperhensif yang melibatkan semua
stakholders baik dil lingkungan sekolah dan masyarakat untuk membantu
meningkatkan kepedulian lingkungan khususnya pada warga sekolahdengan
melaksanakan program yang akan dicapai dengan menjabarkan beberapa komponen
diantara lain, aspek yang berwawasan lingkungan, aspek kurikulum sekolah berbasis
lingkungan,aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatip, dan aspek pengelolaan sarana
dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan . apalagi dengan adanya
PERMEN LHK NO. 52 TH.2019 Tentang gerakan peduli dan berbudaya lingkungan
hidup di sekolah, yang merupakan aksi kolektip secara sadar,sukarela,berjejaring dan
berkelanjutan yang bertujuan mewujutkan perilaku warga sekolah yang bertanggung
jawab dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dalam mendukung ketahan bencana
warga sekolah.
Pada program Adiwiyata yang ada di SD Negeri Sekarpuro melibatkan semua
warga sekolah melalui Kepala Sekolah, guru, dan paguyuban wali murid,sebagai
pendamping dan nara sumber dalam pergerakan peduli lingkungan di sekolah. kepada
siswa dan masyarakat sekitar, baik melalui program pelajaran akademik maupun non
akademik untuk menanamkan cinta lingkungan dan peduli terhadap lingkungan hidup
di sekitar sekolah pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk sarana dan
prasarana SD Negeri Sekarpuro sangat mendukung demi terselenggaranya gerakan
berbudaya peduli lingkungan dan tanggap bencana yang terprogram pada sekolah
Adiwiyata.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam laporan
ini adalah sebagai berikut :
1 Bagaimana peran warga sekolah sebagai pengelola dan pengarah pembelajaran
dalam menumbuhkan sikap berbudaya peduli lingkungan dan tanggap bencana
pada program adiwiyata di SD Negeri Sekarpuro?
2 Apa kendala yang dihadapi bagi warga sekolah dalam menumbuhkan sikap
berbudaya dan peduli lingkungan dan tanggap bencana pada program
adiwiyata di SD Negeri Sekarpuro?
C. Tujuan
Tujuan dari laporan ini adalah untuk melaporkan :
1 Peningkatan peran guru sebagai pengelola dan pengarah pembelajaran dalam
menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan kebersihan di sekolah Adiwiyata
SD Negeri Sekarpuro.
2 Penyelesaian kendala yang dihadapi guru dalam menumbuhkan sikap
peduli lingkungan dan kebersihan di sekolah Adiwiyata SD Negeri
Sekarpuro.

D. Manfaat
 Dengan adanya Program Adiwiyata, manfaat yang didapatkan dapat merubah sikap
dan perilaku warga sekolah untuk melakukan pembiasaan berbudaya dan pelestarian
langsung di sekitar.
 Dapat meningkatkan penghematan sumber daya melalui pengurangan sumber daya
dan energi.
 Dapat menghindari resiko dampak lingkungan yang terdapat di wilayah sekolah.
 Mempunyai kerjasama jejaring kerja yang baik antar warga sekolah dalam
mewujudkan sekolah yang asri, nyaman, dan aman dalam proses pembelajaran.
1 Sekolah
Sekolah sebagai tempat atau referensi dalam sumbang pemikiran bagi peningkatan
kualitas sekolah dan penentu kebijakan yang berkaitan dengan implementasi
program adiwiyata yang ada di lingkungan SD Negeri Sekarpuro.
2 Kepala Sekolah
Dapat meningkatkan program sekolah adiwiyata yang peduli lingkungan hidup,
dan dapat menghentikan dampak negatif lingkungan, serta dapat menciptakan
kondisi kebersamaan bagi warga sekolah.
3 Guru dan Tenaga Pendidik
Dapat dijadikan masukan dalam meningkatkan strategi pembelajaran secara
kontiyu peduli lingkungan hidup bagi tenaga kependidikan untuk mengetahui
bagaimana implementasi program adiwiyata yang lebih efektif dan efisien dalam
menanamkan dan menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada warga sekolah.
4 Masyarakat
Dapat meningkatkan bentuk kerjasama yang baik antara sekolah dan masyarakat
sekolah dalam partisipasinya untuk bersama – sama membiasakan sikap peduli
lingkungan hidup yang terprogram pada sekolah adiwiyata di SD Negeri
Sekarpuro Kec. Pakis.
BAB II
LANDASAN TEORI

A. ADIWIYATA
Adapun makna dari Adiwiyata adalah : Tempat yang baik dan ideal dimana
dapat diperoleh secara ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat
menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup menuju kearah cita –
cita pembangunan berkelanjutan.
Program Adiwiyata bertujuan untuk menjaga lingkungan hidup. Kebijakan ini
berdasarkan Peraturan Menteri LHK. No. 52 TH. 2013 tentang pedoman pelaksanaan
Program Adiwiyata. Selanjutnya telah disempurnakan menjadi peraturan Menteri
LHK. No. 52 Tahun 2019 tentang penghargaan Adiwiyata. Penghargaan ini
merupakan tanggung jawab agar para Kepala Sekolah dan jajaranya. ( warga
Sekolah ). bekerja lebih keras dan cerdas untuk mewujutkan lingkungan hidup secara
berkelanjutan. Program Adiwiyata ini mendorong adanya peningkatan upaya
perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah, bahkan pada tahun 2016
– 2019, sekolah Adiwiyata telah berkontRribusi untuk mengurangi timbunan sampah
melalui pengelolaan sampah dengan prinsip ( Reduse, Reuse, Reycle ). Kontribusi
sekolah Adiwiyata memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah
melalui 3R sejumlah 38.475 ton pertahun, penanaman dan pemeliharaan sebanyak
322.875 tanaman, 64.575 lubang Biopori, 12,915 sumur peresapan dan penghematan
listrik antara 10% - 40 % persekolah.
Dengan adanya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Republik Indonesia Nomor P.52/MENLHK/SETJEN/KUM. 1/ 9/2019 Tentang
gerakan peduli dan berbudaya Lingkungan Hidup di sekolah, dengan
menimbang,mengingat,memutuskan, dan Menetapkan Peraturan Menteri lingkungan
Hidup dan Kehutanan Te4ntang gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di
sekolah yang terdiri dari beberapa Bab dan Pasal.
Dengan Peraturan Menteri ini yang dimaksud pada dasarnya Pendidikan
Lingkungan hidup adalah upaya untuk meningkatkan Pengetahuan, Ketrampilan,sikap
dan aksi kepedulian Individu, Komunitas Organisasi dan berbagai pihak
terhadappermasalahan lingkungan untuk berkelanjutan pembangunan bagi generasi
sekarang dan yang akan datang. Gerakan PBLHS adalah aksi kolektif,secara
sadar,sukarela, bejejaringan dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam
menerapkan perilaku ramah lingkungan.Penerapan PRLH dapat mengurangi sampah
dan melestarikan fungsi lingkungan hidup.Program Adiwiyata dapat berjalan maximal
dan dapat dirasakan manfaatnya,maka harus berpondasi ke 3 hal
1. Edukatif. Prinsip ini mendidik programmer Adiwiyata untuk mengedepankan
Nilai – nilai pendidikan dan pebangunan karakter peserta didik agar mencintai
lingkungan hidup, baik lingkungan dalam sekolah,dirumah,dan dimasyarakat
luas.
2. Partisipatip.Komunitas sekolah harus terlibat dalam managemen sekolah yang
meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai
tanggung jawab dan peran,Partisipatip ini juga merupakan sebuah sikap yang
harus ditunjukkan kepada lingkungan warga se4kolah, komite, paguyuban
wali murid sampai kepemerintah setempat, harus terlibat agar pelestarian
lingkungan hidup,dari sekolah bisa berdampak ke lingkungan sekitar.
3. Berkelanjutan. Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terus menerus,secara
komperhensip/berkesinambungan, terus melestarikan dan melakukan budaya
agar tercipta sekolah yang asri,nyaman dan aman.

