Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

MACAM-MACAM AGAMA

DOSEN PENGAMPU: Drs. Shohib, M.Ag

Oleh

Kelompok 3

Cindy Berlianawati (21090000063)

Erna Septiya (21090000077)

Dhara Sinta N. A (21090000087)

Muhammad Hafiez T.P.S (21090000097)

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

2021

1
KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan puji dan syukur kehadiran Allah SWT. yang telah
melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan
baik guna memenuhi kegiatan tugas kelompok mata kuliah Pendidikan Agama Islam dengan
judul makalah kami adalah “Macam-Macam Agama”

Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada dosen pendidikan Agama
Islam yang telah memberikan tugas kelompok guna mempererat tali silahturahmi dan
menumbuhkan rasa sosial. Terimakasih juga kepada rekan kelompok yang telah bekerja sama
dengan tujuan terlaksananya pembuatan makalah ini.

Besar harapan kami bahwa makalah ini dapat bernilai baik, dan dapat digunakan sebaik-
baiknya. Kami menyadari bahwa makalah yang kai susun ini belum sempurna untuk itu kami
mengharapakan kritik dan saran dalam rangka penyempurnaan untuk pembuatan makalah
selanjutnya.

Kami berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang
telah memberikan bantuan dan dijadikan sebagai amal ibadah, Aamiin Ya Robbal’Alamin. Akhir
kata kami ucapkan terimakasih

Malang, 3 Oktober 2021

KELOMPOK 3

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………….i

DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG………………………………………………………………………1


1.2 RUMUSAN MASALAH…………………………………………………………………....1
1.3 TUJUAN PENULISAN……………………………………………………………………..2
1.4 MANFAAT PENULISAN…………………………………………………………………..2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 MACAM-MACAM AGAMA……………………………………………………………….3

A. AGAMA SAMAWI……………………………………………………………………...3
B. AGAMA ARDHI………………………………………………………………………...4
C. AGAMA YANG SESUAI DENGAN FITRAH MANUSIA…………………………..5

BAB III PENUTUP

3.1 PENUTUP……………………………………………………………………………………7

3.2 KESIMPULAN………………………………………………………………………………7

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………...8

1
ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Agama adalah peraturan, pedoman, ajaran, atau sistem yang mengatur tentang keyakinan,
keimanan atau kepercayaan. Islam adalah agama samawi yang diturunkan oleh Allah SWT.
kepada Nabi Muhamad SAW sebagai Rasul utusan Allah dan Allah menjadikan Islam sebagai
agama yang Rahmatal lil ‘aalamiin (rahmat bagi seluruh alam).

Secara bahasa kata “Islam” berasal dari kata “sallama” yang berarti selamat,
dan bentuk mashdar dari kata “aslama” yang berarti taat, patuh, tunduk dan berserah diri.
Sedangkan secara istilah, Islam ialah tunduk, taat dan patuh kepada perintah Allah SWT seperti
yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul utusan-Nya serta menyerahkan
diri sepenuhnya hanya kepada Allah ta’ala

Jadi, Agama Islam yaitu peraturan perikehidupan manusia yang sesuai dengan akal dan
pikiran, yang dibawa oleh utusan Allah SWT. yang terpilih yaitu junjungan kita
Nabi Muhammad SAW. untuk segenap manusia, memberi petunjuk supaya keluar dari
kegelapan (kejahiliyahan) ke arah cahaya yang terang-benderang, dan agama Islam itu adalah
agama Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa, yang menciptakan dan memiliki serta
menguasai sekalian alam.

Agama Islam ini memiliki peraturan untuk seluruh manusia yang hidup di dunia, agar
terhindar dari kesesatan, dan supaya dapat mencapai kedamaian, kemuliaan, keselamatan,
kesejahteraan, aman, sentosa, bahagia dan tinggi kedudukannya di dunia hingga di akhirat
kelak.

1.2 RUMUSAN MASALAH


1. Apa yang dimaksud dengan Agama Samawi
2. Apa yang dimaksud dengan Agama Ardhi
3. Jelaskan agama yang sesuai dengan fitrah manusia

1
1

1.3 TUJUAN PENULISAN


1. Untuk mengetahui pengertian dari Agama Samawi
2. Untuk mengetahui pengertian dari Agama Ardhi
3. Untuk mengetahui dan memahami agama yang sesuai dengan fitrah manusia
1.4 MANFAAT PENULISAN
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah dapat menggambarkan pentingnya kita
mempelajari dan memahami Agama Islam sebagai pedoman di dunia dan akhirat kelak agar
terhindar dari pengaruh buruk yang dapat merusak keimanan.

