Anda di halaman 1dari 37

KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCEPELAKSANAAN

BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN PUSKESMAS DANA ALOKASI KHUSUS (DAK)


NONFISIK BIDANG KESEHATANTAHUNANGGARAN 2022
UPTD PSKESMAS ALAI ILIR

A. LATARBELAKANG
1. Dasar Hukum
a. Undang-undang Nomor 54 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten
Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muara Jambi dan Kabupaten Tanjung
Jabung Timur (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor
182.Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3903) sebagaimana
telah diubah dengan undang-undang nomor 14 tahun 2000 tentang perubahan
atas Undang-Undang no 54 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten
Sarolangun,Kabupaten Tebo, Kabupaten Muara Jambi, Kabupaten Tanjung
Jabung Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 81,
tambahan;
b. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3969);
c. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4286);
d. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
e. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Negara antar
Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 126,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
f. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembagunan Jangka Panjang
(RPJP) Nasional 2002-2025 . (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor
33,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
g. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan ;
h. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah . (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2440,Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5578);
i. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
j. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Standar
Pelayanan Minimal (SPM) (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);
k. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi
Penyelenggaraan Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);
l. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan ,Tata Cara Penyusunan,
Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21.Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia nomor 4817);
m. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional 2015-2019;
n. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
o. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah sebagaimana telah di ubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam
Negeri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
p. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan
Minimal Bidang Kesehatan;
q. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan,
Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan
Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan
Rencana Kerja Pembangunan Daerah;
r. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis
Penggunaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bidang Kesehatan ;
s. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomir HK.02.02/MENKES/52/2016 tentang Rencana
Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019;
t. Peraturan Daerah Propinsi Jambi Nomor 07 Tahun 2016 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Propisi Jambi Tahun 2016-2021;
u. Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Nomor 3 Tahun 2014 tetang Perubahan Atas
Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2007 tentang rencana Pembangunan Jangka Panjang
Kabupaten Tebo Tahun 2026-2025;
v. Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Nomor 06 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah Kabupaten Tebo Tahun 2013-2033;
w. Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan
Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tebo (Lembaran Daerah Kabupaten Tebo Tahun
2016 Nomor 8);
x. Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas
dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo;

2. GambaranUmum

DAK Nonfisik Bidang Kesehatan adalah dana yang bersumber dari APBN yang
dialokasikan kepada daerah untuk membantu mendanai kegiatan operasional bidang
kesehatan yang merupakan urusan daerah sesuai dengan prioritas nasional.
Bantuan operasional Puskesmas merupakan bagian dari dana DAK non fisik yang
di manfaatkan puskesmas untuk kegiatan UKM esensial dan Kejadian luar biasa serta
dukungan manajemen Puskesmas
UPTD Puskesmas Alai Ilir merupakan unit pelaksana Teknis Dinas Kesehatan
kabupaten Tebo yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan upaya kesehatan di
wilayah UPTD.Puskesmas Alai Ilir di Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo Berdasarkan
Karakteristik wilayah, UPTD Puskesmas Alai Ilir merupakan Puskesmas kawasan
pedesaan, sedangkan berdasarkan kemampuan penyelenggraan termasuk dalam
kategori Puskesmas Rawat Inap.
UPTD Puskesmas Alai Ilir memiliki 10 Desa binaan dan dengan estimasi jumlah
Penduduk 27.790.( Pusdatin th.2020 ) Kegiatan- kegiatan Puskesmas mencakupi
seluruh daerah binaan Puskesmas tersebut.

No RinciaanMenu/Kompoen Uraian
1 UpayaPenurunanAKI-AKB
A Orientasi kader dalam Merupakanpertemuan/kunjunganlapangankedes
pelacakan kematian wanita a/kelurahan
usia subur untukmemberikaninformasiterkaitupaya
pelacakan kematian wanita usia subur
Harapannya kapasitas danpengetahuankader
meningkatdenganpenyampaianinformasiterkinite
rkaitupayapelacakan kematian wanita usia
subur

B Pelaksanaan otopsi verbal Merupakanpertemuan/


kematian maternal neonatal kunjunganlapangankedesa/kelurahan untuk
(Bantuan Bantuan transport melakukan otopsi verbal kematian maternal
petugas ) neonatal. Harapannya dapat diketahui penyebab
kematian maternal neonatal sebagai upaya
penurunan AK-AKB
Pendataan dan pemetaan Merupakanpertemuan/
sasaran bumil, bersalin, nifas kunjunganlapangankedesa/kelurahan untuk
dan bayi melakukanPendataan dan pemetaan sasaran
bumil, bersalin, nifas dan bayi . Harapannya
dapat diketahui data sasaran bumil, bersalin,
nifas dan bayi sebagai upaya penurunan AK-
AKB
Pelacakan kasus hipotiroid Merupakan pertemuan/
kongenital kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
melakukanPelacakan kasus hipotiroid
kongenital. Harapannya dapat diketahui dan
dilacak kasus hipotiroid kongenital sebagai
upaya penurunan AK-AKB
Rapat koordinasi validasi dan Merupakan pertemuan /
evaluasi data PWS KIA kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Rapat koordinasi validasi dan evaluasi data PWS
KIA. Harapannya data PWS KIA dapat valid
sebagai upaya penurunan AKI-AKB
Merupakan pertemuan /
Fasilitasi dan Pembinaan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Kegiatan GP2SP Fasilitasi dan Pembinaan Kegiatan GP2SP.
Harapannya agar perempuan produktif
mendapatkan akses pelayanan kesehatan
sebagai upaya penurunan AKI-AKB
Penyeliaan fasilitatif Pustu Merupakan pertemuan /
dan bidan desa kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Penyeliaan fasilitatif Pustu dan bidan desa
Harapannya agar kemampuan bides dan pustu
meningkat dalam memberikan pelayanan
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Bantuan Transport pengiriman Merupakan pertemuan /


sampel SHK dari FKTP kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Bantuan Transport pengiriman sampel SHK dari
FKTP Harapannya agar sampel dapat terkirim
tepat waktu sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pembinaan Posyandu. Merupakan pertemuan /


Poskestren, Posyandu kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
remaia, Pos UKK, Poskestren, Pembinaan Posyandu. Poskestren, Posyandu
dan UKBM lainnya remaia, Pos UKK, Poskestren, dan UKBM lainnya
Harapannya agar seluruh UKBM dapat terbina
dengan baik sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pembinaan Penerapan Merupakan pertemuan /


Protokol Kesehatan di satuan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Pendidikan Pembinaan Penerapan Protokol Kesehatan di
satuan Pendidikan Harapannya agar siswa dapat
menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya
penurunan AKI-AKB

Penguatan UKS/M dan TP Merupakan pertemuan /


UKS/M kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Penguatan UKS/M dan TP UKS/M. Harapannya
agar pengelolaan UKS di sekolah dapat berjalan
dengan baik sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Koordinasi Pelayanan Merupakan pertemuan /


Kesehatan Peduli Remaja kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Koordinasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja.
Harapannya agar kesehatan remaja dapat
terpantau sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pengembangan dan Merupakan pertemuan /


Pelaksanaan Posyandu kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
remaja Pengembangan dan Pelaksanaan Posyandu
remaja Harapannya agar kesehatan remaja dapat
terpantau DI posyandu remaja sebagai upaya
penurunan AKI-AKB

Pendidikan Kesehatan Merupakan pertemuan /


Reproduksi Pada Remaja kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja
Harapannya agar pengetahuan remaja tentang
kesehatan reproduksi meningkat sebagai upaya
penurunan AKI-AKB

Pelaksanaan Pemeriksaan Merupakan pertemuan /


Kesehatan Anak usia sekolah kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
dan Remaja Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Anak usia
sekolah dan Remaja Harapannya agar kesehatan
dan anak sekolah dapat terpantau melalui
screning kesehatan sebagai upaya penurunan
AKI-AKB

Pendampingan dan evaluasi Merupakan pertemuan /


Pelaksanaan Pemberian TTD kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Pada Remaja Pendampingan dan evaluasi Pelaksanaan
Pemberian TTD Pada Remaja. Harapannya agar
mengurangi kejadian anemia pada remaja
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pembinaan Kader Kesehatan Merupakan pertemuan /


