ASUHAN KEBIDANAN

Pada Ny. “Y” GIP00000 UK 10 Minggu Intra Uterin dengan Hyperemesis Gravidarum Tingkat 1 di Ruang Poli, Rumah Sakit Islam Hasanah Mojokerto

Disusun oleh : WULANDARI NIM. 200806119

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN UNIVERSITAS MAYJEN SUNGKONO MOJOKERTO 2010

LAPORAN PENDAHULUAN 1. KONSEP DASAR A. Pengertian  Kehamilan adalah suatu proses yang terjadi apabila ada 4 aspek penting yaitu ovum, spermatozoa, serta terjadinya konsepsi dan nidasi. (Pusdiknakes, Mata Kuliah Askeb Ibu I Dosen : Sri Mekar, 2004)  Kehamilan adalah seorang wanita mengandung sel telur dibuahi atau dihamilkan oleh sperma. (Christina, 1981 : 65, Draf Mata Kuliah Askeb Ibu I Dosen : Sri Mekar, 2004)  Kehamilan adalah hasil konsepsi dari ovum dan sperma yang kemudian tumbuh dan berkembang dalam uterus. (Manuaba, Ida Bagus Gede, Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB Untuk Bidan, 1998 : 85)  Kehamilan adalah masa dimana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. (http://id.wikipedia.org/wiki/kehamilan)  Kehamilan terjadi akibat adanya pembuahan sel telur di dalam indung telur wanita oleh sperma. Dalam proses alamiah ini terjadi karena sperma masuk ke indung telur melalui saluran rahim pada saat melakukan hubungan badan. (http://keluargacemara.com)  Kehamilan adalah suatu rangkaian kejadian yang berkesinambungan, kejadian-kejadian itu ialah pembentukan gamet (telur dan sperma) ovulasi (pelepasan telur), penggabungan gamet dan implantasi embrio di dalam uterus. (Bobak, 2005)

4 bulan – bulat Akhir – bujur telur 3. Ukuran Membesar yang disebabkan karena otot polos rahim hipertropi dan hiperplasi sehingga uterus menjadi lebih besar dan lunak. Perubahan pada stimulus uteri  Isthmus lebih panjang dan lunak  Pada pemeriksaan dalam – kedua jari saling sentuh  perubahan isthmus uteri – tanda hegar .2. Sistem reproduksi  Uterus 1. PROSES KEHAMILAN Ovum Sperma Konsepsi Zigot Morula Nidasi Blastula Janin Plasenta (http://radenbalets. Bentuk Pada bulan pertama bentuk uterus seperti buah avokat. 2.com/proseskehamilan) 3. Perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada wanita hamil.

5. tegang dan berat Hiperpigmentasi areola mamae Glandula montgomeri makin nampak Puting menonjol Kelenjar tyroid dapat membesar sedikit Kelenjar hipofise dapat membesar terutama lobus anterior 10. Posisi rahim Permulaan hamil dalam letak antefleksi / retrofleksi. Perubahan yang tidak sama disebut tanda piscacek. Kelenjar endokrin . 9. 6. Karena peregangan dinding rahim. isthmus tertarik ke atas dan SBR menipis 4. sehingga menjadi lunak disebut tanda “goodel”. 8. Perimbangan hormonal Hormon estrogen dan progesteron terjadi perubahan konstrasi yaitu hormon progesteron mengalami penurunan sehingga menimbulkan kontraksi rahim yang disebut “Braxton Hiks”. Serviks uteri Serviks uteri bertambah vaskularisasinya. Pertumbuhan janin Pertumbuhan janin tidak sama ke semua arah – rahim lebih cepat tumbuh pada daerah implantasi plasenta. Vagina Vagina dan vulva tampak makin merah dan kebiru-biruan yang disebabkan karena peningkatan pembuluh darah pengaruh dari hormon estrogen. Payudara 11. 7. Ovarium Ovulasi berhenti Masih terdapat corpus luteum gravidarum Plasenta berbentuk sempurna pada umur kehamilan 16 minggu Bertambah besar. Disebut tanda “chadwick”.

