Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

ORIENTASI PERAWAT/BIDAN
BIDANG KEPERAWATAN RSUD A.M. PARIKESIT
========================================================
A. Latar Belakang
Orientasi adalah memberikan informasi yang berhubungan
dengan lingkungan kerja baru dalam suatu organisasi, meliputi
organisasi tata laksana, kebijakan, tugas, fungsi, tanggung jawab dan
wewenang bagi pegawai baru.
Lingkungan kerja merupakan hal penting bagi pegawai baru untuk
diketahui serta dipahami dengan jelas, sehingga mempermudah
penyesuaian dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang dibebankan
kepadanya baik di rumah sakit maupun di puskesmas. Melalui
orientasi pada awal penugasan diharapkan perawat atau bidan baru
akan merasa lebih siap dalam menerima tanggung jawab, serta dapat
bekerja dengan penuh percaya diri karena telah dengan jelas
mengetahui situasi, kondisi, peraturan, hak dan kewajibannya.
Dengan demikian pelaksanaan tugas akan tetap mengarah pada
pelayanan yang profesional.
Program orientasi bagi pegawai baru termasuk pegawai lama
yang dipindahkan keruangan atau unit baru, bila dirancang dengan
baik diharapkan dapat mengatasi berbagai issue yang muncul dan
membantu pegawai bersangkutan lebih cepat menyesuaikan diri
dalam memenuhi tanggung jawab dan akontabilitas mereka terhadap
tugas yang dibebankan kepada mereka.

B. Tujuan
1. Mendapatkan informasi dan pandangan mengenai visi, misi,
tujuan organisasi dan tatalaksana dari organisasi di Rumah
Sakit
2. Memahami jenis-jenis pelayanan yang ada dan unit-unit dalam
organisasi
3. Mengetahui lingkungan rumah sakit untuk memudahkan adaptasi
sebelum memulai pekerjaan dalam waktu yang singkat.
4. Memahami pentingnya menjalin hubungan professional antara
perawat dan bidan dengan tim kesehatan lainnya dalam
kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
5. Meningkatkan kemampuan kinerja klinis perawat dan bidan dalam
memberikan asuhan/pelayanan prima

1
C. Ruang lingkup Kegiatan
Sasaran program orientasi adalah perawat dan bidan baru serta
perawat dan bidan yang akan pindah ke unit pelayanan lain di rumah
sakit. Kegiatan ini dilaksanakan oleh bidang keperawatan melibatkan
komite keperawatan, ruang perawatan, dan preceptor di RSUD A.M.
Parikesit

D. Langkah-Langkah Dalam Program Orientasi


1. Orientasi Umum
Orientasi umum dilaksanakan oleh sub bagian kepegawaian dan
sub bagian diklit dan kerjasama
a. Struktur organisasi, tata nilai, dan tata laksana dalam
pelayanan di rumah sakit
b. Peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP)
c. Pengendalian dan pencegahan infeksi (PPI)
d. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
e. Materi terkait bidang/komite terkait
f. Kebijakan tentang Manajemen SDM
1) Wewenang dan larangan
2) Hak dan kewajiban pegawai (gaji, libur, cuti, dan
kesejahteraan)
3) Sistem penghargaan dan sanksi
4) Sistem pengembangan staf
5) Sistem evaluasi kinerja staf
2. Orientasi Khusus
Orientasi khusus dilaksanakan oleh bidang keperawatan dengan
melibatkan beberapa komponen terkait.

E. Orientasi Lapangan
Pegawai baru tersebut diberikan orientasi langsung ke lapangan di
semua ruangan rawat inap dan rawat jalan serta instalasi di
lingkungan rumah sakit

F. Orientasi Khusus ke Ruangan (dimana mereka ditempatkan).


1. Organisasi dan tata ruang dari ruang-ruang perawatan
2. Orientasi Tugas Personal (Perawat dan Bidan)
3. Program pelayanan keperawatan dan kebidanan
4. Diskripsi pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
5. Batas kewenangannya.
6. Kode etik profesi keperawatan dan kebidanan

2
7. Dukungan standar keperawatan dan kebidanan
8. Program pemasaran dan kepuasan konsumen.
9. Fasilitas peralatan kesehatan yang tersedia.
10. Prosedur pemeliharaan fasilitas atau perawatan/kebidanan.
11. Berbagai regulasi asuhan/pelayanan, antara lain:
12. Asesemen pasien di seluruh area pelayanan
13. Alur pasien masuk dan keluar berbagai area pelayanan
14. Persiapan pemeriksaan medik
15. Prosedur tindakan-tindakan seperti resusitasi dari kardio
pulmonary/RKT, pertolongan melahirkan, instalasi: NGT, kateter,
O2, infus, transfusi darah, dll.
16.
17. Fasilitas-fasilitas dan peralatan yang tersedia untuk ruang-ruang
perawatan
18. Perkenalan dengan semua staf di ruangan atau unit layanan
tersebut.
19. Tugas dan tanggung jawab serta wewenangnya dalam ruangan
baru tersebut
20. Prosedur administrasi atau tindakan klinis keperawatan/kebidanan
yang berlaku di ruangan/program serta dokumen pendukungnya.
21. Model penugasan, tata cara kerja dan hal-hal lain yang berlaku.

G. Orientasi Kerja
Perawat/bidan baru yang telah memiliki kontrak kerja awal, akan
memulai orientasi kerja selama 3 bulan lamanya. Setelah itu dilakukan
evaluasi oleh kepala ruang perawatan dan disimpulkan apakah yang
bersangkutan bisa direkrut menjadi staf rumah sakit atau tidak.

H. Evaluasi Orientasi
Evaluasi dalam program orientasi merupakan hal yang sangat penting
untuk mendapatkan hasil kerja klinis yang profesional. Kepala
ruangan bertanggung jawab terhadap proses adaptasi serta
perkembangan para perawat dan bidan baru, baik dalam hal
kemampuan dan perilakunya.
Evaluasi perlu diadakan untuk kemajuan yang dihasilkan selama
periode 3 bulan. Batas waktu diperlukan untuk mendapatkan standar
minimal dari kapabilitasnya dari setiap perawat dan bidan baru yang
masih dalam masa orientasi. Evaluasi dilakukan dengan
menggunakan alat evaluasi (check-list) sesuai kebutuhan dan
dilaporkan kepada yang berwenang.

3
I. Laporan Orientasi
Laporan orientasi dibuat oleh kepala ruang untuk mendapatkan data
yang objektif tentang kemajuan dan kapabilitas yang telah diraih oleh
setiap perawat/bidan baru, sehingga dapat diketahui seberapa jauh
tujuan dari orientasi telah dapat diraih yang akan diperlukan untuk
pengambilan keputusan selanjutnya.

J. Kesimpulan

Orientasi merupakan program penting yang perlu dipersiapkan dan


diberikan kepada para perawat/bidan baik yang baru atau maupun
pindahan yang akan melaksanakan tugas-tugas di rumah sakit.
Materi-materi orientasi disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, rumah
sakit. Dalam konteks ini, kelengkapan orientasi bagi setiap
perawat/bidan baru atau seseorang yang akan melaksanakan tugas-
tugas baru akan dapat mengetahui tugas-tugas yang akan menjadi
tanggung jawab mereka, dengan demikian, diharapkan mereka akan
dapat melaksanakan tugas-tugas dengan lancar dan memberikan
kontribusi profesionalnya untuk pencapaian misi, visi, prinsip dan
tujuan dari rumah sakit

Demikian kerangka acuan kerja ini dibuat, untuk digunakan sebagaimana


mestinya.

Tenggarong, 3 Januari 2018


Kepala Bidang Keperawatan,

Hj. Heldiana, S.Kep


NIP. 196412231985112001