Anda di halaman 1dari 2

b.

Motor diesel
Motor bakar diesel biasa disebut juga dengan Mesin diesel (atau mesin pemicu
kompresi) adalah motor bakar pembakaran dalam yang menggunakan panas
kompresi untuk menciptakan penyalaan dan membakar bahan bakar yang telah
diinjeksikan ke dalam ruang bakar.

Jenis Jenis Mesin Diesel


Ada tiga tipe mesin diesel yang umum digunakan pada mesin mobil, yakni ;
1. Indirect Injection Diesel (IDI)
2. Direct Injection Diesel (DI)
3. Common Rail Direct Injection (CRDI)

8 Komponen Utama Mesin Diesel


1. Cylinder Block Asyembly (Blok silinder)
2. Cylinder Head Asyembly
3. Piston & Connecting Rod
4. Crankshaft (posros engkol)
5. Oil Pan
6. Timming Chain Asyembly
7. Fly Wheel
8. Fuel System Asyembly

Langkah-Langkah Cara Kerja Pada Mesin Diesel (Diesel Engine)

1. Piston turun, posisi intake valve (katup masuk) terbuka dan exhaust valve
(katup keluar) tertutup. Bahan bakar bercampur udara terhisap masuk ke
dalam ruang bakar.
2. Piston naik, posisi intake valve dan exhaust valve tertutup, terjadi kompresi
(pemampatan bahan bakar) akibat tekanan dari piston yang bergerak naik.
3. Terjadinya ledakan yang dipicu oleh pemampatan (kompresi) akibat dorongan
dari piston sehingga tekanan dan suhu tinggi pada campuran udara dan bahan
bakar, posisi intake valve dan exhaust valve tertutup, ledakan menghasilkan
tenaga dan mendorong piston kebawah sehingga menggerakkan crank shaft
seperti ayunan sepeda.
4. Piston naik, posisi intake valve tertutup dan exhaust valve terbuka, dorongan
dari naiknya piston membuat gas buang hasil dari pembakaran (ledakan)
terdorong keluar melalui exhaust valve.
5. Proses berulang dari langkah 1 hingga 4 pada semua silinder.

Karakteristik Mesin Diesel (Diesel Engine)


1. Bahan bakar yang digunakan adalah bahan bakar diesel (solar, biosolar,
pertadex, shell super, dll)
2. Tidak membutuhkan komponen pengapian untuk proses pembakaran
3. Rasio Kompresi relatif besar, umumnya antara 15:1 hingga 22:1 (tergantung
spesifikasi mesin, bisa lebih bisa kurang)
4. Tenaga (power) dan torsi (torque) bisa dicapai pada rpm yang lebih rendah
dari mesin bensin.
5. Torsi puncak (peak torque) lebih tinggi dari mesin bensin, namun tenaga
maksimum (max. power) lebih rendah dari mesin bensin.
6. Tidak cocok dioperasikan pada rpm tinggi.
7. Akselerasi terasa lebih lambat daripada mesin bensin.
8. Getaran dan suara yang dihasilkan mesin bensin lebih kasar dari mesin bensin.
9. Polusi yang dihasilkan terlihat lebih pekat dari mesin bensin, meskipun sama-
sama beracun.
10. Material mesin diesel lebih kokoh dan lebih berat

Kelebihan
1. Tenaga dan Torsi maksimum mudah dicapai pada putaran (rpm) rendah.
2. Torsi puncak dari mesin lebih tinggi.

Kekurangan
1. Getaran dan suara mesin terasa lebih kasar.
2. Akselerasi terasa lebih lambat.