Anda di halaman 1dari 9

PERJANJIAN KERJASAMA KEMITRAAN DAN BUNDLING PRODUK DAN LAYANAN

ANTARA
PT. DIGITAL MUSLIM GLOBAL DENGAN RUMAH SAKIT KARTIKA PULOMAS
No : …………………………..

Pada hari ini Selasa, tanggal 22-09-2020 (dua puluh dua September dua ribu dua puluh) bertempat di
Kota Jakarta, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

I Nama : RACHMAD ISDIAWAN SUPARTA


Perusahaan : PT. Digital Muslim Global
Jabatan : Direktur
Alamat Kantor : Jl. Antara No.12, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta.
Dalam hal ini secara sah bertindak untuk dan atas nama PT. Digital Muslim Global.
Untuk selanjutnya disebut ”PIHAK PERTAMA”.

II Nama : ……………………….
Perusahaan : Rumah Sakit Kartika Pulomas
Jabatan : ……………………….
Alamat Kantor : ……………………….
Dalam hal ini secara sah bertindak untuk dan atas nama Rumah Sakit Kartika Pulomas.
Untuk selanjutnya disebut ”PIHAK KEDUA”.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut ”PARA
PIHAK”

PARA PIHAK dengan ini menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut :

a) Bahwa PIHAK PERTAMA adalah perusahaan bergerak di bidang penyedia jasa layanan
Aqiqah melalui aplikasi/web Muslimapp.id.
b) Bahwa PIHAK KEDUA adalah perusahaan bergerak di bidang jasa layanan kesehatan dan
bersedia menjadi mitra penjualan program Aqiqah yang disediakan oleh PIHAK PERTAMA
melalui aplikasi/web Muslimapp.id.
c) Bahwa objek dalam kerjasama antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA adalah
kerjasama dalam bentuk penjualan secara Bundling antara biaya persalinan yang ditetapkan oleh
PIHAK KEDUA dan layanan Aqiqah yang disediakan oleh PIHAK PERTAMA dan menjalin
kerjasama dalam kemitraan program aqiqah Muslimapp.id.

Selanjutnya untuk maksud yang telah diuraikan tersebut diatas, PIHAK PERTAMA dan PIHAK
KEDUA sepakat untuk membuat perjanjian dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
PENGERTIAN UMUM

1. Aqiqah adalah pengurbanan hewan dalam syariat islam, sebagai bentuk rasa syukur umat islam
terhadap Allah SWT mengenai bayi yang dilahirkan. Penggunaan hewan aqiqah sebagaimana
dimaksud adalah berupa kambing/domba dengan jenis jantan dan betina.
2. Bundling adalah kerjasama penjualan yang dilakukan dengan cara menggabungkan dua buah
produk atau beberapa buah produk dalam sebuah paket penjualan, bundling dalam hal ini adalah
menggabungkan pelayanan/biaya persalinan yang diselenggarakan PIHAK KEDUA dengan
layanan Aqiqah yang diselenggarakan oleh PIHAK PERTAMA menjadi satu paket biaya yang
ditawarkan kepada pasien.
3. Kerjasama kemitraan program adalah kerjasama dalam bentuk penawaran paket aqiqah kepada
pasien dari mitra yang diselenggarakan melalui aplikasi/ web Muslimapp.id dan/atau phone order
atau sarana lainnya.

1
4. Aplikasi/web Muslimapp.id adalah aplikasi/web yang dikembangkan untuk mengakomodasi
semua kebutuhan umat Islam dalam bentuk fitur-fitur yang dapat menunjang pelaksanaan
peribadahan salah satunya layanan penyediaan aqiqah / fitur aqiqah.
5. Pasien adalah pasien persalinan dari PIHAK KEDUA.

Pasal 2
BENTUK KERJASAMA

1. PARA PIHAK sepakat untuk melakukan kerjasama kemitraan program aqiqah dan Bundling
biaya persalinan yang diselenggarakan PIHAK KEDUA dengan layanan aqiqah yang
diselenggarakan oleh PIHAK PERTAMA.
2. PIHAK PERTAMA memberikan pelayanan Aqiqah berupa paket catering makanan jadi dalam
bentuk paket makanan yang sudah diolah, dimasak, dan dikemas dalam wadah/tempat sajian
(berupa box atau dus satuan/per porsi) yang di proses dan diolah secara baik dan higienis
memenuhi standarisasi kesehatan sebagai makanan yang layak dikonsumsi..
3. PIHAK KEDUA memberikan penawaran program bundling dan paket aqiqah kepada setiap
pasien.
4. PIHAK PERTAMA memenuhi proses order penjualan dari PIHAK KEDUA secara baik,
profesional dan tepat waktu.