Keuntungan sekolah Adiwiyata antara lain :


1. Mendukung pencapaian standar kompetensi / kompetensi dasar, dan standar
kompetensi kelulusan ( SKL ) pendidikan dasar.
2. Meningkatkan Efisiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui
penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan
energi.
3. Mencipkan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang
lebih nyaman dan kondusip.
4. Menjadi tempat pempat pembelajaran tentang pemeliharaan dan pengolahan
lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, kerusakan dan
pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.

B. LINGKUNGAN SEKOLAH
Lingkungan berasal dari kata lingkungan berarti, “ Sekeliling,
sekitar,selingkung,seluruh suatu lingkari, daerah dan sebagainya. Menurut Imam
Supardi : menyatakan lingkungan sekolah adalah jmlah semua benda hidup dan mati
serta seluruh kondisi yang ada didalam ruang yang kita tempati, menurut pengertian
lain adalah mencakup segala material dan stimulus didalam dan di luar individu baik
yang bersifat fisiologis, psikologis, maupun sosio kultural.
Menurut syamsu Yusuf. sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang
secara sistematis melaksanakan program bimbingan pengajaran dan latihan dalam
rangka membantu siswa agar mampu mengembangkan potensinya,baik yang
menyangkut aspek moral, spiritual, Intelektual, emosional maupun sosial. lingkungan
sekolah adalah segala sesuatu,yang berada didalam yang memiliki makna atau
pengaruh terhadap karakter atau sifat seseorang secara langsung ataupun tidak
langsung.
Dasar – dasar pembentukan kepribadian juga meliputi segala material adalah
mencakup lingkungan pekarangan sekolah yang harus ditata dan dibenah serta
fasilitas yang bersifat kebendaan, seperti pagar sekolah yang permanen yang
memagari lingkungan sekolah supaya tetap aman sebagai lingkungan pendidikan yang
jauh dari berbagai macam gangguan yang bisa menimbulkan suasana ketidak tertiban
sekolah, fasilitas tempat parker sekolah yang membuat rasa aman dan nyaman mereka
menyimpan kendaraan, maupun pengembangan ruangan belajar yang representative
dengan penambahan ruang belajar dan memperindah ruang belajar dan penataan
pekarangan sekolah dari kebersihan dan keindahan dan lain sebagainnya.
Menurut penelitian Dosen UPI juga meliputi lingkugan sosiokultural atau
lingkungan masyarakat sekitar sekolah yang kedudukannya sangat penting sekali bagi
dunia pendidikan sekolah, karena satu sama lain saling berhubungan dan saling
membutuhkan secara umum hubungan sekolah dan masyarakat memiliki tujuan yang
hendak dicapai yakni peningkatan mutu pendidikan, sehingga pada gilirannya
masyarakat akan merasakan dampak langsung dari kemajuan tersebut. Demikian pula
sebaliknya dari lingkungan kurang bagus, kurang mendukung akan berakibat /
berpengaruh buruk terhadap perkembangan siswa dan sekolah. Lingkungan dan
Sekolah satu sama lain saling mempengaruhi, lingkungan sekolah yang jelek terhadap
sekolah dengah kata lain dapat dikatakan lingkungan yang tidak mendukung baik
lingkungan keluarga yang harus mendidik dan mengawasi putra – putrinya agar
menjadi anak yang baik dan tidak nakal juga lingkungan yang bersifat material,
misalkan sekolah yang pekarangan sekolah yang tidak berpagar permanen dan tidak
dijaga akan berpengaruh kepada kebebasan siswa keluar masuk pekarangan sekolah
dan ini berakibat ketidak disiplinan sekolah atau tidak disiplin belajar, tidak adanya
tempat parker disekolah akan menyebabkan siswa menitipkan motor dimana saja di
masyarakat lingkungan sekolah yang memudahkan siswa sewaktu – waktu membolos,
demikian pula pengembangan fasilitas ruang belajar karena merasa nyaman.
Demikian pula adanya kerja sama yang baik antara sekolah dengan masyarakat
lingkungan sekolah, sehingga saing memahami dan saling mendukung untuk
kemajuan bersama yaitu kemajuan sekolah dan kemajuan masyarakat lingkungan
sekolah.
BAB III
METODE PEMECAHAN MASALAH

Dengan memperhatikan permasalah di sekolah dan lingkungan sekolah maka SD


Negeri Sekarpuro melakukan langkah-langkah untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata
tersebut. Adapun langkah-langkah yang digunakan melalui empat tahap kegiatan yaitu (1)
perencanaan program, (2) sosialisasi program, (3) pelaksanaan program dan (4) evaluasi
program.

