Anda di halaman 1dari 13

DISKUSI 3

- MANAJEMEN MANAJERIAL

1.Apa yang dimaksud dengan fungsi produksi dan cara bekerjanya mohon anda
jelaskan, dan apa perbedaan dari fungsi produksi yang bersifat jangka pendek dan
fungsi produksi jangka panjang!

2.Apa bedanya economies of scale dan economies of scope?

JAWAB :

1.Fungsi produksi (production function) adalah fungsi matematika yang


menghubungkan kuantitas output dengan input yang digunakan dalam proses
produksi. Biasanya, ekonom menganggap modal dan tenaga kerja adalah satu-
satunya input produksi.
Fungsi tersebut mewakili batas output yang dapat diproduksi oleh produsen dari
setiap kombinasi input yang memungkinkan. Fungsi ini berguna untuk
menentukan berapa banyak output yang harus mereka hasilkan, mengingat
harga suatu produk. Dan, untuk mencapai output itu, kombinasi input apa yang
harus mereka gunakan. Selanjutnya, para ekonom membedakan jangka pendek
dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, satu faktor produksi dianggap tetap,
biasanya modal. Sementara itu, dalam jangka panjang, semua faktor produksi
adalah variabel.

Persamaan umum untuk fungsi produksi adalah Q = F (K, L), di mana Q adalah
jumlah output, L adalah tenaga kerja, dan K adalah modal.

- Perbedaan antara fungsi produksi jangka pendek dan jangka panjang dapat ditarik
dengan jelas sebagai berikut:

1. Fungsi produksi jangka pendek dapat dipahami sebagai periode waktu di mana
perusahaan tidak dapat mengubah jumlah semua input. Sebaliknya, fungsi
produksi jangka panjang menunjukkan periode waktu, di mana perusahaan
dapat mengubah jumlah semua input.
2. Sementara dalam fungsi produksi jangka pendek, hukum proporsi variabel
beroperasi, dalam fungsi produksi jangka panjang, hukum pengembalian skala
beroperasi.
3. Tingkat aktivitas tidak berubah dalam fungsi produksi jangka pendek, sedangkan
perusahaan dapat memperluas atau mengurangi tingkat aktivitas dalam fungsi
produksi jangka panjang.
4. Dalam fungsi produksi jangka pendek, rasio faktor berubah karena satu input
bervariasi sedangkan sisanya tetap bersifat alami. Sebaliknya, proporsi faktor
tetap sama dalam fungsi produksi jangka panjang, karena semua input faktor
bervariasi dalam proporsi yang sama.
5. Dalam jangka pendek, ada hambatan masuknya perusahaan, serta perusahaan-
perusahaan itu bisa tutup tetapi tidak bisa keluar. Sebaliknya, perusahaan bebas
untuk masuk dan keluar dalam jangka panjang.

2. perbedaan economies of scale dan economies of scope yaitu ;

A. Economies of scale: Semakin banyak volume out put maka biaya rata-rata produksi semakin kecil
sehingga keuntungan semakin besar.

B. Economies of scope: Apabila perusahaan menghasilkan beragam jenis out put maka biaya rata-rata
produksinya akan semakin kecil.

Penjelasan :