Pasal 3
SKEMA KERJASAMA

PARA PIHAK sepakat melakukan kerjasama tersebut diatas dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Kerjasama bundling : Harga bundling ditentukan oleh PIHAK KEDUA, akan tetapi untuk
layanan paket aqiqah PIHAK KEDUA tetap mengacu pada harga yang diinformasikan oleh
PIHAK PERTAMA berdasarkan “Harga Paket Aqiqah” yang terlampir dan merupakan satu
kesatuan dengan perjanjian ini.
2. Kerjasama Kemitraan Program Aqiqah : PIHAK PERTAMA memberikan identitas kepada
PIHAK KEDUA berupa referral code yang berfungsi untuk mengidentifikasi transaksi atau
pemesanan produk dan paket yang merupakan rekomendasi dari PIHAK KEDUA.
3. Setiap realisasi order pembelian produk bundling dari pasien, PIHAK KEDUA akan
melakukan pembayaran kepada PIHAK PERTAMA sesuai dengan harga paket aqiqah yang
termuat dalam lampiran.
4. PIHAK PERTAMA memberikan jasa perantara penjualan (fee) dengan perhitungan dan
ketentuan sebagai berikut :
a. Kerjasama Bundling :
1) Jasa perantara penjualan (fee) ditentukan dan termuat dalam lampiran perjanjian ini.
2) PIHAK PERTAMA menyetujui jasa perantara penjualan (fee) pada kerjasama bundling
dapat langsung dipotong oleh PIHAK KEDUA sebelum diserahkannya pembayaran
kepada PIHAK PERTAMA.
b. Kerjasama Kemitraan Program Aqiqah :
1) Jasa perantara penjualan (fee) dihitung berdasarkan jumlah transaksi yang akan
diakumulasikan selama 1 (satu) bulan, dengan periode pemesanan dimulai pada tanggal 1
dan berakhir di tanggal 31 setiap bulannya.
2) Pemberian Jasa perantara penjualan (fee) akan diberikan oleh PIHAK PERTAMA
kepada PIHAK KEDUA pada tanggal 1-5 pada bulan berikutnya.
3) PIHAK KEDUA tidak berhak menentukan dan/atau memotong sendiri Jasa perantara
penjualan (fee) dari setiap pemesanan paket dalam setiap transaksi, sebelum pembayaran
diterima oleh PIHAK PERTAMA dari pasien.
4) Tidak ada kewajiban PIHAK PERTAMA untuk memberikan jasa perantara penjualan
(fee) pada pemesanan paket aqiqah pasien yang tidak mencantumkan referral code
PIHAK KEDUA.

2
c. Perhitungan jumlah pemesanan dan jasa perantara penjualan (fee) ditentukan berdasarkan
catatan yang telah diketahui dan disetujui PARA PIHAK.

