Anda di halaman 1dari 18

BUAH BILIMBING WULU ADALAH SUMBER ENERGI TERBAHARUKAN

OLEH :

KELOMPOK 2

NURHIDAYA
SANRIANI
RITA RAHAYU
ASWIN

KELOMPOK ILMIAH REMAJA GANESHA


SMA NEGERI 1 MAPPEDECENG
2013
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Belimbing wuluh atau disebut juga belimbing sayur, belimbing asam atau
belimbing buluh dengan nama latin Averrhoa bilimbi merupakan tanaman yang
mempunyai buah berasa asam yang kaya khasiat sering digunakan sebagai bumbu
sayuran atau campuran jamu. Belimbing wuluh atau belimbing sayur diduga berasal
dari kepulauan Maluku dan kini tersebar ke seluruh Indonesia dan negara-negara
sekitar seperti Filipina, Myanmar, dan Srilanka. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi)
dikenal dengan berbagai daerah dengan nama yang berbeda, seperti: limeng, selimeng
(Aceh), Selemeng (Gayo), asom belimbing, balimbingan (Batak), malimbi (Nias),
balimbieng (Minangkabau), belimbing asam (Melayu), balimbing (Lampung),
belimbing wuluh (jawa), calincing wulet (Sunda), bhalingbhing bulu (Madura).Juga
disebut blimbing buloh (Bali), limbi (Bima), libi (Sawu), balimbeng (Flores),
belerang (Sangi), lumpias, rumpeasa dureng, wulidan, lopias, lembetue (Gorontalo),
bainang (Makasar), calene (Bugis), takurela (Ambon), kerbol (Timor), malibi
(Halmahera), uteke (Papua). Dalam bahasa Inggris dikela sebagai cucumber tree atau
bilimbi. Sedangkan dalam bahasa latin disebut Averrhoa bilimbi.

Ciri-ciri pohon. Pohon belimbing wuluh kecil setinggi sekitar 10 meter dengan
diameter pangkal batang mencapai 30 cm. Batangnya bergelombang dan tidak rata.
Belimbing wuluh yang dalam bahasa latin dikenal dengan nama avverhoa bilimbi
adalah tanaman asli Amerika yang tumbuh subur di daerah yang banyak mendapat
sinar matahari la Pohon kecil, tinggi mencapai 10 m dengan batang yang tidak begitu
besar dan mempunyai garis tengah hanya sekitar 30 cm. Ditanam sebagai pohon
buah, kadang tumbuh liar dan ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m dpi.
Pohon yang berasal dari Amerika tropis ini menghendaki tempat tumbuh tidak
ternaungi dan cukup lembab. Belimbing wuluh mempunyai batang kasar berbenjol-
benjol, percabangan sedikit, arahnya condong ke atas. Cabang muda berambut halus
seperti beludru, warnanya coklat muda.
B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis merumuskan sebuah masalah


yaitu

1. Bagaimana Cara pembuatan buah belimbing wulu sebagai sumber energi


terbaharukan.

2. Bagaimana cara pemanfaatan buah belimbing wulu sebagai pengganti air aki yang
dapat menghasilkan energy listrik.

C. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui cara pembuatan buah belimbing wuluh sebagai sumber energy
terbaharukan.

2. Untuk mengetahui bagaimana cara pemanfaatan buah belimbing wulu sebagai


pengganti air aki yang dapat menghasilkan energi listrik.

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritis

a. Sebagai tambahan wawasan atau pengetahuan dalam dunia ilmu.


b. Sebagai tamabahan referensi bagi penulis lain yang ingin mengambil topik
serupa dengan topik di atas.

2. Manfaat Praktis
a. Bagi pemerintah, sebagai pemasuka dan bahan pertimbangan untuk menghemat
energy listrik.
b. Bagi masyarakat, dapat memanfaakan buah belimbing wulu untuk menjadikan
energy listrik.
c. Bagi peneliti lain , sebagai reverensi bagi penelitian lain , pada tempo penelitian
yang sama.
BAB II
TINJAUN PUSTAKA

A. Belimbing

1. Definisi belimbing

Belimbing wuluh atau disebut juga belimbing sayur, belimbing asam atau
belimbing buluh dengan nama latin Averrhoa bilimbi merupakan tanaman yang
mempunyai buah berasa asam yang kaya khasiat sering digunakan sebagai
bumbu sayuran atau campuran jamu.Belimbing wuluh atau belimbing sayur
diduga berasal dari kepulauan Maluku dan kini tersebar ke seluruh Indonesia
dan negara-negara sekitar seperti Filipina, Myanmar, dan Srilanka.