a. economies of scope adalah situasi dimana joint output dari satu perusahaanlebih besar
dibandingkan dengan output yang akan dicapai oleh dua perusahaan berbeda
yangmemproduksi barang yang sama. Atau singkatnya dimana satu perusahaan
memproduksilebih dari 1 jenis barang. Untuk mengukur derajat dari economies of scope,
kita harus tahuberapa persen dari biaya produksi yang disimpan/tersimpan ketika dua atau
lebih produkbarang diproduksi secara bersama sama dibandingkan secara individual (satu
perusahaanmemproduksi 1 jenis barang).
b. economies of scale, pengurangan biaya rata rata produksi digunakan untukmenambah
total produksi dalam jenis barang yang sama, sedangkan untuk economies ofscope,
penurunan biaya rata rata produksi akan digunakan untuk memproduksi 2 jenis barangatau
lebih. Maka dalam perusahaan akan ada keragaman hasil produksi
Dalam economies of scale, pengurangan biaya rata rata produksi digunakan untuk menambah total
produksi dalam jenis barang yang sama, sedangkan untuk economies of scope, penurunan biaya rata
rata produksi akan digunakan untuk memproduksi 2 jenis barang atau lebih. Maka dalam perusahaan
akan ada keragaman hasil produksi. Contohnya adalah perusahaan travel Jakarta-Bandung. Dalam satu
perusahaan terdapat berbagai jenis macam produk. Awalnya hanya transportasi Jakarta-Bandung, tapi
kemudian ada produk lain juga yaitu taksi dan pengiriman barang. Sehingga ada keragaman produksi,
dimana dapat meningkatkan efektifitas dari perusahaan tersebut. Seperti pada saat ada pengiriman
barang ke Bandung, akan lebih efektif ketika pengiriman barang bersamaan dengan keberangkatan
travel ke Bandung
- MANAJEMEN MONETER

Menurut anda faktor apa saja yang mempengaruhi penawaran uang ? Apabila salah satu faktor yang
anda sebutkan tadi tidak ada, apakah akan mempengaruhi perekonomian negara?

JAWAB :

Secara umum penawaran uang adalah jumlah uang yang ada atau beredar dalam kegiatan perekonomian
yang dilihat pada suatu kejadian atau kurun waktu tertentu. Sederhananya penawaran uang bisa juga
diartikan sebagai besar kecilnya jumlah uang yang beredar.

jenis faktor penawaran uang yang memiliki pengaruh di masyarakat, antara lain yaitu :

1. Kebijakan Moneter Bank Sentral

Bank sentral memiliki peran penting dalam menentukan berbagai macam kebijakan yang ditujukan untuk

kestabilan ekonomi negara, termasuk pada penentuan arah kebijakan moneter. Kebijakan moneter bertujuan

untuk mencapai dan mempertahankan kestabilan nilai mata uang. Selain itu bank sentral melalui kebijakan

moneter melakukan pengaturan pada persediaan uang negara, mengendalikan inflasi dan berperan dalam

mengatur jumlah uang yang beredar atau sering disebut dengan istilah penawaran uang. Berkaitan dengan

penawaran uang, bank sentral melakukan pengawasan agar besar kecilnya jumlah penawaran uang di

masyarkat agar tetap stabil. Inilah pentingnya dari penerapan kebijakan moneter.
- Jenis-jenis kebijakan moneter yang dijalankan oleh bank sentral, yaitu.

 Kebijakan pasar terbuka, yaitu kebijakan yang bertujuan untuk pembelian dan penjualan surat
berharga.
 Kebijakan diskonto, yaitu kebijakan untuk menentukan kenaikan dan penurunan suku bunga.
 Kebijakan cadangan kas, yaitu kebijakan yang bertujuan untuk menaikkan dan menurunkan cadangan
kas minimum.
 Kebijakan kredit selektif dan kredit longgar.
 Kebijakan mencetak uang baru dan menarik uang lama.

2. Tingkat Pendapatan Masyarakat

Tingkat kestabilan ekonomi suatu negara memiliki peran penting bagi terciptanya peluang kerja yang lebih

banyak, yang mana dengan adanya hal tersebut akan berdampak pada meratanya pendapatan masyarakat.

Tingkat pendapatan masyarakat akan menentukan jenis perilaku dalam kehidupan sosial. Perilaku ini akan

terus berubah, karena ketika terjadi perubahan tingkat pendapatan kemungkinan besar dalam kegiatannya

masyarakat membutuhkan beragam jenis produk barang dan jasa yang terus berubah-ubah sesuai dengan

tingkat pendapatan mereka.