Sirkulasi darah - Volume darah 25 – 30 % Sel darah naik 20 % sehingga sering kali HB menurun. Sistem respirasi Terjadi perubahan untuk dapat memenuhi kebutuhan O2 yang disebabkan karena desakan diafragma akibat dorongan rahim yang membesar sehingga menyebabkan bernafas lebih dalam.300) Kebutuhan zat mineral untuk bumil o Kalsium 1. 16. Metabolisme Kebutuhan nutrisi makin tinggi untuk kebutuhan janin dan untuk persiapan memberikan ASI sehingga menyebabkan perubahan metabolisme. 14. Sistem perkemihan Gangguan miksi dan sering kencing. 13. Sistem pencernaan Hipersalivasi Lambung teraba panas Mual + pusing pada pagi hari “morning sickness” Muntah disebut emesis gravidarum Pengaruh progesteron menyebabkan gerak usus berkurang sehingga menyebabkan obstipasi 15. 12. Metabolisme basal meningkat 15-20 % Keseimbangan asam basa menurun Kebutuhan protein hamil meningkat ½ gr / kg BB Kalori dapat dari karbohidrat lemak.- Kelenjar adrenal tidak berpengaruh Volume darah Pada akhir trimester pertama volume darah tetap dan volume plasma darah naik.5 gr/hari 30-40 gram untuk pembentukan tulang o Fosfor rata-rata 29 gram/hari . protein (2.

tegang dan sedikit nyeri 9. Lelah 8. Payudara membesar. Pingsan 6. Adanya varises . DIAGNOSA KEHAMILAN a. Anoreksia (tidak nafsu makan) 7. Mual dan muntah 3.5 kg  Plasenta 0. Tidak tahan suatu bau-bauan 5. 2006) 4. Sering kencing 10.5 kg  Janin 3 – 3. Mengidam 4. Berat badan  BB wanita hamil naik antara 6. Tanda-tanda kehamilan Tanda kehamilan ada 3 kategori yaitu :  Tanda presumtif 1. Amenorrhoe (tidak dapat haid) 2.o Zat besi 800 gr o Air 17. Konstipasi 11. Pigmentasi kulit 12.5 kg  Timbunan protein 2 kg  Retensi air garam (Ladewig.5 – 16.5 kg  Air ketuban 1 kg  Rahim 1. Epulis 13.

Kontraksi-kontraksi 7. Tanda chadwick 5. Reaksi kehamilan positif  Tanda pasti hamil 1. Perut membesar 2. Teraba ballotement 8. Gerakan janin yang dapat dilihat dan diraba. Juga terdapat bagianbagian janin 2. Terdengar DJJ Didengar dengan stetoskop monoral laenec Dicatat dan didengar dengan alat doppler Dicatat dengan feto elektro kardiogram Dilihat ultrasonografi (Mohtar. Tanda piscacek 6. Uterus membesar 3. Tanda kemungkinan hamil 1. 2000) b. menggantung Tumpuk Albican Menganga Jaringan otot . Perbedaan primigravida dengan multigravida KETERANGAN Payudara Papila mamae Strie gravidarum Vulva Perineum PRIMIGRAVIDA Tegang Runcing Livide Menutup Utuh MULTIGRAVIDA Lembek. Tanda hegar (isthmus melunak) 4.

Tuanya kehamilan  Lamanya amenorhoe  Tinggi fundus uteri 12 minggu 16 minggu 20 minggu 24 minggu 28 minggu 36 minggu  Mc. Donald : 3 jari diatas sympisis : pertengahan antara sympisis dan pusat : 3 jari dibawah pusat : setinggi pusat : 3 jari diatas pusat : 3 jari dibawah pasien 32 / 40 minggu : pertengahan pusat dan pasien .c.

