Anda di halaman 1dari 14

11/24/2008

EFUSI
PLEURA

EFUSI PLEURA

Adanya Cairan Pleura yang Volume nya


lebih dari Normal ( Vol. normal: 1 – 20 cc )

1
11/24/2008

FISIOLOGI CAVUM PLEURA

FISIOLOGI
EFUSI PLEURA
Volume cairan pleura selalu konstan,
akibat dari:
# P. hidrostatik : 9 mmHg 
produksi oleh pleura parietalis
# P. koloid osmotik : 10 mmHg 
absorbsi oleh pleura viseralis

2
11/24/2008

PENYEBAB AKUMULASI
CAIRAN PLEURA

↓ Tekanan koloid osmotik ( Hypolbuminemia )


↑ Permeabilitas kapiler ( Radang, Neoplasma )
↑ Tekanan hirostatik ( Gagal jantung )
↑ Tekanan negatip intrapleura ( Atelektasis )

Gejala Klinis Efusi Pleura

- NYERI DADA SISI SAKIT


- BATUK
- SESAK NAPAS

3
11/24/2008

Pemeriksaan Fisik
Efusi Pleura

- Inspeksi  nampak sakit, gerak dada


sisi sakit tertinggal,
nampak lebih cembung
- Palpasi  gerak dada sisi sakit tertinggal,
Fremitus raba sisi sakit turun
- Perkusi  suara ketok sisi sakit redup
pd.bag.bawah garis Ellis Damoiseau
- Auskultasi  suara napas sisi sakit turun /hilang

Hasil Pemeriksaan laboratorium


Efusi Pleura

4
11/24/2008

Pemeriksaan Cairan Pleura


secara makroskopi ( 1 )

- Transudat  Putih jernih sepert air.


Decomp cordis, Nefrotik sindr,
Ascites, Meigs sindr, VCSS
- Eksudat  Jernih kekuningan.
Tumor, infark paru,
Infeksi spes / non spes
- Haemorhagic  Merah bata dan cair.
Tumor, trauma,
Infeksi spes / non spes

Pemeriksaan cairan pleura


Secara makroskopi ( 2 )
- Cylotoraks  putih seperti susu.
Trauma ductus toracicus,
Limfangitis
- Empyema  kental, keruh, bau (anaerob)

- Malignat mesotelioma  kental, dan


mudah berdarah
- Amoebiasis  anchory color dan berbau

5
11/24/2008

BEDA TRANSUDAT & EKSUDAT


Keterangan: Transudat: Eksudat:
Rivalta - -
Berat jenis < 1,016 > 1,016
Kadar protein < 3 gr / 100 cc > 3 gr / 100 cc
Protein pleura < 0,5 > 0,5
Protein serum
LDH < 200 IU > 200 IU
LDH pleura < 0,6 > 0,6
LDH serum
Lekosit < 1000 / mm3 > 1000 / mm3

SITOLOGI CAIRAN PLEURA


- Lekosit > 25.000 / mm3  Empyema
- Netrophil >  Pneumonia, TBC, Pancreatitis
- Limphosit >  TBC, limphoma, keganasan
- Eosinophil >  Emboli , Parasit, Jamur
- Eritrosit 5 – 10 ribu/mm3  Pneumoni,
Keganasan
- Eritrosit 100 ribu / mm3  Keganasan, Trauma,
Infark Paru
- Sel ganas  ditemukan pada 50 – 60 %
Keganasan

6
11/24/2008

HASIL PEMERIKSAAN
KIMIA KLINIK CAIRAN PLEURA

- Glukosa < 30 mg / 100 cc 


Pleuritis Reumatik
- Glukosa 30 – 60 mg / 10 cc  TBC,
Keganasan, Empyema

- Amilase pleura > amilase serum 


Pancreatitis, Rupture Esophageus
- PH darah turun disertai CO2 naik  TBC

PERBEDAAN
HAEMORHAGIC & HEMATOTORAKS

Keterangan: Haemorhagic: Hematotoraks:


HB cair pleura : < 50 % > 50%
HB darah tepi Didiamkan + Dibiarkan +10
tidak membeku menit membeku

Terjadi pada Keganasan, Trauma dada,


infeksi infark paru

Penanganan Pasang WSD Pasang WSD

7
11/24/2008

PERBEDAAN
CHYLOTORAKS & CHILIFORM
Keterangan: Chylotoraks: Chiliform:

Kadar neutral fat Menurun Meningkat


Cholesterol Meningkat Mennurun
Lechitin Menurun Normal
Fatty acid Normal Meningkat
Penyebab TBC, Obstruksi duct.
keganasan, torachicus
pleurits
reumatik
Penanganan Pasang WSD Pasang WSD

Hasil Pemeriksaan
Foto dada pada Efusi Pleura

8
11/24/2008

Gambaran Radiologi Efusi Pleura

< 300 CC : Secara fisik tak ada perubahan.


Foto PA: sinus masih nampak lancip.
Foto Lat: sinus nampak mulai tumpul
> 500 cc : Gerak dada/ fremitus suara/
fremitus raba menurun,
suara ketok redup
> 1000 cc: dada cembung, egofoni positip
> 2000 cc: mediastinum terdorong

Foto Thoraks:

Perselubungan
Pada hemitoraks
Dextra dengan sinus
frenicus costalis
kanan tumpul

9
11/24/2008

Foto Thoraks:

Perselubungan Pada
hemitoraks Dextra
dengan sinus frenicus
costalis kanan tumpul

EFUSI PLEURA BERDASAR


PARU YANG TERKENA

- Bilateral  Decom cordis, Nefrotik sindr,


Ascites, SLE, Tumor, TBC,
Infark paru

- Unilateral  Infeksi spes / non spes

10
11/24/2008

EFUSI PLEURA BERDASAR LOKASI DAN


BENTUKNYA

- Phantom tumor  mengantung / seperti Tumor


yg letaknya di fisura paru
- Subfrenik  mengantung pada basal paru

- Pocketed  membentuk kantung


kantung yang terpisah – pisah
- Organisasi  memadat / sudah tak cair lagi

PENATALAKSANAAN
EFUSI PLEURA ( 1 )

- Evakuasi cairan pleura / torakosentesis 


volume pengambilan maksimal 1000 cc
setiap kali pengambilan

- Pemasangan WSD 
# Efusi Pleura massive
# Efusi Pleura haemorhagic
# Hematotoraks, Empyema
# Chylotoraks, Chiliform

11
11/24/2008

a TORAKOSENTESIS Pada Efusi Pleura

b
b

Pemasangan
Selang WSD
Pada efusi Pleura

12
11/24/2008

PENATALAKSANAAN
EFUSI PLEURA ( 2 )

- Pleurodesis  melekatkan Pleura Parietalis


& Pleura Visceralis
- Terapi penyakit dasarnya ( antibiotika )
- Terapi Paliatif ( Efusi Pleura haemorhagic )

KOMPLIKASI
PASCA TORAKOSENTESIS

- Pneumotoraks
- Edema paru
- Kram, kemeng, pusing s/d shock neurogenik


Hentikan sementara tindakan torakosentesis
Dilanjutkan lagi 30 mt kemudian / keesokan harinya

13
11/24/2008

DRY PLEURISY
- Definisi  Radang pleura tanpa Efusi Pleura

- Gejala: nyeri pleuritik ( akhir inspirasi ),


febris, batuk non produktif
- Pemeriksaan Fisik: tampak sakit, suara napas
menurun, Pleural friction rub

- Laboratorium : smear/kultur sputum BTA / gram


- Radiologi : perselubungan dengan air
bronkhogram positif ~ pneumonia
- Terapi : Antibiotika broad spectrum
Antibiotika ~ hasil smear

14