3. Tingkat Harga
Harga pasar berkaitan dengan banyaknya faktor jumlah produksi barang dan jasa yang ada di pasar dan faktor

jumlah permintaan akan kebutuhan masyarakat. Dua faktor tersebut memiliki peran dalam menentukan

terbentuknya sebuah nilai harga yang terjadi di pasar. Ini sesuai dengan hukum penawaran dan permintaan

(supply and demand law) yang mana jika permintaan lebih sedikit dari jumlah produksi maka harga akan

murah, sedangkan jika permintaan meningkat dan produksi yang tersedia sedikit maka harga akan meningkat

pula.

4. Gaya Hidup Masyarakat yang Berubah

Pola kehidupan masyarakat akan terus mengalami perubahan seiring dengan kemajuan zaman. Gaya hidup

baru akan terus muncul dan berubah-ubah sesuai dengan kecenderungan perilaku masyarakat. Adanya gaya

hidup baru akan menimbulkan permintaan terhadap produk yang lebih up to date,  permintaan ini akan terus
meningkat seiring dengan pemenuhan kebutuhan masyarkat.

5. Bertambahnya Jumlah Produksi Barang dan Jasa

Ketika jumlah populasi golongan menengah mengalami peningkatan maka perilaku manusia di masyarakat

cenderung lebih konsumtif. Bagi para produsen meningkatnya jumlah golongan masyarakat yang seperti ini

merupakan potensi dalam memperoleh keuntungan financial dengan cara mengenalkan beragam varian produk

dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan dan selera golongan tersebut. Semakin banyak produsen yang

menyadari hal ini, kemungkinan terjadinya persaingan dalam kegiatan produksi akan meningkat. Kondisi ini

akan menciptakan kondisi pasar yang penuh dengan berbagai jenis produk barang dan jasa yang terus

mengalami peningkatan.

6. Penerapan Kebijakan Anggaran

Kebijakan anggaran adalah suatu kebijakan yang ditentukan dan dijalankan oleh pemerintah yang bertujuan

untuk menggerakkan kegiatan ekonomi dengan cara mengendalikan pengeluaran pemerintah dan pengaturan

pajak. Setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda-beda, hal ini berkaitan dengan tujuan perekonomian

masing-masing negara dan desakan pemenuhan kebutuhan produk barang dan jasa yang tidak bisa diimbangi

dengan kemampuan produksi dalam negeri itu sendiri.

- Faktor penawaran uang memiliki banyak manfaat untuk kegiatan dan kestabilan ekonomi. Banyak

sekali faktor yang mempengaruhi tingkat besar kecilnya jumlah penawaran uang yang dibutuhkan di

masyarakat. Karena tidak hanya dipengaruhi oleh kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang
kaitannya dengan arah kegiatan ekonomi, namun dari sisi pola kehidupan masyarakat itu sendiri juga

menimbulkan pengaruh yang tidak kalah penting dengan pengaruh pemerintah.

Juga menurut saya jika faktor diatas tidak ada pastinya sangat memengaruhi perekonomian negara
karena apa ? ketidak adanya batasan dalam penawaran uang, membuat tingkat ekonomi sangat
menurun drastis karena disebabkan kebijakan, penerapan ,tingkat konsumsi maupun produksi,dan juga
gaya hidup itu sendiri.

Sumber : bmp espa4227, dosenekonomi.com, dan menurut opini saya.

- MANAJEMEN

1. Jelaskan jenis perencanaan di tempat anda bekerja (bila belum gunakan teori yang
relevan)

2. Gambarkan  bagan perencanaan opersional dan perencanaan strategis!

3. Menurut pendapat Anda apa hambatan-hambatan yang ada dalam perencanaan


sesuai no 1? (tempat bekerja)

Berikan sumber/ referensi dari buku BMP, jurnal, web resmi  bukan dari blogspot)

Jawab :

1. Ditempat saya bekerja menggunakan Perencanaan Strategis (Strategic Plans)

Perencanaan Strategis atau Strategic Planning menentukan kerangka visi suatu organisasi dan cara-cara
yang harus dilakukan oleh Organisasi tersebut untuk merealisasikan visinya. Jangka waktu Perencanaan
Strategis sekitar 3 tahun hingga 5 tahun (Jangka panjang).