A. Perencanaan Program
Sebelum melaksanakan sosialisasi program Adiwayata kepada warga sekolah maka
tim Adiwiyata Sekolah merencanakan program Adiwiyata yang akan dilaksanakan dalam
satu tahun ke depan. Kegiatan perencanaan ini dihadiri oleh semua anggota tim Adiwiyata
sekolah.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah:
1. Rapat Kerja
Koordinasi Dewan Guru dengan pihak Komite Sekolah
2. Pembentukan Tim Adiwiyata
3. Sosialisasi Program
Sosialisasi program antara Dewan Guru, Komite Sekolah dan Paguyupan Kelas
4. Pelaksanaan program oleh tim Adiwiyata
5. Pelaporan

B. Sosialisasi Program
Setelah program direncanakan maka diadakan sosialisasi dalam dua tahap, yaitu tahap
pertama sosialisasi kepada komite sekolah dan paguyuban kelas, tahap kedua adalah
sosialisasi pada kepada warga sekolah (siswa dan wali murid).

C. Pelaksanaan Program
Setelah tahapan sosialisasi dilakukan maka dilakukan pelaksanaan program adiwiyata
yang telah direnacanakan. Pelaksanaan ini kami lakukan pada bulan Oktober – Desember
2020.
E. Evaluasi Program
Tahapan terakhir pada kegiatan Adiwiyata ini adalah evaluasi program yang telah
dilaksanakan. Secara umum semua program sudah terlaksana dengan baik.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN PROGRAM

A. Pelaksanaan Program
Program dilaksanakan mulai bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember
2020. Program-program yang sifatnya rutin, dilaksanakan seteiap hari, contohnya
piket kebersihan, Sabtu bersih, pemeliharaan tanaman, gerakan cuci tangan.
Sedangkan kegiatan lainnya disesuaikan dengan pembelajaran yang terintegrasi
dengan pendidikan lingkungan hidup.

B. Hasil Dan Pembahasan Program


Sejauh ini kegiatan adiwiyata di SD Negeri Sekarpuro berdampak positif
dalam kegiatan belajar mengajar dan sikap siswa. Karena pembiasaan yang dilakukan
di sekolah membawa kebiasaan baru di sekolah maupun di rumah. Selain siswa lebih
memperhatikan lingkungan sekitar, siswa bertambah pengetahuan tentang
pemanfaatan sampah di sekolah dan di rumah. Dan juga semakin sadar dalam
menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Hal ini membawa keuntungan tersendiri pada masa pandemic Covid 19 saat
ini. Siswa sudah terbiasa cuci tangan dan menjaga kebersihan di lingkungan tempat
tinggalnya.

C. Faktor Pendukung Dan Penghambat


1. Faktor Pendukung dalam pelaksanaan kegiatan Adiwiyata adalah
a. Adanya dukungan dari pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten
Malang, dalam pelaksanaan kegiatan Adiwiyata di lingkungan sekolah
b. Adanya dukungan Warga Sekolah, Komite Sekolah, Paguyuban Kelas dan
Wali murid dalam pelaksanaan kegiatan Adiwiyata
c. Adanya dukungan dari lingkungan masyarakat sekitar sekolah

2. Faktor Penghambat
a. Situasi pandemi covid 19 yang saat ini terjadi sehingga kegiatan adiwiyata
tidak berjalan maksimal
Hasil yang dicapai dari program Adiwiyata sampai dengan saat ini ialah:
Dampak program terhadap Ketercapian 8 standar pendidikan
a. Sebelum Program adiwiyata
1. Belum terintegrasinya kegiatan pendidikan lingkungan hidup di sekolah
2. Belum adanya anggaran khusus pendidikan lingkuangan hidup
3. Belum adanya kerjasama dengan bank sampah desa.

b. Sesudah Program Adiwiyata


1. Telah terintegrasinya kegiatan pendidikan lingkungan hidup di sekolah
2. Telah ada anggaran khusus pendidikan lingkungan hidup
3. Mulai adanya kerjasama dengan bank sampah desa
BAB V
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A.    Simpulan
Berdasarkan temuan dan pembahasan di atas dapat disimpulkan:
Kegiatan adiwiyata sangat penting untuk lingkungan sekolah dan pembentukan
karakter siswa untuk menanamkan kepedulian terhadap sikap berbudaya dan peduli
lingkungan tanggap bencana. Dukungan dari instansi dan stakeholder terkait sangat
diperlukan dalam pengembangan program adiwiyata.

B.     Rekomendasi
Agar pencapaian standar nasional pendidikan melalui Penataan dan Pengembangan
Lingkungan Sekolah dengan Program Unggulan Adiwiyata Sekolah, maka rekomendasi yang
dapat dikemukakan antara lain:
1. Agar dilakukan pembinaan terkait program Adiwiyata secara berkelanjutan dari pihak-
pihak yang terkait
2. Selalu diadakan evaluasi bertahap tentang program Adiwiyata yang telah dilakukan
DAFTAR PUSTAKA

Buku Panduan Adiwiyata, Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan . Kerjasama


Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2012, h. 3

Direktorat Pembinaan SD. 2013. Manajemen Budaya dan Lingkungan Berbasis Sekolah.


Jakarta: Kemdikbud.

Gunawan, Zaini. Pengembangan Program Adiwiyata dalam Mewujudkan Sekolah


Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jurnal Pendidikan Vol.3.No.2 Tahun 2016h. 87

Hoetomo, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia , (Surabaya, Mitra pelajar, 2005), h.318

Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pasal


1 ayat 1

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Tahun 2013 Tentang Pedoman


Pelaksanaan Adiwiyata.(2009: pasal 1 ayat 2)

Supardi, Imam, Lingkungan Hidup dan Kelestariannya (Bandumg : PT Alumni, 2003), h. 2

Tim dosen Administrasi Pendidikan UPI, Menejemen Pendidikan (Bandung, Alfabesa,


(2011) h.28

Widyaningrum, Lisdiana, Purwantoyo E. Evaluasi Partisipasi Siswa Dalam Pengelolaan


Sampah Untuk Mendukung Program Sekolah Adiwiyata, ijc, volume 04, No1, tahun 2015 h.
75
LAMPIRAN LAMPIRAN
PEMERINTAH KABUPATEN MALANG
DINAS PENDIDIKAN
SD NEGERI SEKARPURO
NSS : 101051810021 NPSN : 20537339
Jl. Raya Sekarpuro No. 08 0341-3029209 Kec. Pakis-Email : sdnsekarpuro@gmail.com

KEPUTUSAN KEPALA SD NEGERI SEKARPURO


Nomor : 420/2296/35.07.101.431.05/2019
TENTANG
TIM PELAKSANA PROGRAM SD PLTB
TAHUN 2019 / 2020
KEPALA SD NEGERI SEKARPURO