Remaja kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Pembinaan Kader Kesehatan Remaja.
Harapannya agar kader keehatan dapat terbina
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pemberian materi kesehatan Merupakan pertemuan /


pada bimbingan perkawinan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan/instansi
atau konseling pranikah di untuk Pemberian materi kesehatan pada
KUA atau lembaga agama bimbingan perkawinan atau konseling pranikah di
KUA atau lembaga agama.Harapannya agar caten
dapat meningkatkan pengetahuan caten tentang
kesehatan sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Penyuluhan dan pelayanan Merupakan pertemuan /


KB di Posyandu/Posbindu kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Penyuluhan dan pelayanan KB di
Posyandu/Posbindu. Harapannya agar peserta
posyandu dan posbibdu mengerti tentang KB
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Edukasi pencegahan KtP/A, Merupakan pertemuan /


pencegahan praktik P2GP, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
pencegahan infertilitas, dan Edukasi pencegahan KtP/A, pencegahan praktik
pentingnya pelayanan P2GP, pencegahan infertilitas, dan pentingnya
kesehatan reproduksi bagi pelayanan kesehatan reproduksi bagi penyandang
penyandang disabilitas disabilitas. Harapannya agar tidak terjadi KtP/A
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Orientasi P4K bagi bidan, Merupakan pertemuan /


kepala desa/kelurahan, kader, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
tokoh masyarakat desa, dl Orientasi P4K bagi bidan, kepala desa/kelurahan,
kader, tokoh masyarakat desa, dll. Harapannya
agar pengetahuan bidan, kepala desa/kelurahan,
kader, tokoh masyarakat desa tentang P4K dapat
meningkat sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pertemuan Koordinasi Merupakan pertemuan /


penguatan P4K Pembentukan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
forum peduli KIA dalam Pertemuan Koordinasi penguatan P4K
mendukung P4K Pembentukan forum peduli KIA dalam mendukung
P4K Harapannya agar koordinasi bidan, kepala
desa/kelurahan, kader, tokoh masyarakat desa
tentang P4K dapat meningkat sebagai upaya
penurunan AKI-AKB

Penyelenqqaraan kelas ibu Merupakan pertemuan /


secara online/offline kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Penyelenqqaraan kelas ibu secara online/offline.
Harapannya agar pengetahuan dan ketrampilan
ibu hamil dapat meningkat sebagai upaya
penurunan AKI-AKB

Kunjungan rumah bagi ibu Merupakan pertemuan /


hamil, ibu nifas, neonatus dan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
bayi oleh Kunjungan rumah bagi ibu hamil, ibu nifas,
kader/mahasiswa.fasilitator/te neonatus dan bayi oleh
naga lainnya kader/mahasiswa.fasilitator/ tenaga lainnya.
Harapannya agar ibu hamil, ibu nifas, neonatus
dan bayi dapat terpantau kesehatannya sebagai
upaya penurunan AKI-AKB

2 UpayaPerbaikanGiziMasyarakat
a Pendampingan pemantauan Merupakan pertemuan /
pertumbuhan di posyandu kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Pendampingan pemantauan pertumbuhan di
posyandu. Harapannya agar bayi dan balita
dapat terpantau kesehatannya sebagai upaya
penurunan AKI-AKB

b Merupakan pertemuan /
kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
Pertemuan analisis Pertemuan analisis pemantauan pertumbuhan .
pemantauan pertumbuhan Harapannya agar bayi dan balita dapat terpantau
kesehatannya sebagai upaya penurunan AKI-
AKB

Pertemuan advokasi LP/LS Merupakan pertemuan /


terkait kegiatan pemantauan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
pertumbuhan Pertemuan advokasi LP/LS terkait kegiatan
pemantauan pertumbuhan. Harapannya agar bayi
dan balita dapat terpantau kesehatannya
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Peningkatan cakupan Merupakan pertemuan /


pelayanan melalui Kunjungan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
rumah dalam rangka Peningkatan cakupan pelayanan melalui
konfirmasi balita risiko Kunjungan rumah dalam rangka konfirmasi balita
gangguan pertumbuhan risiko gangguan pertumbuhan maupun status gizi
maupun status gizi (termasuk (termasuk balita yang tidak datang timbang.
balita yang tidak datang Harapannya agar mendapatkan informasi dan
timbang) data balita yang memiliki gangguan pertumbuhan
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Pelacakan dan Merupakan pertemuan /


Pendampingan intervensi gizi kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
pada bumil KEK, balita yang Pelacakan dan Pendampingan intervensi gizi pada
memliki gangguan bumil KEK, balita yang memliki gangguan
pertumbuhan/bermasalah pertumbuhan/bermasalah status gizinya.
status gizinya Harapannya agar bumil KEK, balita yang memliki
gangguan pertumbuhan/bermasalah status gizinya
dapat dilacak sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Edukasi penyuluhan kepada Merupakan pertemuan /


masyarakat pentingnya kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
pemantauan pertumbuhan Edukasi penyuluhan kepada masyarakat
dan peningkatan ketahanan pentingnya pemantauan pertumbuhan dan
gizi peningkatan ketahanan gizi. Harapannya agar
masyarakat dapat mengetahui tentang
pemantauan pertumbuhan dan peningkatan
ketahanan gizidilacak sebagai upaya penurunan
AKI-AKB

Pendataan dan pemutakhiran Merupakan pertemuan /


sasaran program kesehatan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
terintegrasi dalam upaya Pendataan dan pemutakhiran sasaran program
perbaikan gizi masyarakat kesehatan terintegrasi dalam upaya perbaikan gizi
masyarakat. Harapannya agarsasaran program
gizi dapat di data sebagai upaya penurunan AKI-
AKB

Peningkatan cakupan Merupakan pertemuan /


pelayanan melalui kunjungan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
rumah, sweeping balita yang Peningkatan cakupan pelayanan melalui
tidak datang ke posyandu kunjungan rumah, sweeping balita yang tidak
datang ke posyandu. Harapannya agar balita yang
tidak datang ke posyandu dapat di pantau
pertumbuhannya sebagai upaya penurunan AKI-
AKB

Kegiatan edukasi pada ibu Merupakan pertemuan /


hamil dan balita (ke kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
masyarakat): konseling Kegiatan edukasi pada ibu hamil dan balita (ke
PMBA, ASI eksklusif, Gizi masyarakat): konseling PMBA, ASI eksklusif, Gizi
seimbang seimbang. Harapannya agar pengetahuan ibu
hamil dan masyarakat meningkat tentang gizi
sebagai upaya penurunan AKI-AKB

Penimbangan rutin balita, dan Merupakan pertemuan /


pemantauan tumbuh kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
kembang Penimbangan rutin balita, dan pemantauan
tumbuh kembang . Harapannya agar bayi dan
balita dapat terpantau kesehatannya sebagai
upaya penurunan AKI-AKB

Pelaksanaan stimulasi, Merupakan pertemuan /


deteksi, dan intervensi dini kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
tumbuh kembang (SDIDTK) di untukPelaksanaan stimulasi, deteksi, dan
posyandu, PAUD, TK intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) di
posyandu, PAUD, TK . Harapannya agar
balita/anak di Tk atau di PAUD dapat terpantau
kesehatannya sebagai upaya penurunan AKI-
AKB

lnspeksi kesehatan Merupakan pertemuan /


lingkungan untuk sarana air kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
minum dan sarana sanitasi untuklnspeksi kesehatan lingkungan untuk sarana
dasar air minum dan sarana sanitasi dasar. Harapannya
agar sarana air minum dan sarana sanitasi dasar
dapat terpantau sebagai upaya penurunan AKI-
AKB
Pengambilan data sanitasi Merupakan pertemuan /
dan air tingkat rumah tangga kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
untukPengambilan data sanitasi dan air tingkat
rumah tangga
Pengambilan sampel dalam Merupakan pertemuan /
rangka surveilans kualitas air kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
minum untukPengambilan sampel dalam rangka
surveilans kualitas air minum
3 UpayaGerakanMasyarakatHidupSehat(GERMAS)
1 Kegiatan penggerakkan tokoh Merupakan pertemuan /
masyarakat, tokoh agama, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
kader, fasilitator desa, Kegiatan penggerakkan tokoh masyarakat, tokoh
kelompok masyarakat lainnya agama, kader, fasilitator desa, kelompok
untuk melakukan kegiatan masyarakat lainnya untuk melakukan kegiatan
Germas. Germas. Harapannya agar masyarakat, tokoh
agama, kader, fasilitator desa, kelompok
masyarakat dapat ikut dapat mealkukan kegiatan
germas sebagai upaya gerakan masyarakat hidup
sehat (GERMAS)

