Anda di halaman 1dari 8

*2. By. Ny.

Ngatmi, 4 hari*
RM 00747276

Diagnosa ibu: Post Partus Spontan , Ibu dengan combustio grade II middermal, burn injury, hipoalbuminemia,
hiponatremia, anemia, ISK asimptomatik, P3A0

Tanggal 20/01/2021 pukul 10.30 lahir bayi secara pervaginam, jenis kelamin perempuan dengan BBL 2454
gram PB 49 cm LK/LD31/33 cm, A/S 7/8. Bayi lahir tidak langsung menangis, dilakukan resusitasi s.d tahap
awal.

S : instabilitas suhu tidak ada,tidak ada muntah , residu 6cc/hr  25 cc/kg/hr, distress nafas membaik, saat ini
room air  CPAP
O: KU: menangis kuat, gerak aktif
T 36,4 – 37,4 C
CNS : S5 letargi (-), kejang (-)
CVS : HR 110 x/m, bising (-)
Resp : RR 50x/m, retraksi (-), sianosis (-) grunting (-), air entry baik, SpO2 99%, DS = 0
GIT : Distensi (+), BAB (+) 2x/hari meconium
GUT : BAK (+) 4x/hari spontan
INT : ikterik (+) kremer 2-3, sianosis (-), palor (-)
*Berat badan terakhir 2282gr*

*Bayi dirawat di ruang B dengan box terbuka dengan alat bantu nafas CPAP FiO2 21%, PEEP 5*

A:
-Neonatal hipoglikemia
-neonatal pneumonia
- early onset sepsis
- BBLR, CB, KMK, Asimetris, Spontan Ibu dengan combustio grade II, mid dermal burn injury,
hipoalbuminemia, hiponatremia, anemia, ISK

P:
Termoregulasi
KC : 140 cc/kg/hr - 295 cc/hari ( PPN : 5 cc/jam , ASI 12-15cc/2jam)
Inj ampicillin 50 mg/kg/12 jam  120 mg/12 jam IV (H4)
Inj gentamicin 4 mg/kg/24 jam  10 mg/24 jam IV (H4)
Lacak kultur darah
PPN (133cc  5cc/jam) ( Na2 9,6 K1 2,4 Ca2 4,8 nls 0,02 PO4 2,4 Vit 2,4) Total 21.6 ml
Target kalori : ASI 133 cc/hari – 90 kcal – 37 kcal/kgbb/hari, PPN : 112 cc/hari – 33kcal – 14 kcal/kg/hr  total
51 kcal/kg/hari

Usul TPN s.d hari ini

*3. By. Ny. Revi Yolanda, 4 hari*


RM 00747277

Diagnosa ibu: Post VE ai partus tak maju, ibu dengan preeklampsia dengan gejala pemberat, P2A1

Tanggal 20/01/2021 pukul 16.00 lahir bayi secara pervaginam, jenis kelamin laki-laki dengan BBL 3154 gram
PB 50 cm LK/LD 33.5/32 cm, A/S 7/8. Bayi lahir tidak langsung menangis, dilakukan resusitasi s.d early CPAP
FiO2 100%, PEEP 5

S : Instabilitas suhu (-),distress respirasi (+), intake (+) menetek 2x, muntah (-), residu (-)

O: KU: menangis kuat, gerak aktif, Caput Succadenum (+)


CNS : S5 letargi (-), kejang (-)
CVS : HR 125x/m, bising (-) T 36.7 – 39,2 C
Resp : RR 48x/m, retraksi (-), sianosis (-) grunting (-), air entry baik, DS = 0, SpO2 99% low flow FiO2 23%
GIT : Supel (+), BU (+), BAB (+) 3x
GUT : BAK (+) 3x
INT : ikterik (+) kremmer II - III, sianosis (-), palor (-),
BB terakhir 3164 gram

*Bayi dirawat di ruang B dengan box terbuka dengan alat bantu nafas CPAP LF 23% flow 1 lpm*

A:
- Respiratory distress syndrome ec suspect neonatal pneumonia dd TTN
- Caput succadenum
- Meconium stain amniotic fluid
- BBLC, CB, SMK, VE ai partus tak maju, ibu dengan preeclampsia