Pasal 4
PEMBAYARAN

1. Pembayaran hanya dapat dilakukan melalui pembayaran dengan setoran tunai atau transfer
melalui bank yang ditunjuk PARA PIHAK.
2. PARA PIHAK wajib memberikan dan menunjukkan bukti tagihan dan/atau bukti pembayaran
pada setiap transaksi.
3. Untuk setiap pemesanan paket bundling, PIHAK KEDUA akan melakukan pembayaran kepada
PIHAK PERTAMA berdasarkan invoice yang dikirimkan oleh PIHAK PERTAMA kepada
PIHAK KEDUA selambat-lambatnya 6 (enam) hari sebelum tanggal pelaksanaan, dan
dibayarkan lunas oleh PIHAK KEDUA tanpa ada penundaan kewajiban pembayaran selambat-
lambatnya maksimal 3 (tiga) hari sebelum tanggal atau waktu yang ditetapkan sebagai hari
pelaksanaan acara atau hari pengiriman, untuk pembayaran produk dan paket diluar kerjasama
bundling PIHAK KEDUA bersedia mengarahkan pasien untuk melakukan pembayaran secara
langsung kepada PIHAK PERTAMA melalui rekening bank yang ditunjuk sebagai rekening
resmi melalui rekening pada Bank :
- Bank BNI Syariah Cabang Bandung Asia Afrika, No. Rekening 123-000-9898 atas
nama PT. Digital Muslim Global.
- Bank Mandiri Cabang Jakarta Kyai Tapa, No. Rekening 117-000-704-6865 atas nama
PT. Digital Muslim Global.
4. Pembayaran Jasa perantara penjualan (fee) kepada PIHAK KEDUA dapat dilakukan melalui
rekening bank yang ditunjuk sebagai rekening resmi PIHAK KEDUA melalui rekening pada
Bank :
- Bank ………………….. Cabang ………………………, No. Rekening …………………
atas nama …………………..
- Bank ………………….. Cabang ………………………, No. Rekening …………………
atas nama …………………..
5. Para Pihak setuju untuk menyimpan semua bukti pembayaran dan penerimaan transaksi
keuangan baik tunai dan non-tunai, berupa asli dan salinannya sebagai bukti telah
dilaksanakannya kewajiban masing-masing pihak. Dan Para pihak bersedia memberikan
informasi yang diperlukan kepada pihak lainnya terkait dengan segala kegiatan transaksi
sebagaimana dimaksud.
6. Pajak yang timbul akibat dari diadakannya Perjanjian ini, PARA PIHAK sepakat untuk
mengikuti aturan dan ketentuan perpajakan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia.

Pasal 5
KETENTUAN PROSES PEMESANAN DAN PENGIRIMAN

1. Bundling dilaksanakan berdasarkan pemesanan dari pasien PIHAK KEDUA, dan selanjutnya
PIHAK KEDUA akan menginformasikan kepada PIHAK PERTAMA konfirmasi pemesanan
melalui form pemesanan yang berisi tentang data pasien dan keterangan pemesanan paket
layanan aqiqah (meliputi : Nama (anak, ayah, dan ibu), Jenis Kelamin Anak, Tanggal Lahir
Anak, Alamat Pengiriman, No. Telephone, Pilihan Paket Aqiqah, Tanggal dan Waktu
Pelaksanaan (waktu pengiriman)).
2. Form pemesanan dikirim PIHAK KEDUA dan diterima oleh PIHAK PERTAMA paling
lambat 7 (tujuh) hari sebelum tanggal atau waktu yang ditetapkan sebagai hari pelaksanaan acara
atau hari pengiriman melalui email dan WA atau melalui media komunikasi lainnya.

3
3. Pada 5 (lima) hari sebelum hari pelaksanaan atau pengiriman PIHAK PERTAMA akan
melakukan konfirmasi dan verifikasi kepada pasien terkait pemesanan (meliputi pemilihan paket,
alamat, tanggal dan waktu pengiriman).
4. Pemesanan yang telah terkonfirmasi dan telah dibayarkan kepada PIHAK PERTAMA tidak
dapat dibatalkan, sehingga dalam hal ini PIHAK PERTAMA tidak dapat memfasilitasi atau
memenuhi keinginan dari pasien dan/atau PIHAK KEDUA terkait dengan pengembalian dana
bundling untuk pembelian paket aqiqah.
5. PIHAK PERTAMA wajib menyediakan dan memenuhi proses pemesanan dari PIHAK KEDUA
secara rapi, bersih dan higienis serta menjamin isi paket sesuai dengan standar dan spesifikasi
yang termuat dalam “lampiran”.
6. PIHAK PERTAMA bersedia melakukan proses pengiriman pada alamat pasien PIHAK KEDUA,
serta menjamin kesesuaian pesanan dan isi paket diterima dalam kondisi baik oleh pelanggan.
7. Ketentuan mengenai pengiriman paket aqiqah diatur sebagai berikut :
d. PIHAK PERTAMA tidak membebankan biaya pengiriman
kepada pasien dan/atau PIHAK KEDUA, beban biaya pengiriman menjadi tanggungjawab
PIHAK PERTAMA.
e. Pengiriman dilakukan paling lambat 1 (satu) jam sebelum waktu pelaksanaan.
8. PIHAK PERTAMA mendokumentasikan serah terima paket berupa photo dan berita acara
penyerahan paket aqiqah kepada PIHAK KEDUA yang diserahkan paling lambat 7 (tujuh) hari
dari tanggal pengiriman.
9. Apabila terjadi keterlambatan pengiriman dan ketidaksesuaian terhadap spesifikasi, isi, dan
kualitas paket, maka PIHAK PERTAMA bersedia dan setuju membayar kompensasi kepada
pasien PIHAK KEDUA. Berupa penggantian isi paket baik secara keseluruhan atau sebagian
disesuaikan dengan jenis ketidaksesuaian paket.