1
2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Macam-Macam Agama

Di Indonesia sendiri memiliki beberapa kepercayaan yang dipegang teguh oleh


masyarakat. Karena Indonesia merupakan negara yang memberikan kebebaasan kepada
rakyatnya untuk menganut agama apapun, hal ini sudah tertuang di Pancasila sila pertama yang
berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” yang berarti setiap warga negara Indonesia memiliki
kebebasan dalam menganut agama apapun dan bebas menjalankan ibadah yang sesuai dengan
agamanya, mewujudkan kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang antar sesama manusia
Indonesia , antar bangsa, maupun mahluk ciptaan Tuhan yang lainnya. Ada 6 Agama yang diakui
di Indonesia yaitu, Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, daari ke-6 Agama
tersebut Agama Islam dibagi menjadi Agama Samawi dan Agama Ardhi.

A. Agama Samawi

Agama Samawi adalah agama yang diturunkan (wahyu) dari Allah SWT melalui
malaikat Jibril dan disampaikan oleh Nabi/Rasul yang dipilih oleh Allah SWT untuk disebarkan
kepada umat manusia, contohnya seperti, Islam, Kristen, Yahudi. Beberapa pendapat
menyimpulan bahwa suatu agama disebut agama samawi jika :

 Mempunyai definisi Tuhan yang jelas


 Mempunyai penyampai risalah (Nabi/Rasul)
 Mempunyai kumpulan wahyu dari Tuhan yang diwujudkan dalam kitab suci

Ciri – ciri Agama Samawi yaitu :

1. Memiliki kitab suci yang Otentik (ajarannya bertahan/asli dari Tuhan)


2. Secara pasti dapat ditentukan lahirnya, dan bukan tumbuh dari masyarakat, melainkan
diturunkan kepada masyarakat
3. Disampaikan oleh manusia yang dipilih Allah sebagai utusan-Nya (Nabi/Rasul)
4. Konsep ketuhanannya monotheisme mutlak (tauhid)
5. Kebenarannya Universal yaitu berlaku bagi setiap manusia, masa dan keadaan

1
6. Ajarannya serba tetap, walaupun tafsirnya dapat berubah sesuai dengan kecerdasan dan
kepekaan manusia.
B. Agama Ardhi

Agama Ardhi atau disebut juga Agama Bumi adalah agama yang berkembang
berdasarkan budaya, daerah, ataupun pemikiran seseorang. Ajaran tersebut kemudian di terima
secara global meski kitab sucinya bukan berlandaskan wahyu. Dasar kepercayaan Agama Ardhi
adalah ketuhanan yang tidak pasti. Yang termasuk Agama Ardhi seperti, Buddha dan Hindu.
Karena Hindu merupakan akulturasi dari bangsa Aria dan Dravida, dan Buddha merupakan hasil
pemikiran dari Sidharta Gautama.

Ciri – ciri Agama Ardhi yaitu :

1. Agama Ardhi tidak disampaikan oleh Nabi/Rasul Tuhan serta tidak dapat dipastikan
kelahirannya
2. Diciptakan oleh tokoh Agama
3. Berasal dari daerah dan kepercayaan masyarakat
4. Tidak memiliki kitab suci yang diwariskan oleh Nabi/Rasul
5. Konsep ketuhanannya panthaisme, dinamisme, dan animism.
6. Jika ada kitab suci yang diwariskan, isi kitab itu mengalami perubahan seiring dengan
perjalanan sejarah agama tersebut.
7. Ajarannya dapat berubah-ubah mengikuti perubahan pola pikir masyarakat yang
menganutnya.
8. Ajarannya tidak Universal

4
C. Agama yang sesuai dengan Fitrah Manusia

Secara lughatan (etimologi) berasal dari kosa kata bahasa Arab yakni fa-tha-ra yang
berarti “kejadian”, oleh karena kata fitrah itu berasal dari kata kerja yang berarti menjadikan.
Pada pengertian lain intepretasi fitrah secara etimologis berasal dari kata fathara yang sepadan
dengan kata khalaqa dan ansy’a yang artinya mencipta. Biasanya kata fathara, khalaqa dan
ansy’a digunakan dalam Al-Qur’an untuk menunjukkan pengertian mencipta, menjadikan
sesuatu yang belum ada dan masih merupakan pola dasar yang perlu penyempurnaan.

Di dalam fitrahnya, manusia mempunyai ghorizah atau naluri. Salah satunya adalah
naluri untuk beragama (ghorizah taddayun), yaitu naluri untuk
menyembah/mensucikan/mengagungkan sesuatu yang manusia pandang lebih kuasa dibanding
dirinya, maka lahirlah beberapa keyakinan yang dianut manusia.

Allah SWT mengetahui tuntutan ghorizah (naluri) ini, sehingga Allah mengutus nabi dan
rasul secara bertahap untuk meluruskan pemenuhan tuntutan naluri ini bahwa tidak ada Tuhan
yang layak disembah selain Allah S.W.T. Sampai pengutusan nabi terakhir yaitu nabi
Muhammad S.A.W yang menyempurnakan agama – agama sebelumnya, yang membawa risalah
Islam sebagai agama yang diridhoi Allah S.W.T untuk seluruh penduduk bumi.