P:
Termoregulasi
A : Nasal kanul
B : O2 low flow FiO2 23% 1 lpm  aff
C: KC 120 cc/kg/hr – 370 cc/hari ASI 31cc/2jam mulai 5 cc.2 jam, IVFD D5%15,5 cc/2 jam naik bertahap
D: inj ampicillin 50 mg/kg/12 jam – 150 mg/12 jam IV H4
Inj gentamicin 4 mg/kg/24 jam – 12,5 mg/24 jam IV H4
Rawat tali pusat
Pastikan ibu menetek/perah ASI
Usul :
Aff O2 low flow  room air
Monitoring DS
Visite :
Mon WOB pada aff O2
Jika distress respirasi memberat O2 dipasng LF FiO2 25% 1lpm

*4. By. Ny. Nigiarti, 4 hari*


RM 00747282

Diagnosa ibu: Post SC Emergency ai Fetal Compromised, Partial HELLP Syndrome dengan Ibu antibody IgM
dan IgG reaktif, P2A0

Tanggal 21/01/2021 pukul 03.35 lahir bayi secara perabdominal jenis kelamin laki-laki dengan BBL 1900 gram
PB 46 cm LK/LD 33/29 cm, A/S 6/8. Bayi lahir tidak langsung menangis, dilakukan resusitasi s.d VTP 2 siklus,
dilanjutkan O2 aliran bebas 10 lpm, dilanjutkan O2 nasal canule 1/2 lpm

S : Distress nafas membaik, sudah mulai ontral feeding, hipoglikemia (+) GDS pk 22.00 67 GDS pagi ini 35
sudah manajemen hipoglikemi

O: KU: lemah, menetek tidak kuat

T : 37,6 C
CNS : S4 kejang (-)
CVS : HR 92x/m, murmur sulit dinilai
Resp : RR 58x/m, retraksi (-), sianosis (-) grunting (+), air entry baik, DS = 0, SpO2 98% CPAP Fi O2 21%
PEEP 5
GIT : Distended (-), meco (+), tali pusat tidak basah
GUT : BAK (+) testis +/+
INT : ikterik (-), sianosis (-), palor (-)
BB terakhir 1900 gram

Hasil lab 22/1/2021 :


Hb : 11,6
Hct : 36,2
Leukosit:17.060
Trombosit: 126.000
N% : 71,8% 
L % : 20,7
Bil tot : 6,29
Bil indirek : 6,29
Bil direk : 0

*Bayi dirawat di Melati 5 dengan box terbuka dengan alat bantu nafas CPAP Fi O2 25% PEEP 5*

A:
-Early onset sepsis
-Neonatal jaundice
-respiratory distress ec hipotermi (teratasi)
-Neonatal hipoglikemia
-BBLR, CB, KMK, Asimetris, SC ai Fetal Compromised, Partial HELLP Syndrome dengan Ibu suspect covid
19 dan general anestesi

P:
Termoregulasi
Perawatan tali pusat
KC 120 ml/kgbb/hari: 228 cc/hari dipenuhi dengan IV : 100 ml/kg/hari, PO 190cc/hari – 8cc/jam dnegan 20
ml/kgbb/hari – 3-4 ml/2jam, D12,5% GIR 8.7
Melaporkan kepada dr.Frida, M.Sc, Sp.A Pasien dengan hipoglikemia berulang pagi ii , GDS 35
Advice : pasang D12,5% berikan cairan 100ml/kg bb – 8cc/jam (GIR 8,7), berikan ASI perah rutin
Visite L
Aff CPAP  O2 1 lpm
Lanjutkan manajemen hipoglikemi
Intake ASI seadanya 5cc/2jam
Rencana pindah perina

*5. By. Ny. Epi Paryanti I, 4 hari*


RM 00747280

Diagnosa ibu: Post Partum Spontan Janin I, Post Partum Sponta Bracht Janin II a/I gemelli (preskep-presbo),
preterm, ibu dengan krisis hipertensi teratasi, PEB Superimposed, riwayat Ca Mamae, ISK Asimptomatik,
Hipoalbuminemia dengan confirmed cased 19, P1A1 AH2

Tanggal 21/01/2021 pukul 01.35 lahir bayi secara spontan jenis kelamin laki-laki dengan BBL 2800 gram PB 49
cm LK/LD 33/32 cm, A/S 8/9. Bayi lahir langsung menangis, dilakukan resusitasi s.d perawatn rutin

S : instsbilitas suhu (+) 2x (36.3, 35.3), menetek (+) hisapan kuat , tali pusat kemerahan (+)