(Lowdermilk. Pengertian  Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu kegiatan sehari-hari karena keadaannya menjadi buruk. 2004)  Hiperemesis gravidarum adalah mual yang terjadi sampai umur kehamilan 20 minggu begitu hebat. karena terjadi dehidrasi.HIPEREMESIS GRAVIDARUM A. yang menyebabkan dehidrasi. (Rustam. ketidak seimbangan elektrolit atau defisiensi nutrisi. diuresis berkurang dan timbul asetonuri. (Sastrawinata. dan kehilangan berat badan. sedemikian rupa sehingga mengganggu aktivitas dan kesehatan penderita secara keseluruhan. 2000)  Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah berkelanjutan sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari dan menimbulkan kekurangan cairan dan terganggunya keseimbangan elektrolit. B. 2004)  Hiperemesis gravidarum adalah suatu keadaan (biasanya pada hamil muda). 2000)  Wanita hamil memuntahkan segala apa yang dimakan dan diminum hingga berat badannya sangat turun. dimana penderita mengalami mual-muntah yang berlebihan. 2004)  Hiperemesis gravidarum adalah vomitus yang berlebihan atau tidak terkendali selama masa hamil. Beberapa faktor lain yang telah ditemukan oleh beberapa penulis sebagai berikut : . Etiologi Penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti. (Achadiat. (Manuaba. turgor kulit berkurang.

dalam sirkulasi maternal dan perubahan metabolik akibat hamil srta resistensi yang menurun dari pihak ibu terhadap perubahan ini merupakan faktor organik. Ginjal Tampak pucat. kehilangan pekerjaan. 2. Faktor psikologis memegang peranan penting pada penyakit ini.1. 2002) C. juga disebut salah satu faktor organik. mola hidatidosa. degenerasi lemah pada tubuli kontorti. dan lain-lain. perasaan mual dan muntah akibat dari meningkatnya kadar estrogen. kehamilan ganda. Hepar Pada tingkat ringan hanya ditemukan degenerasi lemak sentrilobuler 2. Otak Terdapat bercak perdarahan pada otak. 3. Alergi sebagai salah satu respon dari jaringan ibu terhadap anak. takut terhadap tanggung jawab sebagai ibu. D. diabetes. Faktor endokrin lainnya : hypertyroid. Oleh karena itu keluhan ini terjadi pada trimester pertama. Faktor predeposisi yang sering dikemukakan adalah primigravida. kecil dari biasa. rumah tangga yang retak. . Kadang kala dijumpai perdarahan sub endokardial. Patologi Dari otopsi wanita meninggal akibat hyperemesis gravidarum diperoleh keterangan bahwa terjadi kelainan pada organ-organ tubuh sebagai berikut : 1. Jantung Jantung antrofi. Pengaruh fisiologis hormon estrogen ini tidak jelas. Patofisiologi Ada yang menyatakan bahwa. 4. 4. Masuknya villi khorialis. frekuensi yang tinggi pada mola hidatidosa dan kehamilan ganda karena kadar hcg yang berlebihan. 5. (Sarwono. 3.

menurut berat ringannya gejala dapat dibagi kedalam 3 tingkatan : 1. Gejala dan Tanda Hiperemesis gravidarum. Hyperemesis gravidarum yang merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda. muntah berhenti. turgor kulit mengurang. Tingkatan III Keadaan umum lebih parah. Hyperemesis gravidarum ini dapat mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai yang keperluan energi. Kekurangan cairan yang diminum dan kehilangan cairan karena muntah menyebabkan dehidrasi. BB turun dan mata menjadi cekung. terjadilah ketosis dengan tertimbunnya asam aseton asetik. berat badan menurun. lidah mengering dan tampak kotor. 2. ibu merasa lemah. oligourid dan konstipasi. dan merasa nyeri pada epigastrium. Tingkatan I Muntah terus menerus yang mempengaruhi keadaan umum penderita. kesadaran menurun dari somnolen sampai koma. BB turun dan mata sedikit ikterus.mungkin berasal dari sistem syaraf pusat atau akibat berkurangnya pengosongan lambung. bila terjadi terus menerus bisa mengakibatkan dehidrasi dan tidak imbangnya elektrolit dengan alkalosis hipokloremik. nadi kecil dan cepat. turgor kulit lebih mengurang. mata sedikit ikterus. tekanan darah sistolik menurun. Asetan dapat tercium dalam hawa nafas. nadi kecil dan cepat. tensi turun. lidah mengering dan mata cekung. E. komplikasi fatal terjadi pada susunan syaraf yang dikenal . suhu kadang naik. nafsu makan tidak ada. 3. Karena oksidasi lemak yang tidak sempurna. asam hidroksi butirik dan aseton dalam darah. suhumeningkat dan tensi menurun. hemokonsentrasi. Tingkatan II Penderita tampak lemah dan apatis. karena mempunyai aroma yang khas dan dapat pula ditemukan dalam kencing. nadi meningkat sekitar 100 x/menit.

