Anda di halaman 1dari 2

Perencanaan Sumber Daya Manusia-BK yaitu proses sistematis yang terkait erat dengan

perecanaan strategik perusahaan dan digunakan untuk memperkirakan permintaan dan


ketersediaan SDM di masa mendatang melalui analisa eksternal dan internal. Dalam proses
perencanaan SDM ada 4 cakupan yang perlu diaudit. Sebutkan dan Jelaskan!

Mohon tidak copy/paste jawaban teman atau dari internet. Utamakan jawaban
bersumber dari modul. Apabila menjawab dari sumber lain sertakan sumbernya.

Kerjakan di kolom diskusi, tidak menggunakan file ms word/pdf.

Selamat berdiskusi!

Salam semangat, 

Nama Dosen

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat sore, izin menjawab diskusi 2, mohon arahan dan koreksinya.

Perencanaan Sumber Daya Manusia-BK merupakan proses sistematis yang terkait erat
dengan perecanaan strategik perusahaan dan digunakan untuk memperkirakan permintaan
dan ketersediaan SDM di masa mendatang melalui analisa eksternal dan internal. Terdapat
empat cakupan Audit Fungsi Perencanaan SDM-BK, yaitu:
1. Audit Praktik Perencanaan SDM. Audit ini mengenai ketaatan asas terhadap
kebijakan, Standard Operational Procedure (SOP) dan peraturan yang terkait dengan
perencanaan SDM.
2. Audit mengenai aspek integrasi perencanaan SDM-BK, audit ini mengenai apakah
perencanaan SDM-BK sudah terintegrasi dengan sistem lainnya antara lain dengan
rekrutmen dan seleksi.
3. Audit terhadap efisiensi dan efektivitas perencanaan SDM-BK. Pada audit ini terkait
dengan apakah perencanaan SDM-BK sudah efektif dan efisien. Efisiensi di sini terkait
dengan biaya yang dikeluarkan dalam pelaksanaan atau implementasi program
perencanaan SDM-BK menggunakan biaya seefisien mungkin. Efektivitas di sini terkait
dengan ketepatan dalam memilih staff dari sisi internal maupun eksternal baik secara
kuantitas maupun kualifikasi yang diharapkan.
4. Audit terhadap proses bisnis perencanaan SDM-BK. Proses bisnis perencanaan
SDM-BK di sini adalah cara kita memproyeksikan kebutuhan dan ketersediaan SDM di
masa depan baik untuk jangka pendek (1 tahun) mupun jangka panjang (lebih dari 1
tahun). Untuk melakukan audit perencanaan SDM kita membutuhkan input untuk
memproyeksikan kebutuhan dan ketersediaan SDM. Sebagai contoh, untuk
meproyeksikan kebutuhan SDM kita membutuhkan informasi mengenai rencana
strategic perusahaan, kondisi lingkungan seperti pertumbuhan ekonomi atau
berkurangnya karyawan secara alami karena pensiun. Sedangkan untuk audit terhadap
analisa ketersediaan SDM, membutuhkan data mengenai jumlah dan kualifikasi SDM
saat ini. Berikut ini adalah proses bisnis perencanaan SDM-BK secara singkat :
a. Memperkirakan kebutuhan SDM perusahaan
1). Faktor Ekternal
2) Faktor Organisasi
3) Faktor Tenaga Kerja
b. Memperkirakan ketersediaan SDM
1) Estimasi ketersediaan eksternal
2) Estimasi ketersediaan internal
c. Menyusun rencana aksi (action program) merupakan output
1) Kondisi permintaan/kebutuhan sama dengan ketersediaan SDM
2) Kondisi permintaan/kebutuhan lebih besar daripada ketersediaan SDM
3) Kondisi permintaan/kebutuhan lebih kecil daripada ketersediaan SDM

Sumber: BMP EKMA4476 Audit SDM, Modul 2 hal. 2.18-2.21