Anda di halaman 1dari 3

Coba Anda diskusikan dengan Teman Anda tentang:

1. Sebagai manusia yang akan selalu berusaha untuk bekerja semaksimal mungkin, menurut ajaran
islam etos kerja yang baik akan menghasilkan hal yang baik pula. Doa, usaha dan ikhtiar
merupakan konsep kerja dalam islam, jelaskan konsep tersebut

2. Budaya akademik merupakan pengamalan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari,


kehidupan akan berjalan dengan baik jika dilandasi dengan unsur akademik tersebut, dalam Al-
Quran dan Hadits pembahasan terkait budaya akademik tertulis jelas, sebutkan dan jelaskan ?

3. Menurut anda bagaimana urgensi ilmu pengetahuan bagi kehidupan dunia dan akhirat manusia
? Sebutkan dan jelaskan !

JAWAB :

1. Konsep do'a dan usaha ( ikhtiar ) dalam islam harus juga dibarengi dengan tawakkal. Karena
do'a, usaha ( ikhtiar ) dan tawakkal merupakan suatu hal yang saling berkaitan dan saling
berurutan dalam mengerjakan sesuatu. Dalam mencapai sesuatu yang diinginkan maka
seseorang harus berusaha dengan giat yang diiringi dengan doa' dan kemudian bertawakkal
kepada Allah atas apa yang akan Allah berikan sesuai dengan do'a dan ikhtiar yang telah kita
lakukan. Ikhtiar dan do'a harus dilakukan secara bersama-sama atau berbarengan. Karena
usaha tanpa do'a merupakan perilaku orang yang sombong sedangkan do'a tanpa usaha
merupakan perilaku orang yang malas. Perilaku tawakkal dibutuhkan setelah berusaha dan
berdo'a karena semua yang terjadi atau yang akan terjadi merupakan ketentuan Allah jadi
sudah sepantasnya kita berserah diri kepada Allah.
2. Budaya akademik adalah sebuah situasi atau keadaan dimana suatu ajaran atau suatu nilai
dalam pendidikan telah menjadi kebiasaaan dan dilakukan secara berulang-ulang seperti
ajaran rajin, tekun, suka mengkomparasikan berbagai ilmu, suka bereksperimen dll.
Budaya akademik dalam Islam tentu menjadi sebuah keharusan dimana nilai-nilai Islam
diterapkan dalam dunia pendidikan. Penting untuk dicatat bahwa muara dari budaya
akademik yang ditumbuhkan dalam Islam adalah semakin bertambahnya keyakinan
terhadap Allah SWT. Apapun keilmuan yang dipelajari baik itu fisika, kimia, biologi, ataupun
ilmu keagmaan muaranya tetap satu yaitu bertambah keyakinannya terhadap tuhan.
Budaya akademik dalam Islam menghendaki semua orang muslim untuk memiliki sikap
tekun dan ulet dalam mencari ilmu. Islam sebagai agama yang mendorong umatnya untuk
menjadi cerdas dan pandai maka mempunyai banyak dalil-dalil mengenai keutamaan
mencari ilmu. Seperti yang dikatakan Nabi Muhammad dalam hadistnya yang diriwayatkan
oleh Sahabat Abu Huroiroh

َ ‫ﻁ ِﺭﻳ ًﻘﺎ‬
‫ﺳ َﻠﻙَ َﻣ ْﻥ‬ ُ ِ‫ﺳ ﱠﻬ َﻝ ﻋ ِْﻠ ًﻣﺎ ﻓِﻳ ِﻪ َﻳ ْﻠﺗَﻣ‬
َ ‫ﺱ‬ َ ‫ْﺍﻟ َﺟ ﱠﻧ ِﺔ ِﺇ َﻟﻰ‬
َ ُ ‫ﻁ ِﺭﻳ ًﻘﺎ ِﺑ ِﻪ َﻟﻪ ُ ﺍ ﱠ‬

Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan
baginya jalan menuju surga.” [HR. Muslim].
Bahkan saking utamanya para pencari ilmu yang nantinya akan membentuk budaya
akademik dalam Islam sampai-sampai Allah sendiri bersaksi atas nama pencari ilmu atau ahli
ilmu. Hal ini seperti yang ditermaktub dalam al-Quran, Surat Al-Imran, Ayat 18.

