Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

KONSEP DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING KARIR

DOSEN PENGAMPU :

Syaifullah Nur, S.Pd, M.Pd

DISUSUN OLEH :

MUH SYAHRULLAH
ABD AZIZ TUAKILI

PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM


FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji syukur kita panjatkan kepada Allah S.W.T. yang dengan izinnya
lah kita sentiasa diberikan kesehatan, taufik dan hidayahnya. Yang dimana dengan izinnya dariNya
jugalah sehingga kami dapat menyelesain makalah “Konsep Dasar Bimbingan Dan Konseling
Karir”
Shalawat serta salam tak lupa pula selalu terucap untuk sang baginda, suri tauladan dalam
berakhlak mulia dan sang pelopor cahaya islam. Baginda Rasulullah SAW. yang dengan
perjuangan Beliau lah hingga akhirnya kita bisa merasakan nikmat serta manisnya sebuah
keimanan.
Akhir kata kami berharap semonga makalah tentang ini dapat diberikan manfaat maupun
inspirasi terhadap pembaca.

Makasssar, 6 oktober 2021


Penyusun

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang
B. Rumusan masalah
C. Tujuan masalah

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian bimbingan dan konseling karir


B. Konsep dasar bimbingan dan konseling karir
C. Fungsi bimbingan dan konseling karir

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Banyak berbagai definisi dari karir namun yang terpenting dapat disimpulkan dalam satu
pengertian karir yaitu karir merupakan perwujudan diri yang bermakna melalui serangkaian
aktivitas dan mencakup seluruh aspek kehidupan diantaranya peran hidup, lingkungan kehidupan,
yang terwujud karena adanya kekuatan inner person. Perwujudan diri ini akan bermakna dikala
adanya kepuasan atau kebahagiaan diri dan lingkungan. Kesuksesan individu dalam berkarir yang
tampak dikarenakan adanya ketenangan, kenyamanan, kestabilan dan kepuasan dalam bekerja.

B. Rumusan Masalah
Untuk menyusun makalah ini penyusun menyusun beberapa permasalahan yang berkaitan
dengan hal yang akan dibahas dalam bab pembahasan dibawah ini adalah rumusan permasalahan
tersebut :
1. Pengertian bimbingan konseling karier ?
2. Fungsi dan tujuan bimbingan karier ?
3. Prinsip-prinsip bimbingan karier ?

C. Tujuan
Makalah ini disusun untuk :
1. Mengetahui pengertian bimbingan karir
2. Mengetahui dan tujuan bimbingan karir
3. Mengetahui prinsip-prinsip bimbingan karir

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Bimbingan dan Konseling Karir

1. Pengertian bimbingan

Secara umum bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang
yang ahli kepada seseorang atau beberapa individu, baik anak anak, remaja, maupun dewasa;
agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan dirinya sendirindan mandiri; dengan
memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan
norma norma yang berlaku.

2. Pengertian konseling

Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara


konseling oleh seoran ahli (konselor) kepada individu yang mengalami suatu masalah yang
bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien.

   3. Pengertian bimbingan dan konseling karir

Secara terminology karir itu diartikan sebuah wacana tertentu saja oleh sebagai
kalangan awam yang menganggap wacana tersebut hanya tertentu pada seseorang yang
mempunyai suatu posisi, jabatan atau yang berkaitan dengan suatu pekerjaan.sebenarnya
banyak prespektif dalam pemaknaan karir dan juga banyak tokoh pemikir yang
mendefinisikan karir dalam artian yang berbeda namun tujuannya sama, tergantung satu
individu tersebut dari mana mengartikannya karena hal itu memiliki arti yang sangat luas.

Pengertian Konseling Karir Penyuluhan karir (Career Counseling) merupakan teknik


bimbingan karir melalui pendekatan individual dalam serangkaian wawancara penyuluhan
(Counseling Interview). Penyuluhan merupakan pengkhususan kegiatan penyuluhan dalam
masalah khusus yaitu masalah karir.

Namun sejatinya karir itu mempunyai artian luas


seperti halnya urutan okupasi, job dan posisi-posisi yang diduduki disepanjang pengalaman
kerja seseorang . Sedangkan bimbingan karir itu sendiri diartikan sebagai upaya bantuan
kepada individu untuk memberikan dorongan dan untuk memberikan kemudahan untuk
mendapatkan pekerjaan dan kemudahan meniti karir dalam kehidupannya.

Bimbingan karir inipun juga banyak prespektif dalam pengartiannya, dikarenakan


bimbingan karir ini sulit dipisahkan dari konsep vocational guidance atau bimbingan jabatan
yang kemudian berubah menjadi carrer guidance atau bimbingan karir yang diartikan sebagai
proses untuk membantu dalam memilih pekerjaan, mempersiapkan, memasuki dan
memperoleh kemajuan di dalamnya. Namun selang beberapa tahun kemudian pengertian
bimbingan karir ini direfisi sebagai suatu proses bantuan terhadap individu  untuk menerima
dan mengembangkan diri serta perannya secara terpadu dalam dunia kerja,
mengklarifikasikan konsepnya dengan realita dalam lingkungan yang berujung pada kepuasan
diri dan masyarakat

Rochman natawidjadja menyimpulkan pengertian bimbingan karir sebagai proses untuk


membantu seseorang untuk mengerti dan menerima gambaran tentang diri pribadinya dan
gambaran tentang dunia atau lingkungannya, mempertemukan gambaran diri tersebut dengan
dunia kerja yang kemudian atau pada akhirnya dapat memilih bidang pekerjaan,
memasukinya dan membina karir dalam bidang tersebut. “..Bimbingan karir (BK) sebagai
sarana pemenuhan kebutuhan Perkembangan individu yang harus dilihat sebagai bagian
Integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam Setiap pengalaman belajar
bidang studi. (Conny Semiawan 1986:3)

Mohamad Surya (1988:31) menyatakan bahwa “Bimbingan karir  merupakan salah satu


jenis bimbingan yang berusaha membantu individu dalam memecahkan masalah karir, untuk
memperoleh penyesuaian diri yang sebaik-baiknya antara kemampuan dengan lingkungan
hidupnya, memperoleh keberhasilan dan perwujudan diri dalam perjalanan hidupnya.

Definisi dari The National Guidance Association, diadopsi dari Super (1951), adalah
“proses membantu seseorang mengembangkan menerima gambaran diri yang terintegrasi dan
adekuat dan peranannya dalam dunia kerja, mengetes konsepnya dalam realitas, dengan
kepuasan bagi dirinya dan keuntungan bagi masyarakat” (Sears, 1982).

Bimbingan karir adalah bantuan layanan yang diberikan kepada individu-individu untuk
memilih, menyiapkan, menyesuaikan dan menetapkan dirinya dalam pekerjaan yang sesuai
serta memperoleh kebahagiaan daripadanya (Dewa Ketut Sukardi 1987:22).

Menurut Mohamad Surya, bimbingan karir merupakan salah satu jenis bimbinganyang
berusaha membantu individu dalam memecahkan masalah karir, untuk memperoleh
penyesuaian diri yang sebaik-baiknya antara kemampuan dengan lingkungan hidupnya,
memperoleh keberhasilan dan perwujudan diri dalam perjalanan hidupnya.

Menurut Gibson & Mitchell, Bimbingan Karir sebagai proses perkembangan yang
berkelanjutan yang membantu individu-individu dalam rangka persiapan karir hidupnya
melalui intervensi kurikulum secara aktif yang memungkinkan mereka bisa membuat
perencnaan karir, pembuatan keputusaan, menguasai perkembangan keterampilan, informasi
karir dan pemahaman diri.
Menurut Munandir, Bimbingan Karir adalah kegieatan dan layanan bantuan kepadaa
para peserta didik dengan tujuan agar mereka memeperoleh pemahaman dunia kerja dan
akhirnya mampu menentukan pilihan kerja dan menyusun perencanaan karir

Maka dapat disimpulkan bahwa Bimbingan karir Adalah suatu proses bantuan, layanan,
pendekatan Terhadap individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, Mengenal dunia
kerja, merencanakan masa depan yang sesuai dengan bentuk kehidupan yang diharapkannya,
mampu menentukan dan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab atas
keputusan yang diambilnya itu sehingga mampu mewujudkan dirinya secara bermakna.
Dengan demikian, bimbingan karir difokuskan untuk membantu individu menampilkan
dirinya yang memiliki kompetensi/keahlian agar meraih sukses dalam perjalanan hidupnya
dan mencapai perwujudan diri yang bermakna bagi dirinya dan lingkungan di sekitarnva.

2.     Konsep Dasar Bimbingan Karir

Konsep layanan bimbingan karir sulit dipisahkan dari konsep vocational guidance yang
berubah menjadi career guidance seperti yang dikemukakan oleh National Vocational
Guidance Association (NVGA) pada tahun 1973, yang diartikan sebagai proses membantu
dalam memilih pekerjaan, mempersiapkan, memasuki dan memperoleh kemajuan di dalamnya
(Herr and Cramer, 1979: 6). Pada tahun 1951, Donal Super mengajukan revisi terhadap
definisi bimbingan jabatan sebagai suatu proses bantuan terhadap individu untuk menerima
dan mengembangkan diri dan peranannya secara terpadu dalam dunia kerja, mengetes
konsepnya dengan realitas dan kepuasan bagi dirinya dan masyarakat (Herr and Cramer,
1979: 6). Atas dasar analisis itu, Super (Tennyson, et. al. , 1974: 146) mengganti konsep
vocational choice menjadi vocational  development.

Model okupasional terutama menekankan pada adanya kesesuaian antara bakat dan
minat dengan tuntutan pekerjaan; sedangkan model karir mencoba menghubungkan dengan
tujuantujuan yang lebih jauh sehingga nilai-nilai pribadi, kebutuhan, konsep diri, rencana-
rencana pribadi dan sejenisnya ikut dipertimbangkan.

Kematangan vokasional menunjukkan pada tingkat perkembangan, tingkat yang dicapai


pada kontinum perkembangan diri dari tahap eksplorasi ke tahap kemunduran. Kematangan
vokasional dipandang sebagai umur vokasional yang secara konseptual sama dengan umur
mental (Super. 1975: 185-186). Sejak tahun 1951 terjadilah pergeseran dari model
okupasional yang dianut oleh para ahli bimbingan vokasional sebelum tahun 1951 ke model
karir.
Sejalan dengan terjadiya pergeseran konsep vocational guidance menjadi career
guidance dan model okupasional menjadi karir telah banvak dikemukakan definisi mengenai
bimbingan karir.

1.      Prinsip Bimbingan Karir

Bimbingan karir dalam menjalankannya membutuhkan prinsip-prinsip dasar supaya tidak


melenceng dari tujuan utama yang menjadi sebuah targetan layanan bimbingan karir, salah
satu diantara beberapa prinsip dalam menjalankan bimbingan karir adalah :

a)      Pemahaman bahwa bimbingan karir bukanlah sebuah proses yang terpilah satu sama lain,
akan tetapi bimbingan karir merupakan sebuah proses yang berkelanjutan dalam seluruh
perjalanan hidup manusia. Dengan ini dapat dipahami bahwasannya bimbingan karir adalah
serangkaian perjalanan hidup manusia yang terkait dengan seluruh aspek pertumbuhan dan
perkembangan yang dijalani.

b)     Bimbingan karir tidak diperuntukkan pada satu individu saja, akan tetapi bagi Bimbingan
karir merupakan bantuan yang diberikan pada individu yang sedang dalam proses
berkembang.

c)      Semua orang jelaslah memiliki hak untuk menentukan pilihan, memutuskan jalan pilihannya
yang sekaligus dipertanggungjawabkan atas segala resiko dan konskwensinya. Namun dalam
bimbingan karir ini tidaklah sekedar memperhatikan hak individu untuk menentukan dan
memilih pilihannya tetapi juga membantu untuk mengembangkan cara-cara penentuan pilihan
secara Pemilihan dan penyesuaian karir dimulai dengan pengetahuan tentang jati diri
pribadinya.

d)     Bimbingan karir membantu individu untuk memahamidunia kerja dan

2. Tujuan Bimbingan Karir


Setiap perilaku mempunyai tujuan tertentu, perilaku dalam hal ini yaitu layanan
mengenai bimbingan karir. Sebagaimana penulis telah kemukakan dalam bagian sebelumnya
bahwa bimbingan karir ini tidak bersifat Teacher Center, melainkan sebaliknya bersifat Pupil
Center. Bahwa para siswa yang paling aktif mengenali dirinya, memahami dan menemukan
dirinya, memahami gambaran dunia kerja, dan para siswa itu senidri yang akan memilih dan
memutuskan pilihannya. Sedangkan para guru/pembimbing, hanya memberikan bantuan,
pengarahan, dan bimbingan. Adapun tujuan bimbingan karir diantaranya:
a) Dapat menilai dan memahami dirinya terutama mengenai potensi dasar, minat, sikap dan
kecakapan. Mempelajari dan mengetahui tingkat kepuasan yang mungkin dapat dicapai dari
suatu pekerjaan. Mempelajari dan mengetahui berbagai jenis pekerjaan yang berhubungan
dengan potensi dan minatnya.
b) Memiliki sikap yang positif dan sehat terhadap dunia kerja, artinya siswa dapat memberikan
penghargaan yang wajar terhadap setiap jenis pekerjaan.
c) Memperoleh pengarahan mengenai semua jenis pekerjaan yang ada di lingkungannya.
d) Mempelajari dan mengetahui jenis-jenis pendidikan atau latihan yang diperlukan untuk suatu
pekerjaan tertentu.
e) Dapat memberikan penilaian pekerjaan secara tepat.
f) Sadar dan akan memahami nilai-nilai yang ada pada dirinya dan pada masyarakat.
g) Dapat menemukan hambatan-hambatan yang ada pada idri dan lingkungannya, dan dapat
mengatasi hambatan-hambatan tersebut.
h) Akan sadar tentang kebutuhan masyarakat dan negaranya yang berkembang.
i) Dapat merencanakan masa depannya sehingga dia dapat menemukan karir dan kehidupannya
yang serasi

