Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR RADIUS ULNA DI

RSUD dr. H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN

Oleh :

Nama : Jani

Nim : P07120119028

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN

PROGRAM STUDI DIPLOMA III

JURUSAN KEPERAWATAN

BANJARBARU

2021
LEMBAR PENGESAHAN
Nama : Jani
Nim : P07120119028
Judul : Asuhan keperawatan pada pasien dengan Fraktur radius ulna di RSUD dr. H.
Moch Ansari Saleh Banjarmasin

MENGETAHUI,
Pembimbing akademik pembimbing klinik

………………………… ……………………..

NIP. NIP.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. M
DENGAN FRAKTUR RADIUS ULNA
PENGKAJIAN

I. BIODATA
Nama : An.M
Umur : 13 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Siswa
Ruang di rawat : Nilam 3
No.Reg : 15xxxx
Status perkawinan : belum kawin
Tanggal masuk RS : 07 -11-2021
Tanggal pengkajian : 09-11-2021
Diagnosa medis :Fraktur Radialis ulna
Alamat : Jl. AMD komplek beringin permai

Identitas Penanggung jawab


Nama : Ny.M
Umur : 44 tahun
Jenis kelamin : perempuan
Pendidikan : SMP
Pekerjaan :Ibu rumah tangga
Agama : Islam
Alamat : Jl. AMD komplek beringin permai
Hubungan dengan pasien : Ibu kandung
II. RIWAYAT PENYAKIT
1. Riwayat Penyakit
A. Keluhan Utama
- Keluhan saat masuk rumah sakit

Pasien mengatakan bahwa merasakan nyeri pada bagian tangan kananya


P = nyeri pada bagian tangan kanan
Q = pasien mengatakan bahwa rasanya sakit pada saat nyeri datang
R = pasien mengatakan nyerinya tidak menyebar hanya pada bagian tangan
kanan
S = skala nyeri pasien 5(0-10)
T =pasien mengatakan nyeri yang dirasakan hilang timbul

- Keluhan saat pengkajian

Pasien mengatakan bahwa merasakan pusing dan nyeri pada bagian post
operasi dibagian tangan kanan pasien,serta pasien mengalami gangguan tidur
pada saat malam hari akibat nyeri.
P = nyeri pada bagian tangan kanan post operasi
Q = pasien mengatakan bahwa rasanya sakit pada saat nyeri datang
R = pasien mengatakan nyerinya tidak menebar hanya pada bagian tangan
kanan
S = skala nyeri pasien 5(0-10)
T =pasien mengatakan nyeri yang dirasakan hilang timbul

B. Riwayat Penyakit Sekarang


Minggu 7 November 2021 main futsal di borneo, terjatuh tangan tertumpuk,
jatuh terlungkup lalu tangan tak merasa lagi. Pasien masuk rumah sakit hari
minggu 7 November 2021 dan pasien menjalani operasi pada tanggal 09
november 2021.
Pasien mengatakan bahwa merasakan pusing dibagian kepala dan nyeri pada
bagian post operasi dibagian tangan kanan pasien, serta pasien mengalami
gangguan tidur pada saat malam hari akibat nyeri.
P = nyeri pada bagian tangan kanan post operasi
Q = pasien mengatakan bahwa rasanya sakit pada saat nyeri datang
R = pasien mengatakan nyerinya tidak menebar hanya pada bagian tangan
kanan
S = skala nyeri pasien 5(0-10)
T =pasien mengatakan nyeri yang dirasakan hilang timbul
C. Riwayat Penyakit Dahulu

Keluarga pasien mengatakan bahwa pasien tidak memiliki riwayat menular


seperti HIV dan TBC. pasien juga mengatakan tidak memeliki penyakit
keturunan seperti DM dan penyakit jantung dan hiperetnsi

D. Riwayat Penyakit Keluarga


Keluarga pasien mengatakan bahwa dari keluarga tidak memiliki riwayat
menular seperti HIV dan TBC. pasien juga mengatakan tidak memeliki penyakit
keturunan seperti DM dan penyakit jantung dan hipertensi
E. Riwayat Alergi
Pasien tidak memiliki riwayat alergi