diplopia dan perubahan mental. Faktor fisiopatologis yang menyebabkan muntah Perubahan karbohidrat dan metabolisme lemak. 2002) F.sebagai ansefalopati. Keadaan ini adalah akibat sangat kekurangan zat makanan. (Sarwono. Faktor predeposisi peningkatan keparahan mual dan muntah Keletihan Janin wanita Mual dan muntah dikehamilan sebelumnya Penggunaan pil kontrasepsi saat prakonsepsi Mual pramenstruasi Merokok Stres. termasuk vitamin B kompleks. Situasi korpus luteum Faktor genetik Adaptasi saluran gastrointerestinal Infeksi Helicobacter pylori hcg (Human Crorionic) Hipotensi Estrogen dan progesteron G. Wernike dengan gejala nistagmus. Timbulnya ikterus menunjukkan payah hati. (DENISE TIRAN : 2004) . cemas dan takut Masalah sosial-ekonomi Wanita yang memiliki ibu yang mengalami mual dan muntah saat hamil.

Pengkajian Klinis hiperemesis gravidarum         Penurunan berat badan lebih dari 3 kg atau 5 % Tampilan wajah. Terapi obat Menggunakan sedativa (luminal. anti muntah (Mediamer B6. mual dan muntah. 2004) I. kalau perlu hanya perawat dan dokter saja. akan terasa oyong. stesoid). makan jangan terlalu banyak tetapi dalam porsi sedikit namun sering. Penanganan 1. antasida dan antimulas. tekanan darah Urinalisis. Vitamin B. drammamin. dan B6. 3. urine pertengahan untuk pemeriksaan Hitung darah lengkap Uji fungsi hati Endoskopi di trimester ketiga Urea dan elektrolit J. . Isolasi Jangan terlalu banyak tamu. Pencegahan dengan cara pemberian KIE pada ibu Diantaranya tentang diit ibu hamil. Diagnosis banding Perlemakan hati akut gastroenteritis Hernia hiatus Hepatitis Hiperkal semia Hipertensi intrakranial (benigna) (DENISE TIRAN .H. avopreg). kulit Denyut nadi. 2. Jangan tiba-tiba berdiri waktu bangun pagi. berat jenis urine. Defekasi hendaknya diusahakan teratur.

6. jadi tidak perlu takut dan khawatir. dapat dipertimbangkan suatu abortus buatan.4. 1998) . Terapi psikologik Berikan pengertian bahwa kehamilan adalah suatu hal yang wajar. Penghentian kehamilan Pada beberapa kasus dan bila terapi tidak dapat dengan cepat memperbaiki keadaan umum penderita. Penambahan cairan Berikan infuse dekstiose atau glukosa 5 % sebanyak 2-3 liter dalam 24 jam. normal dan fisiologis. 5. (Rustam.