Saat ini persebaran tanaman belimbing wuluh telah merambah hampir


semua Negara Asia. Memang, rasa belimbing wuluh yang asam membuat ia
populer dijadikan komponen penambah rasa nikmat pada masakan di Asia. Di
Indonesia sendiri, tanaman belimbing wuluh hampir bisa di jumpai di setiap
rumah penduduk di desa. Pohonnya memang mudah tumbuh. Dan mengingat
buahnya memiliki beragam manfaat. Semisal sebagai pengganti air aki yang
dapat menghasilkan energy listrik. Energi listrik ini tercipta karena belimbing
wuluh yang memiliki tingkat keasaman tinggi hingga dapat menghantarkan ion
dan elektron yang ada pada lempengan tembaga dan seng. Sehingga terciptalah
arus listrik. Rata-rata, 10 butir belimbing wuluh ini mampu menciptakan
tegangan listrik hingga mencapai 2,5 volt atau setara dengan satu buah batu
baterai kering. energi listrik dari belimbing sayur ini dapat bertahan lama
hingga mencapai satu bulan. Zat yang terkandung didalam buah belimbing
wuluh itu ada beberapa zat/senyawa kimia antara lain saponin, tanin, glukosid,
kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida, dan kalium sitrat
KLASIFIKASI ILMIAH

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)


 Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
 Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
 Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
   Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
   Sub Kelas: Rosidae
   Ordo: Geraniales
   Famili: Oxalidaceae (suku belimbing-belimbingan)
    Genus: Averrhoa
    Spesies: Averrhoa bilimbi L

2. Kandungan zat zat

Kandungan belimbing wuluh memang kompleks. Salah satu senyawa


pentingnyaadalah flavon. Senyawa ini sangat baik mengatasi radang di kulit
Anda. Sementara itu, kadnungan kaliumnya juga sangat baik melancarkan air
seni sebab bersifat diuretik. Masih ada banyak lagi khasiat belimbing wuluh
ini. Karena itu, tak ada salahnya Anda melengkapi pekarangan dengan pohon
belimbing wuluh. Selain mudah tumbuh, ia juga bisa menjadia apotik hidup
yang murah tentunya.

Energi listrik ini tercipta karena belimbing wuluh yang memiliki tingkat
keasaman tinggi hingga dapat menghantarkan ion dan elektron yang ada pada
lempengan tembaga dan seng. Sehingga terciptalah arus listrik. Rata-rata, 10
butir belimbing wuluh ini mampu menciptakan tegangan listrik hingga
mencapai 2,5 volt atau setara dengan satu buah batu baterai kering. energi
listrik dari belimbing sayur ini dapat bertahan lama hingga mencapai satu
bulan. Zat yang terkandung didalam buah belimbing wuluh itu ada beberapa
zat/senyawa kimia antara lain saponin, tanin, glukosid, kalsium oksalat, sulfur,
asam format, peroksida, dan kalium sitrat

B. Asam dan Basa

1. Defenisi asam dan basah

Asam dan Basa merupakan dua golongan zat kimia yang sangat penting dalam
kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan sifat asam Basa, larutan dikelompokkan
dalam tiga golongan, yaitu bersifat asam, bersifat basa, dan bersifat netral. Asam dan
Basa memiliki sifat-sifat yang berbeda, sehingga dapat kita bisa menentukan sifat
suatu larutan. Untuk menentukan suatu larutan bersifat asam atau basa, ada beberapa
cara. Yang pertama menggunakan indikator warna, yang akan menunjukkan sifat
suatu larutan dengan perubahan warna yang terjadi. Misalnya Lakmus, akan
berwarna merah dalam larutan yang bersifat asam dan akan berwarna biru dalam
larutan yang bersifat basa. Sifat asam basa suatu larutan juga dapat ditentukan
dengan mengukur pH-nya. pHmerupakan suatu parameter yang digunakan untuk
menyatakan tingkat keasaman larutan. Larutan asam memiliki pH kurang dari 7,
larutan basa memiliki pH lebih dari 7, sedangkan larutan netral memiliki pH=7. pH
suatu larutan dapat ditentukan dengan indikator pH atau dengan pH meter.