 Perencanaan Strategis menentukan tujuan jangka panjang suatu organisasi/perusahaan serta


strategi dan tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.

 Tujuan Organisasi atau Tujuan Perusahaan yang ditetapkan merupakan penentuan arah
perusahaan secara keseluruhan sehingga Perencanaan Strategis ini dilakukan oleh Manajemen
Puncak atau Top Management Perusahaan.

 Perencanaan Strategis harus memiliki fleksibilitas dan dapat mengakomodasi perkembangan


organisasi di kemudian hari.

 Perencanaan Strategis ini harus berisi kerangka kerja dan memberikan arah yang jelas untuk
perencanaan di tingkat yang lebih rendah.

2.
3. hambatan yang terjadi dalam perencanaan tersebut yaitu:
1. Ketidakmampuan membuat Rencana atau Rencana yang tidak cukup Baik. Tentu saja tidak
semua manajer otomatis memiliki kemampuan membuat perencanaan. Faktor
penyebabnya adalah kurangnya pengalaman, pendidikan atau bahkan karena diajari atau
tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana membuat rencana yang benar.
2. Kurangnya Komitmen dalam proses pembuatan rencana. Mengembangkan sebuah rencana
adalah pekerjaan yang membutuhkan pemikiran yang cukup banyak dan menyita waktu.
Kebanyakan manajer beralasan mereka tidak cukup punya waktu untuk mengikuti proses
pembuatan rencana yang cukup panjang, atau bahkan mereka tidak membuat rencana yang
memadai karena sebenarnya mereka takut gagal tidak mencapai yang mereka targetkan
dalam rencana tersebut.
3. Lemahnya informasi. Karena yang menjadi dasar dari sebuah rencana adalah informasi,
maka bagaimanapun canggihnya seorang manajer dalam teknik pembuatan rencana,
namun apabila informasi yang digunakan dalam penyusunan rencana tersebut kurang
memadai (informasi kurang akurat, kurang lengkap, basi), maka rencana tersebut juga akan
kurang bermutu atau bahkan rencana yang gagal.
4. Terlalu berfokus pada masa kini. Kegagalan mempertimbangkan efek jangka panjang
sebuah rencana karena terlalu menekankan pada penanganan persoalan-persoalan jangka
pendek, justru dapat menyebabkan kegagalan organisasi mempersiapkan masadepan.
Seorang manajer seharusnya memiliki gambaran besar dalam benaknya tentang masa
depan dan sasaran-sasaran jangka panjang yang ingin diraih saat menyusun sebuah
rencana.
5. Terlalu mengandalkan diri pada unit/Bagian Perencanaan. Banyak organisasi/perusahaan
yang memiliki bagian perencanaan atau bagian perencanaan dan pengembangan tersendiri.
Bagian ini yang melakukan penelitian, studi, membangun model, percobaan, dll, tapi
sesungguhnya tidak mengembangkan perencanaan itu sendiri. Hasil dari bagian ini
hanyalah merupakan alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh manajer dalam membuat
rencana, apalagi menyusun sebuah rencana organisasi tetaplah tanggung-jawab manajer.
6. Memusatkan perhatian pada faktor-faktor yang dapat dikuasainya.
Kebanyakan manajer hanya berkonsentrasi pada hal-hal yang paling dikuasai dan
menghindarkan diri hal yang kurang dikuasasi karena khawatir dianggap kurang mampu.
Misalnya memusatkan perhatian pada pembuatan gagasan-gagasan dan ide-ide baru,
namun mengabaikan bagaimana cara menjadikan gagasan/ide tersebut teraplikasikan
karena kurang menguasai operasional organisasinya.