Oleh karena itu, Islam bukan sekedar agama teologi, yang mengatur hubungan rohani
manusia dengan Tuhannya. Akan tetapi, Islam adalah suatu pandangan hidup bagaimana caranya
manusia menjadi makhluk yang sesuai dengan tujuan penciptaan manusia (Q.S. adz Dzariat :
56). Di dalamnya berisi prinsip – prinsip dan peraturan kehidupan yang mengatur segala
aktifitas kehidupan manusia itu sendiri.

Islam, seperti yang diketahui adalah agama yang sempurna dan menjadi rahmatan lil
alamin. Di dalam Islam mengenal prinsip ketauhidan yang hanya diperbolehkan menyembah satu
tuhan, yaitu Allah S.W.T.

Dewasa ini, banyak orang yang mengaku Islam, mengakui bahwa Allah S.W.T itu satu,
mengakui bahwa Al Qur’an adalah Kalamullah, mengakui bahwa Malaikat itu ada, mengakui
tentang sesuatu yang ghaib, megakui bahwa Hari Kiamat pasti akan terjadi.

4
Di dalam Al Quran ada pesan dari Allah S.W.T, beruba kabar gembira, peringatan, dan
aturan kehidupan bagi manusia. Sayangnya, hanya sedikit sekali orang Islam yang mau
mempelajari agamanya, kebanyakan dari kita sering cukup puas hanya sekedar “katanya” dan
menjalani arus kehidupan sesuai ritme yang nampak sekarang. Padahal, jika kita meyakini bahwa
Al Qur’an adalah fiman Allah yang diturunkan lewat nabi Muhammad S.A.W, seharusnya ada
rasa penasaran atau rasa ingin tahu pesan apa yang sebenarnya disampaikan di dalam Al Qur’an,
bukan hanya menjadikan Al Qur’an sebagai simbol kitab sucinya orang Islam.

4
BAB III PENUTUP

3.1 PENUTUP

Alhamdulillah demikian makalah yang kami buat dengan judul “Macam-macam Agama”.
Semoga dapat memudahkan kita dan bermanfaat bagi kehidupan sekitar. Apabila ada kesalahan
dalam penulisan atau penyampaian kami memohon maaf sebesar-besarnya. Akhir kata kami
ucapkan Assalamualakum Warahmatullahi Wabarakatuh.

3.2 KESIMPULAN

Ada 6 Agama yang diakui di Indonesia yaitu, Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan
Konghucu, daari ke-6 Agama tersebut Agama Islam dibagi menjadi Agama Samawi dan Agama
Ardhi. Agama Samawi adalah agama yang diturunkan (wahyu) dari Allah SWT melalui malaikat
Jibril dan disampaikan oleh Nabi/Rasul yang dipilih oleh Allah SWT untuk disebarkan kepada
umat manusia. Sedangkan Agama Ardhi atau disebut juga Agama Bumi adalah agama yang
berkembang berdasarkan budaya, daerah, ataupun pemikiran seseorang.

Allah SWT mengetahui tuntutan ghorizah (naluri) ini, sehingga Allah mengutus nabi dan
rasul secara bertahap untuk meluruskan pemenuhan tuntutan naluri ini bahwa tidak ada Tuhan
yang layak disembah selain Allah S.W.T. Sampai pengutusan nabi terakhir yaitu nabi
Muhammad S.A.W yang menyempurnakan agama – agama sebelumnya, yang membawa risalah
Islam sebagai agama yang diridhoi Allah S.W.T untuk seluruh penduduk bumi.

7
DAFTAR PUSTAKA

Abduh, M. (2017, Desember 17). Titik Temu Ajaran Agama Samawi dan Ardhi . kompasiana Beyond
Blogging, hal. 1-2.

Alfaruq, T. (2017). PANDANGAN MASYARAKAT MUSLIM TERHADAP TRADISI RUWATAN SUKERTO


ATMOJO. PANDANGAN MASYARAKAT MUSLIM TERHADAP TRADISI RUWATAN SUKERTO
ATMOJO, 1-20.

Hidayat, R. (2019). AGAMA DALAM PERSFEKTIF AL-QURAN . Jurnal Ulunnuha vol.8 No.1/Juni 2019, 1-16.

Kesuma, G. C. (2013). KONSEP FITRAH MANUSIA PRESPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM . Pengembang


Masyarakat , 1-17.

unknown. (2013). PENGERTIAN AGAMA SAMAWI DAN AGAMA ARDHI . Jurnal Hasil Riset , 1.

Wulandari, T. (2021 , juli 17). Makna Sila Pertama Pancasila Ketuhanan yang Maha Esa, ini penjelasannya
. detikedu , hal. 1.

Anda mungkin juga menyukai