Menimbang : a. Bahwa proses pembelajaran merupakan inti proses penyelenggaraan


pendidikan pada satuan pendidikan
b. Bahwa untuk menjamin kelancara proses pembelajaran sangat diperlukan
kondisi lingkungan yang bersih, sehat, kondusif, dan sarana prasarana
yang
memadai.
c. Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat,, kondusif, dan sarana
prasarana yang memadai perlu adanya tim pelaksana program Adiwiyata

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan


Nasional.
2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya
Alam Hayati Dan Ekosistemnya
3. Undang-Undang Nomor 7 Tentang Sumber Daya Air
4. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengolahan Sampah
5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup
6. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 2 Tahun 2009
Tentang
Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata
7. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 7 Tahun 2010 Tentang
Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan

Memutuskan
Menetapkan :
Pertama : Tim Pelaksana Program SD PLTB Tahun 2019/2020
Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
Ditetapkan Di : Pakis
Pada Tanggal : 05 November 2019
Kepala Sekolah

Drs. PRAWITO, S.Pd


NIP. 196305041983031011
Lampiran : SK Kepala SD NEGERI SEKARPURO
Nomor : 420/2296/35.07.101.431.05/2019
Tanggal : 05 November 2019
Tentang : Tim Pelaksana Program SD PLTB Tahun 2019/2020
NO POKJA NAMA JABATAN
1 Pelindung Drs. Mochmmad Soleh, S.Pd Koordinator Wilayah
Dinas Pendidkan
Kecamatan Pakis
2 Penanggungjawab Drs Prawiro, S.Pd Kepala Sekolah
3 Ketua Eny Suyati, S.Pd Guru PJOK
4 Sekretaris Riyatin, S.Pd Guru Kelas 5
5 Bendahara Dra. Muntianingsih, S.Pd Guru Kelas 6
6 Seksi-Seksi :
6.1 Pokja Bidang Keagamaan Awik Nurdiana S.Pd I Guru Agama Isalam
6.2 Pokja Bidang UKS Eny Suyati,S.Pd Guru PJOK
6.3 Pokja Bidang Jumantik Yutri Widayati,S,P.d Guru Kelas 3b
6.4 Pokja Bidang Kantin Sri Kundayati,S.Pd Guru Kelas 1
6.5 Pokja Bidang Sampah Sri Nurnaheni,S.Pd Guru Kelas 4
6.6 Pokja Bidang Biopori Sri Nurnaheni,S.Pd Guru Kelas 4
6.7 Pokja Bidang Taman Eko Prasetyo,S,P.d Guru Bhs.Inggris
6.8 Pokja Bidang Perpustakaan Dwi Santoso,S.Pd Guru Kelas 5
6.9 Pokja Toga Desy Dwi Jayanti, S.Pd.I Guru Kelas 2b
6.10 Pokja Kantin dan Koperasi Sri Suhartatik, S.Pd Guru Kelas 3a
Febvina Tri Wilujeng,S.Pd Guru Kelas 1b
6.11 Pokja Toilet Samsul Arifin Satpam

Ditetapkan Di : Pakis
Pada Tanggal : 05 November 2019
Kepala Sekolah

Drs. PRAWITO, S.Pd


NIP. 196305041983031011

Lampiran : SK Kepala SD NEGERI SEKARPURO


Nomor : 420/296/35.07.101.431.05/2019
Tanggal : 05 November 2019
Tentang : Deskripsi TugasTim Pelaksana Program SD PLTB Tahun 2019/2020
NO POKJA KETERANGAN
1 Pelindung -
2 Penanggungjawab Bertanggung jawab terhadap seluruh
pelaksanaan Adiwiyata/SD PLTB
3 Ketua - Menyusun konsep sukses Adiwiyata
- Motivator dan fasilitator pelaksanaan
Adiwiyata
- Mengkoordinir dan mengkondisikan
pelaksanaan Adiwiyata
4 Sekretaris - Koordinator penyusunan portopolio
Adiwiyata
- Mendokumenkan pelaksanaan Adiwiyata
dilapangan
5 Bendahara - Bersama ketua merumuskan anggaran
Adiwiyata
- Menyusun laporan anggaran Adiwiyata
6 Seksi-Seksi :
6.1 Pokja Bidang Keagamaan - Mengkoordinir bidang keagamaan,
menjadwal piket masjid, mengadakan
sholat berjamaah di masjid, Menjalankan
Exskul Banjari, Mengkoordinir Jumat
berkah.
6.2 Pokja Bidang UKS - Membentuk kader TIWISADA,mebuat
jadwal Piket ruang UKS, mengontrol buku
administrasi UKS, ruangan,dan sarana
prasarana UKS, meberikan pelatihan kader
TIWISADA tentang kesehatan dan cara
menolong siswa sakit.
6.3 Pokja Bidang Jumantik - Mebentuk piket dan memberikan penyuluan
tentang kebersihan kamar mandi,
memeriksa jentik-jentik nyamuk,
mengontrol alat dalam kamar mandi,,air
dalm bak kamar mandi.
6.4 Pokja Bidang Kantin Mengontrol ruang kantin, menjadwal
piket,mengontrol makanan yang ada di
kantin,menjadwal menu makanan setiap
harinya, dan mengingatkan siswa untuk
membawa tempat makan dan minum sendiri jk
membeli menu makanan tg ada di kantin. serta
mengontroljajanan yg ada pada kantin sekolah.
.

6.5 Pokja Bidang Sampah / Kompos Menjadwal piket, mengontrol dan memilah
sampah, mendaur ulang sampah
plastik,mengirim sampah plastic ke bank
sampah desa, memasang poster bebas
sampah, memberikan penyuluan tentang
memilah sampah dn mendaur ulang sampah
plastic.
6.6 Pokja Bidang Biopori Menjadwal piket, memberikan
penyuluhan tentang sampah
biopori,mendatangkan narasumber
tentang pembuatan biopori dan cara
membuat sampah biopori,mengontrol
sampah biopori seminngu sekali dan
memanen sampah biopori 3 bln sekali,
menimbang hasil sampah biopori.
6.7 Pokja Bidang Taman Membuat jadwal piket, mengontrol
kebersihan lingkungan
sekolah,menghitung jumlah tanaman /
pohon yang ada di lingkungan sekolah,
menanam kembali tanaman pada lahan
kosong, menanam tanaman toga / apotik
hidup, tanaman warung hidup dan
tanaman hias yang ada di halaman
sekolah.

