Anda di halaman 1dari 3

TELAAH DAN TINDAK LANJUT

PERTEMUAN YAYASAN Tanggal 27 NOV 2020

Materi :
1. Laporan lisan dari Kasek pada tanggal 20 November 2020
2. Laporan kegiatan dan program Sekolah (tertulis) dto Kasek, yang diterima pada saat
pertemuan ( 27 Nov 2020)
3. Diskusi singkat dengan pengurus Yayasan

Ulasan
Nomor 1.
Bersifat laporan pembenahan fisik dari lingkungan sekolah

Nomor 2
Tentang rencana pengembangan SMAK menjadi “SMA Plus”, dengan uraian singkat dan
rencana yang tertulis nomor 1 s/d 3.
Telaah :
1. Harus dipertegas/diperjelas tentang batasa/pengertian “SMA Plus”, di tulisan tersebut
belum tertulis.
Mengapa ini penting ....??, oleh karena akan menentukan arah gerak selanjutnya, baik pad
fase perencanaan, penggerakan pelaksanaan, maupun evaluasi selanjutnya.
 Goal/tujuan harus jelas
 Baru diuraikan langkah langkah kegiatan
2. Yang tertulis dalam laporan tersebut,
 Pada butir a dan c merupakan langkah awal untuk apa yang akan dipakai dalam predikat
“SMA Plus”
 Pada butir b, tentang studi tiru..... menurut saya tidak relevan oleh karena yang
dikunjungi adalah Sekolah Kejuruan
Menurut saya lebih fokus saja pada hal yang berhubungan dengan rencana untuk membuat
SMA Plus.
Nomor 3
Tentang peningkatan kualitas pendidikan
- Tentang penambahan kapasitas/kemampuan jaringan internet.
Upaya ini merupakan menckupi sarana untuk melaksanakan secara maksima kegiatan
belajar mengajar pada masa new normal nanti.
Pertanyaan selanjutnya adalah :
o Bagaimana persiapan SDM (para guru dan tenaga non guru), kalau dilihat dari hasil
assessment/ evaluasi sebelumnya baik dari Yayasan maupun pemerintah
o Apakah sudah ada rencana yang terstruktur untuk peningkatan kapasitas para guru ?
o Tahapan yang dilaksanakan?
- Tentang usulan pengadaan “APlikasi Sistem Manajemen Sekolah”…..
Ada tulisan :
……”Saat ini sekolah baru memiliki Aplikasi Keuangan dan Aplikasi Absensi ( yang dalam
pelaksanaan belum membantu sebuah system, sehingga belum seoptimal yang kita
harapkan”….

Perlu penjelasan lebih lanjut, supaya tidak ada salah persepsi tentang hal ini.

1
1. Pada waktu akan “membeli” paket perangkat lunak, banyak yang ditawarkan seperti
yang tertulis pada dokumen yang disampaikan Kepala Sekolah.
2. Dengan pertimbangan keuangan dan yang dipandang perlu, hanya diambil tentang
paket keuangan, terutama untuk monitor pembayaran uang sekolah, dan absensi siswa
yang berhubungan dengan “kehadiran siswa”
3. Paket keuangan : focus pada pemasukan dana dari orang tua, baik SPP, DPP dan dana
lainnya.
Program ini dapat memantau pemasukan keuangan dengan basis nama sisa dan kelas.
Setiap hari dilakukan entri data dana yang masuk.
Sesuai aturan sekolah, pembayaran paling lambat pada tanggal 10 setiap bulan, tanggal
11 sudah dapat dicetak berapaanak yang belum membayar, dari kelas berapa.
Data tersebut disampaikan kepada para Wali Kelas masing-2.
Dengan cara tersebut, dapat dihasilkan peningkatan pemasukan pembayaran rutin dari
yang belum membayar sekitar 60%
Dari sini dapat digambarkan keadaan orang tua murid tentang Kemampuan dan
Kemauan membayar (Atp dan Wtp)
Perangkat/program keuangan juga meliputi RAPBS, sehingga sesudah data RAPBS
dimasukkan, sehingga setiap bulan dapat dipantau pelaksanaan RAPBS dari sisi
penyerapan anggaran.
Perangkat tersebut sudah menyiapkan untuk mencetak tiap bulan, yang bermanfaat
untuk monitoring/pengendalian anggaran
Paket Absensi , untuk guru/karyawan dan murid
Untuk murid/siswa
- Sarana yang dipakai adalah sidik jari yang dimasukkan data base sesuai dengan
nama dan kelas ( data personal).
- Absensi dilakukan pagi hari sebelum masuk, dan yang terlambat dan siang sesudah
selesai sekolah.
- Data tersebut dapat mengetahui tingkat keterlambatan murid, sesuai kelas dan
jumlah terlambat dalam waktu tertentu.
- Sayangnya, belum pernah dimanfaatkan oleh pimpinan Sekolah, Wakasek Kesiswaan
maupun para wali kelas
Yang pernah saya lakukan adalah mengolah data tersebut (lihat lampiran )
Berbagai distribusi keterlambatan dapat ditampilkan.
Yang pernah saya telusuri dengan seorang guru Walikelas, ternyata ada kendala dalam
transportasi, sehingga dapat dicarikan solusi untuk anak tersebut
Pada pemantauan selanjutnya, tingkat keterlambatan anak tersebut menurun drastic
mendekati nol.
Inilah sebetulnya pemanfaatan yang dapat dipakai seandainya pimpinan mau
menggunakan perangkat tersebut.
 Adanya wacana untuk mengganti detector dari sidik jari menjadi detektor mata
( kornea, retina) menurut saya sangat berlebihan oleh karena :
o Alas an sekolahan lain (negeri ada yang menggunakan )
o Yang ada sekarang tidak dapat dipakai,
Setelah saya telusuri, trnyata data sidik jari belum dimasukkan ke pangkalan data
a server dan
Di semua instansi pemerintah di Tulungagung, saat ini untuk absensi masih
menggunakan detektor dengan sidik jari.

2
3