2. Pemeriksaan Fisik
1) Keadaan Umum
 Kesadaran : Compos Mentis
 Vital Sign :
- TD : 106/100
- N : 78x/menit
- RR : 20x/menit
- SPO2 :98 %
- T : 36,0oC
 GCS : 15
- Eye (E) : 4 spontan dapat membuka mata ketika perawat
menyapa
- Verbal (V) : 5 orientasi baik ketika perawat memberikan
pertanyaan, pasien menjawab dengan baik sesuai apa
yang ditanyakan
- Motorik (M) : 6 dapat bergerak mengikuti perintah ketika perawat
meminta pasien untuk mengangkat tangan
2) Kepala
Bentuk kepala simetris, tidak ada lesi, warna rambut hitam, rambut lurus, rambut
tampak berminyak.
3) Mata
Mata terlihat bersih, simetris antara mata sebelah kanan dan kiri, pergerakan
mata normal tidak ada peradangan, refleks pupil terhadap cahaya normal (bila
diberi cahaya), konjugtiva agak pucat, pasien tidak menggunakan alat bantu
penglihatan.
4) Hidung
Hidung tampak bersih, bentuk simetris, tidak ada pendarahan, tidak ada
peradangan, fungsi penciuman baik
5) Telinga
Telinga tampak bersih, bentuk simetris kanan dan kiri, tidak keluar cairan, tidak
terdapat peradangan, fungsi pendengaran baik. Tidak ada benjolan dan nyeri
tekan
6) Mulut

Bibir berwarna gelap, pucat dan kering, berbentuk simetris, dapat menelan dan
mengunyah secara perlahan, fungsi pengecap baik, dapat merasakan manis, asin,
asam dan pahit, pengucapan ketika berbicara tidak terlalu jelas.
7) Leher
Tidak ada peradangan, tidak ada lesi, tidak ada benjolan pada vena jugularis
8) Dada
Bentuk simetris, pergerakan dinding dada simetris.
9) Jantung
Denyut jantung normal 64x/menit, tidak ada nyeri dada
10) Abdomen
Warna kulit kecoklatan, tidak ada lesi, pergerakan dinding perut pasien normal,
tidak ada edema, tidak ada benjolan.
11) Genetalia
Bersih, tidak terpasang kateter
12) Ekstremitas atas

Ekstermitas atas Terpasang infus asering 20 TPM pada tangan bagian kiri
dan tampak balutan bekas operasi dibagian tangan kanan pasien. Pasien mengatakan
merasakan nyeri dibagian tangan kanan post operasi

Look : tampak terpasang balutan post operasi di bagian tangan kanan

Feel : terdapat nyeri tekan pada saat dipalpasi pada bagian tangan kanan

Move : keterbatasan gerak pada bagian tangan kanan pasien


13) Ekstermitas bawah
Ekstermitas Bawah bersih,simetris antara kaki kanan dan kiri,tidak ada
edema.

III. KEBUTUHAN FISIK DAN PSIKOSOSIAL


1. Nutrisi
 Di rumah : Pasien mengatakan makan normal seperti biasa 3 kali sehari dengan
lauk yang macam-macam.
 Di rumah sakit : Pasien mengatakan makan normal seperti biasa 3 kali sehari
2. Eliminasi (BAK/BAB)
 Di rumah : Pasien mengatakan BAB saat di rumah normal 1 kali dan BAK
normal 4-8 kali sehari.
 Di rumah sakit : Pasien mengatakan semenjak masuk rumah sakit belum pernah
BAB dan BAK 4-8 kali sehari.
3. Personal Hygine
 Di rumah : Pasien mengatakan mandi 2 kali sehari pagi, sore dan menyikat gigi
pagi dan malam.
 Di rumah sakit : Pasien mengatakan belum ada mandi saaat mulai masuk rumah
sakit.
4. Istirahat/tidur
 Di rumah : Pasien mengatakan tidak mengalami kesulitan tidur dan pukul 9 atau
10 malam pasien sudah tidur.
 Di rumah sakit : Pasien mengatakan tidurnya terganggu akibat rasa nyeri yang di
rasakan di bagian post operasi dibagian tangan sebelah kanan
5. Aktivitas
 Di rumah : Pasien mengatakan saat di rumah dapat beraktivitas seperti biasa
pada umumnya.
 Di rumah sakit : Pasien mengatakan bahwa aktivitasnya hanya bisa berduduk di
tempat tidur.
6. Psikososial
 Pasien mengatakan masalah yang mempengaruhi keadaan dirinya adalah kondisi
kesehatannya.
IV. DATA PENUNJANG
A. Pemeriksaan Laboratorium