6.8 Pokja Bidang Koperasi - Membuat jadwal piket koperasi,


mengontrol barang ATK untuk keperluan
siswa, mencatat ATK yang ada pada
koperasi,mencatat kluar masuk barang yang
ada pada koperasi.
6.9 Pokja Bidang Perpustakaan Membuat jadwal piket perpustakaan,
mengontrol kluar masuk buku pinjaman,
mencatat buku yang baru datang, dan buku
yang sdh tidak layak pakai, mencatat buku
hadir siswa di perpustakaan,
6.10 Pokja Kantin dan Koperasi - Bekerja sama dengan dinas kesehatan
member penyuluhan kepada petugas
kantin mengenai jajanan yang memenuhi
syarat-syarat kesehatan
- Pengawasan terhadap menu mamin di
kantin
- Pembinaan terhadap kebersihan kantin
dan melengkapi administrasi data
pembinaan
- Memunculkan produk unggulan dari
pengelolaan kopsis
- Memberi penyuluhan pada siswa agar
tidak mengkonsumsi jajan yang
mengandung pengawet, pemanis,
pewarna buatan.
6.11 Pokja Toilet - Melengkapi fasilitas di toilet
- Membersihkan toilet setiap hari
- Melakukan perawatan berkala untuk toilet

Ditetapkan Di : Pakis
Pada Tanggal : 05 November 2019
Kepala Sekolah
Drs. PRAWITO, S.Pd
NIP. 196305041983031011
DOKUMEN PROGRAM ADIWIYATA
SD NEGERI SEKARPURO

A. PENGEMBANGAN KEBIJAKAN SEKOLAH PEDULI DAN BERBUDAYA


LINGKUNGAN
1. Visi dan Misi LH
1) Visi LH
“Beriman, Bertaqwa, Berprestasi, dan Berbudaya Lingkungan Tanggap
Bencana“
2) Indikator VISI.
a. Mewujudkan generasi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa.
b. Menciptakan proses pembelajaran yang efektif.
c. Mengembangkan kepriibadian warga sekolah yang berkarakter cinta
lingkungan.
d. Mewujudkan warga sekolah dan partisipasi masyarakat untuk tanggap
bencana.
3) MISI LH.
a. Mengimplementasikan Ajaran Agama yang di anut di Sekolah, di rumah,
dan di lingkungan masyarakat.
b. Mennamkan sikap jujur, disiplin sopan santun, dan bertanggunga jawab
dalam kehidupan se hari – hari.
c. Mencipatakan pembelajaran yang Efektip dan Efisien untuk mewujutkan
prestasi Akademik dan Non Akademik.
d. Menambahkan nilai sikap cinta linkungan Tanggap Bencana dalam
proses pembelajaran.
4) TUJUAN SEKOLAH.
Tujuan Pendidikan Dasar adalah meletakan dasar kecerdasan,
pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup
mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut warga sekolah.
Berdasarkan Tujuan pendidikan dasar tersebut, maka Sekolah Dasar
Negeri Sekarpuro menetapkan Tujuan Sekolah sebagai berikut :
a. Ketuntasan belajar siswa memenuhi stantar dengan AKM ( Asacmend
Kompetensi Minimum ).
b. Semua siswa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.
c. Warga sekolah berkarakter , jujur, disiplin, sopan santun dan
bertanggung jawab.
d. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan masyarakat.
e. Melaksanakan gerakan menanam,merawat,dan melestarikan lngkungan
agar terwujut sekolah yang,bersih, asri,aman dan nyaman.
f. Meningkatkan pembiasaan Warga Sekolah peduli terhadap lingkungan
dan tanggap bencana.
g. mewujutkan Sekarpuro BERILMU (Bersih, Indah, Lestari, Mutu,
Unggul)

2. SK Pengembangan LH

a) SK Kepala Dinas Dikbud Kab. Malang No. 421.2/KEP/191/35.07.101/2020


Tentang Sekolah Adiwiyata Binaan Jenjang Sekolah Dasar Kabupaten Malang
Tahun 2020
b) SK Kepala Dinas LH Kab. Malang No - Tahun - Tentang -
c) SK Kepala SD Negeri Sekarpuro Kab. Malang No
800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun 2019 Tentang TIM Sekolah Adiwiyata
SD Negeri Sekarpuro tahun periode 2019 – 2021
d) SK POKJA 1 bidang keagamaan No. 800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun
2019
e) SK POKJA 2 bidang UKS No. 800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun 2019
f) SK POKJA 3 bidang Jumantik No. 800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun 2019
g) SK POKJA 4 bidang Kantin No. 800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun 2019
h) SK POKJA 5 bidang Koperasi No. 800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun 2019
i) SK POKJA 6 bidang Pengolahan Sampah No. 800/008/35.07.101.429.24/2019
Tahun 2019
j) SK POKJA 7 bidang Pengolahan Sampah Biopori
No.800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun 2019
k) SK POKJA 8 bidang Pertamanan No.800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun
2019
l) SK POKJA 9 bidang Perpustakaan No. 800/008/35.07.101.429.24/2019 Tahun
2019
m) SK Pembentukan TIM Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Kec Pakis
dengan Camat Pakis No. 420/18/kep/35.07.18/2017

3. SK Memorandum of Understanding ( MOU)

a) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan kepolisian sector Pakis.
b) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan Koramil sector Pakis.
c) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan UPT Puskesmas Pakis.
d) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan Kantor Desa Sekarpuro
Kec Pakis.
e) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Malang
f) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan Direktur the Development
of Awareness (LSM DOA) Kota Malang
g) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan Pihak Penjual Makanan
di Kantin Sekolah.
h) MOU antara SD Negeri Sekarpuro kec Pakis dengan Pihak Bank Sampah
Desa

4. Kegiatan Rutin Tahunan LH

No Nama Kegiatan Waktu Tempat/ Peserta Penanggung


Sasaran jawab
Kegiatan
1. Piket Kelas Setiap Kelas Guru, Siswa Wali Kelas
Hari / Senin
– Sabtu
2. Pembinaan Sabtu Setiap Hari Lapangan Guru, Siswa Eny Suyati,
Sehat dan Sabtu Sabtu Sekolah S.Pd
Bersih Riyatin, S.Pd.
Suudi
Mulyanto
3. Penanaman Lahan Libur Lahan Guru, Siswa Eny Suyati,
Kosong / Semester Kosong S.Pd
Penghijauan Riyatin, S.Pd.
4. Perawatan Setiap Taman Guru, Siswa Sri Kundayati
Tanaman Sabtu Sekolah Suudi
5. Pemilahan Sampah Setiah Hari Kelas, Guru, Tendik, Eny Suyati,
- Sampah Halaman Siswa S.Pd
Kertas Sekolah, Riyatin, S.Pd.
- Sampah Kamar
Mandi,
Plastik
Kantin
- Sampah Sekolah
Basah
6. Pengurangan Setiap Hari Kantin Guru, Tendik, Eny Suyati,
penggunaan wadah Siswa S.Pd
plastik pada saat Riyatin, S.Pd.
jajan di kantin
7. Bersih Diri Setiap Hari Kamar Guru, Tendik, Eny Suyati,
Mandi Siswa S.Pd