2 Aktifikas fisik (senam rutin, Merupakan pertemuan /


senam hamil, senam lansia, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
kelompok komorbid, dll), Aktifikas fisik (senam rutin, senam hamil, senam
lansia, kelompok komorbid, dll),Harapannya agar
lansia,bumi dapat melakukan aktifitas fisik secara
rutin germas sebagai upaya gerakan masyarakat
hidup sehat (GERMAS)

Edukasi gizi seimbang Merupakan pertemuan /


(makan buah dan sayuQ di kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
semua tatanan (sekolah/UKS,
ibadah, kantor
pemerintahan/non
pemenntahan, melibatkan
organisasi profesi, ormas,
forum pemuda, serta melalui
UKBM (Posbindu, Posyandu
Lansia, Posyandu Remaja,
Dasa Wsma, Karang Taruna,
Pos UKK, dII
Pembinaan kesehatan Merupakan pertemuan /
olahraga pada kelompok kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
masyarakat (Kelompok
olahraga, ASN tk kecamatan,
anak sekolah, dan Jemaah
haji)
4 Upayadeteksidini,preventifdanresponspenyakit
a Surveilans Kejadian Ikutan Merupakan pertemuan /
Paska Imunisasi (KIPI) kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
pelaksanaan imunisasi untukSurveilans Kejadian Ikutan Paska Imunisasi
(KIPI) pelaksanaan imunisasi. Harapannya agar
kejadian ikutan pasca imunisasi dapat dideteksi
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit
b Validasi sasaran, hasil Merupakan pertemuan /
cakupan imunisasi dan Rapid kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
Convinience Assessment untukValidasi sasaran, hasil cakupan imunisasi
(RCA) dan Rapid Convinience Assessment (RCA)
Harapannya agar sasaran dan cakupan dapat
valid Validasi sasaran, hasil cakupan imunisasi
dan Rapid Convinience Assessment (RCA)
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Pengambilan dan Pengiriman Merupakan pertemuan /


spesimen penyakit berpotensi kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
KLB ke laboratorium Pengambilan dan Pengiriman spesimen penyakit
kesehatan daerah atau berpotensi KLB ke laboratorium kesehatan daerah
laboratorium rujukan atau laboratorium rujukan pemerintah di kab/kota.
pemerintah di kab/kota Harapannya agar spesimen dapat diperiksa
secara cepat dan tepat sebagai upaya deteksi
dini, preventif dan respons penyakit

Pelacakan kasus Kronis atau Merupakan pertemuan /


kasus ikutan atau hasil reaksi
kunjunganlapangankedesa/ kelurahan untuk
minum obat pada Pemberian Pelacakan kasus Kronis atau kasus ikutan atau
Obat Pencegah Masal hasil reaksi minum obat pada Pemberian Obat
(POPM). Pencegah Masal (POPM. Harapannya agar reaksi
ikutan POPM dapat di lacak sebagai upaya
deteksi dini, preventif dan respons penyakit
Surveilans binatang pembawa Merupakan pertemuan /
penyakit serta pengiriman kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
spesimen untuk konfirmasi. untukSurveilans binatang pembawa penyakit serta
pengiriman spesimen untuk konfirmasi.
Harapannya agar dapat diketahui sebagai upaya
deteksi dini, preventif dan respons penyakit
Validasi sasaran, hasil Merupakan pertemuan /
cakupan GME, Depresi, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
ODGJ Berat, Penyalahgunaan untukValidasi sasaran, hasil cakupan GME,
Napza dan Bunuh Diri Depresi, ODGJ Berat, Penyalahgunaan Napza
dan Bunuh Diri.Harapannya data sasaran dapat
valid. sebagai upaya deteksi dini, preventif dan
respons penyakit

Deteksi dini kasus HIV/AIDS, Merupakan pertemuan /


TBC, Hepatitis, Malaria dan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
penyakit menular lainnya untukDeteksi dini kasus HIV/AIDS, TBC, Hepatitis,
pada Ibu hamil dan kelompok Malaria dan penyakit menular lainnya pada Ibu
berisiko. hamil dan kelompok berisiko. Harapannya agar
kasus HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, Malaria dan
penyakit menular lainnya pada Ibu hamil dan
kelompok berisiko dapat terdeteksi sebagai upaya
deteksi dini, preventif dan respons penyakit
Deteksi dini faktor risiko PTM Merupakan pertemuan /
di posbindu PTM dan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
Posyandu lansia. untukDeteksi dini faktor risiko PTM di posbindu
PTM dan Posyandu lansia. Harapannya faktor
risiko PTM di posbindu PTM dan Posyandu lansia
dapat terdeteksi. sebagai upaya deteksi dini,
preventif dan respons penyakit

Penemuan kasus PD3I, kasus Merupakan pertemuan /


kontak TB dan kasus mangkir, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
kasus kontak kusta serta untukPenemuan kasus PD3I, kasus kontak TB
orang dengan gangguan jiwa dan kasus mangkir, kasus kontak kusta serta
serta penyakit lainnya. orang dengan gangguan jiwa serta penyakit
lainnya. Harapannya agar kasus PD3I, kasus
kontak TB dan kasus mangkir, kasus kontak kusta
serta orang dengan gangguan jiwa serta penyakit
lainnya dapat ditemukan
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Konseling dan deteksi dini Merupakan pertemuan /


masalah kesehatan jiwa dan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
napza. untukKonseling dan deteksi dini masalah
kesehatan jiwa dan napza. Harapannya agar
masalah kesehatan jiwa dan napza dapat
terdeteksi secara dini
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Pelaksanaan pelayanan Merupakan pertemuan /


imunisasi baik imunisasi rutin, kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
pengenalan antigen baru, untukPelaksanaan pelayanan imunisasi baik
imunisasi tambahan, maupun imunisasi rutin, pengenalan antigen baru,
kegiatan defaulter tracking. imunisasi tambahan, maupun kegiatan defaulter
tracking. Harapannya agar pelayanan imunisasi
baik imunisasi rutin, pengenalan antigen baru,
imunisasi tambahan, maupun kegiatan defaulter
tracking dapat terlaksana. sebagai upaya deteksi
dini, preventif dan respons penyakit

Pemberian Obat Pencegah Merupakan pertemuan /


Masal (POPM) untuk kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
pencegahan penyakit. untukPemberian Obat Pencegah Masal (POPM)
untuk pencegahan penyakit. Harapannya agar
obat cacing dapat di berikan kepada sasaran
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit
Advokasi/sosialisasi/lokakarya Merupakan pertemuan /
/rapat koordinasi Lintas Sektor kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
(LS)/ Lintas Program (LP) untukAdvokasi/sosialisasi/lokakarya/rapat
terkait pencegahan dan koordinasi Lintas Sektor (LS)/ Lintas Program (LP)
pengendalian penyakit. terkait pencegahan dan pengendalian penyakit.
Harapannya agar koordinasi linsek berjalain baik
terkait pencegahan dan pengendalian penyakit.
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Penyediaan bahan media Merupakan pertemuan /