1. Tanggal : 07-11-2021

Pemeriksaan Hasil Nilai rujukan Satuan Metode


Masa pembekuan 3 2-6 Menit
Masa pendarahan 2 1-4 Menit
Leukosit 11,07 3-11 Ribu/ul Impedance

Hemoglobin 12,7 12-18 g/dl Impedance

Hematoktit 35,6 L 36-48 % Analyzer calculates

Eritrosit 4,96 4-5 Juta/ul Analyzer calculates

Trombosit 213 150-400 Ribu/ul Analyzer calculates

Limposit 15,6 %
Eosinofil 6,7 % Impedance

Monosit 76,9 H 46-73 %


Neurotrofil 0,3 % Impedance

Basophil 25,6 25,0 35,0 Pg


Mch 33,7 31-37 Fl Analyzer calculates

IG% 0,4 g/gl Analyzer calculates

p-lcr 27,6 H 15-25 % Analyzer calculates

rdw-cv 13,4 %

B. Terapi obat
1.Inf Asering 20 TPM
2. katerolag 10 g

Analisa Data

No. Hari/tanggal Data etiologi Masalah


1. Selasa/09 DO : Pasien mengatakan bahwa dia meraskan Agen injuri Nyeri akut
november nyeri pada bagian tangan kanannya post operasi fisik (Post
2021 P = nyeri pada bagian tangan kanan post Operasi)
operasi
Q = pasien mengatakan bahwa rasanya sakit
pada saat nyeri datang
R = pasien mengatakan nyerinya tidak
menebar hanya pada bagian tangan kanan
S = skala nyeri pasien 5 (0-10)
T =pasien mengatakan nyeri yang dirasakan
hilang

DS = Pasien Nampak Meringis Kesakitan


Apabila Nyeri Datang dan tampak balutan post
operasi pada bagian tangan kanan
2. Selasa/09 DS: pasien mengatakan Bahwa sulit memulai Gejala Gangguan
november terkait pola tidur
untuk tidur dan Tidurnya kurang nyeyak serta
2021 penyakit
terganggu akibat nyeri Yang Datang pada
Malam Hari ,pasien Hanya dapat Tidur 3-4
Jam.

DO : Pasien Nampak Lemas Dan Kurang


Bersemangat

3. Selasa/09 DS : luka post op Resiko infeksi


november
2021
DO : Tampak luka post operasi ditutupi Elastis
perban pada tangan kanan
TD : 106/100

N : 78x/menit

RR : 20x/menit

SPO2 :98 %

T : 36,0oC

Prioritas masalah
1.Nyeri akut b.d post pembedahan
2.gangguan pola tidur b.d gejala terkait penyakit
3. Resiko infeksi b.d luka post op

