Anda di halaman 1dari 2

Fakultas : FHISIP

Program Studi : Ilmu Hukum

Kode/Nama MK : HKUM4301/Hukum Telematika

Tugas : 1

1. Transaksi elektronik atau transaksi secara online merupakan aplikasi yang sangat banyak
digunakan dari kegiatan siber dan hal itu memunculkan permasalahan dimana merebak
pula kejahatan siber (cyber crime). Berikan pendapat saudara bagaimana upaya yang
dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan teknologi informasi dalam kegiatan
transaksi elektronik!
Jawab :
A.Pendekatan Teknologi yaitu upaya melindungi pelajar dari konten dan akses situs
negatif melalui sistem penyaringan konten negatif yaitu Trust Positif, DNS Nawala, dan
Sistem Whitelist Nusantara yang menyediakan rekomendasi situs-situs positif.
B.Pendekatan Hukum, di mana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektonik,
Pasal 27 sampai dengan Pasal 29 menjelaskan mengenai perbuatan yang dilarang untuk
disebarluaskan karena berisi informasi kesusilaan, perjudian, penghinaan dan pemerasan
berita bohong dan SARA dan ancaman kekerasan serta UU tentang Pornografi dan UU
tentang Hak Cipta.
C.Terakhir, Pendekatan Sosio Kultural, yaitu dengan melalui pelatihan agen perubahan
informatika (internet CAKAP dan Relawan TIK), pembuatan video animasi digital hero
Indonesia, serta melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi seperti INAICTA, AICTA,
Duta Internet CAKAP, Kartini Next Generation

2. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah merambah hingga ke sektor


bisnis dengan menjamurnya e- commerce. Analisis oleh saudara termasuk ke dalam tipe
e- commerce manakah sistem perdagangan di Lazada serta jelaskan mekanisme dari
sistem tersebut!
Jawab :

E commerce berasal dari bahasa Inggris, yaitu electronic commerce atau perdagangan


elektronik. Dan sebagaimana perdagangan yang dilakukan secara langsung atau face to
face. Dalam e commerce juga meliputi proses promosi, pembelian, dan pemasaran
produk. Yang berbeda adalah pada sistem berdagang yang digunakan, yaitu melalui
media elektronik atau internet.Dalam e comerce, seluruh proses perdagangan mulai dari
proses pemesanan produk, pertukaran data, hingga transfer dana dilakukan secara
elektronik. Di tengah perkembangan arus teknologi dan informasi digital yang semakin
canggih. Aktivitas e commerce adalah suatu penerapan dari e business atau bisnis
elektronik. Yang mana berhubungan dengan kegiatan transaksi komersial.Jadi, secara
garis besar pengertian e commerce ini bukan hanya meliputi aktivitas perniagaan saja.
Tapi juga mencakup kolaborasi dengan mitra bisnis, client service, lowongan pekerjaan,
dan sebagainya. Di samping memanfaatkan teknologi digital, e commerce ini juga
membutuhkan database, e-mail, dan juga teknologi lain yang non internet. Misalnya saja
dalam mengirim barang, dan cara membayar produk dari e commerce.

 Manfaat nya Harga lebih terjangkau


Jika di akumulasikan, semua manfaat customer yang ada pada poin-poin sebelumnya.
Pihak penjual dapat menekan harga produk sehingga lebih murah dan terjangkau. Dengan
begitu, maka customer juga akan merasa lebih tertarik membeli barang dari toko Anda.
Karena harganya customer friendly.Kehadiran e commerce memang mendatangkan
keuntungan tersendiri bagi kedua belah pihak, pemilik usaha dan pengguna. Dan apabila
Anda tertarik untuk mencoba keberuntungan di dunia e commerce sangat disarankan
untuk menggunakan paket hosting High Performance Cloud Hosting dari Qwords.com
untuk membangun platform bisnis online Anda demi menjaga stabiltas website serta
performa agar tetap cepat ketika di akses pengguna.

3. Seperti halnya transaksi konvensional, dalam setiap kegiatan transaksi online maka ada
hak-hak yang harus dilindungi dari konsumen. Analisislah hubungan antara kegiatan e-
commerce dengan hukum perlindungan konsumen apabila dikaitkan dengan kasus
Lazada!
Jawab :

Pasal 4 UU Perlindungan Konsumen menyebutkan bahwa hak konsumen adalah:


a. hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau
jasa;
b. hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut
sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;
c. hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang
dan/atau jasa;
d. hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan;
e. hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa
perlindungan konsumen secara patut;
f. hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;
g. hak unduk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;
h. hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang
dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana
mestinya;
i. hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundangundangan lainnya.

Anda mungkin juga menyukai