Kendala-kendala tersebut pastilah dapat diatasi manakala manajer menginginkan sebuah rencana


berkualitas yang tersusun. Cara termudah dan termurah tentu saja melalui komunikasi yang efektif
dengan karyawan dan melibatkan mereka dalam penyusunan rencana. Komunikasi yang efektif
menjamin manajer memperoleh informasi yang berkualitas, dan melibatkan karyawan dalam
proses pembuatan rencana akan memperluas dan memperdalam perspektif rencana itu serta
mengurangi resiko kurang ketidak-berhasilan rencana tersebut saat dilaksanakan.
- MANAJEMEN OPERASI

Sampaikanlah argumentasi anda mengenai dua perspektif kualitas dalam perusahaan


menurut Russell dan Taylor (2009), sebagaimana terdapat pada Modul 4 dari BMP
halaman 4.4. Saya sangat menghargai argumen yang anda berikan, dengan catatan
argumen tersebut orisinil dan bukan hasil copy-paste dari jawaban rekan mahasiswa
yang lain.

JAWAB :

Suatu produk atau jasa dikatakan berkualitas apabila perusahaan memiliki perhatian khusus yang
berorientasi pada kualitas produk atau jasa. Akan tetapi, terdapat dua perspektif dalam melihat
kualitas dari suatu produk atau jasa yaitu dari perspektif produsen dan dari perspektif konsumen.

1. Perspektif Menurut Sudut Pandang Produsen

Produsen melihat kualitas dari dimensi kesesuaian standar dan biaya yang dikeluarkan. Ketika
merancang sebuah rangkaian produksi barang atau jasa, produsen melihat apakah produk atau jasa
yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditetapkan atau belum, atau
malah terjadi defect atau cacat. Selain itu juga membandingkan dengan biaya yang dikeluarkan,
produsen melakukan analisis produksi sehingga sumber daya yang dikeluarkan efektif dan efisien.

2. Perspektif Kualitas Menurut Sudut Pandang Konsumen

Konsumen melihat kualitas dari dimensi karakteristik kualitas dan harga. Dari sisi kualitas,
konsumen melihat apakah kualitas produk sesuai dengan spesifikasi kualitas yang ditawarkan atau
diiklankan, apakah kualitasnya sesuai, dibawah atau diatas ekspektasi konsumen. Kedua dari sisi
harga, yaitu apakah dengan kualitas yang ditawarkan, harga yang diberikan sesuai atau tidak.
Harga menunjukkan nilai yang konsumen bersedia bayarkan untuk mendapatkan produk tersebut.
Apakah harga tersebut sudah sesuai, dibawah atau malah overprice jika dibandingkan dengan
kualitas yang ditawarkan.

Ketika dua perspektif ini menemukan titik temu atau standar yang disepakati bersama, itulah yang
disebut dengan fitness for consumer use atau kesesuaian untuk penggunaan konsumen. Dengan
terjaganya kualitas produk maupun tingkat biaya yang dikeluarkan membantu produsen untuk
senantiasa melakukan inovasi dalam produknya serta meningkatkan kualitasnya dari waktu ke
waktu. Dengan terjaganya kualitas yang diterima konsumen akan meningkatkan kepuasan
konsumen terhadap produk atau jasa tersebut sehingga penjualan meningkat, serta terjadi
loyalitas konsumen secara jangka panjang.

- MANAJEMEN PEMASARAN
1. Jelaskan pengetian dari positioning (pemosisian) dan jelaskan bagaimana cara
untuk mencapainya.
2. Analisis proses pemosisian yang dilakukan oleh merek berikut: Whatsapp,
Twitter, dan Coca-Cola.

Kemukakan pendapat anda disertai dengan konsep pemasaran yang telah anda
pelajari. Jangan lupa untuk cantumkan sumber referensi secara lengkap.

JAWAB :

1.Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar
dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga, konsumen memahami dan
menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya.

Positioning merupakan faktor utama dalam meningkatkan kekuatan posisi pasar perusahaan di
suatu pasar tertentu dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya. Positioning wajib dilakukan suatu
perusahaan sebelum melakukan strategi branding. Dalam proses menjalankan positioning harus
diimbangi dengan komunikasi yang baik, hal tersebut dapat berpengaruh juga terhadap citra yang
ingin ditanamkan perusahaan kepada konsumen sasaran.