Rencana Keperawatan
Diagnosa Rencana
No.
keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1. Nyeri akut b.d Setelah dilakukan 1x 1.lakukan pengkajian nyeri 1.mengidentifikasi
Agen injuri 24 jam diharapkan secara komprehensif kebutuhan untuk
fisik (post pasien mampu termasuk lokasi,durasi intervensi dan gejala
pembedahan) mengotrol nyeri nyeri,kualitas,faktor pemicu tanda komplikasi
dengan kriteria 2.observasi reaksi 2.mengetahui perasaan
hasil : nonfarmakologi dan pasien dan sejauh mana
1.dapat melaporkan ketidaknyaman nyeri pasien
bahwa rasa nyeri 3.ajarkan tentang teknik 3.mengalihkan perhatian
berkurang nonfarmakologi (kompres pasien terhadap rasa
2.mampu mengenali hangat) nyeri yang di rasakan
nyeri 4.Identifikasi nyeri selama 4. Mengetahui pada saat
( skala,frekuensi dan pergerakan apakah pasien mengalami
tanda nyeri) 5.Memberikan Posisi misalnya pada saat batuk
3.pasien mampu Nyaman atau ambulasi
mengontrol nyeri 6.Ajarkan Teknih Relaksasi 5.Agar Pasien Rileks
menggunakan teknik Nafas Dalam 6.Membantu pasien
nonfarmakologi 7.kalaborasi dengan dokter dalam mengontrol nyeri
untuk mengurangi jika ada keluhan dan tindakandan membantu
rasa nyeri nyeri tidak berhasil mengurangi nyeri
7.membantu
mempercepat peredaan
nyeri
2. gangguan pola Setelah dilakukan 1 1. Lakukan Pengkajian 1. memberikan informasi
tidur b.d gejala x 24 jam diharapkan masalah gangguan tidur dasar dakam menentukan
terkait pasien dapat tidur klien,karakteristik,dan rencana keperawatan
penyakit nyeyak dan tidak penyebab kurang tidur 2.mengurangi gangguan
terbangun di malam 2.Kurangi kebisingan,atur saat tidur
hari dengan kriteria cahaya lampu yang redup 3.Meningkatkan Pola
hasil: 3. batasi intake cairan pada tidur
1.Rasa Ngantuk pada malam hari,terutama yang 4. Untuk Membantu
pasien berkurang mengandung kafein mengurangi Hal-Hal
pada siang hari 4.Anjurkan Pasien untuk Yang Dapat Mengganggu
2.pasien dapat tidur mengurangi distraksi Tidur
nyeyak lingkungan dan hal – hal yang 5.meningkatkan pola
3.waktu pasien tidur dapat mengganggu tidur tidur.
setiap malam normal 5.anjurkan pasien untuk 6.Meningkatkan Pola
yaitu 6-8 jam posisi yang nyaman Tidur
4.frekuensi 6. Berikan pengetahuan
terbangun di malam kesehatan kepada Pasien
hari berkurang tentang jadwal tidur,cara
5.perasaan segar mengurangi nyeri dan cemas
setelah tidur serta latihan relaksai
3. Resiko infeksi Setelah dilakukan 1.membersihkan lingkungan 1. untuk pengobatan dini
b.d luka post tindakan setelah di pakai pasien lain 2. mencegah
op keperawatan selama 2.mengintruksikan kepada bertambahnya infeksi
1 x 24 jam di pengunjung untuk mencuci 3. mencegah pasien
harapkan resiko tangan saat berkunjung dan terpapar oleh kuman
infeksi dapat teratasi setelah berkunjung pathogen yang di peroleh
dengan kriteria meninggalkan pasien rumah sakit
hasil : 3.perawat mencuci tangan 4. meyakinkan diagnosis
1.Mendiskripsikan sesudah dan sebelum akurat dan pengobatan
proses penularan tindakan 5. mempertahankan
penyakit, factor yang 4. memonitor kerentanan kadar darah yang
mempengaruhi terhadap infeksi terapeutik
penularan serta 5. ajarkan cara menghindari
penatalaksanaan infeksi
2. menunjukkan
kemampuan untuk
mencegah timbulnya
infeksi
3. jumlah leukosit
dalam batas normal
4. menunjukkan
perilaku hidup sehat

Catatan keperawatan
No. Hari/tanggal Diagnosa Implementasi Evaluasi
kepeawatan
1. Selasa,09 Nyeri akut b.d 1.lakukan pengkajian nyeri S : Pasien mengatakan
November 2021 Agen injuri fisik masih merasakan nyeri
secara komprehensif
(post dibagian tangan kanan
pembedahan) termasuk lokasi,durasi post operasi.
P = nyeri pada bagian
nyeri,kualitas,faktor pemicu
tangan kanan post operasi
2.observasi reaksi
Q = pasien mengatakan
nonfarmakologi dan
bahwa rasanya sakit pada
ketidaknyaman
saat nyeri datang
3.ajarkan tentang teknik
R = pasien mengatakan
nonfarmakologi (kompres
nyerinya tidak menebar
hangat)
hanya pada bagian tangan
4.Identifikasi nyeri selama
kanan
pergerakan
S = skala nyeri pasien 5
5.Memberikan Posisi
(0-10)
Nyaman
T =pasien mengatakan
6.Ajarkan Teknih Relaksasi
nyeri yang dirasakan
Nafas Dalam
hilang
7.kalaborasi dengan dokter
jika ada keluhan dan O : Pasien Nampak
tindakan nyeri tidak berhasil Meringis Kesakitan
Apabila Nyeri Datang dan
tampak balutan post
operasi pada bagian tangan
kanan