O: KU: menangis kuat, gerak aktif


CNS : S5 letargi (-), kejang (-)
CVS : HR 152x/m, bising jantung sulit di dengar T: 36.3
Resp : RR 40x/m, retraksi (-) , sianosis (-) grunting (-), air entry baik, DS = 0 SpO2 90%
GIT : Distended (-), BAB (+), Tali pusat kering +kemerahan
GUT : BAK (+)
INT : ikterik (-), sianosis (-), palor (-)
BB terakhir 2800 gram

*Bayi dirawat gabung di poli covid dengan inkubator tidak dinyalakan tanpa alat bantu nafas *

A:
- BBLC, KB, SMK, Spontan, Gemelli I, Ibu confirmed cased covid 19 (swab tgl 8/1/21  hasil 15/1/21), PEB
Superimposed
- Omphalitis

P:
Termoregulasi
Perawatan tali pusat
Latih menetek dengan protokol kesehatan
Swab PCR 2 kali
PCR I 22/01/21 09.00 *Negatif*
PCR II 23/01/21 09.00 *Negatif*
Rawat tali pusat dengan kassa+betadine
Jika ibu BLPL bayi obs. Di perina
Visiste :
Lacak swab
Latih netek dengan protokol kesehatan

*6. By. Ny. Epi Paryanti II, 4 hari*


RM 00747281

Diagnosa ibu: Post Partum Spontan Janin I, Post Partum Sponta Bracht Janin II a/i gemelli (preskep-presbo),
preterm, ibu dengan krisis hipertensi teratasi, PEB Superimposed, riwayat Ca Mamae, ISK Asimptomatik,
Hipoalbuminemia dengan confirmed cased 19, P1A1 AH2

Tanggal 21/01/2021 pukul 01.40 lahir bayi secara spontan jenis kelamin laki-laki dengan BBL 2400 gram PB 49
cm LK/LD 33/32 cm, A/S 7/9. Bayi lahir langsung menangis, dilakukan resusitasi s.d perawatn rutin

S : riwayat hipoglikemia GDS jam 23 00 : 67, saat ini mendapatka sufor10 ml/3 jam  toleransi baik , lebih
baynyak tidur, minum hanya sedikit, instabilitas suhu 3x (35.1, 36.336,4)demam (-), BAK (-), Menetek (-)

O: KU: menangis kuat, gerak aktif


CNS : S5 letargi (-), kejang (-)
CVS : HR 135x/m, bising (-) T 36 C (stabil)
Resp : RR 44x/m, retraksi (-) , sianosis (-) grunting (-), air entry baik, DS = 0
GIT : Distended (-), tali pusat segar, BAB + sedikit, anal dimple (+)
GUT : BAK (+)
INT : ikterik (+) kramer I-II, sianosis (-), palor (-)

BB terakhir 2400 gram

*Bayi dirawat gabung di poli covid dengan inkubator tidak dinyalakan tanpa alat bantu nafas *

A:
- BBLR, KB, SMK, Spontan, Gemelli II, Ibu confirmed cased covid 19 (swab tgl 8/1/21  hasil 15/1/21), PEB
Superimpose
- Neonatal hipoglikemi

P:
Termoregulasi
Latih menetek dengan protokol kesehatan
Swab PCR 2 kali
PCR I 22/01/21 01.40: *Negatif*
PCR II 23/01/21 01.40 *Negatif*
KC 120 ml//kg/hari – 283 cc/hari dipenuhi dengan sufor 36 ml/3 jam naik bertahap
Jika ibu BLPL bayi obsrvasi di perina dulu
Visite :
Pastikan intake (dgn susu formula 30-40 cc/3jam
Monitor tanda hipoglikemi
Pasang OGT  intake susu formula 30-4- ml/3jam via OGT dan menetek

*7. By Ny. Sri Sumarsih, 3 hari*


RM 00747284
Diagnosa ibu: Post SC Scheduled Emergency ai induksi gagal, riwayat induksi misoprostol 25 mcg /4jam/po tab
IV seri II ai Preeclampsia dengan pemberat, superimposed, ibu confirmed covid 19, P3A0

Tanggal 22/01/2021 pukul 01.00 lahir bayi perabdominal, jenis kelamin laki-laki dengan BBL 3006 gr
gram PB 49 cm LK/LD 33/33 cm, A/S 9/10. Bayi lahir langsung menangis dilakukan resusitasi sampai
perawatan rutin

S : menetek (+), BAB (+) BAK (+)

O: KU: gerak aktif, tangis kuat,

CNS : S5, letargi(-)


