Anda di halaman 1dari 4

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 No 2 November 2020

ISSN 2580-0337 (print), ISSN 2580-0531 (online)

PENANGANAN ASAM URAT DENGAN LATIHAN SENAM


ERGONOMIK PADA LANSIA DI KELURAHAN GAHARU
KECAMATAN MEDAN TIMUR

Masri Saragih1), Rumondang Gultom2), Rosetty Sipayung3)


Universitas Sari Mutiara Indonesia1)
Universitas Sari Mutiara Indonesia2)
Universitas Sari Mutiara Indonesia3)
masri_saragih@ymail.com

ABSTRAK
Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan rasa nyeri pada tulang dan sendi, sering dialami
oleh sebagian besar lansia. Dapat mengakibatkan lansia kesulitan untuk melakukan aktivitas akibat
nyeri yang ditimbulkan. Pengobatan non farmakologis dapat dilakukan untuk mengontrol kadar
asam urat yaitu dengan melakukan senam ergonomik. Senam ergonomik merupakan suatu gerakan
otot yang dikombinasikan dengan teknik pernapasan. Tujuan dari Program Pengabdian masyarakat
ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia dalam penanganan asam urat dengan latihan
senam ergonomik. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan penyampaian materi dan
melakukan latihan senam ergonomik serta diskusi dan Tanya jawab. Hasil pelaksanaan kegiatan
pengabdian ini setelah dilakukan penyuluhan dan latihan senam ergonomik menunjukkan 75%
paham terkait penjelasan materi dan 75% lansia dapat mempraktekkan latihan senam ergonomik.

Kata Kunci: Senam Ergonomik, Asam Urat, Lansia

ABSTRACT
High uric acid levels can cause pain in bones and joints, which is often experienced by most of the
elderly. It can make it difficult for the elderly to do activities due to the pain they cause. Non-
pharmacological treatment can be done to control uric acid levels by doing ergonomic exercise.
Ergonomic exercise is a muscle movement combined with breathing techniques. The purpose of
this Community Service Program is to increase the knowledge of the elderly in handling gout with
ergonomic exercise. The method of activities carried out is by delivering material and doing
ergonomic exercise as well as discussion and question and answer. The results of the
implementation of this service activity after counseling and ergonomic exercise showed that 75%
understood the material explanation and 75% of the elderly could practice ergonomic gymnastics
exercises.

Keywords: Ergonomic Gymnastics, Gout, Elderly

1. PENDAHULUAN sumbatan pada ureter (Wortmann,


Asam urat dihasilkan oleh setiap 2009)
makhluk hidup sebagai hasil dari Berdasarkan survei WHO,
proses metabolisme sel yang Indonesia merupakan Negara
berfungsi untuk memelihara Terbesar ke-4 di dunia yang
kelangsungan hidup. Tubuh penduduknya menderita asam urat, di
menyediakan 85 persen senyawa Indonesia penyakit asam urat 35%
purin untuk kebutuhan setiap hari, terjadi pada pria diatas usia 34 tahun.
hal ini berarti bahwa kebutuhan purin Kadar asam urat normal pada pria
dari makanan hanya sekitar 15 berkisar 3,5-7 mg/dl dan pada
persen (Yenrina, 2014). Makanan perempuan 2,6-6 mg/dl. Kadar asam
yang mengandung zat purin yang urat diatas normal di sebut
tinggi akan diubah menjadi asam Hiperurisemia. Insiden gout di
urat. Hiperurikemia dapat Indonesia menduduki urutan kedua
membentuk kristal asam urat/ batu setelah osteoartritis (Sustrani, 2006).
ginjal yang akan membentuk

172
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 No 2 November 2020
ISSN 2580-0337 (print), ISSN 2580-0531 (online)