Pasal 6
PERNYATAAN DAN JAMINAN

1. PIHAK PERTAMA menjamin terpenuhinya pesanan pasien PIHAK KEDUA sesuai dengan
form pemesanan paket Aqiqah.
2. PIHAK PERTAMA menjamin kelancaran pengiriman paket Aqiqah sampai di alamat pasien
PIHAK KEDUA sesuai dengan standarisasi paket dan tepat waktu.
3. PIHAK KEDUA menjamin tidak akan menawarkan dan menjual produk layanan Aqiqah dari
perusahaan lain yang melaksanakan kegiatan sama dengan PIHAK PERTAMA melainkan tetap
berdasarkan pada perjanjian ini.
4. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA tidak akan menyerahkan atau melimpahkan
pelaksanaan perjanjian kerjasama ini kepada pihak lain dengan dalih dan bentuk apapun.
5. PARA PIHAK akan memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku di
negara Indonesia.

Pasal 7
HAK DAN KEWAJIBAN

1. Hak dan Kewajiban PIHAK PERTAMA :


a) Menyediakan layanan pemesanan Aqiqah kepada pasien dan/atau PIHAK KEDUA.
b) Mengirimkan pesanan paket Aqiqah yang telah dipesan oleh PIHAK KEDUA dengan tepat
waktu dan dalam kondisi baik secara keseluruhan.
c) Memberikan jasa perantara penjualan kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan ketentuan yang
diatur pasal 3 dan 4 perjanjian ini.
d) Menerima pembayaran pembelian paket Aqiqah dari PIHAK KEDUA.

2. Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA :

4
a) Menawarkan jasa/produk layanan bundling yang disediakan bersama kepada Pasien PIHAK
KEDUA dan melakukan atau menawarkan bundling produk hanya dari layanan Aqiqah
Muslimapp.id.
b) Melaksanakan pembayaran sesuai dengan invoice yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA.
c) Bersedia memberikan pengarahan kepada pasien tentang bagaimana produk layanan paket
aqiqah.
d) Menerima jasa perantara penjualan dari paket penjualan Aqiqah yang diberikan oleh PIHAK
PERTAMA.

Pasal 8
JANGKA WAKTU

1. Perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian ini dan
akan diperpanjang otomatis, sepanjang tidak ada pemberitahuan untuk mengakhiri perjanjian
sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum tanggal berakhirnya perjanjian ini.
2. PARA PIHAK dapat memperpanjang atau mengakhiri perjanjian kerjasama ini dengan
melakukan pemberitahuan secara tertulis terlebih dahulu.
3. PARA PIHAK dengan ini sepakat mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata sehingga tidak diperlukan putusan dan/atau penetapan hakim
sehubungan dengan pengakhiran salah satu atau seluruh bagian dari perjanjian ini.