CVS : HR 135 x/mnt, bising (-)
Resp : RR 40-45 x/mnt, retraksi (-), sianosis (-), grunting (-), air entry baik, DS 0
GIT : BAB (+) , distensi (-), TALI PUSAT KERING
GUT : BAK (+)
Integumen : ikterik (-), pucat (-, sianosis (-)
*BB terakhir 3006 gram*

*Bayi dirawat gabung di ruang Dahlia 1 dalam box terbuka tanpa alat bantu nafas*

A:
BBLC, CB, SMK, SC ai gagal induksi, preeklampsia dengan pemberat, ibu confirmed covid 19

P: Termoregulasi
Monitor KU/VS/WOB
KC 80 cc/kg/hari dipenuhi dengan ASI ad lib
Menetek dengan protokol kesehatan
Swab I. 23/1/2021 05.00 *Negatif*
II.24/1/2021 05.00 (Lacak)
Visite :
Latih netek dengan protokol kesehatan
Lacak hasil swab II
Monitor tanda infeksi

*8. By Ny Yulianti, 1 hari*


RM 00747291

Diagnosis Ibu : post SC ai plasenta presvia totalis susp plasenta akreta spektrum, ibu dengan riwayat SC
2xriwayat kuretas 1 x, riwayat MOW

Tanggal 22/1/2021 pukul 15.20 lahir bayi perabdominal, jenis kelamin laki laki dengan BBL 3040 gr PB 50 cm
LK/LD 33,5/28 A/S 8/9, bayi langsung menangis tetap didaptkan sianosis pada keempat ekstremitas , nafas
cuping hidung, retraksi (+) dilakukan resusitasi sampai dengan tahap awal. Air ketuban jernih, menit ke 10
didapatkan grunting -, Spo2 77% diberikan O2 low flow 1 lpm  SpO2 99-100%

S : instabilitas suhu (-), intake (-), muntah (-), residu (-)


O: KU: Gerak aktif, menangis

CNS : S5, letargi(-)


CVS : HR 102-157 x/mnt, bising (-) T : 36,6
Resp : RR 48 x/mnt, retraksi (-), sianosis (+), grunting (-), air entry baik, DS 0, SpO2 98% O2 low flow FiO2
25% 1 lpm
GIT : BAB (+) 2x bising ususu (+)
GUT : BAK (+) 2x spontan
Integumen : ikterik (-), pucat (-, sianosis (-)

*Bayi dirawat di ruang B dalam box terbuka dengan O2 low flow FiO2 25% 1 lpm*
A:
Respiratory distress ec susp neonatal pneumonia
BBLC, KB , SMK, SC ai plasenta prvia totalis, plasenta akreta spektrum susp, ibu riwayat SC 2x, kuretase 1x,
riwayat MOW

P: Termoregulasi
KC 80cc/kg/hari – 240cc/hari – 20 cc/hari
O2 low flow FiO2 25% 1 lpm  monitoring
Usul : aff O2  Desaturasi s.d 88%
Antibiotik lini I untuk neonatal pneumonia
Inj ampicillin 50 mg/kg/12 jam  150 mg/12 jam H1
Inj gentamicin 4 mg/kg/24 jam  12 mg/24 jam H1

*9. By Ny Nurul Lystiani , 1 hari*


RM 00747295

Diagnosis Ibu : Post SC a/i penurunan kesadaran, eklampsia, BDP, ibu dengan rapid antibodi Sars CoV IgM
dan IgG reaktif, hipokalemia, hipoalbuminemi, P1A0

Tanggal 23/1/2021 pukul 16.00 lahir bayi perabdominal,SC di OK dengan APD level 3 SC a/i ibu penurunan
kesadaran , eklampsia G1P0A0 UK 39+4 minggu, BDP, ibu dengan rapid antibodi SARS cov IgM dan IgG
reaktif, hipokalemia, hipoalbuminemia, jenis kelamin laki laki dengan BBL 2950 gr PB 48 cm LK/LD 32/31
A/S 3/6/8, bayi tidak langsung menangis dilakukan resusitasi sampai dengan VTP, air ketuban hijau, meco (-),
miksi (-), IMD (-)

S : meco (-), miksi (-) IMD (-) .


