Anda di halaman 1dari 6

1

TEORI CUPLIKAN
(Sampling)
By Ir Tito Adi Dewanto

Cuplikan acak : Cuplikan yang diambil dari sebuah populasi dengan


menerapkan prinsip dimana setiap anggota populasi
mempunyai kemungkinan yang sama untuk terpilih.

Ilustrasi 

Cuplikan : Hasil pengambilan sebagian anggota populasi


 Sifat : Representatif
 Cara sederhana : Ambil acak
 Karakteristik : ukuran n, Mean X, Simpangan Baku x
 Beda dengan Populasi : ukuran N, Mean µ, Simpangan Baku 

Rumus Cuplikan Acak

Rata-rata Cuplikan E(X) = 



Simpangan Baku Cuplikan x =
n

X
Angka Baku Cuplikan Z 
 n

Alasan Cuplikan
1. Keterbatasan sumberdaya yang ada (TK, waktu, dana)
2. Kelangkaan (hanya punya sedikit cuplikan)
3. Sifat Uji yang rusak (Uji daya tahan bentur mobil dll)
2

Contoh 1:

Sebuah cuplikan dengan 4 observasi yang diambil dari suatu populasi yang
disajikan dengan gambar berikut

Tunjukan hubungan antara cupikan dan populasi dari segi rata-rata dan simpangan
baku ?

Penyelesaian :

Gambar dibawah terlihat bahwa cuplikan memiliki nilai rata-rata X yang


  
berfluktuasi disekitar E(X) = µ dengan simpangan baku x =  
n 4 2

Contoh 2 :

Para pekerja disebuah industri memiliki rata-rata upah Rp 280.000/bulan dengan


simpangan baku Rp 40.000/bulan. Setiap mahasiswa dari universitas local diberi
satu proyek untuk menghitung rata-rata upah dari 25 pekerja yang dipilih acak.
Tentukan rata-rata upah cuplikan dan simpangan bakunya ?

Penyelesaian :

 Rp 40.000
E(X) = µ = Rp 280.000 dan simpangan bakunya x =   Rp8000
n 25
3

Contoh 4:

Diketahui waktu rata-rata menyelesaikan SMA adalah 12 tahun dengan simpangan


baku 3 tahun. Berapa probabilitas bahwa dari cuplikan acak 40 mahasiswa didapat
rata-rata menyelesaikan SMA antara 11 s/d 13 tahun ?

Penyelesaian :

Bila µ = 12,  = 3, n = 40 maka



X 11  12
X = 11, Z    2,11
 n 3
40

X 13  12
X = 13, Z    2,11
 n 3
40
Maka P(11<X<13) = P(-2,11<Z<2,11) = 2.0,4821 = 0,9642 = 96,42%
4

Cuplikan Proporsi

Rata-rata Proporsi E(X) = 


(1   )
Simpangan baku proporsi Cuplikan  p  
n
P 
Angka Baku Z 
 (1   ) / n
5

Cuplikan Populasi Kecil

Rata-rata Cuplikan E(X) = 

 N n
Simpangan Baku Cuplikan  x  .
n N 1

Keterangan :

 = rata-rata populasi
 = simpangan baku populasi
N= jumlah populasi terbatas/kecil
n= jumlah cuplikan
= rata-rata Proporsi cuplikan
Z= angka baku

Contoh 6 :

Sebuah populasi memiliki anggota angka 2,3,6,8,11. Sebuah cuplikan dengan


anggota 2 buah diambil tanpa pengembalian. Hitung nilai rata-rata cuplikan dan
simpangan bakunya bila diketahui µ = 6,0 dan  2 = 10,8

Penyelesaian :

Semua kombinasi (2,3),(2,6),(2,8),(2,11),(3,6),(3,8),(3,11),(6,8),(6,11),(8,11)


Rata-rata cuplikan 2,5 4 5 6,4 4,5 5,5 7,0 7,0 8,5 9,5

2,5  4  5  6,4  4,5  5,5  7  7  8,5  9,5


E( X )   6,0 (Terbukti bahwa E(X) = µ )
10

 N n 10,8 5  2
x  .   2,012
n N 1 2 5 1

Contoh 7:

Rata-rata tinggi mahasiswa UIKA adalah 170 cm dengan simpangan baku 7,5 cm.
Jumlah mahasiswa UIKA adalah 3000 orang, 80 cuplikan diambil, masing-masing
dengan anggota 25 mahasiswa, berapa nilai harapan rata-rata dan simpangan baku
dari distribusi rata-rata cuplikannya ?

Penyelesaian:

Rata-rata Cuplikan E(X) =  = 170 cm

 N n 7,5 3000  25
Simpangan Baku Cuplikan  x  .  .  1,494
n N 1 25 3000  1
6

Contoh 8:

Good Luck

Thomas J.Watson
Jangan hanya mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman,tetapi carilah kawan yang memaksa
Anda terus berkembang

Henry Ford
Bila Anda berpikir Anda bisa,maka Anda benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar…
karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan
untuk menjadi bisa

Alexander Graham Bell


Konsentrasikan pikiran Anda pada sesuatu yang Anda lakukan Karena sinar matahari juga tidak dapat
membakar sebelum difokuskan

Thomas Stanley
Kebanyakan milyuner mendapat nilai B atau C di kampus. Mereka membangun kekayaan bukan dari IQ
semata, melainkan kreativitas dan akal sehat