Pasal 9
KEBIJAKAN PENGAKHIRAN, PEMBERHENTIAN DAN GANTI RUGI

1. Apabila PARA PIHAK tidak menjalankan perjanjian ini dengan sungguh-sungguh dan/atau
melanggar ketentuan hukum yang berlaku maka seluruh perjanjian akan menjadi jatuh tempo atau
berakhir dan seluruh kewajiban-kewajiban dan biaya-biaya yang menjadi kewajiban PARA
PIHAK harus dibayarkan kepada pihak lainnya dalam Perjanjian ini, dan PARA PIHAK dapat
mengambil tindakan apapun yang berhubungan dengan Perjanjian ini.
2. Perjanjian ini berlaku sampai diakhiri oleh salah satu pihak sesuai dengan ketentuan yang telah
diatur dalam perjanjian ini.
3. Tagihan terhutang dari PARA PIHAK wajib diselesaikan dalam hal terjadinya pengakhiran
perjanjian.
4. Berakhirnya Perjanjian disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :
a. Jangka waktu Perjanjian telah berakhir;
b. Pemutusan Perjanjian yang disebabkan oleh:
(1) Apabila salah satu PIHAK melakukan wanprestasi atau tidak melaksanakan ketentuan
dan/atau kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini;
(2) PARA PIHAK terbukti melakukan pengalihan atau pemindahtanganan kepada pihak lain
dalam pelaksanaan hak dan kewajibannya baik sebagian maupun seluruhnya selama
jangka waktu kerjasama berlangsung dalam Perjanjian ini;
(3) Salah satu PIHAK atau kedua belah PIHAK mengalami force majeure dan hasil
perundingan memutuskan Perjanjian tidak dapat dilanjutkan dan masing-masing PIHAK
tidak dapat menuntut ganti rugi dari PIHAK lainnya;
(4) Salah satu pihak lalai dalam melakukan pekerjaan sebagaimana yang diatur dalam
Perjanjian ini sehingga menimbulkan kerugian kepada pihak lainnya;
(5) Terbukti adanya manipulasi dokumen terkait pelaksanaan hak dan kewajiban terkait
pekerjaan sebagaimana yang diatur dalam Perjanjian ini yang dilakukan oleh PARA
PIHAK.
7. Berakhirnya Perjanjian karena hal-hal sebagaimana dimaksud pada pasal ini, akan dituangkan
dalam Berita Acara Pengakhiran Perjanjian.
8. Pemutusan Perjanjian dapat dilakukan setelah memberikan Surat Peringatan 3 (tiga) kali
berturut-turut, pemberian surat peringatan dilakukansecara bertahap dapat dilaksanakan dalam
tenggang waktu 7 (tujuh) hari kalender untuk setiap surat peringatan.

5
9. Berakhirnya dan/atau pemutusan Perjanjian ini tidak melepaskan suatu PIHAK dari kewajiban
atas segala jenis pembayaran yang harus dilaksanakan, atau yang menjadi wajib dilaksanakan,
kepada PIHAK lainnya berdasarkan ketentuan Perjanjian ini.
10. Selama masa teguran dan surat peringatan, tidak menghapuskan dan menghentikan hak dan
kewajiban serta kegiatan PARA PIHAK untuk melaksanakan hak dan kewajiban PIHAK
PERTAMA sebagaimana diatur dalam Perjanjianini.
11. Apabila PARA PIHAK lalai dalam melaksanakan ketentuan dalam Perjanjian ini dan berujung
ingkar janji, maka salah satu PIHAK berhak untuk memutus Perjanjian secara sepihak dan
menuntut ganti rugi kepada PIHAK lainnya atas segala biaya kerugian yang diderita. Biaya-
biaya yang timbulsebagaimana termuat dalam Pasal 4Perjanjianini.

Pasal 10
PRINSIP KETERPISAHAN

1. Apabila sebagian isi Pasal dalam Perjanjian ini batal demi hukum atau dibatalkan maka tidak
akan membatalkan isi klausul-klausul lainnya.
2. Apabila seluruh isi Pasal dalam Perjanjian ini batal demi hukum atau dibatalkan maka tidak akan
membatalkan Pasal berakhirnya Perjanjian, Pasal Hukum yang berlaku dan Penyelesaian
Perselisihan serta Pasal ini.