A: Masalah Nyeri b.d post


pembedahan belum
teratasi

P : intervensi dilanjutkan
2. Selasa,09 gangguan pola 1. Lakukan Pengkajian S : pasien mengatakan
November 2021 tidur b.d gejala masih belum bisa tidur
masalah gangguan tidur
terkait penyakit nyeyak dan sering
klien,karakteristik,dan terbangung dimalam hari
dikarenakan nyeri pada
penyebab kurang tidur
bagian tangan kanan post
2.Kurangi kebisingan,atur operasi
cahaya lampu yang redup
O : pasien nampak terlihat
3. batasi intake cairan pada lesu,letih dan tampak
mengantuk
malam hari,terutama yang
mengandung kafein A: masalah gangguan pola
tidur b.d gejala terkait
4.Anjurkan Pasien untuk
penyakit belum teratasi
mengurangi distraksi
P : Intervensi dilanjutkan
lingkungan dan hal – hal
yang dapat mengganggu
tidur
5.anjurkan pasien untuk
posisi yang nyaman

3. Selasa,09 Resiko infeksi b.d 1.membersihkan lingkungan S : pasien mengatakan


November 2021 luka post op setelah di pakai pasien lain merasa sangat pusing
2.mengintruksikan kepada
pengunjung untuk mencuci O :pasien Nampak lemas
tangan saat berkunjung dan
setelah berkunjung A : masalah belum teratasi
meninggalkan pasien
3.perawat mencuci tangan P : intervensi di lanjutkan
sesudah dan sebelum
tindakan
4. memonitor kerentanan
terhadap infeksi
5. ajarkan cara menghindari
infeksi

Catanan perkembangan hari pertama


Diagnosa
No. Hari/tanggal Jam Evaluasi TTD Ket
kepeawatan
1. Selasa,09 15.00 Nyeri akut b.d Agen S : Pasien mengatakan masih
November injuri fisik (post merasakan nyeri dibagian tangan
2021 pembedahan) kanan post operasi
P = nyeri pada bagian tangan kanan
post operasi
Q = pasien mengatakan bahwa
rasanya sakit pada saat nyeri
datang
R = pasien mengatakan nyerinya
tidak menebar hanya pada bagian
tangan kanan
S = skala nyeri pasien 4 (0-10)
T =pasien mengatakan nyeri yang
dirasakan hilang

O : Pasien Nampak Meringis


Kesakitan Apabila Nyeri Datang
dan tampak balutan post operasi
pada bagian tangan kanan.

A : Masalah Nyeri b.d post


pembedahan teratasi sebagian

P : intervensi dilanjutkan

2. Selasa,09 15.30 gangguan pola tidur S : pasien mengatakan masih belum


November b.d gejala terkait
bisa tidur nyeyak dan sering
2021 penyakit
terbangung dimalam hari
dikarenakan nyeri pada bagian
tangan kanan post operasi

O: pasien nampak terlihat lesu,letih


dan tampak mengantuk

A : masalah gangguan pola tidur


b.d gejala terkait penyakit belum
teratasi

P : intervensi dilanjutkan
3. Selasa,09 16.00 Resiko infeksi b.d S : pasien mengatakan merasa
November luka post op sangat pusing
2021
O :pasien Nampak lemas

A : masalah belum teratasi

P : intervensi di lanjutkan

Catanan perkembangan hari kedua


Diagnosa
No. Hari/tanggal Jam Evaluasi TTD Ket
kepeawatan
1. Rabu,10 15.00 Nyeri akut b.d S : pasien mengatakan bahwa tidak
November Agen injuri fisik
merakan nyeri yang dirasakan pada
2021 (post
pembedahan) tangan kanannya post
bembedahan,dengan skala nyeri 0
(0-10)

O : pasien nampak santai di tempat


tidurnya

A : Masalah Nyeri b.d post


pembedahan teratasi

P : intervensi dihentikan(pasien
pulang)
2. Rabu,10 15.30 gangguan pola S: Pasien mengatakan bahwa
November
tidur b.d gejala tidurnya malam tadi nyeyak dan
2021
terkait penyakit tidak ada terbangun dimalam hari
akibat nyeri.

O: Pasien nampak segar dan


bersemangat serta tidur terpenuhi

A: masalah gangguan pola tidur b.d


gejala terkait penyakit teratasi

P : Intervensi dihentikan(pasien
pulang)
3. Rabu,10 16.00 Resiko infeksi S : Pasien Mengatakan Masih
November merasa pusing dan nyeri agak
b.d luka post op
2021 berkurang

O : Pasien Nampak Terlihat lemes

A : Masalah sebagian teratasi

P : pasien pulang

Anda mungkin juga menyukai