Biodata Nama klien Jenis Kelamin Umur Agama Suku / bangsa Pendidikan Pekerjaan Alamat 2. PENGKAJIAN DATA Tanggal Jam : 02 Agustus 2010 : 09. : Ny. Nyeri ulu hati dan mual muntah yang sering.00 WIB A. “S” : 27 tahun : Islam : SMA : Swasta : Blooto 4/1. nafsu makan tidak ada (menurun) sejak 2 hari yang lalu disertai nyeri ulu hati dan mual muntah yang sering. Ibu mengeluh badannya terasa lemas. “Y” : 35 tahun : 21 tahun : Islam : Jawa / Indonesia : SMA : Ibu Rumah Tangga : Blooto 4/1. Rumah Sakit Islam Hasanah Mojokerto I. Keluhan Utama Ibu mengatakan tidak haid sudah + 2 bulan.ASUHAN KEBIDANAN Pada Ny. “Y” GIP00000 UK 10 Minggu Intra Uterin dengan Hyperemesis Gravidarum Tingkat 1 di Ruang Poli. DATA SUBYEKTIF 1. Riwayat Keluhan Utama Ibu mengatakan bahwa ini hamil yang pertama dengan umur kehamilan + 2 bulan dan ibu mengeluh badannya terasa lemas. Mojokerto Jenis kelamin : Laki-laki Suku / bangsa : Jawa / Indonesia . nafsu makan tidak ada. 3. Mojokerto Nama Ayah Umur Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : Tn.

Riwayat Kehamilan Sekarang HPHT TP UK ANC ⇒ : 20 – 05 – 2010 : 27 – 02 – 2011 : Ibu mengatakan umur kehamilannya + 2 bulan. Riwayat Kehamilan. bau anyir : Kadang-kadang : Ya (2 hari sebelum menstruasi) Bayi BB/PB H / M Nifas Kondisi Menyusui b. Riwayat Kebidanan a. Ibu mendapat vitamin BC : : : 14 tahun : 28 hari : 7 – 8 hari : 2 – 3 x/ganti pembalut : Teratus : Warna merah. Bayi dan Nifas yang lalu Persalinan Jenis Penolong Tempat Komplikasi JK Gerakan anak belum bisa dirasakan . TM I TM II TM III Keluhan selama hamil • Trimester I : Badan lemas.4. nafsu makan menurun. Riwayat Menstruasi Menarche Siklus Lamanya Banyaknya Teratur/tidak teratur Sifat darah Dismenorhoe Flour albus Suami No ke UK Hamil ini c. Status Perkawinan Kawin ke Lama Perkawinan Umur Kawin : I : 1 tahun : 20 tahun 5. Persalinan. nyeri ulu hati dan mual muntah : 1 x dibidan.

Asma. Pola Nutrisi Sebelum hamil Selama hamil : makan 3 x/hari menu nasi. 9. Latar Belakang Sosial Budaya Ibu mengatakan tidak berpantang terhadap makanan tertentu. 10. ibu juga tidak pernah minum jamu maupun merokok. Riwayat Ksehatan Keluarga Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak ada yng menderita diabetes mellitus. suami dan keluarga baik dan keluarga juga sangat mendukungkehamilan ini. TBC. PMS. Keadaan psikososial Ibu mengatakan ini merupakan kehamilan yang pertama. paru-paru. penyakit manahun seperti jantung. minum air putih 6 – 7 gelas / hari. Riwayat Kesehatn Sekarang Ibu mengatakan selama hamil tidal pernah terkena 6E.• • Trimester II Trimester III : : - Imunisasi TT : Ibu mendapat imunisasi TT 2 x. 8. DHF dan TBC. Huhungan ibu. 6. Pola Kebiasaan Sehari-hari a. Hipertensi dan Asma. : Ibu mual muntah. kusta ataupun penyakit menular seperti Hepatitis. . Hipertensi. 1 porsi habis minum air putih 5 – 6 gelas / hari. perawatan Personal Hygiene Ibu hamil dan perubahan-perubahan fidiologis pada kehamilan. Penyuluhan yang pernah didapat gizi pada ibu hamil. lauk. Dhypoid 8. nafsu makan menurun. 7. Dan ibu hanya makan –makanan ringan (biskuit). 11. Riwayat Kesehatan yang lalu Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menirun seperti Disbetes Mellitus. sayur.