3. Fungsi Bimbingan Konseling Karir

Bimbingan karier di sekolah membantu siswa dalam mengenal dan mengembangkan


potensi karier yang dimilikinya. Selain itu bimbingan karier sebagai satu kesatuan proses
bimbingan memiliki manfaat yang dinikmati oleh kliennya dalam mengarahkan diri dan
menciptakan kemandirian dalam memilih karier yang sesuai dengan kemampuannya. Fungsi
bimbingan karier di sekolah adalah sebagai berikut:

1) Memberikan kemantapan pilihan jurusan kepada siswa, karena penjurusan akan


mempersiapkan siswa dalam bidang pekerjaan yang kelak diinginkan.
2) Memberikan bekal pada siswa yang tidak melanjutkan sekolah untuk dapat siap kerja sesuai
dengan keinginannya.
3) Membantu kemandirian bagi siswa yang ingin ataupun harus belajar sambil bekerja.
4) Para siswa tingkat sma pada akhir semester dua perlu mengadakan pemilihan program studi
ataupun penjurusan.
5) Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua siswa yang tamat dari sma melanjutkan
pendidikan yang lebih tinggi.
6) Para siswa sma merupakan angkatan kerja yang potensi.
7) Suatu kenyataan pula bahwa para siswa sma sedang berada dalam masa remaja.[1]

Mengacu pada fungsi bimbingan dan konseling karir secara umum, maka fungsi
bimbingan dan konseling karir di sekolah adalah :
1)     Fungsi pencegahan
Memberikan siswa informasi-informasi mengenai diri dan dunia kerjanya untuk mencegah
atau mengurangi timbulnya maslah-masalah di masa datang.
2)     Fungsi pemahaman
Bimbingan konseling karir memberikan pemahaman pada siswatentang gambaran dirinya
dengan dunia kerja.
3)     Fungsi penyaluran
Membantu siwa dalam memilih jurusan sekolah, jenis sekolah, dan lapangan pekerjaan yang
sesuai dengan minat, bakat, dan ciri-ciri kepribadian lainnya.
4)     Fungsi adaptasi
Membantu siswa untuk menyesuaikan program pendidikan terhadap minat, kemampuan, dan
kebutuhan hidupnya dimasa mendatang.

Bimbingan konseling karir dalam aspek pengembangan karir berfungsi sebagai alat atau
saran dalam proses membantu siswa agar :
1) Mampu memahami potensi yang ada pada dirinya sendiri dengan mengenali minat, bakat,
sikap, keterampilan dan cita-citanya.
2) Memahami nilai-nilai yang ada dan berkembang di masyarakat dan dunia kerja.
3) Memahami identitas karir yang berhubungan dengan identitas dirinya, jenis pendidikan
dalam meraih cita-citanya.
4) Menemukan hambatan-hambatan dari dirinya sendiri dan lingkungan.
5) Merencanakan dan menentukan karir masa depannya (pedoman pelaksanaan BK, 199 4)
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan

Bimbingan konseling karir merupakan salah satu jenis bimbingan yang berusaha


membantu individu dalam memecahkan masalah karir, untuk memperoleh penyesuaian diri yang
sebaik-baiknya antara kemampuan dengan lingkungan hidupnya, memperoleh keberhasilan dan
perwujudan diri dalam perjalanan hidupnya. Bimbingan karir adalah sebuah hal yang
paling penting untuk mengarahkan siswa-siswa sesuai dengan minat dan potensi yang dimilikinya.
Pemilihan karir yang tepat pada siswa, akan memberikan kepuasan dan akan meraih hasil yang
maksimal

B. Saran

Setelah membaca makalah karya tulis ilmiah ini diharapkan para pembaca agar dapat
memahami bagaimana kongsep dasar bimngan konseling karir ini. Selain itu diharapkan
pembaca dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam makalah ini dalam penulisan karya ilmiah
ataupun sejenisnya.

Kami juga menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan,
olehnya itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca.
DAFTAR PUSTAKA

Muh Ali Sodikin, (2019) Makalah BK Karir


(http://tugasbimbingankonseling.blogspot.com/2016/03/makalah-bk-karir.html )
http://digilib.uinsby.ac.id/13284/5/Bab%202.pdf
Tatang Supriadi, (2019) Tujuan dan Fungsi BK Karir,
(http://tatangsupriadi.blogspot.com/2013/04/tujuan-dan-pungsi-bk-karir.html)
Viramulva Counseling, (2019) Fungsi Bimbingan Karir
(http://vimarulvacounseling02.blogspot.com/p/bab-ii-pembahasan-1.html )