Pada akhirabad ke -18, Svante Arrhenius,mendefinisikan asam sebagai suatu


zat yang meningkatkan konsentrasi ion hidrongen dalam air dan basah sebagai zat
yang meniungkatkan konsentrasi ion hidroksida dalam air. Asam dan basa saling
bereaksi dalam suatu proses yang di sebut netralisasi untuk membentuk garam dan
air. Asam hidroklorat menetralkan kalium hidoksida membentuk kalium klorida
(suatu garam) dan air. Zat-zat yang di golongkan ke dalam asam dan basah
mempengaruhi konsentrasi ion hydrogen dan ion hidroksida dalam larutan,namun
karna hasil ke dua nilai tersebut harus sama dengan Kw maka meningkatkan satu
ion harus menekan ion lainya. suaru larutan asam memiliki ion hydrogen lebih
banyak dari ion hidroksida. Sebaliknya,sutu larutan basa atau alkalin memiliki ion
hidroksida yang lebih banyak dari pada ion hydrogen..

C. Sel elektokimia

1. Definisi sel elektrokimia

Sel elektrokimia merupakan suatu alat yang terdiri dari sepasang elektroda
yang dicelupkan ke dalam suatu larutan atau lelehan ionis dan dihubungkan
dengan konduktor logam pada rangkaian luar. Sel elektrokimia dapat berupa sel
galvani maupun sel elektrolisis. Alat yang memakai reaksi kimia untuk
menghasilkan listrik adalah sel elektrokimia, juga disebut sel volta. Karna
keadaan cair lebih memungkinkan terjadi reaksi dari pada gas atau padat,
sebagian besar sel elektro kimia masih di buat dengan memaki zat cair yang di
sebut elektrolit yaitu suatu larutan yang mengandung ion dan menimbnulkan arus
listrik.

Keberlangsungan reaksi pada sel elektrokimia:

a. Sel Volta, dari reaksi kimia secara spontan dapat menghasilkan arus listrik
seperti pada aki yang sedang digunakan.
b. Sel elektrolisis, dari arus listrik yang digunakan dapat melangsungkan reaksi
kimia yang semua tidak spontan, seperti proses “pengisian” aki.
D. AKI

1. Defenisi aki

Definisi Aki. Aki atau Storage Battery adalah sebuah sel atau elemen sekunder
dan merupakansumber arus listrik searah yang dapat mengubah energy kimia
menjadi energy listrik. Aki termasuk elemen elektrokimia yang dapat
mempengaruhi zat pereaksinya, sehingga disebut elemen sekunder. Kutub positif
aki menggunakan lempeng oksida dan kutub negatifnya menggunakan lempeng
timbale sedangkan larutan elektrolitnya adalah larutan asam sulfat.

Supaya aki dapat dipakai lagi, harus diisi dengan cara mengalirkan arus listrik
kea rah yang berlawanan dengan arus listrik yang dikeluarkan aki itu. Ketika aki
diisi akan terjadi pengumpulan muatan listrik. Pengumpulan jumlah muatan listrik
dinyatakan dalam ampere jam disebut tenaga aki. Pada kenyataannya, pemakaian
aki tidak dapat mengeluarkan seluruh energy yang tersimpan aki itu. Oleh
karenanya, aki mempunyai rendemen atau efisiensi.Meski sering kali dipandang
sebagai barang sepele, Accu sebenarnya merupakan sumber tenaga utama bagi
sepeda motor atau mobil. Seringkali gara – gara Accu soak atau kurangnya
pengetahuan tentang Accu, maka sepeda motor atau mobil jadi berantakan,
terlebih lagi untuk kendaraan keluaran terbaru yang rata-rata mengandalkan
system elektronik. Nah, agar tidak mengalami kejadian yang tidak mengenakkan
seperti itu, ada baiknya kita setidaknya mempunyai pengetahuan praktis tentang
Accu.