Komunikasi, Informasi dan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
Edukasi (KIE). untukPenyediaan bahan media Komunikasi,
Informasi dan Edukasi (KIE). Harapannya agar
bahan bahan media Komunikasi, Informasi dan
Edukasi (KIE) tersedia. sebagai upaya deteksi
dini, preventif dan respons penyakit
Pendataan sasaran POPM. Merupakan pertemuan /
kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
untukPendataan sasaran POPM. Harapannyaagar
sasasran POM terdata. sebagai upaya deteksi
dini, preventif dan respons penyakit
Pengambilan obat POPM ke Merupakan pertemuan /
dinas kesehatan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
kabupaten/kota. untukPengambilan obat POPM ke dinas
kesehatan kabupaten/kota. Harapannya agar
logistik POM tersedia sebagai upaya deteksi dini,
preventif dan respons penyakit
Sweeping untuk Merupakan pertemuan /
meningkatkan cakupan kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
POPM, imunisasi dan untukSweeping untuk meningkatkan cakupan
penyakit menular lainnya. POPM, imunisasi dan penyakit menular lainnya.
Harapannya agar cakupan POPM dapat tercapai
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit
Pengendalian vektor nyamuk Merupakan pertemuan /
(Pemberantasan Sarang kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
Nyamuk, larvasidasi, fogging, untukPengendalian vektor nyamuk
Indoor Residual Spraying (Pemberantasan Sarang Nyamuk, larvasidasi,
(IRS), modifikasi lingkungan). fogging, Indoor Residual Spraying (IRS),
modifikasi lingkungan). Harapannya agar vektor
nyamuk dapat di kendalikan sebagai upaya
deteksi dini, preventif dan respons penyakit
Pemantauan jentik secara Merupakan pertemuan /
berkala. kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
untukPemantauan jentik secara berkala.
Harapannya agar jentik nyamuk dapat terpantau
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit
Penerapan Kawasan Tanpa Merupakan pertemuan /
Rokok (KTR) untuk Desa kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
Tanpa Asap Rokok untukPenerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR)
untuk Desa Tanpa Asap Rokok. Harapannya agar
desa dapat memiliki kawasan tanpa asap rokok
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit
Pelatihan petugas konseling Merupakan pertemuan /
Upaya Berhenti Merokok kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
(UBM) di Puskesmas bagi untukPelatihan petugas konseling Upaya Berhenti
kader kesehatan masyarakat. Merokok (UBM) di Puskesmas bagi kader
kesehatan masyarakat. Harapannya agar kader
kesehatan dapat mengetahui tentang UBM.
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Monitoring, bimbingan teknis Merupakan pertemuan /


pelaksanaan kegiatan pos kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
pembinaan terpadu untukMonitoring, bimbingan teknis pelaksanaan
(posbindu) penyakit tidak kegiatan pos pembinaan terpadu (posbindu)
menular oleh petugas penyakit tidak menular oleh petugas puskesmas.
puskesmas. Harapannya agar posbindu dapat termonitor
dengan baik. sebagai upaya deteksi dini, preventif
dan respons penyakit

Pendampingan penderita Merupakan pertemuan /


penyakit menular menahun kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
dan penyakit tidak menular untukPendampingan penderita penyakit menular
menahun dan penyakit tidak menular. Harapannya
agar penderita peyakit menahun dapat di di
pantau dan di rawat secara berkala. sebagai
upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit

Follow up tatalaksana dan Merupakan pertemuan /


pencegahan cacat kasus kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
kusta dan penyakit menular untukFollow up tatalaksana dan pencegahan
lainnya serta gangguan jiwa. cacat kasus kusta dan penyakit menular lainnya
serta gangguan jiwa. Harapannya agar
mengurangi resiko cacat pada kasus kusta dan
penyakit menular lainnya serta gangguan jiwa.
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Orientasi/pembekalan/peningk Merupakan pertemuan /


atan kapasitas SDM bagi kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
kader kesehatan untuk untukOrientasi/pembekalan/peningkatan kapasitas
peningkatan P2P. SDM bagi kader kesehatan untuk peningkatan
P2P. Harapannya agar pengetahuan kader dapat
meningkat. sebagai upaya deteksi dini, preventif
dan respons penyakit
Pertemuan berkala kader Merupakan pertemuan /
kesehatan untuk P2P. kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
untukPertemuan berkala kader kesehatan untuk
P2P. Harapannya agar pengetahuan kader dapat
meningkat. sebagai upaya deteksi dini, preventif
dan respons penyakit

Monitoring dan bimbingan Merupakan pertemuan /


teknis kader kesehatan oleh kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
petugas puskesmas. untukMonitoring dan bimbingan teknis kader
kesehatan oleh petugas puskesmas. Harapannya
agar kegiatan kader kesehatan dapat terpantau.
sebagai upaya deteksi dini, preventif dan respons
penyakit

Koordinasi terpadu lintas Merupakan pertemuan /


program/lintas sektor tentang kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
pencegahan dan untukKoordinasi terpadu lintas program/lintas
pengendalian penyakit tingkat sektor tentang pencegahan dan pengendalian
puskesmas penyakit tingkat puskesmas. Harapannya agar
koordinasi dengan linsek dapat terjalin dengan
baik. sebagai upaya deteksi dini, preventif dan
respons penyakit

STBM Desa/ Kelurahan Prioritas


5

Pelaksanaan STBM Desa / Desa sepakat Bersatu

Pemicuan 5 Pilar STBM Merupakan transport petugas dalam


pelaksanaan pemicuan di Desa Sepakat Bersatu
Identifikasi masalah dan Merupakan pertemuan /
analisa situasi perilaku kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
kesehatan untukKoordinasi terpadu lintas program/lintas
sektor sebagai upaya mengidentifikasi maslah
STBM
Monitoring paska pemicuan Merupakan pertemuan /
pembuatan dan update peta kunjunganlapangankedesa/ kelurahan
sanitasi dan buku kader untukKoordinasi terpadu lintas program/lintas
sektor sebagai upaya monitoring dan up date peta
sanitasi
kampanye 5 pilar STBM Merupakan transport petugas dalam
pelaksanaan kampanye 5 pilar di Desa Sepakat
Bersatu
Kampanye Higiene Sanitasi Merupakan transport petugas dalam pelaksanaan
sekolah kampanye higiene sanitasi di dekolah di Desa
Sepakat Bersatu
surveilans kualitas air Merupakan transport petugas dalam pelaksanaan
surveilans kwalitas air di Desa Sepakat Bersatu
Verifikasi desa stop buang air Merupakan transport petugas dalam pelaksanaan
besar sembaranagn(SBS) verifikasi Stop BAB di Desa Sepakat Bersatu

6 Dukungan operasional UKM Tim Nusantara

Penyediaan Tenaga dengan Perjanjian Kerja


7
Honorarium Merupakan perekrutan tenaga kontrak
honorarium BOK untuk membantu kegiatan
puskesmas sebagi upaya penyediaan tenaga
dengan perjanjian kerja.
a.Tenaga Epidemiologi / Wulan Vanita sari,
SKM
b.Tenaga Administrasi
Keuangan/Hosana Rohama Febriantri,SAK
c.Tenaga Promosi Kesehtan /Ira
Selviana,SKM
d.Tenaga Laboraturium/Elfa
Yunelti.AMAK
Asuransi Merupakan jaminan kesehatan dan kematian
bagi tenaga kontrak honorarium BOK sebgai
upaya penyediaan tenaga dengan perjanjian
kerja
Akselerasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-
8 PK)

A Pelaksanaan kunjungan Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


keluarga dan intervensi kelurahan untuk Pelaksanaan kunjungan keluarga
awal dalam rangka deteksi dan intervensi awal dalam rangka deteksi dini dan
dini dan pengelolaan pengelolaan masalah kesehatan terintegrasi melalui
masalah kesehatan pendekatan keluarga. Harapannya agar masalah
terintegrasi melalui kesehatan keluarga dapat di intervensi sebagai
pendekatan keluarga upaya Akselerasi Program Indonesia Sehat dengan
Pendekatan Keluarga (PIS-PK)

B Pelaksanaan intervensi Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


lanjut termasuk kelurahan untuk Pelaksanaan intervensi lanjut
Perkesmas dalam rangka termasuk Perkesmas dalam rangka intervensi hasil
intervensi hasil PIS-PK PIS-PK. Harapannya agar masalah kesehatan
keluarga dapat di intervensi lanjut sebagai upaya
Akselerasi Program Indonesia Sehat dengan
Pendekatan Keluarga (PIS-PK)

 
Fungsi Manajemen
Puskesmas (P1, P2, P3)