cekung. sklera tidak ikterus : Simetris. memasak dll) : Ibu masih beraktivitas tapi yang ringan saja. tidak oedem. lidah bersih. Tidak ada stomatitis. Pola Eliminasi Sebelum hamil Selama hamil : BAB 1 X/ hari (tidak ada ketuban BAK 5 . bersih. mukosa bibir agak kering. tidak ada polip. rambut tidak rontok : Agak pucat. pendengaran baik. : Simetris. . tidak ada cloasma gravidarum. ISTIRAHAT Keadaan Umum TTV : TD N S RR PEMERIKSAAN FISIK Kepala Muka Mata Hidung Mulut dan gigi Telinga : Rambut bersih. tidak terdapat produksi serumen berlebih. tidak ada perdarahan gusi.b. tidak ada benjolan abnormal. : Sedang : 100 / 70 mmHg : 92 x/menit : 370 C : 21 x/menit TB BB BB saat hamil Lila : 160 cm : 40 kg : 40 kg : 24 cm : Setiap hari ibu mengerjakan pekerjaan rumah sehari-hari (menyapu.6 x/hari : BAB Terkadung Susah BAK 6 – 7 x/hari C. : Simetris. tidak ada caries gigi. konjungtiva merah muda. Tidak terdapat produksi secret berlebih. AKTIVITAS Sebelum hamil Selama Hamil D. : Simetris.

bersih. tidak ada pembesaran kelenjar tyroid.700 25 / 45 Nilai normal 11.000 / ul . Ekstremitas bawah : Tidak ada varices. ada tanda chadwick. reflek patela +/+. Anus Ekstremitas atas condilomatalata.0 – 50. Anas. : Simetris. tidak ada gangguan pergerakan. Sp.000 13. nyeri tekan pada ulu hati. Tidak ada nyeri tekan pada mamae. terdapat linea nigra.0 gram % 36. Hb.Leher Dada : Tidak ada bendungan vena jugularis.5 gr/dl 35. tidak ada condiloma akuminata. trombosit Haemoglobin (Hb) Hematokrit (PCV) Trombosit Lekosit LED / BBS  Pemeriksaan USG Tanggal 02 Agustus 2010 Oleh : dr. : Simetris. tidak ada benjolan abnormal pada mamae. PCV / HCT.OG Dengan hasil : Pada gambaran USG tampak hasil konsepsi yang berupa  Pemeriksaan panggul luar    Distansia spinarum : 26 cm (N : 23 – 26) Distansia kristarum : 27 cm (N : 26 – 29) Conjungata eksterna : 17 cm (N : 15 – 20) 12. kolostrum belum keluar.0 % 150 – 390 nbv / ul 3500 – 10. putting susu menonjol. hyperpigmentasi areola mamae.  Data penunjang  Pemeriksaan laboratorium Tanggal 02 Agustus 2010 Lekosit. tidak ada hemoroid. Abdomen : Tidak ada luka bekas operasi. tidak ada Genetalia Eksterna : Bersih.9 277.0 – 16. : Bersih. Turgor kulit agak menurun.

Nyeri tekan pada ulu hati III. Do : Keadaan umum : lemah TTV TD N S RR : 100/70 mmHg : 92 x/menit : 37 0C : 21 x/menit TB BB saat hamil Lila : 160 cm : 40 kg : 24 cm BB sebelum hamil : 40 kg . INTERPRETASI DATA DASAR Dx : Ny. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA .Dehidrasi . Keliling panggul : 87 cm (N : 80 – 90)  Kebutuhan  Penjelasan tentang keadaan ibu saat ini dan tentang hyperemesis.Mukosa bibir agak kering . “Y” GIP00000 UK 10 minggu intrauterin dengan hyperemesis gravidarum tingkat I Ds : Ibu mengatakan bahwa ini hamil yang pertama dengan umur kehamilan + 2 bulan dan ibu mengeluh badannya terasa lemas nafsu makan tidak ada sejak 2 hari yang lalu disertai nyeri ulu hati dan mual muntah yang sering.Malnutrisi IV. IDENTIFIKASI DIAGNOSA ATAU MASALAH POTENSIAL Dx potensial : .Hyperpigmentasi areola mamae . gravidarum  Pemenuhan cairan untuk mencegah dehidrasi II.Turgor kulit agak menurun .Wajah agak pucat .