8. Senam Anti Setiap Hari Lapangan Guru, Tendik, Eny Suyati,


Sampah Sekolah Sswa S.Pd

9. Peringatan Hari 1 Tahun Lapangan Guru, Tendik, Riyatin, S.Pd.


Bumi Sekali Sekolah Tiswa
10. Pemeriksaan Rutin Setiap UKS Siswa Awiek W,
dari Puskesmas bulan 1x S.Pd.
11. Berpatisipasi Aktif Insidental Sekolah Guru, Tendik, Eny Suyati,
pada saat ada Tiswa S.Pd
Lomba Kecamatan
Berseri
12. Setiap 1 Semester Setiap 1 - Orang Tua, Wali Kelas
mewajibkan siswa Semester Siswa
membawa tanaman
di dalam pot
13. Outing Kelas ke Setiap 1 - Guru, Orang Wali Kelas
kebun Semester Tua, Siswa
Binatang(Secret
Zoo)
14. Penyajian Menu Setiap Kantin Penjual, Sri Kundayati,
Makanan Sehat Akhir Sekolah Siswa S.Pd
Semester Eny Suyati,
S.Pd

5. Peningkatan SDM LH

No Nama Kegiatan Waktu Tempat/ Delegasi Perwakilan


Sasaran Sekolah
Hotel Aria Drs. Prawito, Kepala
S.Pd. Sekolah
Bimtek Keamanan 14 – 08 - Eny Suyati,
1
Pangan Sekolah 2018 S.Pd. Guru
Yohana,
S.Pd.
Pelatihan KPN Eny Suyati, Guru
1 – 12 - Mekarguna S.Pd
2 Kebugaran
2018
Jasmani
Pelatihan Hotel Eny Suyati, Guru
24 – 27 Savanah S.Pd
3 Pengelolaan Kantin
Juni 2019
Sekolah
SD Eny Suyati, Guru
Pemanfaatan 28 – 01 – NEGERI S.Pd
4
Barang Bekas 2019 SEKARPU Riyatin, S.Pd.
RO
Pelatihan SD Negeri Semua Semua Warga
Pemanfaatan Sekarpuro Warga Sekolah
28 – 01 – Sekolah
5 Barang Bekas
2019
(KKN Mahasiswa
UM)
6 Sosialisasi Hidup 23 – 03 – SD Kelas 4,5 Guru, Siswa
Bersih dari Dokter 2018 NEGERI dan 6, Guru
Gigi UB SEKARPU Kelas
RO
Pelatihan 21 – 11 SDN Pokja Mutianingsih,
PengelolaanSampah -2019 Sekarpuro Lingsekpena S.Pd
7
ngsam Sri Nuraeni,
S.Pd
LP2M UM Eny Suyati, Guru dan
Seminar Nasional 30 – 06 –
8 S.Pd Tendik
LH 2019 Riyatin, S.Pd.
Workshop PLH / 9 Desember SDN Semua Pokja Guru
9 Kordinasi PLH 2019 Sekarpuro dan kader Tendik
tiwisada

6. Sosialisasi Penerapan PLH

No Nama Kegiatan Waktu Tempat/ Peserta Penanggung


Sasaran jawab Keg.
1 Sosialisasi Prog. Setiap awal Halaman Guru, tendik, Eny Suyati, S.Pd.
Jumat Bersih bulan Sekolah siswa, komite Riyatin, S.Pd.
2 Sosialisasi Prog. Setiap hari Lingkung Guru, tendik, Sri Nurnaheni,
Zero Sampah Selasa dan an siswa, komite S.Pd
Kamis Sekolah Dwi Santoso,
S.Pd.I
3 Sosialisasi Prog. PLH Setiap awal Ruang Guru, tendik, Eny Suyati, S.Pd.
Tahunan semester Rapat siswa, komite, Riyatin, S.Pd.
Sekolah dan paguyuban
wali murid

7. Penghematan SDA

No Nama Kegiatan Waktu Aktivitas Sasaran Penanggung


jawab Prog.
1 Mematikan Sepanjang Memasang stiker Guru, tendik, Semua Warga
lampu Setelah Tahun anjuran hemat air siswa, orang Sekolah
Digunakan di kran sekolah tua siswa
2 Mematikan Sepanjang Memasang stiker Guru, tendik,
keran air Tahun anjuran siswa, orang Semua Warga
setelah mematikan lampu tua siswa Sekolah
digunakan dekat stop kontak
3 Pembuatan Eco Setiap Digunakan Siswa, Guru Wali Kelas
Break Semester sebagai tempat
duduk
4 Hidroponik Setiap Menanam Siswa, Guru Wali Kelas
Semester bawang merah,
sayur mayur
dengan
menggunakan
botol air mineral
bekas
5 Re-use Sampah Setiap Membuat pot Guru, tendik,
non organik akhir bulan. tanaman dari siswa, Sri Kundayati,
botol bekas untuk paguyuban S.Pd
GreenSchool wali murid Awik S.Pd.I
6 Hemat Energi Sepanjang Memasang stiker Guru, tendik, Yutri, S.Pd.
Tahun anjuran siswa, orang Yohana, S.Pd.
mematikan lampu tua siswa Suudi
dekat stop kontak

1. Lingkungan Sekolah Bersih dan Sehat

Penanggung
No Nama Kegiatan Waktu Tempat Peserta
jawab Prog.
Guru, tendik,
1 Piket Kelas Setiap Hari Kelas siswa, orang Semua Warga
tua siswa Sekolah
Guru, tendik,
Sabtu Sehat dan Setiap Hari Halaman
2 siswa, orang Semua Warga
Sabtu Bersih Sabtu Sekolah
tua siswa Sekolah
Penanaman Lahan Guru, tendik,
Setiap 1 siswa, orang Semua Warga
Kosong / Halaman
3 Semester 2 tua siswa Sekolah
Penghijauan kali
Sekolah
Tamanisasi
Penanaman bunga Setiap 1 Guru, tendik,
Halaman siswa, orang Semua Warga
4 pada pot – pot di Semester 2
Sekolah tua siswa Sekolah
depan kelas Kali
Setiap 2 Guru, tendik,
Pengecatan Gedung
5 Tahun
Sekolah
siswa, orang Semua Warga
gedung sekolah Sekali tua siswa Sekolah
Guru, tendik,
Kamar mandi
6 Setiap Hari Kamar Mandi siswa, orang Semua Warga
bersih tua siswa Sekolah
Membuang barang Guru, tendik,
bekas yang Seminggu Tempat Daur siswa, orang Semua Warga
7 tua siswa Sekolah
menjadi sarang Sekali Ulang
nyamuk
Pemasangan Setiap Guru, tendik,
Lingkungan siswa, orang Semua Warga
8 slogan tentang Satu
Sekolah tua siswa Sekolah
kebersihan Semester
Pembuat Setiap Guru, tendik,
Lingkungan siswa, orang Semua Warga
9 pembasmi nyamuk Satu
Sekolah tua siswa Sekolah
alami Semester
Kerja bakti masal Setiap 3 Lingkungan Guru, tendik, Eny Suyati,
bulan Sekolah siswa, orang S.Pd
10 sekali tua siswa Riyatin, S.Pd.
Suudi
Mulyanto
Piket Siswa Ruang kelas Siswa, wali
Bersihkan Ruang Setiap Pagi dan kelas, Wali kelas
11 Kelas dan siang lingkungan penjaga
hari sekolah sekolah
12 Kegiatan UKS Ruang UKS Siswa dan Eny Suyati,
(Dokter cilik, dsb) Setiap hari dan kader S.Pd
lingkungan tiwisada Dan
sekolah paguyuban
wali murid

2. Anggaran Untuk PLH

Tempat dan Peserta Besaran/Sumb Penanggung


No Nama Kegiatan
Waktu Kegiatan er Anggaran jawab Keg.
Rp. 500.000 Eny Suyati,
Rapat pembentuk
Guru, tendik, Dana BOS S.Pd.
1 pengurus sekolah Kantor
siswa Riyatin,
PLTB S.Pd.
Sosialisasi Program Eny Suyati,
Aula Guru, tendik,
Kerja Tim PLTB ke Rp. 500.000 S.Pd.
2 Sekolah siswa, orang
warga sekolah, tua siswa Dana BOS Riyatin,
komte,paguyuban S.Pd.
Lingkungan Sri
Sekolah / Kundayati,
Pengadaan satu
Setiap 3 Rp. 500.000 S.Pd.
3 bunga dalam satu bulan Sekali
Guru, Siswa
Sri
Dana BOS
pot tiap kelas Nurnaheni,
S.Pd.
Lingkungan
Lomba Kebersihan Sekolah / Rp. 500.000
4 Siswa Wali Kelas
kelas Setiap Satu Dana BOS
Semester
Lingkungan Riyatin,
Lomba poster
Sekolah / Rp. 500.000 S.Pd.
5 tentang lingkungan Siswa
Setiap Satu Dana BOS Yutri W,
hidup Semester S.Pd.
Lingkungan
Semua
Membuat Apotik Sekolah / Rp. 1.000.000
6 Guru, Siswa Warga
Hidup Setiap Satu Dana BOS Sekolah
Semester
Kerja bakti masal Lingkungan Guru, tendik, Rp.750.000 Eny Suyati,
Sekolah/ 3 siswa, orang Dana BOS S.Pd
bulan sekali tua siswa Riyatin,
7
S.Pd.
Suudi
Mulyanto
Peringatan hari LH se Lingkungan Semua Rp. 675.000 Eny Suyati,
Dunia Sekolah Siswa Dana BOS S.Pd
8 Setiap Paguyuban Riyatin,
tanggal 5 wali murid S.Pd.
Juni
Perbaikan Taman Lingkungan Semua Rp. 500.000 Sri
Sekolah Siswa Dana BOS Kundayati
9 6 bulan Paguyuban Dafid
sekali wali murid, Oktavikrani,
Tendik Suudi
10 Green School Lingkungan Guru, Siswa Rp. 750.000 Muntiyaning
Sekolah Anggaran LH sih, S.Pd.
Pengadaan Lingkungan Rp. 750.000
Sekolah Anggaran LH Muntiyaning
11 Tanaman Green Guru
sih, S.Pd.
School
Lingkungan Rp. 500.000 Muntiyaning
12 Vertical Garden Sekolah
Guru
Dana BOS sih, S.Pd.

B. PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS LH


1. Pengembangan Model Pembelajaran LH (contohnya ...............)
a) Penerapan Model Pembelajaran inkuiri pada tematik jentik nyamuk.
b) Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual pada tumbuhan sekitar sekolah.
c) Penerapan Model Pembelajaran Saintifik pada tematik pupuk organik.
d) Penerapan Model Pembelajaran dalam memilah sampah organic dan
anorganik.
e) Penerapan Model Pembelajaran dalam mengolah bahan tanaman toga.
f) Penerapan Model Pembelajaran dalam merawat tumbuhan dan mengelola
hasil tumbuhan di sekitar sekolah.
g) Penerapan Pembelajaran tubuh dalam mengelola udara bersih dilingkungan
sekolah.
h) Penerapan Pembelajaran tentang perubahan cuaca.
2. Materi Isu Lokal (contohnya ...............)
a) Lingkungan hidup sekitar sekolah
b) Pengelolaan sampah sekolah
c) Kualitas air di lingkungan sekita sekolah
d) Energi dan perubahannya
e) Perubahan cuaca

3. Pengembangan Metode Pembelajaran LH (contohnya ...............)


a) Penerapan metode ceramah dan diskusi dalam pembelajaran LH
b) Penerapan metode observasi dalam pembelajaran kontekstual di ling. SD
c) Penerapan metode game dalam pembelajaran LH yang menyenangkan
d) Penerapan metode permainan / simulasi, penugasan, demonstrasi dan Tanya
jawab.

4. Pemanfaatan Sumber Belajar Lain (contohnya ...............)


a) Pemanfaatan taman sebagai media pembelajaran LH yang bersih dan sehat.
b) Pemanfaatan Tempat pembuangan sampah sebagai media pembelajaran
sampah.
c) Pemanfaatan Kamar mandi sekolah sebagai media pembelajaran sanitasi
lingkungan.
d) Pemanfaatan ruang uks sebagai media pembelajaran kesehatan.
e) Pemanfaatan tempat wisata sebagai media pembelajaran mengenal sejarah
dan budaya.