Lokakarya mini dalam Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


rangka penguatan kelurahan untukLokakarya mini dalam rangka
perencanaan (P1), penguatan perencanaan (P1), penggerakan
penggerakan pelaksanaan pelaksanaan (P2), pengawasan pengendalian dan
(P2), pengawasan penilaian (P3) kinerja Puskesmas serta kegiatan
pengendalian dan koordinasi lintas sektor lainnya.
penilaian (P3) kinerja Lokakarya mini dalam rangka penguatan
Puskesmas serta kegiatan perencanaan (P1), penggerakan pelaksanaan (P2),
koordinasi lintas sektor pengawasan pengendalian dan penilaian (P3) kinerja
lainnya. Puskesmas serta kegiatan koordinasi lintas sektor
lainnya. Harapannya agar perencanaan (P1),
penggerakan pelaksanaan (P2), pengawasan
pengendalian dan penilaian (P3) kinerja Puskesmas
dapat berjalan dan koordinasi dengan linsek lebih
terjalin dengan baik sebagai Upaya penguatan
Fungsi Manajemen Puskesmas (P1, P2, P3)

COVID-19

Pelacakan kontak dan Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


Pemantauan harian kelurahan untukPelacakan kontak dan Pemantauan
selama karantina dan/ harian selama karantina dan/ atau isolasi oleh tracer
atau isolasi oleh tracer dan/atau petugas puskesmas. Harapannya agar
dan/atau petugas kontak erat covid-19 dapat terlacak dan terpantau
puskesmas sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan
covid-19

Biaya Komunkasi Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


Pelacakan kontak dan kelurahan untukBiaya Komunkasi Pelacakan kontak
Pemantauan dan Pemantauan. Harapannya komunikasi pelacakan
dan pemantauan dapat berjalan lancar sebagai
upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19

Honor Pengolah data Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


kasus Covid-19 di kelurahan untukHonor Pengolah data kasus Covid-19
puskesmas di puskesmas.Harapannya agar petugas dapat
bekerja lebih baik sebagai upaya pencegahan dan
penanggulangan covid-19

Biaya Komunikasi untuk Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


pengolah data puskesmas kelurahan untukBiaya Komunikasi untuk pengolah
data puskesmasHarapannya komunikasi pelacakan
dan pemantauan dapat berjalan lancar sebagai
upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19

Penyelidikan Epidemiologi Merupakan pertemuan / kunjunganlapangankedesa/


kasus Covid-19 kelurahan untukPenyelidikan Epidemiologi kasus
Covid-19. Harapannya agar kasus covid dapat di
deteksi sebagai upaya pencegahan dan
penanggulangan covid-19

B. PENERIMAMANFAAT

1 Orientasi kader dalam pelacakan kematian 180 Orang (staf


wanita usia subur puskesmas,
kader,bides,pustu)
2 Pelaksanaan otopsi verbal kematian 12 Orang (staf Puskesmas)
maternal neonatal (Bantuan Bantuan
transport petugas )
3 Pendataan dan pemetaan sasaran bumil, 20 Orang (staf
bersalin, nifas dan bayi puskesmas,bides,pustu)

4 Rapat koordinasi validasi dan evaluasi data 272 Orang (staf puskesmas,
PWS KIA kader,bides,pustu))
5 32 Orang (staf puskesmas,
Fasilitasi dan Pembinaan Kegiatan GP2SP kader)
6 Penyeliaan fasilitatif Pustu dan bidan desa 240 Orang (staf puskesmas,
kader,bides,pustu))
7 Pelaksanaan penyeliaan fasilitatif KIA bagi 80 Orang (Bikor)
puskesmas dan PMB
9 Pembinaan Posyandu. Poskestren, 1398 Orang (staf puskesmas,
Posyandu remaia, Pos UKK, Poskestren, dan kader,bides,pustu,kader,
UKBM lainnya tokoh masyarakat,linsek)

10 Pembinaan Penerapan Protokol Kesehatan 78 Orang (staf


di satuan Pendidikan puskesmas,bides,pustu)

11 Penguatan UKS/M dan TP UKS/M 1172 Orang (staf puskesmas,


kader,bides,pustu,kader,
tokoh
masyarakat,linsek,guru)
12 Koordinasi Pelayanan Kesehatan Peduli 80 Orang (staf puskesmas,
Remaja kader,bides,pustu,kader,
tokoh
masyarakat,linsek,guru)
13 Pengembangan dan Pelaksanaan Posyandu 150 Orang (staf
remaja puskesmas,bides,pustu)

14 Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada 234 Orang (staf


Remaja puskesmas,bides,pustu)
15 Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Anak 614 Orang (staf
usia sekolah dan Remaja puskesmas,bides,pustu)
16 Pendampingan dan evaluasi Pelaksanaan 12 Orang (staf puskesmas)
Pemberian TTD Pada Remaja
17 Pembinaan Kader Kesehatan Remaja 768 Orang (staf puskesmas,
kader,bides,pustu,kader,
tokoh
masyarakat,linsek,guru)
Pertemuan koordinasi dengan KUA / 84
LembagaAgama di Puskesmas
18 Pemberian materi kesehatan pada bimbingan 120 Orang (staf puskesmas)
perkawinan atau konseling pranikah di KUA
atau lembaga agama
19 Penyuluhan dan pelayanan KB di 54
Orang (staf
Posyandu/Posbindu puskesmas,bides,pustu)
20 Edukasi pencegahan KtP/A, pencegahan 90 Orang (staf puskesmas,
praktik P2GP, pencegahan infertilitas, dan kader,bides,pustu,kader,
pentingnya pelayanan kesehatan reproduksi tokoh
bagi penyandang disabilitas masyarakat,linsek,guru)
21 Orientasi P4K bagi bidan, kepala 432 Orang (staf puskesmas,
desa/kelurahan, kader, tokoh masyarakat kader,bides,pustu,kader,
desa, dl tokoh
masyarakat,linsek,guru)
22 Pertemuan Koordinasi penguatan P4K 155 Orang (staf puskesmas,
Pembentukan forum peduli KIA dalam kader,bides,pustu,kader,
mendukung P4K tokoh
masyarakat,linsek,guru)
Transport calon pendonor darah Masyarakat,
Kader
23 Pelaksanaan Kelas Ibu (Kelas Ibu Hamil, 1384 Orang (staf puskesmas,
Kelas Ibu Balita) kader,bides,pustu,kader,
Ibu hamil
24 Kunjungan rumah bagi ibu hamil, ibu nifas, 108 Masyarakat,
neonatus dan bayi oleh Kader
kader/mahasiswa.fasilitator/ tenaga lainnya

25 Pendampingan pemantauan pertumbuhan di 50 Orang (staf


posyandu puskesmas,bides,pustu)

26 Pertemuan analisis pemantauan 240 Orang (staf


pertumbuhan puskesmas,bides,pustu)

27 Pertemuan advokasi LP/LS terkait kegiatan 816 Orang (staf puskesmas,


pemantauan pertumbuhan kader,bides,pustu,kader,
tokoh masyarakat,linse)
28 Peningkatan cakupan pelayanan melalui 210 Orang (staf
Kunjungan rumah dalam rangka konfirmasi puskesmas,bides,pustu)
balita risiko gangguan pertumbuhan maupun
status gizi (termasuk balita yang tidak datang
timbang)
29 Pelacakan dan Pendampingan intervensi gizi 133 Orang (staf
pada bumil KEK, balita yang memliki puskesmas,bides,pustu)
gangguan pertumbuhan/bermasalah status
gizinya
30 Edukasi penyuluhan kepada masyarakat 219 Orang (staf puskesmas,
pentingnya pemantauan pertumbuhan dan kader,bides,pustu,kader,
peningkatan ketahanan gizi tokoh masyarakat,linse)
32 Peningkatan cakupan pelayanan melalui 116 Orang (staf
kunjungan rumah, sweeping balita yang tidak puskesmas,bides,pustu)
datang ke posyandu

33 Kegiatan edukasi pada ibu hamil dan balita 1321 Orang (staf puskesmas,
(ke masyarakat): konseling PMBA, ASI kader,bides,pustu,kader,
eksklusif, Gizi seimbang tokoh masyarakat,linse)