Pasal 11
INGKAR JANJI

1. Ingkar janji yang dimaksud dalam Perjanjianini adalah :


a. Apabila salah satu pihak terbukti melakukan hal-hal yang dilarang dalam perjanjian ini baik
sengaja maupun tidak sengaja/lalai; atau
b. Apabila salah satu pihak terbukti tidak melakukan kewajibannya dalam perjanjian ini baik
sengaja maupun tidak sengaja/lalai.
2. Dalam hal terjadi ingkar janji yang dilakukan oleh salah satu Pihak, maka Pihak yang tidak lalai
dapat mengakhiri Perjanjian ini dengan memberikan pemberitahuan tertulis kepada Pihak yang
lalai sesuai dengan yang diatur di dalam Perjanjianini tanpa menghilangkan kewajiban masing-
masing Pihak yang sudah timbul sebelum ingkar janji sampai dengan tanggal efektif
pengakhiran.
3. Pihak yang lalai dengan ini menjamin untuk membebaskan Pihak yang tidak lalai beserta
direksi, komisaris, pegawai, penasihat dan pihak lain yang terkait dari segala
tuntutan/gugatan/klaim yang timbul dan bertanggungjawab atas setiap kerugian yang diderita
oleh Pihak yang tidak lalai ataupun pihak ketiga akibat ingkar janji yang dilakukannya.
4. Pihak yang tidak lalai berhak menuntut ganti kerugian dalam bentuk apapun sebatas kewajaran
menurut Pihak yang tidak lalai dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan kewajarannya
kepada Pihak yang lalai terkait dengan ingkar janji ini.

Pasal 12
FORCE MAJEURE

1. Terhadap pembatalan akibat force majeure, PARA PIHAK sepakat untuk


menanggungkerugiannya masing-masing.
2. Force majeure yang dimaksud dalam Perjanjianini adalah suatu keadaan memaksa diluar batas
kemampuan PARA PIHAK yang dapat mengganggu bahkan menggagalkan terlaksananya
Perjanjianini, seperti bencana alam, epidemic, peperangan, pemogokan, huru hara, sabotase,
pemberontakan masyarakat, blockade, kebijakan pemerintah khususnya bidang moneter,
kecelakaan yang disebabkan karena keadaan diluar kemampuan manusia.
3. Apabila terjadi force majeure, PIHAK yang mengalami force majeure wajib memberitahukan
kepada PIHAK LAIN maksimal dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya
force majeure, dan PIHAK yang mengalami force majeure tersebut tidak dapat dituntut untuk

6
mempertanggungjawabkan keterlambatan atau kegagalan apapun dalam pemenuhan
kewajibannya di dalam Perjanjianini bila PIHAK ini telah benar-benar berusaha untuk
mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengurangi atau meniadakan akibatnya. Kelalaian
untuk memberitahukan kepada PIHAK lain atas informasi tersebut akan membuat PIHAK yang
mengalami force majeure dianggap tidak mengalami force majeure dengan demikian PIHAK
tersebut wajib tetap melaksanakan secara penuh kewajibannya berdasarkan Perjanjianini.
4. Bilamana terjadi force majeure sebagaimana dimaksud pada ayat (2) di atas, maka PARA
PIHAK wajib menyelesaikan segala permasalahan yang dapat terjadi dari peristiwa force
majeure melalui diskusi yang damai untuk mencapai kesepakatan dan solusi bersama untuk
PARA PIHAK.

Pasal 13
PERUBAHAN

Segala sesuatu yang belum diatur dalam Perjanjian ini dan dipandang perlu oleh PARA PIHAK serta
perubahan-perubahannya, maka akan diatur dalam Perjanjian/perjanjian tambahan yang merupakan
bagian yang mengikat dan tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

Pasal 14
PENYELESAIAN PENYELISIHAN

1. Jika terjadi perbedaan pendapat dan atau perselisihan dalam pelaksanaan Perjanjian ini, PARA
PIHAK akan menyelesaikan secara musyawarah untuk mufakat.
2. Dalam hal cara seperti dikemukakan diatas tidak dapat menyelesaikan permasalahan atau terdapat
salah satu pihak yang tidak puas, maka akan diputus melalui dan/atau menurut prosedur Pada
Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berkedudukan di Kota Jakarta Timur.