Prevalensi penyakit sendi pada gula darah, asam laktat, Kristal


usia 55-64 tahun 45,0%, usia 65–74 oksalat, kesegaran tubuh dan
tahun 51,9, usia ≥75 tahun 54,8%. imunitas. Senam ergonomik
Penyakit sendi yang sering dialami merupakan senam yang gerakan
oleh golongan lanjut usia yaitu dasarnya terdiri atas lima gerakan
penyakit artritis gout, osteo arthritis yang masing-masing memiliki
dan artritis reuomatoid. Kebiasaan manfaat berbeda tetapi saling terkait
mengkonsumsi makanan yang satu sama lainnya (Wratsongko,
mengandung purin 200mg/hari akan 2015).
meningkatkan risiko artritis gout tiga
kali lebih besar dibandingkan dengan 2. METODE PELAKSANAAN
orang yang tidak mengkonsumsi Metode kegiatan program
purin (Herliana, 2013). Pengabdian kepada Masyarakat ini
Tingginya suatu masalah terdiri dari tahapan:
kesehatan sangat erat kaitannya a. Penyuluhan /Edukasi
dengan perilaku kesehatan dan Metode penyuluhan/penyampaian
perubahan perilaku erat kaitannya materi dengan menggunakan
dengan pengetahuan seseorang. power point dan handout materi.
Nugroho, (2008) menjelaskan bahwa Meode tanya jawab dilakukan
pengetahuan merupakan salah satu pada saat pemberian materi. Hal
faktor predisposisi atau faktor yang ini dilakukan untuk mengetahui
mempengaruhi terjadinya perubahan respon peserta terhadap materi
perilaku seseorang. Masalah-masalah yang diberikan. Metode evaluasi
kesehatan yang terjadi dalam dilakukan pada awal dan akhir
masyarakat dapat dihindari dengan penyampaian materi. Hal ini
menerapkan perilaku pencegahan dilakukan untuk mengetahui
terhadap masalah kesehatan tersebut. tingkat pengetahuan peserta dan
Perilaku pencegahan penyakit perkembangan pengetahuannya
merupakan perilaku dimana setelah pemberian materi
seseorang melakukan suatu aktivitas b. Demontsrasi Latihan Senam
untuk menurunkan resiko terjadinya Ergonomk
penyakit. Perilaku peningkatan Metode demonstrasi dilakukan
kesehatan dan pencegahan penyakit setelah penyampain materi, tahapan
merupakan bagian dari perilaku sehat demonstrasi yang dilakukan:
sebelumnya trainer melakukan
yang saling melengkapi satu sama
pemanasan terlebih dahulu setelah itu
lain untuk memperoleh kesehatan trainer memberikan contoh latihan
yang optimal. salah satu cara yang senam ergonomi yang akan
dapat kita lakukan adalah dengan dilakukan lansia, setelah itu trainer
memberikan pendidikan kesehatan meminta pada lansia untuk
dan latihan Senam Ergonomik. melakukan Senam Ergonomik sesuai
Senam ergonomik adalah suatu dengan yang dicontohkan oleh
teknik senam untuk mengembalikan trainer.
atau membetulkan posisi dan
kelenturan sistem saraf serta aliran 3. HASIL DAN PEMBAHASAN
darah, memaksimalkan suplai Dari hasil pengabdian masyarakat
oksigen ke otak, membuka sistem yang dilaksanakan di Kelurahan
kecerdasan, keringat, termoregulasi, Gaharu Kecamatan Medan Timur
pembakaran asam urat, kolesterol, terdapat perbedaan yang signifikan

173
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 No 2 November 2020
ISSN 2580-0337 (print), ISSN 2580-0531 (online)

terhadap kegiatan yang telah rasa nyeri pada sendi akibat asam
dilaksanaan. kegiatan tersebut dapat urat yang didalaminya.
terlihat dari: b. Demontrasi/Latihan Senam
a. Penyuluhan/Edukasi Ergonomik
Peserta kegiatan penyuluhan ini
adalah lansia. Respon dan tingkat
partisipasi yang diberikan pada saat
penyuluhan ini terlihat dari reaksi
peserta yang dapat memahami materi
yang disampaikan oleh pemateri
sehingga disksui berjalan lancar.
Kegiatan penyuluhan ini dapat
terukur dengan membagikan
kueioner sebelum dan sesudah
kegiatan. Dari hasil penyuluhan
tersebut terlihat bahwa peningkatan Gambar 1: Gerakan Melapangkan dada
pengetahuan tentang penanganan
asam urat. Hasil yang telah dicapai
dalam kegiatan pengabdian kepada
masyarakat ini berupa peningkatan
pengetahuan tentang penanganan
asam urat. Hal ini dapat terlihat dari
hasil kuesioner yang diambil dari
peserta yaitu:

Tabel 1: Kuesioner tentang pemahaman


lansia tentang Asam Urat
Variabel Indikator Jumlah % Gambar 2: Gerakan Duduk pembakaran
Penyampai Pemahama 21 75
an materi n terhadap
materi
Penangana Pemahama 21 75
n asam n cara
surat melakukan
senam
ergonomik

Dari tabel 1. Diatas terlihat bahwa


lansia paham dengan materi yang
disampaikan dengan persentasi 75%
dan paham dalam penanganan asam
urat dengan latihan senam ergonomik Gambar 3: Gerakan telungkup dengan
dengan persentasi 75%. Persentase menegakkan lurus satu kaki kebelakang.
tersebut menunjukkan bahwa lansia
sangat antusias dan semangat untuk Sebelumnya latihan senam
mengikuti kegiatan pengabdian ergonomik pada lansia di kelurahan
masyarakat karena meningkatkan Gaharu belum pernah dilakukan dan
pengetahuan dan menguntungkan lansia juga baru mendengar jenis
para lansia karena dapat mengurangi latihan ini.

174
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 No 2 November 2020
ISSN 2580-0337 (print), ISSN 2580-0531 (online)

Pertama sekali peserta masih 3. Latihan senam ergonomik ini


diberi contoh oleh instruktur karena mendapat sambutan yang baik
satupun dari peserta belum dari peserta, karena selama 4 kali
mengetahui gerakannya, setelah secara rutin dalam 2 minggu
dilakukan latihan selama 4 kali dengan waktu 15-25 menit lansia
secara rutin dalam 2 minggu dengan dapat melakukannya tanpa
waktu 15-25 menit 75% peserta bantuan (75%) meskipun keluarga
sudah bisa melakukan dengan sendiri tetap mendampingi saat latihan
tanpa diikuti oleh instruktur. dilaksanakan.
Senam ergonomis itu sendiri
merupakan suatu teknik senam dan REFERENSI
pernapasan untuk mengembalikan Herliana. 2013. Penyakit Asam Urat
atau membetulkan posisi dan Kandas Berkat Herbal. Jakarta:
kelenturan sistem saraf dan aliran Fmedia
darah. Senam ergonomis juga Nugroho, Wahjudi. 2018.
memaksimalkan suplai oksigen ke Keperawatan Gerontik dan
otak, membuka sistem kecerdasan, Geriatric. Jakarta: Buku
sistem keringat, sistem pemanas edokteran EGC.
tubuh, sistem pembakaran (asam Sagiran. 2012. Mukjizat Gerakan
urat, kolesterol, gula darah, asam Sholat. Edisi ke-2. Jakarta:
laktat, kristal oxalate), sistem Qultum Media
konversi karbohidrat, sistem Suriana, Neti. 2014. Herbal Sakti
pembuatan elektrolit dalam darah, Atasi Asam Urat.
sistem kesegaran tubuh dan sistem Depok:Mutiara Allamah
kekebalan tubuh dari energi Utama
negatif/virus, sistem pembuangan Sustrani, L., Alam, S., & Broto, I. H.
energi negatif dari dalam tubuh. 2006. Asam urat. Jakarta: PT.
Gerakan yang terkandung dalam Gramedia Pustaka Utama.
senam ergonomis merupakan Wortmann RL. 2009. Gout and
gerakan yang sangat efektif, efisien, hyperuricemia. In: Firestein
dan logis karena rangkaian GS, Budd RC, Harris ED,
gerakannya merupakan rangkaian Wratsongko, Madyo. 2015. Mukjizat
gerakan yang sering dilakukan Gerakan Sholat. Jakarta
manusia sejak dulu sampai saat ini Selatan: Mizania
(Sagiran. 2012). Tindakan senam Yenrina, R. 2014. Diet Sehat Untuk
ergonomik ini didukung oleh Penderita asam urat.
penelitian yang dilakukan Suariana Jakarta:Penebar Swadaya
(2014) bahwa senam berpengaruh
terhadap perubahan nyeri yang
ditimbulkan oleh gout.

4. KESIMPULAN
Hasil kegiatan Pengabdian
masyarakat ini dapat disimpulkan
sebagai beriut:
1. Terdapat perubahan pola pikir lansia
terkait asam urat
2. Peningkatan pemahaman lansia
tentang latihan senam ergonomik

175