5. Kegiatan Kurikuler Aksi Nyata (contohnya ...............)


a) Praktek pemilahan sampah organik dan non-organik dalam pembelajaran PLH.
b) Praktek mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dalam
pembelajaran PLH tentang sampah.
c) Praktek membuat biopori di lingkungan sekolah sebagai bagian dalam
pembelajaran lingkungan perairan.
d) Praktek membuat pot bunga menggunakan barang bekas sebagai media green
school.

6. Materi Isu Global (contohnya ...........)


a) Aktivitas manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan dunia
b) Dampak perubahan iklim global pada kehidupan manusia di bumi
c) Bencana alam dunia yang mengancam kehidupan manusia
d) Dampak pandemic virus corona / covid-19
e) penemuan situs bersejarah di desa sekarpuro kecamatan pakis

C. PENGEMBANGAN KEGIATAN BERBASIS PARTISIPATIF

1. Kegiatan Ekstrakurikuler LH (contohnya .....)


a) Pembuatan karya seni berbahan barang bekas
b) Kegiatan pramuka dalam penataan taman sekolah
c) Kegiatan pramuka dalam pembuatan pupuk kompos
d) Kegiatan pokja dalam pembuatan minuman herbal

2. Pelibatan Masyarakat dalam Aksi LH di Sekolah (contohnya ...........)


a) Perimgatan hari lingkungan hidup sedunia bersama masyarakat sekitar.
b) Kegiatan bersih lingkungan sekolah bersama masyarakat sekitas.
c) Mengundang masyarakat sekitar dalam seminar/ceramah lingkungan hidup
d) Kegiatan kerja bakti paguyuban kelas dalam membuat ruang tunggu
dilingkungan sekolah

3. Ikut Serta Dalam Kegiatan LH di Masyarakat (contohnya ...............)


a) Pelibatan guru dan siswa dalam kerja bhakti masal Desa
b) Pelibatan siswa dalam penghijauan lingkungan kecamatan
c) Pelibatan siswa dalam sosialisasi program pengelolaan lingkungan di
kelurahan.
d) Pelibatan guru dan siswa dalam kerja bakti di tempat penemuan situs
bersejarah di desa sekarpuro kecamatan pakis
e) Pelibatan siswa dan guru dalam hari – hari besar nasional

4. Kemitraan dengan LSM (contohnya ...............)


a) Kerjasama dengan WALHI Kabupaten Malang dalam kegiatan -
b) Kerjasama dengan P-WEK dalam kegiatan Outbond
c) Kerjasama dengan KOMNAS LH dalam kegiatan adiwiyata ( Jejaring Kerja dan
Komunikasi )

D. PENGEMBANGAN PENGELOLAAN SARANA PENDUKUNG


1. Sarana Sekolah Sebagai Media PLH (contohnya ...............)
a) Taman sekolah untuk pembelajaran lingkungan hidup yang sehat dan bersih.
b) Pemanfaatan tempat pembuangan sampah untuk pembelajaran mengelolah
sampah organik
c) Pemanfaatan kamar mandi untuk pembelajaran sanitasi lingkungan sehat
dengan menjaga kebersihan toilet dan kamar mandi
d) Pemanfaatan kebun sekolah sebagai pembelajaran obat – obatan dan warung
hidup
e) Pembuangan limbah air wudhu sebagai kolam budidaya ikan
f) Pemanfaatan limbah sampul plastic mika sebagai face shield

2. Pengelolaan Sarana yang Ramah Lingkungan (contohnya ...............)


a) Membersihkan lingkungan kelas oleh siswa secara terjadwal/piket
b) Anjuran menjaga kebersihan kamar mandi dan toilet sekolah dengan
memasang stiker/papan pengumuman
c) Memanfaatkan alat makan dan minum sekolah untuk program zero plastik.
d) Pemanfaatan lahan sekolah untuk budidaya tanaman ....
e) Memanfaatkan kantin sekolah dalam pengelolaan makanan yang sehat
f) Pengelolaan ruang uks sebagai sarana kesehatan

3. Pengelolaan Sanitasi (contohnya ...............)


a) Pembuatan jadwal piket membersihkan toilet dan kamar mandi
b) Pembuatan jadwal piket membersihkan halaman sekolah
c) Penjadwalan siswa dalam pemilahan sampah
d) Penjadwalan siswa dalam kegiatan pembuatan pupuk kompos ....
e) Penjadwalan siswa dalam kegiatan mengontrol makanan di kantin
f) Penjadwalan siswa di ruang uks

4. Upaya Implementasi Hemat SDA (contohnya ...............)


a) Anjuran dengan stiker dan sosialisasi rutin untuk menghemat air
b) Anjuran dengan stiker dan sosialisasi rutin untuk menghemat energi
c) Pemanfaatan lahan sekolah untuk budidaya tanaman buah/pangan/obat2an
d) Pemanfaatan limbah air sebagai kolam budidaya ikan.

5. Pelayanan Kantin dan Makanan Sehat (contohnya ...............)


a) Pengadaan kantin sehat di dalam lingkungan sekolah
b) Pembinaan dan pengawasan penjual makanan dalam kantin sehat sekolah
bekerjasama dengan Dinas Kesehatan.
c) Pembinaan penjual makanan di lingkungan sekitar sekolah bekerjasama
dengan Badan Pengelola obat – obatan dan makanan
d) Pembinaan penjual makanan bekerja sama dengan pihak sekolah

6. Upaya Pengelolaan Sampah (contohnya ...............)


a) Kegiatan pemilahan sampah sekolah oleh siswa setiap hari Selasa.
b) Kegiatan pembuatan barang seni berbahan sampah plastik dan logam.
c) Kegiatan pembuatan kompos di sekolah setiap hari jum’at.
d) Kegiatan pembuatan sampah biopori satu bulan sekali.
PENGADAAN RUANG HIJAU DAN RENCANA VERTICAL GARDEN
PENGADAAN GREEN SCHOOL

PEMBIBITAN TANAMAN
PEMANFAATAN BARANG BEKAS BOTOL MINERAL

KEGIATAN GOSOK GIGI BERSAMA


KEGIATAN CUCI TANGAN
PEMBELAJARAN LINGKUNGAN
PEMBELAJARAN PEMBIBITAN BAWANG DENGAN MENGGUNAKAN BOTOL BEKAS
PEMBELAJARAN PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK DAN SAMPAH BIOPORI
PEMBUATAN ECOBRICK

Anda mungkin juga menyukai