- Cara untuk mencapai positioning

1. Membuat Manfaat Produk Lebih Jelas

2. Mengupdate Atribut Produk

3. Meningkatkan Citra Produk

4. Harga

5. Memperhatikan Pesaing

--Langkah yang dijalankan untuk positioning

- Menentukan produk/pasar yang relevan. Suatu produk umumnya dimaksudkan untuk


memenuhi lebih dari satu keinginan atau kebutuhan. 
- Pendataan kebutuhan pelanggan. Untuk melakukan positioning dengan tepat, maka
marketer perlu mendata semua kebutuhan dan keinginan yang mungkin dapat dipenuhi
oleh semua produk. 
- Mengidentifikasi pesaing. Baik pesaing primer maupun pesaing sekunder. Pesaing primer
adalah pesaing-pesaing yang bersaing untuk memenuhi kebutuhan inti, sedangkan
pesaing sekunder adalah pesaing-pesaing tak langsung, yakni mereka yang tidak
langsung muncul di pikiran bilamana seseorang sedang berpikir mengenai keinginan
atau kebutuhan konsumen. 
- Menentukan standar evaluasi. Menentukan cara dan standar yang digunakan konsumen
dalam mengevaluasi pilihan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Biasanya seseorang
akan mengevaluasi berbagai alternatif pemecahan masalah yang dihadapinya dengan
cara dan berdasarkan standar-standar tertentu. Dalam hal ini perusahaan perlu
melakukan riset pemasaran agar dapat memahami cara dan standar yang digunakan
konsumen dalam evaluasi keputusan pembelian. 
- Membuat perceptual map. Mengetahui bagaimana persepsi konsumen terhadap posisi
pesaing (dengan membuat perceptual map). Pemasar perlu mengidentifikasi posisi yang
ditempati pesaing dengan menggunakan perceptual map yang didasarkan pada atribut
produk, situasi pemakai, atau kelompok pemakai. 
- Mengidentifikasi kesenjangan posisi. Mengidentifikasi senjang atau gap pada posisi yang
ditempati. Melalui analisis terhadap posisi berbagai produk yang saling bersaing, maka
dapat ditentukan daerah-daerah atau aspek-aspek yang belum tergarap maupun yang
telah digarap banyak pesaing.
- Merencanakan dan melaksanakan strategi positioning. Setelah pasar sasaran ditentukan
dan posisi yang dikehendaki ditetapkan, maka pemasar harus merancang program
pemasaran yang dapat memastikan bahwa semua informasi mengenai produk atau
merek yang disampaikan kepada pasar akan menciptakan persepsi yang diinginkan
dalam benak konsumen. Jantung dari strategi positioning ini adalah kampanye promosi.  
- Memantau posisi. Posisi aktual suatu produk atau merek perlu dipantau setiap saat guna
melakukan penyesuaian terhadap setiap kemungkinan perubahan lingkungan

2. proses pemosisian yang dilakukan oleh:

a. Whatsapp

1. Improvisasi sistem pengiriman. Para pelanggan dapat didorong untuk berbagi lokasi mereka
melalui WhatsApp. Dengan mendapatkan koordinat yang tepat dari lokasi pengiriman, maka
dapat membantu perusahaan Anda dalam melakukan pengiriman lebih cepat dengan memilih
rute terpendek untuk mengoptimalkan biaya operasional.

2. Lebih dekat dengan para customer. Dengan WhatsApp chat yang mudah digunakan, para
pebisnis dapat menjangkau pelanggan lebih cepat dengan cara yang efisien.

3. Membuat grup untuk mendorong pemasaran lebih mudah. WhatsApp memungkinkan para
penggunanya untuk membentuk sebuah kelompok yang beranggotakan hingga 100 orang. Anda
dapat memanfaatkan hal tersebut untuk tetap terhubung dengan basis pelanggan, hal ini dapat
mendorong pemasaran.

b. Twitter

Strategi pertama memaksimalkan media sosial Twitter adalah dengan memaksimalkan profil
perusahaan terlebih dahulu. Caranya, Anda wajib melengkapi setiap informasi yang dibutuhkan
dalam membuat profil perusahaan. Informasi yang lengkap bisa menambah kepercayaan
pelanggan akan legalitas perusahaan

Hashtag atau tanda pagar adalah fitur terbaik agar netizen dapat menemukan perusahaan
Anda dengan mudah. Tak hanya itu, hashtag juga akan membantu Anda menjadi trending topic
sehingga lebih mudah dikenali calon konsumen.

Strategi marketing baik online atau pun offline tentunya harus mengandung kata-kata yang
memikat pelanggan. Buatlah pilihan kata ajakan yang mampu mengundang rasa penasaran
hingga akhirnya menggunakan produk perusahaan.
Salah satu cara promosi paling efektif adalah dengan mengikuti obrolan yang sedang menjadi
trending topic di Twitter.

Setelah memaksimalkan konten dalam promosi produk, Anda juga harus tetap memberikan
pelayanan optimal. Caranya dengan aktif memberi respons yang baik seperti membalas
mention, like, atau retweet komentar pelanggan dengan cepat.

c. Coca-Cola

Brand terakhir yang berhasil menerapkan content marketing adalah Coca-Cola. Dengan
kampanye Share-a-Coke yang dilakukannya, Coca-Cola berhasil membuat para pelanggannya
merasa spesial dan unik ketika meneguk sebotol minuman berkarbonasi tersebut.

Coca-Cola tidak melakukan banyak hal dalam kampanye kali ini, mereka hanya mencetak daftar
nama-nama seseorang di setiap kaleng dan botol. Jika ditelaah lebih dalam, hal ini dilakukan
Coca-Cola untuk membangun interaksi personal antar pelanggan. Dengan memiliki kaleng atau
botol yang berlabel nama seseorang yang dikenalnya, Coca-Cola berharap minumannya dapat
dibagikan ke orang lain tersebut. Sekali tepuk dua lalat, interaksi personal antar pelanggan
terbangun dan Coca-Cola berhasil menyebarluaskan produk mereka.

- MANAJEMEN SDM

Para Mahasiswa yang Budiman, tolong diskusikan apa makna dari kata "tepat" pada pernyataan
“mencari dan menemukan calon karyawan yang tepat dan berkualitas” tersebut.

Kedua, sebutkan 5 jenis tes yang biasa digunakan dalam seleksi calon karyawan.

Jawab :

Menurut saya kata “TEPAT” dari menemukan calon karyawan yaitu untuk mendapatkan calon
pekerja yang efektif dan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, juga mampu menghadirkan
sumber daya manusia terbaik dan mampu menarik perhatian dari orang-orang yang punya
kemampuan dan keterampilannya khusus untuk memenuhi spesifikasi pekerjaan yang butuhkan.

5 jenis tes yang biasa digunakan dalam seleksi calon karyawan antara lain:

- Tes kemampuan
- Tes kepribadian
- Tes wawancara
- Tes integritas
- Tes praktik kerja
- RISET OPERASI

Dari kasus berikut tolong buatkan formulasi dari masalah yang akan dicarikan solusinya.
Jelaskan pengertian dari masing2 langkah yang harus dilakukan:
Suatu perusahaan menghasilkan produk sukra dan rasmi sebagai bahan dari produk Sangling.
Kedua produk tersebut dihasilkan melalui  proses penghancuran dan penghalusan.  Mesin
penghancur memiliki kapasistas produksi unutk waktu 20 jam sementara mesin penghalus
memiliki kapasistas produksi untuk waktu 30 jam. Setiap ton sukra memerlukan waktu
pengerjaan 2 jam penghancuran dan 2 jam penghalusan. Sementara  ton rasmi memerlukan
waktu pengerjaan 1 jam penghancuran dan 3 jam penghalusan. Rasmi tidak boleh diproduksi
lebih dari 2 ton untuk mengimbangi produksi sukra 1 ton. Satu orang pelanggan selalu
memesan Rasmi sebanyak 2 ton. Keuntungan rasmi Rp. 30 perton dan Sukra Rp. 40 per ton

JAWAB :

1. Fungsi dan tujuan .

Menunjukkan tujuan yang akan dioptimalkan .tujuan bisa dimaksimalkan atau diminimalkan. Nilai
tujuan diberi simbul Z.