O: KU: Gerak aktif, menangis kuat

CNS : S5, letargi(-)


CVS : HR 146 x/mnt, bising (-) T : 36,6
Resp : RR 50 x/mnt, retraksi (-), sianosis (-), grunting (-), air entry baik, DS 0, SpO2 98%
GIT : BAB (-) meco -+)
GUT : BAK (-)
Integumen : ikterik (-), pucat (-, sianosis (-)

*Bayi dirawat di ruang Melati 5 dalam box terbuka tanpa alat bantu nafas*

A:
-BBLC, CB , SMK, SC a/i ibu penurunan kesadaran, eklampsia, BDP, ibu dengan rapid antibodi Sars CoV IgM
dan IgG reaktif, hipokalemia, hipoalbuminemi
- respirasi distress syndrome e.c susp hipotermia dd TTN

P: Termoregulasi
KC 60cc/kg/hari dipenuhi ASI sesuai protokol kesehatan
Rawat tali pusat
Inj vit K 1 mg (v)
Salep mata chloramphenicol ODS (v)
Inj Hep B0 (v)
Perawatan isolasi
Oksigenasi
KC hari 1 : 60 mg/kg/hari dipenuhi ASI sesuai protoko kesehatan
Swab I 23/1/21 (11.25),  24/1/2021 16.30
swab II 24/1/21 ( 11.25)

*10. By Ny. Nur Kanah, 1 hari*


RM 00747284
Diagnosa ibu: Post partum spontan, riwayat induksi misoprostol 25mcg/4jam/oral tab II seri I a.i Preeklampsia
dengan pemberat, ibu dengan confirmed case covid 19, P3A0

Tanggal 24/1/2021 pukul 06.20, lahir bayi spontan pervaginam, Jenis Kelamin Laki – laki, BB 2650 gr, PB 47
cm, LK/LD 34/30 cm, A/S 8/9. Bayi lahir langsung menangis dilakukan resusitasi sampai perawatan rutin

S : menetek (+), BAB (+) BAK (+)

O: KU: gerak aktif, tangis kuat,

CNS : S5, letargi(-)


CVS : HR 135 x/mnt, bising (-)
Resp : RR 40-45 x/mnt, retraksi (-), sianosis (-), grunting (-), air entry baik, DS 0
GIT : BAB (+) , distensi (-), TALI PUSAT KERING
GUT : BAK (+)
Integumen : ikterik (-), pucat (-, sianosis (-)

*Bayi dirawat gabung di ruang Dahlia 1 dalam box terbuka tanpa alat bantu nafas*

A:
BBLC, CB, SMK, SC ai gagal induksi, preeklampsia dengan pemberat, ibu confirmed covid 19

P: Termoregulasi
Monitor KU/VS/WOB
KC 80 cc/kg/hari dipenuhi dengan ASI ad lib
Menetek dengan protokol kesehatan
Swab I. 23/1/2021 05.00 *Negatif*
II.24/1/2021 05.00 (Lacak)
Visite :
Latih netek dengan protokol kesehatan
Lacak hasil swab II
Monitor tanda infeksi

*11. By. Ny. Ervin Eka, 1 hari*


RM

Diagnosis ibu: Post partum spontan VBAC, IUGR, riwayat stimulasi oxytocin 5 IU dalam
500ml RL 12 tpm dipertahankan, ibu riwayat SC 3 tahun lalu, P2A0

Tanggal 24/1/2021 Pukul 12.45 lahir bayi spontan pervaginam, JK laki-laki , BB 740 gr, PC c
m, LK/LD 22/20 cm, A/S 6/7.

S : instabilitas suhu (-), intake (-), muntah (-), residu (-)


O: KU: Gerak aktif, menangis

CNS : S5, letargi(-)


CVS : HR 102-157 x/mnt, bising (-) T : 36,6
Resp : RR 48 x/mnt, retraksi (-), sianosis (+), grunting (-), air entry baik, DS 0, SpO2 98% O2 low flow FiO2
25% 1 lpm
GIT : BAB (+) 2x bising ususu (+)
GUT : BAK (+) 2x spontan
Integumen : ikterik (-), pucat (-, sianosis (-)

*Bayi dirawat di ruang B dalam box terbuka dengan O2 low flow FiO2 25% 1 lpm*

A:
Respiratory distress ec susp neonatal pneumonia
BBLC, KB , SMK, SC ai plasenta prvia totalis, plasenta akreta spektrum susp, ibu riwayat SC 2x, kuretase 1x,
riwayat MOW

P: Termoregulasi
KC 80cc/kg/hari – 240cc/hari – 20 cc/hari
O2 low flow FiO2 25% 1 lpm  monitoring
Usul : aff O2  Desaturasi s.d 88%
Antibiotik lini I untuk neonatal pneumonia
Inj ampicillin 50 mg/kg/12 jam  150 mg/12 jam H1
Inj gentamicin 4 mg/kg/24 jam  12 mg/24 jam H1