34 Penimbangan rutin balita, dan pemantauan 680 Orang (staf


tumbuh kembang puskesmas,bides,pustu)
35 Pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan 741 Orang (staf
intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) di puskesmas,bides,pustu)
posyandu, PAUD, TK
36 lnspeksi kesehatan lingkungan untuk sarana 156 Orang (staf
air minum dan sarana sanitasi dasar puskesmas,bides,pustu)
37 Pengambilan data sanitasi dan air tingkat 140 Orang (staf
rumah tangga puskesmas,bides,pustu)
38 Pengambilan sampel dalam rangka 56 Orang (staf
surveilans kualitas air minum puskesmas,bides,pustu)
40 Aktifikas fisik (senam rutin, senam hamil, 1400 Orang (staf puskesmas,
senam lansia, kelompok komorbid, dll), kader,bides,pustu,kader,
tokoh masyarakat,linse)
41 Edukasi gizi seimbang (makan buah dan 1200 Orang (staf puskesmas,
sayuQ di semua tatanan (sekolah/UKS, kader,bides,pustu,kader,
ibadah, kantor pemerintahan/non tokoh
pemenntahan, melibatkan organisasi profesi, masyarakat,bumil,linse)
ormas, forum pemuda, serta melalui UKBM
(Posbindu, Posyandu Lansia, Posyandu
Remaja, Dasa Wsma, Karang Taruna, Pos
UKK, dII
42 Pembinaan kesehatan olahraga pada 450 Orang (staf puskesmas,
kelompok masyarakat (Kelompok olahraga, kader,bides,pustu,kader,
ASN tk kecamatan, anak sekolah, dan tokoh masyarakat,linse)
Jemaah haji)
43 Surveilans Kejadian Ikutan Paska Imunisasi 270 Orang (staf
(KIPI) pelaksanaan imunisasi puskesmas,bides,pustu)

44 Verifikasi Sinyal dan Respon cepat Sistem 60 Orang (staf


Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). puskesmas,bides,pustu
45 Pengambilan dan Pengiriman spesimen 1 Orang (staf puskesmas0
penyakit berpotensi KLB ke laboratorium
kesehatan daerah atau laboratorium rujukan
pemerintah di kab/kota
46 Pelacakan kasus Kronis atau kasus ikutan 40 Orang (staf
atau hasil reaksi minum obat pada puskesmas,bides,pustu)
Pemberian Obat Pencegah Masal (POPM).
47 Penyelidikan Epidemiologi (PE) penyakit 40 Orang (staf
potensi KLB dan penanggulangan KLB. puskesmas,bides,pustu)
48 Analisa hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE)
dan diseminasi informasi di wilayah kerja
puskesmas.
49 Surveilans binatang pembawa penyakit serta 36 Orang (staf
pengiriman spesimen untuk konfirmasi. puskesmas,bides,pustu)

50 Validasi sasaran, hasil cakupan GME, 12 Orang (staf puskesmas)


Depresi, ODGJ Berat, Penyalahgunaan
Napza dan Bunuh Diri

51 Deteksi dini kasus HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, 518 Orang (staf


Malaria dan penyakit menular lainnya pada puskesmas,bides,pustu)
Ibu hamil dan kelompok berisiko.

52 Deteksi dini faktor risiko PTM di posbindu 1008 Orang (staf


PTM dan Posyandu lansia. puskesmas,bides,pustu)

51 Penemuan kasus PD3I, kasus kontak TB dan 743 Orang (staf


kasus mangkir, kasus kontak kusta serta puskesmas,bides,pustu)
orang dengan gangguan jiwa serta penyakit
lainnya.

52 Konseling dan deteksi dini masalah 133 Orang (staf


kesehatan jiwa dan napza. puskesmas,bides,pustu)

53 Pelaksanaan pelayanan imunisasi baik 2076 Orang (staf


imunisasi rutin, pengenalan antigen baru, puskesmas,bides,pustu)
imunisasi tambahan, maupun kegiatan
defaulter tracking.

54 Pemberian Obat Pencegah Masal (POPM) 359 Orang (staf


untuk pencegahan penyakit. puskesmas,bides,pustu)

55 Advokasi/sosialisasi/lokakarya/rapat 1022 Orang (staf puskesmas,


koordinasi Lintas Sektor (LS)/ Lintas Program kader,bides,pustu,kader,
(LP) terkait pencegahan dan pengendalian tokoh masyarakat,linse)
penyakit.

56 Penyediaan bahan media Komunikasi, 240 Lembar


Informasi dan Edukasi (KIE).
57 Pendataan sasaran POPM. 70 Orang (staf
puskesmas,bides,pustu)
60 Pengendalian vektor nyamuk 98 Orang (staf puskesmas,
(Pemberantasan Sarang Nyamuk, kader,bides,pustu,kader,
larvasidasi, fogging, Indoor Residual tokoh masyarakat,linse)
Spraying (IRS), modifikasi lingkungan).
61 Pemantauan jentik secara berkala. 213 Orang (staf
puskesmas,bides,pustu)
62 Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) 60 Orang (staf
untuk Desa Tanpa Asap Rokok puskesmas,bides,pustu)

63 Pelatihan petugas konseling Upaya Berhenti 322 Orang (staf puskesmas,


Merokok (UBM) di Puskesmas bagi kader kader,bides,pustu,kader,
kesehatan masyarakat. tokoh masyarakat,linse)

64 Monitoring, bimbingan teknis pelaksanaan 327 Orang (staf


kegiatan pos pembinaan terpadu (posbindu) puskesmas,bides,pustu)
penyakit tidak menular oleh petugas
puskesmas.

65 Pendampingan penderita penyakit menular 513 Orang (staf


menahun dan penyakit tidak menular puskesmas,bides,pustu)

66 Follow up tatalaksana dan pencegahan cacat 122 Orang (staf


kasus kusta dan penyakit menular lainnya puskesmas,bides,pustu)
serta gangguan jiwa.

67 Orientasi/pembekalan/peningkatan kapasitas 211 Orang (staf puskesmas,


SDM bagi kader kesehatan untuk kader,bides,pustu,kader,
peningkatan P2P. tokoh masyarakat,linse)

68 Pertemuan berkala kader kesehatan untuk 367 Orang (staf puskesmas,


P2P. kader,bides,pustu,kader,
tokoh masyarakat,linse)
69 Monitoring dan bimbingan teknis kader 210 Orang (staf
kesehatan oleh petugas puskesmas. puskesmas,bides,pustu)

70 Koordinasi terpadu lintas program/lintas 94 Orang (staf puskesmas,


sektor tentang pencegahan dan kader,bides,pustu,kader,
pengendalian penyakit tingkat puskesmas tokoh masyarakat,linse)

71 Pelaksanaan kunjungan keluarga dan 360 Orang (staf


intervensi awal dalam rangka deteksi dini dan puskesmas,bides,pustu)
pengelolaan masalah kesehatan terintegrasi
melalui pendekatan keluarga

72 Pelaksanaan intervensi lanjut termasuk 298 Orang (staf


Perkesmas dalam rangka intervensi hasil puskesmas,bides,pustu)
PIS-PK
Pelaksanaan STBM Desa/ Kelurahan 250 Orang (staf puskesmas,
Prioritas kader,bides,,kader, tokoh
masyarakat,linsek
73 Tenaga perjanjian kerja 48 a.Tenaga Epidemiologi /
Wulan Vanita sari,
SKM
b.Tenaga Administrasi
Keuangan/Hosana,SAK
c.Tenaga Promosi
Kesehtan /Ira,SKM
d.Tenaga
Laboraturium/Ulfa

74 Lokakarya mini dalam rangka penguatan 1406 Orang (staf


perencanaan (P1), penggerakan puskesmas,bides,pustu)
pelaksanaan (P2), pengawasan
pengendalian dan penilaian (P3) kinerja
Puskesmas serta kegiatan koordinasi lintas
sektor lainnya.