Libatkan suami dan keluarga dalam kehamilan ibu saat ini R / Untuk memberikan dukungan dan motivasi pada ibu. Lakukan pendekatan terapeutik R / Agar terjalin kerjasama yang kooperatif antara tenaga kesehatan (bidan. 4. Kriteria hasil : .Ibu mampu mengulang penjelasan dari bidan dan mampu dan mau menjalankan saran atau anjuran bidan 1. Anjurkan ibu untuk banyak minum air hangat . INTERVENSI Tujuan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan selama 1 x 30 menit diharapkan ibu mengerti dan melaksanakan penjelasan dari bidan tentang hyperemesis gravidarum.Konsultasi dan kolaborasi dengan dokter Sp. perawat) dengan ibu. Sarankan ibu untuk tidak langsung beraktivitas setelah bangun tidur dan minum air hangat R / Agar ibu tidak merasa pusing dan mengurangi rasa mual.Ibu mengerti keadaannya sekarang . Anjurkan ibu untuk tidak makan-makanan yang berbau tajam R / Mengurangi rasa mual dan muntah. Jelaskan pada ibu tentang kondisinya saat ini R / Mengurangi kecemasan ibu terhadap kondisi dirinya akan janin yang dikandungnya 3. Sarankan pada ibu untuk banyak istirahat dan mengurangi aktivitas ataupun pekerjaan yang berat R / Menjaga kondisi ibu dan janin. Sarankan ibu untuk makan dengan porsi sedikit tapi sering R / Agar kebutuhan nutrisinya tercukupi dan terpenuhi.OG dalam memberikan therapy. 6. 8. 5. 7. 2. V.Ibu mengerti penjelasan dari bidan tentang hyperemesis gravidarum .

6. Dukungan dari suami dan keluarga berpengaruh dalam proses mengembalikan kestabilan emosional ibu atas kecemasan dan kekhawatiran terhadap kehamilannya. serta perhatian lebih. Kolaborasi dengan dokter Sp. konseling. 9. Menjelaskan pada ibu tentang kondisinya saat ini bahwa pada saat ini ibu mengalami kehamilan dengan gangguan hyperemesis gravidarum 3.Folapsus .Clast .OG dalam pemberian therapy yaitu : . IMPLEMENTASI Tanggal : 02 Agustus 2010 merasa tenang saat dimintai keterangan 2. Melakukan hubungan dan pendekatan terapeutik dengan ibu. Menganjurkan ibu untuk tidak makan-makanan yang berbau tajam untuk menekan dan meminimalisir rasa ingin mual dan muntah. Menyarankan ibu untuk tidak langsung beraktivitas setelah bangun tidur dan disarankan minum air hangat supaya tidak ada rasa pusing dan mual 7. Menganjurkan ibu untuk banyak minum air hangat sesuai kesukaan ibu guna untuk mengganti cairan tubuh yang keluar 9.15 WIB 1. Supaya ibu lebih rileks dan mengurangi stres 4.OG dalam pemberian therapy R / untuk tindakan pemberian therapy lebih lanjut. Melibatkan suami dan keluarga untuk selalu memberikan dukungan pada ibu karena ibu membutuhkan pengertian emosional. Menyarankan ibu untuk makan dengan porsi sedikit tapi sering supaya kebutuhan nutrisi ibu terpenuhi 5. Menyarankan ibu untuk banyak istirahat dan mengurangi aktivitas atau pekerjaan yang berat.Lapicef 3x1 1x1 3x1 .R / Untuk mengganti cairan tubuh yang keluar. Berkolaborasi dengan dokter Sp.Anvomer B6 3 x 1 Jam : 09. sehingga ibu . VI. 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful