Anda di halaman 1dari 5

Nama : Syifa Annisa

NIM : 141200201

TUGAS PERTEMUAN KE 11 PENDIDIKAN PANCASILA

1. Hakikat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa adalah pancasila dijadikan dasar dan
motivasi dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dipergunakan sebagai petunjuk
dalam kehidupan sehari hari masyarakat Indonesia baik dari segi sikap maupun perilaku
haruslah selalu dijiwai oleh nilai nilai luhur Pancasila. Pancasila dijadikan dasar untuk
mencapai tujuan negara sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD Negara
Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Upaya dalam menjaga nilai-nilai bangsa. Hal ini dapat dilakukan dengan mempelajari dan
menyadari bahwa Pancasila merupakan sesuatu yang relevan untuk dimengerti. Hal ini
tercapai dengan menyadari pengaruh dari Pancasila ini terhadap diri sendiri dan besarnya
peran serta pengaruhnya. Dengan menyadari ini, seorang individu akan lebih terdorong untuk
mempelajari dan kemudian melestarikan Pancasila, karena mengetahui akan dampak dan juga
fungsi dari Pancasila itu sendiri yang mempengaruhi dirinya. Pancasila merupakan aspek
yang sangat penting dari kehidupan bangsa. Sebagai identitas penyatu bangsa ini, Pancasila
merupakan hal yang sangatlah penting dan sangat perlu diperhatikan. Oleh karena itu, kita
perlu melestarikan dan menyadari akan pentingnya Pancasila sebagai idelogi.

3. Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yaitu merupakan petunjuk bagi semua
kegiatan atau aktivitas hidup di segala bidang kehidupan. Pertanyaan , bagimanakah Peran
Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, dan bernegara.

Peran Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, dan bernegara sebagai
berikut :

1. Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia: Fungsi Pancasila yang pertama adalah
sebagai dasar Negara. Dasar negara di sini diartikan sebagai dasar falsafah atau filosofi
negara. Sehingga Pancasila dalam hal ini digunakan sebagai dasar untuk mengatur
pemerintahan negara. Dengan kata lain, Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur
penyelenggaraan aparatur negara yang sesuai dengan bunyi dan isi yang tercantum dalam
pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Pandangan Hidup Bangsa Indonesia: Fungsi Pancasila yang kedua adalah sebagai
pandangan hidup bangsa Indonesia. Dalam hal ini Pancasila berperan sebagai petunjuk hidup
sehari-hari, yang juga merupakan satu kesatuan yang tidak akan bisa dipisah-pisah antara satu
dengan yang lain. Artinya bersatu dalam satu Negara, yaitu Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI).

3. Kepribadian Bangsa Indonesia: Fungsi Pancasila yang ketiga adalah sebagai kepribadian
bangsa Indonesia. Fungsi yang satu ini dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sikap mental
maupun tingkah lalu atau perilaku beserta amal perbuatan dari sikap mental tersebut.
Kepribadian yang dimaksudkan adalah ciri khas masyarakat bangsa Indonesia. Artinya suatu
sikap mental dan tingkah laku yang mempunyai ciri khas tersendiri sehingga mampu
dibedakan dengan bangsa lainnya di seluruh dunia. Itulah yang dinamakan kepribadian
bangsa Indonesia.

4. Jiwa Bangsa Indonesia: Fungsi Pancasila yang keempat adalah sebagai jiwa bangsa
Indonesia.

5. Sumber dari Segala Sumber Hukum: Fungsi Pancasila yang kelima adalah sebagai
sumber dari segala hukum. Pancasila merupakan sumber hukum bagi Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI). Sumber hukum Indonesia ini bermakna sebagai pandangan
hidup, kesadaran dan cita-cita hukum beserta cita-cita moral yang meliputi suasana kejiwaan
serta watak bangsa Indonesia.

6. Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia: Perjanjian luhur di sini adalah menyangkut ikrar
yang telah dibuat saat memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia bersama sama oleh
para pendiri bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia memutuskan untuk merdeka menjadi
sebuah Negara pada tanggal 17 Agustus 1945.

7. Falsafah Hidup yang Mempersatukan Bangsa: Indonesia negara yang kaya akan budaya
dan etnis yang berbeda. Pancasila di sini merupakan sarana atau alat yang sangat ampuh
untuk mempersatukan bangsa Indonesia agar tidak terjadinya penyebab terciptanya
masyarakat majemuk dan multikultural. Pancasila merupakan falsafah hidup dan kepribadian
bangsa Indonesia yang mengandung nilai-nilai dan norma-norma luhur serta diyakini paling
benar, adil, bijaksana, dan tepat bagi bangsa Indonesia untuk bisa mempersatukan seluruh
rakyat Indonesia.

8. Cita-Cita dan Tujuan Bangsa Indonesia: Fungsi Pancasila yang kedelapan adalah
sebagai cita cita dan tujuan bangsa Indonesia. Cita-cita luhur bangsa Indonesia termuat tegas
dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Hal ini dikarenakan pembukaan Undang-
Undang Dasar 1945 merupakan media penuangan jiwa proklamasi, yaitu jiwa Pancasila yang
tertulis di dalamnya. Sehingga Pancasila dapat dikatakan sebagai cita-cita dan tujuan bangsa
Indonesia. Cita-cita luhur inilah yang kelak akan dicapai oleh bangsa Indonesia selaku bangsa
atau Negara.

9. Ideologi Bangsa Indonesia: Fungsi Pancasila yang kesembilan adalah sebagai ideologi
bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Ideologi Negara adalah nilai-nilai luhur yang terkandung
di dalam Pancasila menjadi cita-cita normatif dalam proses penyelenggaraan Negara.

4. Bagaimanakah Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa di lihat dari sikap
Toleransi beragama.

Hal ini bisa dilihat dari sila pertama dalam Pancasila,kita sebagai warga negara harus saling
menghormati kepada sesama umat beragama dan juga menjalankan perintah tuhan sesuai
dengan agama yang dianut

5. Berikan Contoh tentang Pancasila sebagai Pandangan Hidup bangsa.

1. Nilai Ketuhanan dan Ketakwaan: Hidup dengan kerukunan dan kedamaian antarumat
beragama, Memberi kebebasan bagi setiap orang termasuk diri sendiri dalam melaksanakan
ibadah sesuai yang dianut masing-masing, Tidak membedakan orang dengan agama yang
berbeda dalam sebuah pergaulan.

2. Nilai Kemanusiaan dan Keberadaban: Senantiasa senang melakukan kegiatan yang


sifatnya kemanusiaan, Tidak membeda-bedakan orang lain yang memiliki sifat kemanusiaan,
Menjaga sopan santun dalam keseharian atau di setiap kesempatan.
3. Nilai Persatuan dan Kesatuan: Menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat
dengan persatuan yang dibina Bersama, Tingkatkan toleransi sosial pada keberagaman di
dalam masyarakat tersebut, Mendahulukan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi.

4. Nilai Kerakyatan dan Kebijaksanaan: Membuat keputusan dengan cara musyawarah


untuk mufakat atau bisa dikenal dengan keputusan bulat yang disetujui Bersama, Tidak
memaksakan pendapat atau kehendak diri sendiri pada orang lain, Aktif berperan dalam
kegiatan di lingkungan masyarakat, seperti diantaranya adalah kerja bakti, pemilihan ketua
RT dan lain sebagainya.

5. Nilai Keadilan dan Kesejahteraan: Selalu berusaha terbaik dalam melakukan kewajiban
dan menikmati hak, Menghargai apa yang telah dilakukan dan diciptakan oleh diri sendiri dan
orang lain, Berusaha untuk membantu orang lain yang tengah kesusahan.

6. Bagaimana pendapat Mahasiswa tentang aturan atau kebijaksanaan Gubernur DIY dalam
pelaksanaan menyanyikan Lagu kebangsaan setiap pukul 10. 00 pagi di pasar bringharjo dan
sekitarnya.

Menurut saya, kebijakan atau aturan tersebut bisa diambil sisi positifnya seperti gerakan
tersebut akan berkontribusi memupuk nasionalisme warga Yogyakarta. Selain
itu,menyanyikan lagu Indonesia Raya dapat membangkitkan semangat dimasa-masa sulit ini
mengingat perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Kebijakan ini juga mengingatkan
Kembali akan lagu nasional bangsa Indonesia agar lagu kebangsaan tidak kalah dengan lagu-
lagu popular yang banyak didengarkan oleh warga millennial. Namun, kebijakan ini juga
mempunyai sisi negatif yaitu pemutaran lagu Indonesia Raya dipublik dengan rentang waktu
yangs sedang ramai dan sibuk-sibuknya dapat menurunkan kesakralan lagu Nasional
Indonesia Raya itu sendiri.

7. Pancasila digunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari.


Bagaimanakah pendapat Anda . berikan 5 contoh.

Pancasila yang digunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari merupakan


perwujudan dari hakikat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Contoh
Pancasila digunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari adalah :
1. Membuat keputusan dengan cara musyawarah untuk mufakat atau bisa dikenal
dengan keputusan bulat yang disetujui bersama.
2. Tidak memaksakan pendapat atau kehendak diri sendiri pada orang lain.
3. Aktif berperan dalam kegiatan di lingkungan masyarakat, seperti diantaranya adalah
kerja bakti, pemilihan ketua RT dan lain sebagainya.
4. Tidak membuang sampah sembarangan.
5. Menjalankan perintah agama sesuai ajaran yang dianut masing-masing.