75 Pelacakan kontak dan Pemantauan harian 1620 Orang (staf


selama karantina dan/ atau isolasi oleh tracer puskesmas,bides,pustu,trac
dan/atau petugas puskesmas er)

75 Biaya Komunkasi Pelacakan kontak dan 108 Paket data


Pemantauan

76 Honor Pengolah data kasus Covid-19 di 1152 Orang (staf puskesmas)


puskesmas
a.Jannatul Janah,SKM/
b.Duwi Wigiyanti,Am.Keb

77 Biaya Komunikasi untuk pengolah data 24 Paket data


puskesmas

78 Penyelidikan Epidemiologi kasus Covid-19 480 Orang (staf


puskesmas,bides,pustu)
Pengiriman spesimen suspect dan kontak 391 Orang (staf puskesmas)
erat COVID-19 ke laboratorium kesehatan
daerah atau laboratorium rujukan pemerintah
di kab/kota

C. STRATEGIPECAPAIANKELUARAN
Outp Metode Tahapan
No RincianMenu/Kompon
ut Pelaksan Pelaksana
en
Satuan Volu aan
me
1 UpayaPenurunanAKI-AKB
a. Orientasi kader dalam DokumenL 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pelacakan kematian aporan asi
wanita usia subur 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. Pelaksanaan otopsi DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
verbal kematian maternal oran asi
neonatal (Bantuan 2. PelaksanaanKegiat
Bantuan transport an
petugas ) 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
c Pendataan dan pemetaan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
sasaran bumil, bersalin, oran asi
nifas dan bayi 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
d Pelacakan kasus DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
hipotiroid kongenital oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
e Rapat koordinasi validasi DokumenLap 4 Swakelola 1. PersiapanAdministr
dan evaluasi data PWS oran asi
KIA 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
f DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Fasilitasi dan Pembinaan oran asi
Kegiatan GP2SP 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
g Penyeliaan fasilitatif Pustu DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
dan bidan desa oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
h Bantuan Transport DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pengiriman sampel SHK oran asi
dari FKTP 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
i Pembinaan Posyandu. DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Poskestren, Posyandu oran asi
remaia, Pos UKK, 2. PelaksanaanKegiat
Poskestren, dan UKBM
an
lainnya
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
j Pembinaan Penerapan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Protokol Kesehatan di oran asi
satuan Pendidikan 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
k Penguatan UKS/M dan TP DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
UKS/M oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
l Koordinasi Pelayanan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Kesehatan Peduli Remaja oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
m. Pengembangan dan DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Pelaksanaan Posyandu oran asi
remaja 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
n. Pendidikan Kesehatan DokumenLap Swakelola 1. PersiapanAdministr
Reproduksi Pada Remaja oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
o. Pelaksanaan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Pemeriksaan Kesehatan oran asi
Anak usia sekolah dan 2. PelaksanaanKegiat
Remaja
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
p. Pendampingan dan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
evaluasi Pelaksanaan oran asi
Pemberian TTD Pada 2. PelaksanaanKegiat
Remaja
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
q. Pembinaan Kader DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Kesehatan Remaja oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
r. Pemberian materi DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kesehatan pada oran asi
bimbingan perkawinan 2. PelaksanaanKegiat
atau konseling pranikah di
an
KUA atau lembaga agama
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
s. Penyuluhan dan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pelayanan KB di oran asi
Posyandu/Posbindu 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
t. Edukasi pencegahan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
KtP/A, pencegahan oran asi
praktik P2GP, 2. PelaksanaanKegiat
pencegahan infertilitas,
an
dan pentingnya pelayanan
kesehatan reproduksi bagi 3. Waktu
penyandang disabilitas Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
u. Orientasi P4K bagi bidan, DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kepala desa/kelurahan, oran asi
kader, tokoh masyarakat 2. PelaksanaanKegiat
desa, dl an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
v. Pertemuan Koordinasi DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
penguatan P4K oran asi
Pembentukan forum 2. PelaksanaanKegiat
peduli KIA dalam
an
mendukung P4K
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
w. Penyelenqqaraan kelas DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
ibu secara online/offline oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
x. Kunjungan rumah bagi ibu DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
hamil, ibu nifas, neonatus oran asi
dan bayi oleh 2. PelaksanaanKegiat
kader/mahasiswa.fasilitato
an
r/ tenaga lainnya
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
2. UpayaPerbaikanGiziMasyarakat
a. Pendampingan DokumenLap 4 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pemantauan pertumbuhan oran asi
di posyandu 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
oran asi
Pertemuan analisis 2. PelaksanaanKegiat
pemantauan pertumbuhan
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
c. Pertemuan advokasi DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
LP/LS terkait kegiatan oran asi
pemantauan pertumbuhan 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
d. Peningkatan cakupan DokumenLap Swakelola 1. PersiapanAdministr
pelayanan melalui oran asi
Kunjungan rumah dalam 2. PelaksanaanKegiat
rangka konfirmasi balita
an
risiko gangguan
pertumbuhan maupun 3. Waktu
status gizi (termasuk Pelaksanaan(Janua
balita yang tidak datang ri -Des)
timbang) 4. Pembuatan
LaporanAkhir
e. Pelacakan dan DokumenLap 3 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Pendampingan intervensi oran asi
gizi pada bumil KEK, 2. PelaksanaanKegiat
balita yang memliki
an
gangguan
pertumbuhan/bermasalah 3. Waktu
status gizinya Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
f. Edukasi penyuluhan DokumenLap 3 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kepada masyarakat oran asi
pentingnya pemantauan 2. PelaksanaanKegiat
pertumbuhan dan
an
peningkatan ketahanan
gizi 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
g. Pendataan dan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pemutakhiran sasaran oran asi
program kesehatan 2. PelaksanaanKegiat
terintegrasi dalam upaya
an
perbaikan gizi masyarakat
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
h. Peningkatan cakupan DokumenLap 4 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pelayanan melalui oran asi
kunjungan rumah, 2. PelaksanaanKegiat
sweeping balita yang tidak
an
datang ke posyandu
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
i. Kegiatan edukasi pada ibu DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
hamil dan balita (ke oran asi
masyarakat): konseling 2. PelaksanaanKegiat
PMBA, ASI eksklusif, Gizi
an
seimbang
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
j. Penimbangan rutin balita, DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
dan pemantauan tumbuh oran asi
kembang 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
k. Pelaksanaan stimulasi, DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
deteksi, dan intervensi dini oran asi
tumbuh kembang 2. PelaksanaanKegiat
(SDIDTK) di posyandu,
an
PAUD, TK
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. L.Pembuatan
LaporanAkhir
m. lnspeksi kesehatan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
lingkungan untuk sarana oran asi
air minum dan sarana 2. PelaksanaanKegiat
sanitasi dasar
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
n. Pengambilan data sanitasi DokumenLap 3 Swakelola 1. PersiapanAdministr
dan air tingkat rumah oran asi
tangga 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
o. Pengambilan sampel DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
dalam rangka surveilans oran asi
kualitas air minum 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir

3. UpayaGerakanMasyarakatHidupSehat (GERMAS)
a. Kegiatan penggerakkan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
tokoh masyarakat, tokoh oran asi
agama, kader, fasilitator 2. PelaksanaanKegiat
desa, kelompok
an
masyarakat lainnya untuk
melakukan kegiatan 3. Waktu
Germas. Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. Aktifikas fisik (senam rutin, DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
senam hamil, senam oran asi
lansia, kelompok 2. PelaksanaanKegiat
komorbid, dll),
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
c. Edukasi gizi seimbang DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
(makan buah dan sayuQ oran asi
di semua tatanan 2. PelaksanaanKegiat
(sekolah/UKS, ibadah,
an
kantor pemerintahan/non
pemenntahan, melibatkan 3. Waktu
organisasi profesi, ormas, Pelaksanaan(Janua
forum pemuda, serta ri -Des)
melalui UKBM (Posbindu, 4. Pembuatan
Posyandu Lansia, LaporanAkhir
Posyandu Remaja, Dasa
Wsma, Karang Taruna,
Pos UKK, dII
d. Pembinaan kesehatan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
olahraga pada kelompok oran asi
masyarakat (Kelompok 2. PelaksanaanKegiat
olahraga, ASN tk
an
kecamatan, anak sekolah,
dan Jemaah haji) 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
4 Upayadeteksidini,preventifdanresponspenyakit
a. Surveilans Kejadian DokumenLap 3 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Ikutan Paska Imunisasi oran asi
(KIPI) pelaksanaan 2. PelaksanaanKegiat
imunisasi
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. Validasi sasaran, hasil DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
cakupan imunisasi dan oran asi
Rapid Convinience 2. PelaksanaanKegiat
Assessment (RCA)
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
c. Pengambilan dan DokumenLap 20 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Pengiriman spesimen oran asi
penyakit berpotensi KLB 2. PelaksanaanKegiat
ke laboratorium kesehatan
an
daerah atau laboratorium
rujukan pemerintah di 3. Waktu
kab/kota Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
d. Pelacakan kasus Kronis DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
atau kasus ikutan atau oran asi
hasil reaksi minum obat 2. PelaksanaanKegiat
pada Pemberian Obat
an
Pencegah Masal (POPM).
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
e. Surveilans binatang DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pembawa penyakit serta oran asi
pengiriman spesimen 2. PelaksanaanKegiat
untuk konfirmasi.
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
f. Validasi sasaran, hasil DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
cakupan GME, Depresi, oran asi
ODGJ Berat, 2. PelaksanaanKegiat
Penyalahgunaan Napza
an
dan Bunuh Diri
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
g. Deteksi dini kasus DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, oran asi
Malaria dan penyakit 2. PelaksanaanKegiat
menular lainnya pada Ibu
an
hamil dan kelompok
berisiko. 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
h. Deteksi dini faktor risiko DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
PTM di posbindu PTM oran asi
dan Posyandu lansia. 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
i. Penemuan kasus PD3I, DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kasus kontak TB dan oran asi
kasus mangkir, kasus 2. PelaksanaanKegiat
kontak kusta serta orang
an
dengan gangguan jiwa
serta penyakit lainnya. 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
j. Konseling dan deteksi dini DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
masalah kesehatan jiwa oran asi
dan napza. 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
k. Pelaksanaan pelayanan DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
imunisasi baik imunisasi oran asi
rutin, pengenalan antigen 2. PelaksanaanKegiat
baru, imunisasi tambahan,
an
maupun kegiatan
defaulter tracking. 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
l. Pemberian Obat DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Pencegah Masal (POPM) oran asi
untuk pencegahan 2. PelaksanaanKegiat
penyakit.
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
m. Advokasi/sosialisasi/lokak DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
arya/rapat koordinasi oran asi
Lintas Sektor (LS)/ Lintas 2. PelaksanaanKegiat
Program (LP) terkait
an
pencegahan dan
pengendalian penyakit. 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
n. Penyediaan bahan media DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Komunikasi, Informasi dan oran asi
Edukasi (KIE). 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
o. Pendataan sasaran DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
POPM. oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
p. Pengambilan obat POPM DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
ke dinas kesehatan oran asi
kabupaten/kota. 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
q. Sweeping untuk DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
meningkatkan cakupan oran asi
POPM, imunisasi dan 2. PelaksanaanKegiat
penyakit menular lainnya.
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
r. Pengendalian vektor DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
nyamuk (Pemberantasan oran asi
Sarang Nyamuk, 2. PelaksanaanKegiat
larvasidasi, fogging,
an
Indoor Residual Spraying
(IRS), modifikasi 3. Waktu
lingkungan). Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
s. Pemantauan jentik secara DokumenLap 4 Swakelola 1. PersiapanAdministr
berkala. oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
t. Penerapan Kawasan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Tanpa Rokok (KTR) untuk oran asi
Desa Tanpa Asap Rokok 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
u. Pelatihan petugas DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
konseling Upaya Berhenti oran asi
Merokok (UBM) di 2. PelaksanaanKegiat
Puskesmas bagi kader
an
kesehatan masyarakat.
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
v. Monitoring, bimbingan DokumenLap 2 Swakelola 1. PersiapanAdministr
teknis pelaksanaan oran asi
kegiatan pos pembinaan 2. PelaksanaanKegiat
terpadu (posbindu)
an
penyakit tidak menular
oleh petugas puskesmas. 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
w. Pendampingan penderita DokumenLap 6 Swakelola 1. PersiapanAdministr
penyakit menular oran asi
menahun dan penyakit 2. PelaksanaanKegiat
tidak menular
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
q. Follow up tatalaksana dan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pencegahan cacat kasus oran asi
kusta dan penyakit 2. PelaksanaanKegiat
menular lainnya serta
an
gangguan jiwa.
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
y. Orientasi/pembekalan/pen DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
ingkatan kapasitas SDM oran asi
bagi kader kesehatan 2. PelaksanaanKegiat
untuk peningkatan P2P.
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
z. Pertemuan berkala kader DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kesehatan untuk P2P. oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
aa. Monitoring dan bimbingan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
teknis kader kesehatan oran asi
oleh petugas puskesmas. 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
ab. Koordinasi terpadu lintas DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
program/lintas sektor oran asi
tentang pencegahan dan 2. PelaksanaanKegiat
pengendalian penyakit
an
tingkat puskesmas
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
STBM Desa/ Kelurahan
5 Prioritas

6 Dukungan operasional
UKM Tim Nusantara

Penyediaan Tenaga
7 dengan Perjanjian Kerja

a. Honorarium DokumenLap 12 1. PersiapanAdministr


oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. Asuransi DokumenLap 12
oran
Akselerasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK)
8
a. Pelaksanaan kunjungan DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
keluarga dan intervensi oran asi
awal dalam rangka 2. PelaksanaanKegiat
deteksi dini dan
an
pengelolaan masalah
kesehatan terintegrasi 3. Waktu
melalui pendekatan Pelaksanaan(Janua
keluarga ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. Pelaksanaan intervensi DokumenLap 1 Swakelola 1. PersiapanAdministr
lanjut termasuk oran asi
Perkesmas dalam rangka 2. PelaksanaanKegiat
intervensi hasil PIS-PK
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
 
Fungsi Manajemen
Puskesmas (P1, P2, P3)

Lokakarya mini dalam DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr


rangka penguatan oran asi
perencanaan (P1), 2. PelaksanaanKegiat
penggerakan pelaksanaan
an
(P2), pengawasan
pengendalian dan 3. Waktu
penilaian (P3) kinerja Pelaksanaan(Janua
Puskesmas serta kegiatan ri -Des)
koordinasi lintas sektor 4. Pembuatan
lainnya. LaporanAkhir

COVID-19

a. Pelacakan kontak dan DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr


Pemantauan harian oran asi
selama karantina dan/
atau isolasi oleh tracer 2. PelaksanaanKegiat
dan/atau petugas an
puskesmas 3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
b. Biaya Komunkasi DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
Pelacakan kontak dan oran asi
Pemantauan 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
c. Honor Pengolah data DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kasus Covid-19 di oran asi
puskesmas 2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
d. Biaya Komunikasi untuk DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
pengolah data puskesmas oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir
e. Penyelidikan Epidemiologi DokumenLap 12 Swakelola 1. PersiapanAdministr
kasus Covid-19 oran asi
2. PelaksanaanKegiat
an
3. Waktu
Pelaksanaan(Janua
ri -Des)
4. Pembuatan
LaporanAkhir

D KURUNWAKTUPENCAPAIANKELUARAN
Kurun waktu pencapaian kegiatan diharapkan dapat dilakukan dalam waktu1tahun
E BIAYAYANGDIPERLUKAN
BiayayangdiperlukanuntukpencapaiankeluaranBantuanOperasionalKesehatanPuskesmas Alai Ilir
sebesarRp. 947,612,408.00( Sembilan ratus empat puluh tujuh juta enam ratus dua belas ribu empat
ratus delapan rupiah) dengan kebutuhan per rincian menukegiatansebagaiberikut:

No RincianMenuKegiatan KebutuhanBiaya
1 UpayaPenurunanAKI,AKB 254,680,940.00
2 UpayaPercepatanperbaikangizimasyarakat 102,604,000.00

3 UpayaGerakanMasyarakatHidupSehat(GERMAS)
38,731,600.00
4 Upayadeteksidini,preventildanresponspenyakit 245,428,680.00

5 STBM Desa/ Kelurahan Prioritas


-
Dukungan operasional UKM Tim Nusantara -
6
Penyediaan Tenaga dengan Perjanjian Kerja
7 48,480,048.00
Akselerasi Program lndonesia Sehat dengan 28,737,600.00
8
PendekatanKeluarqa(PlS-PK)
Fungsi Manajemen Puskesmas (P1, P2, P3)
9 104,603,680.00
Upaya Kesehatan Lanjut Usia 4,445,860.00 -
10
UpayaPencegahandanPengendalianCoronaVirus
11 112,400,000.00
Disease19(COVID19)

Total
947,612,408.00
RincianAnggaranBiaya(RAB)terlampir

Kepala UPTD Puskesmas Pulau Alai Ilir

SUMIAN,SKM
NIP. 19750520 199703 1 005