Anda di halaman 1dari 2

UNIVERSITAS TERBUKA JEMBER

TUGAS TUTORIAL KE-1


Kode MK : PDGK 4500 NIM : 858909396
Nama MK : Tugas Akhir Program NAMA : MIFTAHUL ULUM
Prodi/Semester : PGSD BI 2020/2 Pokjar : Pokjar Kota Banyuwangi

1. Mengapa TAP harus disikapi sebagai pembelajaran dengan pola HOTS?

Seiring dengan perkembangan zaman, diharapkan adanya perubahan paradigma pada


pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Guru sebagai ujung tombak perubahan dapat
mengubah pola pikir dan strategi pembelajaran yang pada awalnya berpusat pada
guru (teacher centered) berubah menjadi berpusat pada siswa (student centered). Guru
diharapkan lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan materi pelajaran. Begitu pula dalam
menyikapi permasalah-permasalahan dalam pembelajaran, kita sebagai guru juga harus
uptudate terhadap model-model pembelajaran yang baru. pembelajaran yang dapat
dilaksanakan di berbagai lingkup dengan menggunakan kemampuan berpikir kritis dan
kreatif. Pembelajaran yang dapat diterapkan adalah pembelajaran dengan memberdayakan
untuk berfikir tingkat tinggi (high order thinking).

TAP disini diharapakan bisa menyikapi pembelajaran dengan pola HOTS, untuk
mengikuti perkembangan zaman. Pembelajaran HOTS merupakan jalan untuk melatih,
membiasakan , dan membentuk pola pikir tingkat tinggi, HOTS sendiri juga
merekomendasikan model pembelajaran antar lain discovery learning, inquiry
learning, dan problem base learning. Pada TAP kita dituntut untuk berpikir tinggi
menginternalisasi dan menghubungkan berbagai model pembelajaran HOTS yang telah
kita pelajari, memecahkan masalah pembelajaran, memperbaikai kualitas pembelajaran
dengan model HOTS.

2. Jelaskan hubungan TAP dengan PTK.

TAP dan PTK saling behubungan, kedua hal tersebut diawali dengan masalah
pembelajaran yang nyata, pada TAP dan PTK juga menganalisis masalah, TAP dan PTK
mecari solusi dari masalah pembelajaran. TAP dan PTK dilakukan oleh seorang guru, guru
disini mencari solusi dari permasalah yang ada dalam proses pembelajaran.

3. Langkah kerja TAP yang sistematis?


Urutan langkah kerja TAP yang sistematis:
a. Membaca dan mempelajari kasis dengan cermat
b. Mengidentifikas berbagai informasi kunci atau penting yang terdapat dalam kasus
c. Menganalisis penyebab masalah dari kasus tersebut
d. Mengembangkan alternative pemecahan masalah
e. Menganalisis kekuatan dan kelemahan setiap alternative
f. Memilih satu alternative yang dianggap paling efektif
g. Menyususn dan menuliskan jawaban dari masalah/kasus tersebut.
4. Kemukakan pendapat Saudara tentang cara memilih solusi dalam menyelesaikan masalah
TAP, khususnya di Sekolah Dasar.
Cara memilih solusi dalam menyelesaikan masalah TAP, khususnya di Sekolah
Dasar. Yang pertama adalah kita merefleksi terlebih dahulu masalah pembelajaran tersebut,
kita lihat apakah prosedur langkah-langkah pembelajaran yang dibuat sudah sesuai atau
belum, selain itu kita lihat juga dalam pembelajaran anak-anak merasa bahagia atau jenuh.
Baru kemudian kita tentukan solusi yang tepat dalam pembelajaran tersebut, dalam mencari
solusi pembelajaran kita juga harus mengetahui sintaks dari solusi yang kita gunakan.
Misalnya kita akan menggunakan model pembelajaran discovery learning, hal yang dapat
dilakukan terlebih dahulu dengan mengamati karakteristik peserta didik, konteks kelas dan
cara belajar peserta didik. Untuk sintak dari model pembelajaran discovery learning,;
a. Pemberian rangsangan (stimulation);
b. Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
c. Pengumpulan data (data collection);
d. Pengolahan data (data processing);.
e. Pembuktian (verification); dan
f. Menarik simpulan/generalisasi (generalization).