َ ُ ‫ﻳﺯ ﻫ َُﻭ ِﺇ ﱠﻻ ِﺇ ٰ َﻟﻪَ َﻻ ۚ◌ ِﺑ ْﺎﻟ ِﻘﺳْﻁِ َﻗﺎ ِﺋ ًﻣﺎ ْﺍﻟﻌ ِْﻠ ِﻡ َﻭﺃُﻭﻟُﻭ َﻭ ْﺍﻟ َﻣ َﻼ ِﺋ َﻛﺔُ ﻫ َُﻭ ِﺇ ﱠﻻ ٰ َﻟﻪَ ِﺇ َﻻ ﺃ َ ﱠﻧﻪ ُ ﺍ ﱠ‬
َ‫ﺷ ِﻬﺩ‬ ُ ‫ْﺍﻟ َﺣﻛِﻳ ُﻡ ْﺍﻟ َﻌ ِﺯ‬

Artinya: Arti: Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak
disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga
menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang
Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

3. urgensi ilmu pengetahuan bagi kehidupan dunia dan akhirat manusia yaitu :
1. Orang Berilmu Diangkat Derajatnya
Allah SWT berfirman:
"...Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..." (QS. Al-Mujadilah [58]: 11).
Dan Allah SWT berfirman:
"Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya
tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". (QS. Al-Mulk : 10).
Allah SWT sudah memberikan banyak kenikmatan. Jika kita tidak gunakan dengan baik, maka
kita akan menjadi salah satu orang yang merugi. Seperti tercantum dalam surat Al-Mulk ayat 10.
2. Orang Berilmu Takut Kepada Allah SWT
Dalam surat Fatir ayat 28, Allah SWT berfirman:
"Dan demikian pula diantara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa, dan hewan-hewan
ternak ada yang bermacam-macam warnanya dan jenisnya. Di antara hamba-hamba Allah yang
takut kepada-Nya hanyalah para ulama. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Pengampun."
Ayat ini menjelaskan tentang, dengan ilmu, seseorang akan lebih memahami bagaimana
kehidupan ini diciptakan dan mendalami pengetahuan tentang kuasa Allah SWT sebagai sang
maha pencipta. Orang berilmu akan takut melakukan hal-hal yang mengandung dosa karena ia
memiliki pengetahuan akan kekuasaan dan juga kebesaran Allah SWT.
3. Orang Berilmu akan Diberi Kebaikan Dunia dan Akhirat
Dalam surat Al-Baqarah [2]: 269, Allah SWT berfirman:
"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah)
kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar
telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat
mengambil pelajaran (dari firman Allah)."
4. Orang Berilmu Dimudahkan Jalannya ke Surga
Dalam sebuah hadist tentang keutamaan ilmu pengetahuan dalam Islam, Rasulullah SAW
bersabda:
َ ‫ﻁ ِﺭﻳ ًﻘﺎ‬
‫ﺳ َﻠﻙَ َﻭ َﻣ ْﻥ‬ ُ ِ‫ﺳ ﱠﻬ َﻝ ﺍﻋ ِْﻠ ًﻡ ﻓِﻳ ِﻪ َﻳ ْﻠﺗَﻣ‬
َ ‫ﺱ‬ َ ‫ْﺍﻟ َﺟ ﱠﻧ ِﺔ ﺇِ َﻟﻰ‬
َ ُ ‫ﻁ ِﺭﻳ ًﻘﺎ ِﺑ ِﻪ َﻟﻪُ ﺍ ﱠ‬
Artinya: "Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya
jalan menuju surga." (HR. Muslim, no. 2699)

Anda mungkin juga menyukai