Maksimalkan nilai tujuan dengan persamaan .

Maksimalkan : z= C1X1 + C2X2 + ...+CnXn

Sehingga maksimalkan :

Z= 40X1 + 30X2

2. Batasan fungsional

Menunjukkan alokasi sumberdaya yang tersedia .dapat ditunjukkan dengan persamaan .

a11 X1 + a12 X2 + a13 X3 +....a1n Xn ≤b1

a21 X1 + a22 X2 + a23 X 3 +...a2n Xn ≤b2

Dari soal tersebut formulasi batasan untuk sukra adalah


2X1 + X2 ≤ 20

Demikian juga dengan Rasmi pertidaksamaannya adalah

2X2 + 3X2 ≤30

Bentuk formulasi tersebut merupakan bentuk standar dari linear programming, yaitu bentuk paling
sederhana dan bisa langsung dipecahkan. Tanda-tanda dari bentuk standar :
a. Fungsi tujuan bersifat memaksimumkan
b. Batasan fungsional bertanda ≤ atau tidak boleh lebih dari nilai maksimum tertentu
c. Batasan nonnegatif bertanda ≥ 0 atau nilai ukuran aktivitas (X₁) minimum 0 tidak
boleh negatif.

JAWAB :

PROSES

PRODUKSI

PRODUK BAHAN BAKU KAPASITAS

SUKRA (X1) RASMI (X2) MAKSIMUM

Penghancuran 2 jam 1 jam 20 jam

Penghalusan 2 jam 3 jam 30 jam

Keuntungan (Rupiah) Rp40 Rp30

Langkah-langkah membuat formulasi masalah :

1. FUNGSI TUJUAN

Fungsi ini menunjukkan tujuan yang akan dioptimalkan. Tujuan bisa dimaksimumkan

dan bisa juga diminimumkan. Z merupakan simbol dari nilai tujuan. Tujuan dari

pernyataan pada soal adalah memaksimumkan seluruh nilai terhadap laba.

Setiap produk sukra dan rasmi memiliki keuntungan masing-masing sebesar RP40 dan

Rp30. Fungsi tujuannya yaitu :

Maksimumkan Z = 40X1 + 30X2

2. BATASAN FUNGSIONAL

Batasan fungsional menunjukkan alokasi sumber yang tersedia. Pada soal dijelaskan

estimasi waktu penghancur kedua produk adalah 2jam dan 1 jam. Sedangkan, estimasi
waktu penghalus kedua produk adalah 2 jam dan 3 jam dengan kapasitas waktu masingmasing
proses 20jam dan 30jam.

Jadi, persamaannya adalah :

a. 2X1 + X2 ≤ 20

b. 2X1 + 3X2 ≤ 30

3. BATASAN NONNEGATIF

Batasan ini mengharuskan hasil aktivitas itu (X1 dan X2) tidak boleh negatif, harus

positif, atau paling kecil sebesar 0.

Secara keseluruhan, dapat kita cantumkan formulasi masalah pada soal ke dalam

fungsi-fungsi berikut :

Fungsi tujuan : Maksimum Z = 40X1 + 30X2

Batasan-batasan :

a. 2X1 + X2 ≤ 20

b. 2X1 + 3X2 ≤ 30

c. X2 – X1 ≤ 2

d. X2 ≤ 2

e. X1 ≥ 0 ; X2 ≥ 0

Bentuk formulasi tersebut merupakan bentuk standar dari linear programming, yaitu

bentuk paling sederhana dan bisa langsung dipecahkan. Tanda-tanda dari bentuk

standar :

a. Fungsi tujuan bersifat memaksimumkan

b. Batasan fungsional bertanda ≤ atau tidak boleh lebih dari nilai maksimum tertentu

c. Batasan nonnegatif bertanda ≥ 0 atau nilai ukuran aktivitas (X1) minimum 0 tidak

boleh negatif

Anda mungkin juga menyukai