Anda di halaman 1dari 2

Bencana 

adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu


kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau
faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa
manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

1. Coburn A W

Menurut Coburn A W pengertian bencana alam adalah suatu kejadian atau serangkaian
kejadian yang mengakibatkan adanya korban dan atau kerusakan, kerugian harta benda,
infrastruktur, pelayanan-pelayanan penting atau sarana kehidupan pada satu skala yang berada
di luar kapasitas normal.

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang
disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir,
kekeringan, angin topan, dan tanah longsor

Cara atau langkah langkah pencegahan bencana alam:

1.Pemetaan bangunan

Menurut Dr. Amien Widodo, salah seorang dosen geofisika di Institut Teknologi Sepuluh
Nopember Surabaya (ITS) sekaligus pengamat gempa, gempa yang terjadi sejujurnya tidaklah
membunuh. Yang membunuh adalah bangunan-bangunan yang roboh dan menimpa para
korban.

Oleh karena itu, diperlukan pengecekan pondasi bangunan di titik-titik yang rawan gempa
untuk mengetahui bangunan manakah yang sekiranya beresiko roboh akibat gempa. Adapun
bangunan-bangunan yang perlu diperhatikan adalah bangunan lama dan bangunan yang
sekiranya menampung banyak orang.

2. Pemetaan lapisan tanah

Gempa yang terjadi akhir-akhir ini salah satunya dipengaruhi karena adanya kondisi tanah yang
jelek. Tanah endapan adalah yang perlu diperhatikan karena tipe tanah macam itu dapat
menyebabkan terulangnya kejadian likuefaksi seperti yang terjadi di Palu. Tampak padat di atas,
namun ternyata sangat gembur di bawah, tanah endapan dapat memberikan efek likuefaksi
sekaligus amplifikasi.

3.Pemberdayaan manusia

Jika membandingkan tragedi gempa yang terjadi di Indonesia dan di Jepang, dapat dilihat
terdapat perbedaan yang jauh mengenai masalah jumlah korban. Itu dikarenakan manusia-
manusianya sendiri tidaklah bersiap-siap sedemikian rupa dalam menghadapi kasus-kasus
seperti ini.

Di Jepang, sedari kecil telah diajarkan pengenalan tentang gempa, tsunami, dan tindakan apa
yang harus dilakukan. Oleh karena itu, jika terjadi bencana tersebut di Jepang sana gelombang
kepanikan tidaklah terjadi dan warga-warga di sana dapat saling menolong. Itulah yang perlu
diajarkan saat ini kepada warga Indonesia.

4. Penelitian lebih lanjut

Diiringi dengan mitigasi, penelitian akan permasalahan titik gempa dan patahan-patahan terus
dilanjutkan. Para ilmuwan menocba mencari kejelasan mengenai lokasi-lokasinya, seberapa
besar kemiringan patahan, hingga seberapa besar kerusakan yang dapat dihasilkan. Dengan
mengetahui hal tersebut, kita dapat menghindari titik-titik rawan beresiko gempa.