Macam macam accu

a) Accu basah

Pada pemakai Accu basah sering kali mengeluhkan kemampuan Accu-nya


yang sudah lemah meski kendaraan yang dipakainya relative masih baru.
Ini sering kali terjadi karena pemakai kurang memperhatikan cairan accu.
Pada Accu basah, air Accu yang berupa elektrolit merupakan “ jantung “ dari
sebuah Accu. Jika air accu / elektrolit ini habis dan kering maka dipastikan sel
timah pada Accu bisa rusak. Jika ini terjadi tentu saja Accu menjadi lemah
dan soak.

b) Accu kering
saat ini ada juga yang namanya Accu kering. Yang sering kali diembel-
embeli dengan label “ MF “ alias maintenance free – bebas perawatan.
Konon, dibilang begitu karena tidak usah memeriksa air Accu lagi setiap
periode tertentu.Meski pada Accu MF tidak perlu menambah air Accu lagi
dan tidak ada kemungkinan elektrolit yang tumpah, bukan berarti didalam
rumah Accu kering sama sekali.Di dalamnya sel timah tetap dibungkus
dengen elektrolit yang berbentuk gel.Makanya meski tidak tumpah Accu MF
alias Accu kering masih tetap butuh breather atau selang pernafasan.
BAB III
METODOLOGI PENULISAN

A. Jenis Tulisan

Jenis tulisan ini adalah studi pustaka (library research) dalam bentuk deskriptif
mengenai buah belimbing wulu (Averrhoa bilimbi) sebagai suatu kajian yang dapat
dikembangkan dan diterapkan lebih lanjut.

B. Objek Penulisan

Objek yang dipilih ialah buah belimbing wulu yang dapat digunakan sebagai
penghantar listrik, penulis mengkaji tentang zat yang terkandung dalam buah
belimbing wulu tersebut dapat bermanfaat sebagai penghasil energy listri.

Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui berbagai panduan dan
literatur yang relevan dengan masalah yang diangkat, misalnya bersumber dari jurnal,
buku, dan artikel maupun internet.

C. Prosedur Penelitian

Prosedur pengumpulan data yang digunakan

yakni pengumpulan data secara deskriptif, mengkaji tentang masalah yang


diangkat dan proses pengkajian yaitu menyatukan semua panduan yang diperoleh
menjadi sebuah kajian yang lengkap.
BAB IV
ANALISIS DAN SINTESIS
A. Analisis
Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi ) sebagai alternative pembangkit listrik
karena belimbing wuluh memiliki tingkat keasaman tinggi hingga dapat
menghantarkan ion dan elektron yang ada pada lempengan tembaga dan seng.
Sehingga terciptalah arus listrik. Rata-rata, 10 butir belimbing wuluh ini mampu
menciptakan tegangan listrik hingga mencapai 2,5 volt.
B. Sintesis

Buah belimbing wulu sebagai alternative pembangkit listrik yang bahannya


mudah didapatkan tepatnya di luwu utara khususnya di kecamatan mappedeceng,
serta cara pembuatanyapun mudah pruduksi oleh masyarakat banyak, yang kemudian
akan dijadikan sebagai air aki yang dapat berfungsi sebagai penghantar energy listrik.
Tidak seperti bahan air aki lainnya yang berbahan dasar keras yang dapat berakibat
fatal apabila dikomsumsi secara tidak sengaja. Tidak seperti belimbing wulu yang
mudah di dapat dan praktis untuk membuat energy listrik.

Energi listrik ini tercipta karena belimbing wuluh yang memiliki tingkat
keasaman tinggi hingga dapat menghantarkan ion dan elektron yang ada pada
lempengan tembaga dan seng. Sehingga terciptalah arus listrik. Rata-rata, 10 butir
belimbing wuluh ini mampu menciptakan tegangan listrik hingga mencapai 2,5 volt
Pengembangan dari belimbing wuluh sebagai sumber energi alternatif harus terus
dikembangkan karena potensi dari belimbing tersebut tumbuh di Indonesia sangat
tinggi.Sehingga nantinya setelah berkembang, energi listrik alternatif ini dapat
M
E
P
N
A
I
K
dikemas dalam bentuk produk energi yang praktis layaknya baterai. Sehingga, dapat
dikembangkan sebagai salah satu energi alternatif di tengah tarif listrik yang
dampaknya kian terasa berat bagi rakyat kecil.

1. Menyiapakan alat dan bahan


Hal ini dianggap perlu dalam menunjang proses pembuatan belimbing wulu
menjadi energi listryk, Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan, yaitu:

Alat dan Bahan


Alat dan Bahan yang diperlukan:
1) Belimbing Wuluh yang sudah menjadi limbah
2) Aki
3) tapis penyaring
4) kabel
5) lampu
6) fitting

2. Proses perancangan

1) Terlebih dahulu buang air aki yang akan digunakan.


2) Ambil belimbing wulu yang sudah menjadi limbah.
3) Peras belimbing wulu dan kemudian saring air belimbing wulu.
4) Masukkan air perasan dari limbah buah belimbing wulu ke dalam aki yang
sudah dibersikan
5) Kemudian sambungkan kabel masing-masing positif dan negatif yang sudah
terpasang sebuah balon lampu pada aki.

3. Pemakain

1. Sambungkan pada kabel yang lebih panjang

2. Berikan fitting untuk penggunaan aki dari limbah belimbing wulu untuk
pemakaian dalam skala besar

3. Gunakan stop kontak pada masing-masing aliran listrik yang mengalir.


BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Dari hasil penelitian “ ENERGI LISTRIK DARI BELIMBING WULUH” ini
dapat di simpulkan bahwa:
1. Energi listrik ternyata dapat dihasilkan dari belimbing wuluh.
2. Keasaman yang di miliki oleh belimbing wuluh adalah zat yang dapat
menghasilakan listrik.
3. Listrik yang di hasilkan dapat mencapai 2,5 volt setara dengan batere kering
lainnya, dan bisa bertahana hinggal 15 hari.
4. Kadar listrik yang di hasilkan bisa mengganti air aki.

B. Saran
1. Untuk pemerintah sebaiknya pemerintah lebih memberi dukungan terhadap
penelitian mengenai belimbing wulu yang dapat menghasilkan energy listrik
khususnya sebagai pengganti air aki agar masyarakat dapat memanfaatkan limbah
belimbing wulu sebagai penghantar listrik yang terbaharukan.
2. Untuk masyarakat agar lebih menanamkan dan meningkatkan kesadaran dan
pengetahuan akan belimbing wulu terutama buah belimbing wulu yang dapat
dimanfaatkan sebagai penghasil energy listrik.
3. Untuk penulis lain yang ingin membahas topik yang serupa dengan topik di atas
agar menggunakan lebih banyak lagi referensi yang relevan.
DAFTAR PUSTAKA

Aak.1992.Bertanam Pohon Buah-Buahan.Kanius.Yogyakarta


Anonim.2012.Aki(Http://Id.Shvoong.Com/How-To/Electronics-And-Gadgets/2172014-
Pengetahuan-Praktis-Tentang-Aki-Yang/#Ixzz2hyrvkqro Diakses Pada Tanggal 10 Januari 2013)

Anonim.2009.Selelektrokimia(Http://Kimia.Upi.Edu/Utama/Bahanajar/Kimia
%20dasar/Elektrokimia/Sel%20Elektrokimia.Htm Diakses Pada Tanggal 08 Januari
2013)

Anonim.2011.Klasifikasi Ilmiah Belimbing(Http://Www.Greenradio.Fm/Technology/91-Bio-


Energy/3919-Listrik-Dari-Belimbing-Wuluh Diakses Pada Tanggal 08 Januari 2013)

Anonim.2012.Konsep Ilmiah Sel Elektrokimia(Http://Urip.Wordpress.Com/2012/11/05/Konsep-


Umum-Pada-Sel-Elektrokimia/Diakses Pada Tanggal 09 Januari 2013)

Satiadiredja.Soeparma.1984.Hortikultura Pekarangan Dan Buah-Buahan.CV.Yasaguna;Jakarta.