Pasal 15
KORESPONDENSI

1. Memberitahukan kepada Pihak Lain secara tertulis baik melalui faksimili, e-mail maupun
pengiriman ekspedisi (pos) terkait perubahan-perubahan maupun hal-hal yang diatur dalam
Perjanjianke alamat korespondensi masing-masing sebagaimana yang dimaksud dalam
Perjanjianmelalui alamat sebagai berikut :

I. PT. DIGITAL MUSLIM GLOBAL


Alamat : Jl. Antara No.12, Kel. Pasar Baru, Kec. Sawah Besar
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta
Telp & Fax : 081808952568 / 021-3455277
E-mail : adriana@muslimapp.id
Attn. : Adriana
II. RUMAH SAKIT KARTIKA PULOMAS
Alamat : …………………
…………………
Telp & Fax : …………………
E-mail : …………………
Attn. : …………………
2. Pemberitahuan yang diserahkan secara langsung dianggap telah diterima pada hari penyerahan
dengan bukti tanda tangan penerima pada buku ekspedisi pengirim, sedangkan pengiriman melalui
faksimili dianggap telah diterima pada saat diterima kode jawabannya pada akhir pengiriman
konfirmasi faksimili dalam hal pengiriman dengan faksimili.
3. Jika terjadi perubahan alamat yang tercantum dalam Perjanjian ini, maka pihak yang mengubah
alamat wajib memberitahukan secara tertulis perubahan tersebut kepada pihak lainnya dalam
jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah perubahan alamat tersebut terjadi.

7
4. Segala akibat yang timbul dari kegagalan untuk memberitahukan pihak lain mengenai perubahan
alamat akan menjadi risiko dan tanggung jawab pihak yang mengubah alamatnya.

Pasal 16
KETENTUAN LAIN LAIN
1. Segala lampiran, addendum, serta dokumen-dokumen lainnya yang dibuat berdasarkan atau
sehubungan dengan perjanjian ini, merupakan bagian integral dari dan menjadi lampiran yang
tidak terpisahkan dari perjanjian ini.
2. PARA PIHAK tidak bertanggung jawab atas keterlambatan atau kegagalan dalam pelaksanaan
perjanjian ini jika penundaan atau kesalahan tersebut disebabkan oleh kondisi diluar kendali
dianggap sebagai keadaan Force Majeure.
3. Harga yang telah direferensikan telah diperjelas di pasal 3. Harga tersebut dapat diubah sewaktu –
waktu oleh PIHAK PERTAMA.
4. PARA PIHAK akan memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku di negara
Indonesia.
5. PARA PIHAK wajib menjaga kerahasiaan ketentuan Perjanjianini dan semua informasi rahasia
yang mungkin ada kaitannya dengan bisnis atau urusan pihak lainnya. PARA PIHAK tidak akan
menggunakan informasi rahasia pihak lainnya untuk tujuan apapun selain sesuai dengan apa yang
diatur dalam Perjanjian ini.
6. PARA PIHAK menyatakan dan menjamin bahwa pihak yang menandatangani Perjanjian ini
berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama masing-masing Pihak sesuai dengan
ketentuan anggaran dasar masing-masing Pihak.
7. PARA PIHAK menyatakan dan menjamin bahwa selama berlangsungnya Perjanjian ini tidak ada
sengketa, gugatan, pengajuan atau tuntutan hukum yang tertunda yang secara material dapat
mempengaruhi kemampuan PARA PIHAK untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya
berdasarkan Perjanjianini dan/atau mempengaruhi keabsahan Perjanjianini.
8. PARA PIHAK menolak semua tanggung jawab atas setiap kerusakan, kehilangan, biaya yang
berhubungan dengan Perjanjian ini akibat kelalaian dari sendiri.
9. PARA PIHAK dengan ini mengetahui dan menyetujui bahwa bekerja sama ini dalam semangat
untuk membangun dan akan memenuhi kewajiban mereka di bawah Perjanjian ini dengan itikad
baik. Dan jika terjadi perselisihan maka akan mencoba untuk menyelesaikan secara damai dan
diskusi dengan itikad baik.

Pasal 17
PENUTUP
1. Perjanjian ini telah dibaca, dimengerti dan disetujui oleh PARA PIHAK pada hari ini dan tanggal
tersebut pada perjanjian kerjasama ini, dibuat 2 (dua) rangkap dan dibubuhi tanda-tangan sebagai
tanda kesepakatan Bersama, dengan suka rela (saling ridho) dan mempunyai kekuatan hukum
yang sama.

Jakarta, 22 September 2020

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA


PT. DIGITAL MUSLIM GLOBAL RUMAH SAKIT KARTIKA PULOMAS

RACHMAD ISDIAWAN SUPARTA …………………………………..

8
Direktur …………………

Anda mungkin juga menyukai