Anda di halaman 1dari 3

INSTRUKSI KERJA

NAMA PERALATAN : KOMPOR GAS


“RINNAI”

A. PERSIAPAN
1. Periksa terlebih dahulu bahwa semua bagian kompor gas telah lengkap
2. Kompor gas dipasang pada jarak minimal 25 cm dari dinding samping/belakang dari
150 cm dari langit-langit.
3. Masukkan tombol penyalaan api ( jika belum terpasang) pada posisinya dengan cara
mendorong ke bagian dalam poros tombol
4. Kompor gas harus digunakan pada ruangan yang memiliki ventilasi udara yang baik
5. Letakkan “Pan Support” pada posisi yang benar
B. CARA PENGGUNAAN
1. Buka kran tabung gas/saluran gas. Tekan tombol penuh dan putar ke kiri sampai
posisi “ON” Api dapat dikecilkan antara “ON” dan posisi “OFF” dengan memutar
tombol kearah posisi “OFF”
2. Bila api tidak menyala, putar tombol ke posisi “OFF” dan ulangi sesuai prosedur
penyalaan
3. Untuk menghasilkan api yang baik, putar damper ( Pengatur udara) ke atas atau ke
bawah sampai nyala api kelihatan biru.
C. PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN
1. Bersihkan bunner apabila terdapat kotoran-kotoran yang menempel dengan sikat dan
pin kawat
2. Bersihkan pan support dan bagian-bagian stainnees steel lainnya dengan sedikit sabun
Jangan menggunakan alkohol atau bensin karena dapat merusak part tersebut.
3. Bersihkan elektroda dari kotoran-kotoran yang menempel karena akan mempersulit
penyalaan
D. PERHATIAN
1. Jauhkan benda / cairan yang mudah terbakar dari kompor gas
2. Kompor gas harus digunakan pada ruangan yang memiliki ventilasi udara yang baik
3. Jangan meletakkkan benda yang mudah terbawa angin diatas kompor
4. Jangan menyalakan kipas angin / korek api apabila ada kebocoran gas
5. Jangan menggunakan alat masak yang menutupi nyala api pada bunner, karena akan
mengakibatkan nyala api tersebut mati
6. Jangan menggunakan alat masak yang menutupi seluruh permukaan kompor gas
7. Gantikan selang karet yang rusak/retak dengan yang baru
8. Jangan menyentuh permukaaan kompor setelah dipakai memasak
9. Usahakan pada waktu air mendidih tidak mengenai permukaan atas kompor
10. Jangan mengeringkan handuk/kain dll diatas kompor
11. Pada waktu kompor dalam keadaan menyala/digunakan untuk memasak, usahakan
jangan ditinggal.
INSTRUKSI KERJA

NAMA PERALATAN : LEMARI PENDINGIN


“SHARP”

A. PERSIAPAN
1. Harap sediakan ruang ventilasi yang cukup di sekitar lemari pendingin
2. Gunakan dua kaki depan yang dapat distel, untuk memastikan bahwa lemari
pendingin itu berdiri dengan kokoh dan rata pada lantai
3. Lepaskan 2 skrup kabinet bagian bawah, lalu pasang pelindung kaki dengan 2 skrup
yang dilepas tadi
4. Sebelum menggunakan lemari pendingin, bersihkan bagian-bagian dalam dengan
menggunakan lap yang dicelup ke air hangat. Bila anda menggunakan air sabun,
bilaslah seluruhnya dengan air

B. CARA PENGGUNAAN
1. Alarm pintu
Bila pintu ruang pendingin atau pembeku dibiarkan terbuka, alarm pintu akan
berbunyi.
- Alarm pintu akan berbunyi 1 menit setelah pintu dibuka dan berbunyi lagi setelah
1 menit (sekali setiap kali)
- Bila pintu dibiarkan terbuka selama 3 menit, suara alarm akan berbunyi terus.
2. Jangan mengisi terlalu penuh nampan pembuat es batu, karena es batu akan melekat
satu sama lain ketika membeku
3. Pada saat es batu sudah jadi, putarlah tuas searah jarum jam untuk menumpahkan es
batu ke dalam kotak es.
4. Pastikan semua makanan yang telah dimasak selalu terbungkus rapat atau tersimpan
di dalam kotak yang kedap udara
5. Letakkan makanan secara merata diatas rak-rak agar udara dingin dapat mengalir
dengan efisien.
6. Agar kelembaban tetap terjaga, buah-buahan dan sayuran harus dibungkus dalam
keadaan plastik yang longgar.
7. Pastikan pintu selalu tertutup rapat

C. PEMELIHARAAN DAN PEMBERSIHAN


1. Cabutlah terlebih dahulu kabel listrik lemari pendingin untuk mencegah sengatan
listrik
2. Jangan menyemprotkan air secara langsung ke bagian luar lemari maupun bagian
dalamnya, hal ini dapat menyebabkan timbulnya karat dan merusak instalasi
listriknya.
3. Keluarkan aksesoris seperti rak-rak dari dalam almari dan dari pintu. Cucilah dengan
air sabun pencuci piring cair yang hangat, kemudian bilaslah dengan air bersih dan
lap sampai kering.
4. Bersihkan bagian dalam lemari pendingin dengan lap kain yang telah dicelupkan ke
dalam air sabun pencuci piring cair yang hangat, kemudian gunakan air dingin untuk
menghapus air sabun itu.
5. Setiap kali kotor, bersihkan bagian luarnya dengan lap kain yang lembut.
6. Bersihkan karet isolasi magnetik pintu dengan sikat gigi dan sabun pencuci piring
cair yang hangat.
INSTRUKSI KERJA

NAMA PERALATAN : HAND MIXER


“MIYAKO”

A. PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Masukkan beater dan dough ke hand mixer hingga terkunci. Perhatikan bahwa
beater/dough hook dengan gear harus terpasang dengan gear yang terletak pada hand
mixer.
2. Sambungkan kabel listrik mixer ke stop kontak, siap untuk dinyalakan
3. Letakkan adonan ke mangkok atau tempat lain yang sesuai.
4. Celupkan beater atau dough hook ke dalam adonan dan nyalakan mixer dengan
memindahkan tombol speed ke arah kanan. Sesuaikan dengan kecepatan mixer (speed
1 – speed 5) dengan keperluan.
5. Setelah selesai menggunakan mixer, pindahkan tombol speed ke posisi “0” dan cabut
kabel listrik dari stop kontak
6. Lalu lapaskan beater atau dough hook dengan menekan tombol eject

B. PETUNJUK MEMBERSIHKAN
1. Sebelum dibersihkan cabut kabel listrik mixer dari stop kontak.
2. Bersihkan permukaan mixer dengan menggunakan spon basah
3. Bersihkan beater atau dough hook dengan air bersih dan keringkan setelah pencucian.
4. Setelah penggunaan mixer sangat disarankan segera membersihkan peralatan mixer.
Hal ini untuk mencegah adonan atau makanan sisa menempel dan mengering pada
peralatan.karena adonan yang mengering dapat menimbulkan pertumbuhan
jamur/bakteri serta sulit dibersihkan di kemudian hari.